NovelToon NovelToon
Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bahagia

"Kita pulang sayang. Kamu pasti sangat lelah."

"Iya mas."

John sudah membawa istrinya pulang. Tetapi sebelumnya dia sudah mengontrol ulang pasien yang baru saja di operasi. Dalam perjalanan pulang ke rumah mami dan papi, Ella hanya terdiam, melamun.

"Sayang.... kenapa melamun??"

"Mas, aku sedih melihat orangtua tadi. Jadi ingat papa di Papua."

John langsung menepikan mobilnya , melepas sabuk pengaman dan langsung memeluk istrinya dan memberi ciuman.

"Sampai di rumah kita vidio call dengan mama dan papa ya??"

"Iya mas, terima kasih karena mas sudah baik kepada saya."

"Kamu itu istriku. Kita akan bersama sampai maut memisahkan kita. Itu janji kita berdua kan."

Ella tersenyum, dia bersyukur sekali bisa mendapatkan seorang suami yang sangat mencintainya secara ugal - ugalan. Di tatap wajah suaminya sangat dalam dan mesra.

"I love you mas."

"Love you more sayang."

Sampai di rumah, mereka langsung makan bersama. Malam ini memang digunakan untuk keluarga, banyak hal yang di bicarakan. Selesai makan kami berenam masih bercerita sangat intens. Menikmati teh dan kue. Sangat kekeluargaan.

Pukul delapan, Ella dan Jhon Vidio call bersama orangtua Ella di Papua, menanyakan kabar mereka dan saling berbagi cerita. Ella merasa senang. Tetapi sukacita juga di rasakan oleh papa dan mamanya Ella di Papua.

"Bagaimana perasaanmu sekarang sayang??"

"Sudah tenang mas, bahagia."

John langsung memeluk istrinya dan menciumnya kemudian menyampaikan kata - kata sakral yang membuat Ella tidak bisa menolak karena ini kewajiban yang harus dia lakukan sebagai seorang istri. Dan Ella tidak perna menolak, karena ini hadiah buat suaminya setelah sebulan penuh mereka berpisah, John bisa menjaga dirinya dengan baik. Dan Ella juga merindukan sentuhan dan pelukan John suaminya.

Seperti biasa John akan sangat garang di atas ranjang, dia menjadi komando kepada istrinya. Ella hanya pasrah menerima setiap sentuhan yang diberikan suaminya dan sesekali suara keramat itu lolos dari mulutnya. Setiap suara itu keluar John akan tersenyum melihat istrinya, dan dia semakin bersemangat. Sehingga suara tubuh menyatu akan semakin nyaring terdengar.

"I love you Pamella istriku."

John lulus seleksi sekolah staf dan komando ( sesko ) sebagai persyaratan agar dia bisa pindah ke jenjang pangkat lebih tinggi yaitu Letnan Kolonel. Untuk itu John akan pendidikan selama kurang lebih empat bulan di Jakarta. Waktu bersama istrinya semakin banyak. Ketika disampaikan kepada Ella istrinya, raut wajah Ella sangat bersukacita dia memeluk suaminya. Dalam keadaan tubuh tak berbalut kain.

"Sayang satu ronde lagi di kamar mandi bisa??"

"I am yours honey."

John sangat bersukacita semua bagian kamar mandi di eksplor secaa liar oleh John dan Ella. Di dalam bathtub di meja wastafel bahkan di bawah shower air hangat menjadi saksi cinta mereka. Ditandai dengan John dan Ella sama - sama melepaskan hasrat mereka. Serum terbaik John di tumpahkan ke tempat seharusnya. John memeluk tubuh istrinya yang sudah sangat lemas. Dia mencium istrinya.

"Terima kasih sayang, terima kasih."

Ella sudah tidak merespon karena sudah sangat lemas. Berkali - kali dia sampai ke puncak dengan berbagai gaya yang diganti - ganti oleh John. Langsung mereka membersihkan tubuh mereka.

Ella sudah tertidur dalam pelukan suaminya. John kembali mencium - cium muka istrinya.

"Aku beruntung memilikimu sayangku. Tetaplah di sampingku sayang."

Pagi - pagi Ella sudah bangun dan sudah berada di dapur bersama bibi. Mami belum bangun karena kemarin pasti mami sangat kelelahan. Ella membantu menyiapkan sarapan untuk keluarga. Sampai semua tertata rapi di meja makan.

