NovelToon NovelToon
Pembantu Gendut Istri Kontrak Sang Majikan

Pembantu Gendut Istri Kontrak Sang Majikan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:131k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Kartini berparas ayu tapi gemuk bekerja sebagai perawat kakek jompo yang bernama Chandresh. Walaupun berbadan gendut, Kartini bekerja dengan gesit dan merawat kakek seperti orang tuanya sendiri. Ketulusan hati Kartini membuat Chandresh kakek kaya raya itu ingin menjodohkan Kartini dengan cucunya yang bernama Arga Dhiendra Chandresh.

Arga menolak tegas karena ia sudah mempunyai kekasih yang bernama Nadine, tetapi ancaman kakek akan menggantikan posisi jabatan Ceo yang Arga emban kepada saudara sepupunya bila tidak mau menikahi Kartini membuat Arga Dhirendra bingung untuk ambil keputusan.


Nah, apakah Arga akhirnya menerima Kartini sebagi Istri? Kita ikuti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

"Terima kasih ya, Bos," Kartini tersenyum senang karena ternyata Arga peka jika ia kedinginan bahkan merelakan jaketnya untuk menyelimuti bahunya.

"Aku melakukan ini hanya tidak ingin kamu masuk angin, Mbul. Jangan salah duga, karena saya tidak mau dimarahi kakek," ucap Arga, segala sesuatu yang ia lakukan untuk Kartini, demi kakek.

Kartini menunduk merasa kecewa karena ia pikir Arga memang benar-benar perhatian. Bukan berharap Arga akan jatuh cinta kepadanya, tapi bagi Kartini dijadikan teman pun merupakan kehormatan.

"Ini jaketnya Bos, terima kasih," Kartini mengembalikan jaket ke pundak Arga, lalu meninggalkan suaminya masuk ke kamar. Kartini tidak mau berandai-andai lebih baik istirahat. Ia merebahkan tubuhnya di sofa. Mungkin karena lelah, tidak lama kemudian tidur.

Tidak lama kemudian Arga pun masuk bersama petugas yang hendak memasang kasur tambahan yang ia pesan. "Selamat beristirahat Tuan," ucap pria muda berseragam setelah memasang kasur di sebelah tempat tidur Arga.

"Ini buat kamu," Arga memberikan uang tip.

"Terima kasih,Tuan..." pekerja itupun akhirnya keluar dengan hati senang.

Arga melangkah menuju sofa, ingin tahu, apakah Kartini marah gara-gara ucapanya tadi, atau memang sudah tidur karena tidak ada suaranya. Biasanya jika tahu ia masuk ke kamar, Kartini akan bertanya ini, itu, tapi diamnya Kartini menjadi tanda tanya. Bahkan tidak terganggu padahal ia ngobrol bersama pekerja resort. Dugaan Arga benar, Kartini memang sudah tidur. "Tumben tidak ngorok" gumam Arga. Ia tatap lekat wajah itu, jika sedang pulas dan tidak mendengkur seperti itu, ada rasa kasihan di hati Arga.

"Kasihan juga kamu Mbul, aku bilang mau tambah kasur sudah tidak sabar," Arga tidak tega juga, jauh-jauh liburan ke tempat ini tetap saja tidur di sofa. "Apa aku angkat saja, dia" Batin Arga bermaksud memindahkan Kartini ke tempat tidur, sedangkan ia akan tidur di bawah. Tetapi hatinya ragu, mana mungkin kuat mengangkat tubuh yang beratnya 80 kg itu? Dan seandainya Tini bangun saat ia gendong khawatir mempunyai pemikiran lain. Namun, setelah ia pikir-pakir Arga memutuskan untuk menggendong tubuh Kartini dengan susah payah hendak memindahkan ke kasur.

Bruk!

Aagghhh...

Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih, kaki Arga kesandung karpet hingga tubuh Kartini jatuh. Untung saja jatuhnya ke atas kasur tapi ditindih oleh Arga.

"Aagghhh..." Kartini mendorong tubuh Arga yang menindihnya, hingga berguling ke samping. Antara kesal, takut dan cemas menjadi satu. Kartini yang sedang bermimpi dibawa pangeran terbang melayang di atas awan namun akhirnya jatuh dari ketinggian dan ternyata memang benar-benar jatuh.

Arga yang masih posisi terlentang di kasur tidak bisa bergerak lantaran masih bingung dengan apa yang terjadi. Niatnya ingin menolong justru jatuh dan yang membuatnya malu menindih Kartini.

"Bos ngapain sih? Pasti mau per-kosa aku kan?" Dada Kartini berdegup tak beraturan ingat ketika tubuhnya berada di bawah kungkungan Arga.

"Sudahlah, sebaiknya kamu tidur," Arga pun pindah ke tempat tidurnya, membawa rasa malu.

*****

Pagi harinya setelah sarapan Arga mengajak jalan-jalan Kartini.

Matahari sudah menampakkan sinarnya yang hangat di ufuk timur, cahaya keemasan memantul di permukaan air laut yang tenang. Arga sudah siap dengan celana pendek dan kaos polo biru, sementara Kartini muncul dengan gaun pantai berwarna pastel yang membuatnya terlihat segar dan cantik.

"Kita mau kemana Bos?" Kartini tampak sumringah, muncul dari hatinya yang bahagia karena bisa ke tempat ini.

