NovelToon NovelToon
Bayangkan Di Rumah Sendiri

Bayangkan Di Rumah Sendiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / CEO / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Cerrys_Aram

Di balik kemewahan mansion Omerly, Zerya Clarissa Omerly hidup dalam dunia yang tak pernah memberinya hangat. Prestasi dihitung sebagai kewajiban, senyum dihargai sebagai topeng, dan setiap kata bisa menjadi kesalahan.
Hingga suatu malam di sebuah kafe, Zerya bertemu seorang pria yang bertolak belakang dengan dunianya—Javian Arka Talandra, CEO yang dingin namun misterius. Satu pertemuan itu membuat Javian merasakan sesuatu yang jarang ia rasakan di rumahnya yang hangat: rasa ingin tahu… dan rasa ingin melindungi.
Saat kedua keluarga bertemu dalam pertemuan bisnis, topeng Zerya mulai retak. Perlahan, Javian menyadari bahwa di balik penampilan sempurna, ada rahasia dan luka yang selama ini tersembunyi. Kini, di tengah intrik keluarga, ambisi, dan ekspektasi yang menekan, Zerya harus menemukan keberanian untuk menjadi dirinya sendiri—atau terus tersesat di bayangan rumahnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerrys_Aram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: RUPS — Penghakiman Terakhir

Aula utama Talandra Group disulap menjadi ruang sidang raksasa. Ratusan pemegang saham duduk dengan wajah tegang, sementara papan digital di depan ruangan menampilkan grafik saham Talandra yang masih membeku (suspend) di titik terendahnya.

Zerya melangkah masuk ke ruangan. Ia tidak lagi memakai warna merah darah. Kali ini, ia mengenakan setelan putih gading yang kontras dengan kegelapan di sekelilingnya. Ia tampak seperti cahaya, atau mungkin, seperti malaikat maut bagi mereka yang berkhianat.

Ia berjalan melewati Hendrick Vance yang sudah duduk di kursi pimpinan sementara.

"Anda masih punya waktu sepuluh menit untuk mengundurkan diri, Nona Zerya," bisik Hendrick saat Zerya melewatinya. "Sebelum saya membuka data Praha versi 'lengkap' kepada mereka semua."

Zerya tidak berhenti. Ia terus berjalan menuju podium.

Seluruh aula mendadak hening. Suara langkah sepatu Zerya di atas lantai kayu terdengar seperti dentang lonceng kematian. Satu detik... dua detik... keheningan itu begitu pekat hingga suara tarikan napas pun terdengar kasar.

Zerya meletakkan flash drive logam itu di atas podium. Ia tidak melihat teks. Ia menatap langsung ke arah para pemegang saham, ke arah Pak Lukman, dan akhirnya, ke arah Hendrick.

"Tuan-tuan," suara Zerya tenang, namun bergetar dengan otoritas yang mutlak. "Hari ini kalian diminta untuk memilih. Bukan memilih antara saya atau Hendrick Vance. Tapi memilih antara kebenaran yang pahit atau kebohongan yang akan menghancurkan dompet kalian."

Hendrick berdiri, wajahnya memerah. "Cukup omong kosongnya! Berikan mikrofon itu—"

"Duduk, Tuan Vance!" gertak Pak Lukman dari barisan depan. "Biarkan dia bicara."

Hendrick tertegun. Topeng ketenangannya retak. Senyumnya menghilang, digantikan oleh kedutan di sudut matanya yang menunjukkan kepanikan yang mulai merayap.

Zerya menyambungkan flash drive itu ke sistem utama. Layar raksasa di belakangnya menyala.

"Vanguard Atlantic bukan sekadar firma investasi asing," ucap Zerya. Di layar muncul diagram aliran dana yang sangat rumit. "Mereka adalah konsorsium yang didanai oleh aset-aset yang dilarikan dari Talandra delapan tahun lalu melalui skandal Praha. Dan siapa yang memindahkan dana itu?"

Layar berubah. Muncul sebuah dokumen otorisasi kuno dengan tanda tangan yang sangat dikenal semua orang di ruangan itu.

Bukan tanda tangan Javian. Bukan tanda tangan Aldric.

Tapi tanda tangan Hendrick Vance.

"Javian menanggung dosa itu karena dia baru menjabat dan tidak ingin Talandra hancur di hari pertamanya," Zerya menoleh ke arah Hendrick yang kini pucat pasi. "Tapi Tuan Vance di sini... dia adalah orang yang menciptakan lubang itu, lalu dia menggunakan Vanguard untuk membeli kembali perusahaan ini dengan uang yang dia curi sendiri.

Gumam kemarahan mulai memenuhi ruangan. Namun, Zerya belum selesai.

"Dan di dalam drive ini," suara Zerya merendah, "terdapat rekaman percakapan Javian delapan tahun lalu. Javian tahu apa yang Anda lakukan, Hendrick. Dia membiarkan dirinya dipenjara dua kali—sekali di London dan sekali pagi ini—hanya untuk memastikan Anda merasa cukup aman untuk menarik seluruh dana Vanguard ke satu rekening utama di Jakarta hari ini."

Zerya menekan satu tombol terakhir.

“Target terkunci,” suara Javian terdengar dari rekaman audio yang diputar keras. “Dana Vanguard sudah masuk ke sistem kliring domestik. Sekarang, Zerya... tekan pelatuknya.”

Zerya menatap Hendrick yang kini terduduk lemas. "Pagi ini, saat kepolisian menangkap Javian atas laporan Anda, mereka sebenarnya sedang menjalankan rencana Javian. Mereka tidak menangkapnya karena dokumen palsu Anda. Mereka 'mengamankannya' sebagai saksi mahkota untuk penyitaan seluruh aset Vanguard oleh negara atas tuduhan pencucian uang."

Zerya mencabut flash drive itu.

"Dengan ditariknya aset Vanguard, mosi tidak percaya kalian tidak berlaku. Saham mereka dibekukan. Dan saya, sebagai pemegang mandat sah, secara resmi memecat Hendrick Vance secara tidak hormat."

Zerya berjalan turun dari podium, mendekati Hendrick yang masih terpaku.

"Arangnya sudah habis, Hendrick," bisik Zerya, tepat di telinga pria itu. "Dan kamu adalah orang terakhir yang terbakar."

Zerya berbalik, berjalan keluar dari aula di tengah hiruk-pikuk teriakan pemegang saham dan kilatan kamera. Di luar gedung, sebuah mobil polisi sudah menunggu. Pintu belakang terbuka, dan Javian keluar dari sana—tanpa borgol, dikawal oleh seorang perwira tinggi yang menjabat tangannya.

Javian menatap Zerya. Tidak ada kata-kata. Ia hanya memberikan hormat kecil dengan kepalanya.

Zerya tidak berlari ke arahnya. Ia hanya berdiri di puncak tangga, menatap Javian dengan senyum yang berkata: Aku sudah tidak butuh pelatih lagi.

1
Iqlima Al Jazira
next thor, kopi & vote untukmu👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!