NovelToon NovelToon
Suamiku Spesial

Suamiku Spesial

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Fantasi / Perjodohan
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: gigiwww

Liora terpaksa menandatangani perjanjian pranikah dan dinikahkan dengan Alexander, seorang pria berkebutuhan khusus yang diasingkan keluarganya di sebuah desa terpencil. Ia pun pergi ke desa itu untuk merawat suaminya yang asing baginya. Namun, semakin lama merawat Alex, Liora mulai menyadari ada keanehan dan ketakutan dari warga sekitar terhadap pria itu. Ia pun curiga, jangan-jangan Alex tidak seperti yang terlihat. Di balik keterbatasannya, Alex ternyata menyimpan rahasia besar yang menjadi alasan keluarganya membuangnya. Liora kini harus mengungkap kebenaran di balik pengasingan suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30: Pagi Setelah Malam Itu

Pagi datang dengan perlahan. Cahaya matahari mulai merembes melalui celah tirai jendela, menciptakan garis-garis emas di lantai kamar. Suara ayam berkokok terdengar dari kejauhan, diikuti oleh kicauan burung-burung yang mulai bangun.

Di dalam kamar, suasana masih sangat hangat. Dua tubuh terbaring di atas tempat tidur, saling berpelukan erat di bawah selimut tebal yang menutupi mereka.

Liora perlahan membuka matanya. Awalnya, ia merasa sangat nyaman. Tubuhnya terasa hangat, dan ia merasa seperti berada dalam pelukan yang paling aman di dunia. Ia merasakan napas yang teratur di dekat telinganya, dan ia merasakan dada yang bidang di belakang punggungnya.

Namun, perlahan, kesadarannya mulai kembali.

Liora mengerutkan kening. Ia merasakan ada sesuatu yang berbeda. Kulitnya terasa langsung bersentuhan dengan kulit lain. Tidak ada kain yang membatasi.

Ia menunduk. Dan matanya membelalak.

Tangannya sendiri—telanjang. Lengannya—telanjang. Dan ia menyadari, ia tidak mengenakan apa pun. Tidak ada daster tidur, tidak ada piyama. Hanya kulitnya yang bersentuhan dengan seprai yang dingin.

Liora menahan napas. Perlahan, ia menoleh ke belakang.

Dan di sana, tepat di belakangnya, terbaring Alex. Masih tidur. Namun, Alex juga tidak mengenakan apa pun. Tubuh bagian atasnya telanjang, memperlihatkan dadanya yang bidang dan kokoh. Lengan Alex yang besar melingkar erat di pinggang Liora, dan wajah Alex menempel di rambut Liora.

Liora membeku. Jantungnya berdegup sangat kencang. Ia mencoba mengingat apa yang terjadi tadi malam.

Dan perlahan, ingatan itu mulai kembali.

Kepalanya terasa berat. Ia ingat acara syukuran pertanian. Ia ingat minuman merah yang ia teguk. Ia ingat label wine di botol itu. Ia ingat kepalanya yang terasa ringan, dan ia ingat Alex yang membawanya pulang.

Dan kemudian... ingatan yang lebih samar.

Ia ingat dirinya yang meraih tangan Alex. Ia ingat dirinya yang meminta Alex untuk tidak pergi. Ia ingat mata Alex yang berubah menjadi lebih dalam, lebih dewasa. Ia ingat ciuman itu. Ciuman yang panas dan penuh gairah.

Liora merasakan wajahnya memanas. Ia ingat suara desahan. Ia ingat sentuhan-sentuhan yang membuatnya menggigil. Ia ingat tubuh Alex yang menutupi tubuhnya, dan ia ingat bagaimana mereka menyatu dalam keheningan malam.

Namun, sebagian dari ingatan itu masih kabur. Seperti potongan-potongan film yang berputar di kepalanya. Ia tidak bisa mengingat semua detail dengan jelas. Tapi ia tahu satu hal: sesuatu telah terjadi tadi malam. Sesuatu yang sangat intim. Sesuatu yang tidak bisa ia bayangkan sebelumnya.