"Mau mengajakmu mengarungi samudra," jawab Arga. "Hari ini kita bakal ke tempat yang bener-bener bikin kamu senang."

 "Ayo," singkat Arga.

Mereka menaiki perahu dan membawa menjauh dari resort, menuju ke sebuah atol tersembunyi yang terkenal dengan kejernihan airnya. Perjalanan singkat itu diisi dengan tawa dan obrolan ringan, jauh dari kesan formal atau kaku seperti sebelumnya. Angin laut menerpa wajah mereka, seakan membersihkan semua beban pikiran.

Sesampainya di sana, Kartini langsung terpukau.

"Wah... indah sekali, Bos!" seru Kartini takjub, matanya berbinar-binar melihat pemandangan di depannya. Kartini seperti benar-benar merasakan bulan madu. Suasana pagi ini masih sepi seolah dunia hanya ada dia dan Arga.

Air laut begitu jernih hingga mereka bisa melihat jelas karang-karang indah dan ikan-ikan berwarna-warni berenang di bawahnya tanpa harus menyelam. Langit biru tanpa awan berpadu dengan gradasi warna air yang memukau. Pulau kecil yang dikelilingi pasir putih halus dan pohon-pohon kelapa yang rindang seolah menjadi payung alami.

"Kalau kemari lebih baik pagi seperti ini kita bisa menikmati pemandangan yang tenang," kata Arga, jika sore sangat ramai.

Mereka turun di pantai pasir putih itu. Tanpa ragu, Arga mengulurkan tangannya untuk membantu Kartini turun dari perahu. Sentuhan tangan itu terasa hangat, dan untuk sesaat, keduanya saling bertatapan sebelum buru-buru melepaskan tangan seolah tak sengaja.

Sepanjang pagi itu, mereka benar-benar menikmati waktu berdua. Arga mengajak Kartini berjalan menyusuri garis pantai, mengumpulkan kerang-kerang unik, dan duduk bersandar di batang pohon kelapa sambil menikmati kelapa muda yang segar.

"Indah banget sekali," gumam Kartini sambil memandang lautan luas. "Aku ngerasa kayak mimpi," ucap Kartini berulang kali masih tidak percaya bisa datang ke tempat ini.

"Makanya tidak ada salahnya kan kita ikuti perintah Kakek."

"Perintah yang menyenangkan," Kartini tersenyum, ucapan terima kasih muncul di bibirnya

"Sekarang aku menerima tantangan kamu," Arga berdiri dan mengambil alat snorkeling.

"Siapa takut?!" Kartini bersemangat.

Mereka pun berjalan menuju bibir pantai, siap untuk menjelajahi keindahan bawah laut yang menakjubkan. Entah mereka sadari atau tidak tangan mereka bergandengan.

...~Bersambung~...

1
Cah Dangsambuh
asraghfirllah serung apa kabar denganmu toh kamu juga cuma orang luar kok sampe segitunya mau ngerebut warisan orang emang kamu mati semua harta akan ikut di bawa?pake apa coba mbawanya,,,thor bikin seruni struk aja biar cuma bisa ngeliati rampasanya ga bisa nikmatin🙏🙏🙏🙏maaf kak othor aku kebawa emosi
Rina
Aduh Seruni bener” ya kamu 😡😡😡😡
Lia siti marlia
itu lah ciriciri orang serakah belum apa apa ketakutan gak kebagian lagian siqpa suruh gak ngurus mertua giliran gak dikasih warisan sewot 🤬🤬🤬dasar nyonya seruni bagus nya pa baskara menyeretnya keluar 🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 senang nya dalam hati heyyyy
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉 puasssssse hahahahahah hahah
vj'z tri
seret terus gantung lampir 1 ini di pohon toge pap 🤧🤧🤧
muhammad ihsan
lanjut thor
Endang Sulistiyowati
ya ampun Seruni mulutmu sepedas cabe setan. ingat umur toh. udah seret aja keluar kunci pintunya, daripada bikin rusuh
Mitha
serundeng ini bikin greget ya,,😂😂😂😂
🌷💚SITI.R💚🌷
up lg nlbina
🌷💚SITI.R💚🌷
pecah sudah esmosi baskara,knp ga dr dulu siapa tau so seri tobat
🌷💚SITI.R💚🌷
seruuun kamu ya kasihan bangeet..jd maling teriak maling
Eka ELissa
🙄🙄🙄 pdhal yg temuin diam notaris itu kmu Sruni 🙄🙄🫣🫣
Eka ELissa
waduh 🫣🫣🫣seruni tantrum
Yuliana Tunru
mulut bisusk tukang fitnah pula padahal dia yg nemui notaris ceraikan z bagaskara muaknlihat sikap x serakah bgt padajla vm mantu
Dew666
😍😍😍
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
dia cuma menantu kok lagaknya kaya yg berkepentingan yaa
Rina
Eh si Seruni itu bener” ya gak ada otak maling tetiang maling 😡😡😡
Semoga notarisnya bilang yang nemuin dia bukannya Arga tapi Seruni sendiri 🫢
Pengen tahu gimana reaksinya 🤣🤣🤣
Lia siti marlia
nah ini nih orang bidoh lempar batu sembunyi tangan 😁😁😁jadi ketahuan deh birok nya tante seruni 🤣🤣🤣
muhammad ihsan
kok sekarang 1 x update biasanya 2 x
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!