NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5 1 Tahun Kemudian

1 Tahun Kemudian

Suasana Club Mewah di Bali yang menjadi kumpulan orang-orang memiliki duit yang banyak pengusaha kaya raya yang refreshing kan otaknya sekedar minum-minum.

Suasana Club terdengar musik DJ yang membuat orang-orang di dalamnya ikut mengiringi musik dengan melompat-lompat.

Asap rokok di mana-mana, jangan tanya bau alkohol yang menyengat, di dalamnya banyak pasangan yang tidak mengenal moral, ya masalah berciuman di depan umum, akan lebih melakukan hal tersebut.

Salah satu sofa terlihat Mike yang baru saja meneguk alkohol dengan ekspresi wajahnya tampak mengkerut yang kemudian meletakkan gelas tersebut.

"Jadi ini perayaan karena bisnis di Bali benar-benar sangat lancar?" pria di sebelahnya bertanya kepadanya.

"Tidak ada hubungannya Digo," jawabnya.

"Lalu kamu tidak punya rencana untuk pulang ke ke Jakarta? bertemu dengan istri tercinta dan melepas rindu?" tanya Digo.

"Jangan mengejekku, bahkan tidak sedikit tentang pernikahanku yang menjadi rahasia untukmu, kau tahu sendiri bagaimana pernikahanku 1 tahun benar-benar hampa, tidak seperti orang yang tidak menikah, tidak tidur satu kamar dan bahkan berbicara hanya sekedarnya saja," jawabnya kembali meneguk alkohol.

"Tetapi aku cukup salut dengan temanku ini yang masih tidak mendapatkan apa-apa dari istrinya, dia tidak pernah jajan dan apalagi berselingkuh. Hmmmm atau jangan-jangan kamu takut akan berurusan dengan publik jika sampai ketahuan melakukan perselingkuhan yang zaman sekarang hanya tinggal viral saja maka semuanya benar-benar selesai," sahut Digo.

"Lebih baik aku mengurus bisnis, daripada pusing memikirkan wanita," jawab Mike.

"Hmmm, sebenarnya aku lihat-lihat istrimu itu sebenarnya cantik, ya hanya saja dia tidak sedikit kulot dan terjebak dalam kehidupannya yang sederhana sehingga tidak memanfaatkan fasilitas yang diberikan kepadanya," ucap Digo.

Mike tidak menanggapi komentar dari sahabatnya.

"Atau jangan-jangan kamu yang kurang peka, atau terlalu lembut memperlakukannya sehingga dia hanya menciptakan dirinya sebagai wanita yang dikasihani sehingga kamu tidak mampu memaksanya, padahal jika kamu menekannya dan aku rasa pernikahan kalian tidak akan membosankan seperti ini," ucap Digo sejak tadi mengeluarkan pendapatnya.

"Aku tidak ingin membahas apapun tentang dia, mungkin saja yang dia pikirkan saat ini Damian, jadi tidak berusaha untuk membuka diri untukku, sudahlah ini hanya pernikahan yang saling menguntungkan dan tidak memungkinkan untuk ada perpisahan, jadi lebih baik mencari kenyamanan masing-masing, aku juga tidak suka harus melakukan sesuatu dengan keterpaksaan," ucap Mike benar-benar santai dan kembali meneguk alkohol tersebut.

******

Kediaman Brahmana.

Maria berada di anak tangga menuju depan rumah yang terlihat berbicara dengan salah satu bodyguard pria.

"Kamu berikan laporan kepada saya daerah-daerah yang jauh dari pemerintahan dan benar-benar kekurangan, kemungkinan kita akan melakukan blusukan ke daerah-daerah tersebut," ucap Maria pada pria yang dihadapannya.

"Baik. Bu," jawabnya.

Pandangan mata Maria melihat ke arah mobil yang berhenti. Supir langsung keluar buru-buru dari mobil ada membuka pintu mobil bagian belakang.

Lavanya keluar dari mobil tersebut dengan penampilannya yang tetap sederhana, menggunakan kaos yang dipadukan dengan rok, penampilan yang tidak pernah berubah dan tetap saja sederhana meski sudah tinggal satu tahun bersama dengan keluarga barunya.

"Huhhhh, lama-lama dia menganggap rumah ini seperti yayasan, kenapa wanita ini benar-benar tidak memiliki kemajuan," umpat Maria melihat menantunya itu berpenampilan tetap saja sederhana.

Lavanya saat melewati Maria dengan menundukkan kepalanya.

"Lavanya!" langkahnya terhenti.

Maria memerintahkan pria dihadapannya untuk meninggalkan mereka berdua yang membuat pria itu menganggukkan kepala dan kemudian langsung pergi.

"Iya. Ma?" tanyanya.