Liora menutup matanya, mencoba menenangkan diri. Tubuhnya masih terasa lelah, tetapi ada rasa sakit yang samar di bagian bawah perutnya—rasa sakit yang mengingatkannya bahwa malam itu bukan mimpi.

Ia tidak tahu harus berbuat apa. Ia masih terbungkus dalam pelukan Alex, dan ia merasa sangat malu. Ia mencoba bergerak perlahan, mencoba melepaskan diri dari pelukan Alex.

Tetapi begitu ia bergerak, lengan Alex semakin mengerat. Ia menarik Liora lebih dekat, hingga punggung Liora menempel erat di dadanya.

"Selamat pagi, Liora," bisik Alex, suaranya masih serak karena baru bangun.

Liora terkejut. Alex sudah bangun. "Alex..."

Alex tersenyum. "Malam tadi, Liora sangat cantik."

Liora wajahnya semakin merah. Ia tidak bisa melihat Alex, karena ia masih membelakangi Alex. Tapi ia bisa merasakan napas Alex yang hangat di telinganya.

"Alex, aku... aku tidak ingat semua yang terjadi," kata Liora, suaranya gugup.

"Tidak apa-apa, Liora. Yang penting, Liora baik-baik saja," kata Alex, suaranya lembut.

Liora terdiam. Ada sesuatu yang aneh dalam suara Alex. Suaranya lebih dewasa, lebih tenang, dan lebih dalam daripada suara Alex yang biasanya ia dengar.

Liora perlahan berbalik, sehingga kini ia berhadapan langsung dengan Alex. Wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter. Liora bisa melihat mata Alex yang masih setengah mengantuk, dan senyuman kecil di bibirnya.

"Alex," kata Liora pelan, "apa yang terjadi tadi malam?"

Alex menatap Liora. Ia tersenyum, lalu ia mencium kening Liora dengan lembut. "Kita menjadi suami istri yang sebenarnya, Liora."

Liora merasakan jantungnya berdegup semakin kencang. Ia menatap Alex, dan ia melihat sesuatu yang berbeda di mata Alex. Sesuatu yang tidak ia lihat sebelumnya.

"Apakah kamu... apakah kamu mengingat semua yang terjadi?" tanya Liora.

Alex tersenyum. "Aku ingat. Aku ingat semuanya, Liora."

Liora menatap Alex untuk waktu yang lama. Ia tidak tahu harus berkata apa. Di satu sisi, ia merasa malu. Di sisi lain, ia merasa ada kehangatan aneh yang mengisi dadanya.

Mereka saling menatap dalam keheningan. Dan untuk pertama kalinya, Liora tidak merasa canggung. Ia merasa aman.

"Terima kasih, Alex," bisik Liora.

Alex tersenyum. "Tidak perlu berterima kasih, Liora. Kau adalah istriku. Dan aku mencintaimu."

Mereka berpelukan dalam kehangatan pagi. Di luar, ayam terus berkokok, dan matahari semakin tinggi.

Namun, Liora masih menyimpan satu pertanyaan di hatinya. Siapa sebenarnya Alex? Dan apa yang terjadi tadi malam?

Tapi untuk saat ini, ia hanya ingin menikmati pelukan suaminya.

1
Ilfa Yarni
oooo jadi gitu tp syukurlah udah ga ada rahasia lg diantara mereka dan jg bisa bersikap sebagaimana mestinya dan skr kalian bisa menghadapi masalah bersama2
Ilfa Yarni
aku jg penasaran bukan km saja liora
wulaniii
gais like dan komen kalo bisa tonton yah biar dapet komisi 🤣
Alia Chans
Hadir Thor, penasaran banget ama lanjutan nya ...🤭🤭

saling support sabi kali😉
Muhajir Al musyaffa
halo kak aku punya karya loh mampir yu kak😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!