"Sayang, selamat pagi. Mami mohon maaf bangun terlambat."

"Mami, Ella tahu mami kelelahan. Ini kan di bantu bibi." Mami memeluk dan mencium anak mantunya. John yang merasa istrinya tidak di sampingnya keluar mencari, melihat istri dan maminya sedang berpelukan dia lega.

"Mas....kenapa???"

"Mas cari tahu."

"Ngak akan hilang tahu cintamu."

"Makanya cepat menikah biar bisa rasakan bagaimana bangun pagi jiwanya tidak di samping." Jefry hanya bengong, mami tersenyum. John sudah mengendong istrinya masuk ke kamar.

"Dasar laki - laki bucin."

"Kak, semua laki - laki Lantang itu bucin. Kamu aja belum ada yang mau di bucini, mami yakin kakak pasti lebih bucin."

Semua keluarga sudah di meja makan, mereka akan sarapan bersama. Selesai itu mereka akan pergi beraktivitas tinggali mami di rumah bersama orang kerja di rumah.

"Selamat berkerja sayang." Ella langsung mencium bibir suaminya sangat lama. Kemudian mencium tangan suami.

"I love you."

"Love you more mas."

Ella sudah berjalan menuju lobi rumah sakit. John melihat istrinya sedang absen dan kemudian berjalan menuju ruangannya. Kemudian John langsung menuju ke markas besar angkatan laut, untuk datang melapor dan dia ada janjian dengan lettingnya mau ngopi bareng dekat markas besar.

Dokter Patricia, istri dari dokter Yason sedang melakukan kunjungan ke pasien - pasien bedah, hari ini dokter Ella yang bertugas memeriksa pasien di poli bedah. Ada pasien yang melakukan kontrol, dan ada pasien yang baru. Tiba - tiba setelah melakukan pemeriksaan bagi semua pasien Ella yang dari tadi menahan rasa sakitnya, waktu pasien terakhir langsung dia pingsan. Ners dan dokter residen langsung menolong dokter Ella.

"Ners sepertinya dokter Ella sedang berbadan dua."

"Saya hubungi poli kandungan."

Dokter Yason yang mendengar Ella pingsan langsung menuju ke poli bedah. Pergerakan dokter Yason di lihat oleh dokter Cia istrinya. Tiba di ruangan poli bedah, dia langsung memeriksa Ella. Kemudian dia minta Ella di bawa ke poli kandungan. Ruangan tunggu pasien sedikit heboh, panik karena melihat dokter yang di dorong keluar dari poli bedah. Cia yang melihat langsung mendekati.

"Ada apa dengan dokter Ella???"

"Mau di bawa ke poli kandungan dokter."

Ella sudah sedikit sadar, ketika matanya terbuka yang pertama dia lihat adalah dokter Yason.

"Kamu pingsan dokter, kamu sedang hamil. Maaf kami sudah menghubungi suami dokter."

Ners Cila di minta menghubungi suami dari dokter Ella. Dan menunggu kedatangannya untuk di arahkan ke poli kandungan.

"Selamat siang, dokter. Bagaimana keadaan istri saya???"

"Istri bapak sedang mengandung, usia kandungannya masih sangat muda baru beberapa minggu."

"Kenapa istri saya pingsan??"

"Kandungannya lemah. Dia tidak bisa kelelahan."

Dokter Yason langsung memberi suntikan obat penguat janin dan vitamin. Kemudian memberi resep obat untuk di konsumsi buat Ella dan kandungannya. John tahu siapa dokter yang memeriksa Ella. Sementara John mengendong Ella istrinya untuk di pindahkan ke kursi roda. John sedang mengurus surat ijin agar istrinya tidak bekerja selama seminggu. Karena kondisi kesehatannya. Dan Yason sebagai direktur sekalian dokternya memberi ijin. Sesuai dengan anjuran dari Yason sendiri. Kemesraan John dan Ella terus di lihat oleh Yason.

"Kamu harap apa dari cinta lamamu."

John hanya melihat Cia dan menghindar dari hadapannya. Sampai di ruangan direkturnya Yason menangisi kebodohannya.

1
Yohana Pandie
keren thor
Ceisye: terima kasih
total 1 replies
Trivenalaila
lanjut🙏🙏🙏
Ceisye: siap mba. otw. 👍👍👍
terima kasih mba sudah membaca karyaku🙏🙏🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!