Hahhhhh.... Maria menghela nafas kemudian melipat kedua tangannya di dada.

"Kamu sekarang tahu suami kamu di mana?" tanya Maria.

Lavanya menggeleng.

"Mudah sekali kamu menggelengkan kepala dan benar-benar tidak tahu apa kegiatan suami kamu. Lavanya pernikahan kalian bukan hanya tentang kamu saja yang harus dituruti. Jangan sampai terdengar itu di luar sana jika kalian sudah tidak tinggal satu ranjang lagi. Saat ini ayah mertua kamu sudah mencalon sebagai pemimpin negara, keluarga ini berusaha bekerja keras untuk menciptakan citra baik keluarga, jangan sampai dirusak karena kebodohan kamu!" tegas Maria.

"Saya sudah capek terus-terusan berbicara kepada kamu untuk lebih peka dan menyesuaikan diri dengan keluarga ini, bukan hanya seperti ini di kamar keluar ke rumah sakit dan menjadi guru? Apa kamu tidak bisa sedikit saja berkembang dan terlihat lebih baik?" tanya Maria.

"Ma, Lavanya nyaman seperti ini," ucap Lavanya.

"Sama saja, jawaban kamu tetap sama dan tidak pernah berkembang. Ampun saya melihat kamu," ucap Maria memijat kepalanya dan kemudian berlalu dari hadapan Lavanya yang merasa percuma jika berbicara dengan Lavanya.

"Kenapa orang-orang yang ada di rumah ini tidak pernah menghargai ku, apa aku harus menjadi orang lain ketika menjadi menantu di rumah ini?" batin Lavanya.

******

Suara dentingan sendok terdengar di meja makan. Keluarga besar Brahmana terlihat menikmati makan malam bersama. Mike bersama dengan Lavanya juga mengikuti Makan malam dengan keduanya duduk saling bersebelahan.

"Bagaimana Mike bisnis kamu di Bali? Apa semuanya lancar?" tanya Brahmana.

"Ya proyeknya berjalan dengan lancar. Saya juga sudah meresmikan Club di Ubud, hari pertama semua lancar-lancar saja dan banyak orang yang datang untuk berkunjung," jawab Mike.

Lavanya menoleh sebentar ke arah suaminya ketika mendengar jawaban itu.

"Baguslah, papa senang bisnis kamu semakin berkembang dan terlebih lagi perusahaan juga semakin jaya. Mike kamu juga lain kali harus mampir ke pemerintahan untuk memperlihatkan diri kamu jika kamu juga memiliki pengetahuan berada dalam bidang lain selain bisnis," ucap Brahmana.

"Mike belum tertarik dalam dunia politik," jawab Mike.

"Tidak masalah, yang terpenting Papa kamu diselesaikan dulu dan lagi pula dunia seperti ini perlahan juga akan jatuh kepada anaknya. Awalnya orang-orang juga mengenal papa kamu sebagai pembisnis hebat dan pengusaha kaya, saat ini image-nya sudah berubah menjadi tokoh masyarakat yang dikenal dermawan dan Mama yakin kamu juga perlahan akan menuruni hal itu," sahut Maria.

Mike tidak berkomentar apapun dan melanjutkan makannya, sementara Lavanya sepertinya ada sesuatu yang dia pikirkan.

******

"Kak....." langkah Mike berhenti ketika Lavanya memanggilnya saat Mike ingin menaiki anak tangga.

"Ada apa?" tanya Mike sembari membuka lengan kemejanya dan menggulung lengan tersebut.

"Kakak membuka bisnis Club di Bali?" tanyanya untuk memastikan pembahasan yang berada di meja makan.

"Benar," jawabnya.

"Astagfirullah. Kak, bukankah bisnis Club itu adalah bisnis haram, mengundang orang-orang untuk bermaksiat, menyajikan minuman-minuman haram dan di dalamnya dipenuhi dengan perbuatan-perbuatan yang dibenci oleh Allah," ucap Lavanya.

"Hah!" Mike mendengus mendengar perkataan istrinya.

"Bagaimana mungkin saat ini kamu ceramah pada saya dan membawa kata-kata haram. Lavanya apakah kamu lupa jika apa yang kamu lakukan sebagai istri juga adalah perbuatan haram, daripada menceramahi saya dan lebih baik kamu berdiri di depan cermin dan coba lihat diri kamu apakah kamu sudah melakukan yang terbaik dan sudah melakukan tugas kamu," ucap Mike membuat Lavanya terdiam.

"Kata-kata haram tidak pantas keluar dari mulut kamu yang mana selama ini kamu juga haram dalam pernikahan ini!" lanjut Mike langsung berlalu dari hadapan istrinya dengan menaiki anak tangga yang membuat Lavanya benar-benar terdiam tanpa berkutik.

Bersambung......

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!