NovelToon NovelToon
Alfian&Aluna

Alfian&Aluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Perjodohan / CEO
Popularitas:429
Nilai: 5
Nama Author: Queen kaka Agustin

seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..

penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

  Aluna mulai melakukan pekerjaan nya

menjadwalkan kegiatan2 Alfian

Dari mulai meeting di kantor, di luar kantor dan jadwal makan sing hingga pulang kantor

Semua Aluna catat di bukunya

Setelahnya dia mulai memeriksa beberapa file yang ada di atas mejanya

Matanya fokus melihat detail kata dalam file2 itu

sesekali mencoret bagian yang tidak sesuai

Lalu memperbaiki nya, agar nanti Bagain divisi tersebut tinggal mengulangnya saja.

Tidak terasa waktu sudah menunjukan jam makan siang

Aluna melihat jam , membereskan file

Lalu memanggil kepal divisi

"keruangan ku sekarang" ucapnya melalui telepon

Tidak lama ketukan di pintu terdengar

"masuk" ucapnya

Pintu terbuka , lalu masuk seorang wanita muda

"ibu memanggil saya" katanya

Aluna mengangguk lalu menyerahkan file yang tadi dia periksa

" ini sudah aku tandai Bagian mana yang salahnya , kamu perbaiki lagi sebelum pulang harus sudah selesai,karna besok akan aku serahkan ke bos" jelasnya

Wanita itu mengangguk kalau menerima nya

"iya Bu ,kalau begitu saya permisi" ucapnya

Lalu melangkah keluar .

Aluna menghela nafas lega, dia berdiri mengambil ponsel dan dompet

Melangkah keluar menuju ruangan Alfian

Tok..tok..

Aluna mengetuk pintu pelan

terdengar suara berat dari dalam

"masuk"

Dia membuka pintu perlahan ,lalu melangkah mendekati Alfian

"mas" sapanya, lalu Luna menutup mulut

"maaf, maksud ku pak" ulangnya lagi.

Alfian tersenyum mendengarnya

"tidak apa-apa sayang, kalau sedang ber2an jangan terlalu formal, panggil seperti biasa saja" ucapnya lembut

Lalu berdiri menghadap Aluna

"bagaimana hari pertama kerja?" tanyanya

"menyenangkan" jawabnya tersenyum manis

Alfian ikut tersenyum tipis "baguslah, ingat jangan terlalu di forsir kalau capek istirahat lah"

"mana boleh seperti itu mas, jangan pilih kasih,itu tidak adil untuk karyawan lain, " jawabnya

"oke,oke, terserah tuan putri saja" ucapnya lembut

Mereka tertawa kecil

Lalu melangkah keluar ruangan

"mau makan dimana sayang" tanya Fian

Aluna tampak berpikir sebentar " bagaimana kalau di kantin saja mas, " jawabnya

"kamu yakin" tanyanya

"huum, aku ingin tau seluk beluk kantor kamu " jawabnya

mereka memasuki lif menuju lantai bawah

Sesampainya di kantin Alfian mencari tempat duduk yang agak jauh dari keramaian

Semua orang menatap ke arah Aluna dan Alfian

Bagi mereka jarang sekali bos makan di kantin, tapi mulai hari ini sepertinya

Bos mereka akan sering makan di kantin

benar2 the power of love.

Alfian membukakan kursi untuk Aluna duduk

setelahnya dia juga duduk.

yang Alfian lakukan tidak luput dari pandangan semua karyawan yang ada di kantin.

"mau makan apa sayang, biar aku yang pesan" tanya Fian lembut

Aluna menatap sekitar,

Kondisi kantin sedang ramai, tadinya dia ingin pesan sendiri dan melihat2 tapi karna antrian sangat panjang dan lagi dia masih baru

Jadi agak sedikit canggung.

hampir semua karyawan makan siang di kantin.

"sama kan saja mas" jawabnya

Alfian Lalu bangkit berjalan menuju STAN rice bowl chicken teriyaki

Dia memesan 2 porsi dan 2 botol air mineral

Tidak sampai 10 menit Alfian sudah kembali

"loh mas, cepat sekali" tanya Aluna heran

Alfian tersenyum mendengarnya

"iya sayang, karna aku tidak mau kamu menunggu lama" jawabnya

Padahal yang sebenarnya para karyawan memberi dia jalan untuk pesan lebih dulu

Lagian mana berani bawahan mengantri di depan bos mereka.

Aluna makan dengan tenang begitu pula Alfian

Sesekali mereka mengobrol ringan.

Setelah selesai makan

Mereka kembali ke ruang kerja

Alfian mengantar Aluna kedalam ruangan nya

lalu dia pun kembali keruang nya sendiri

......................

di dalam toilet terdengar suara orang yang sedang mengobrol

"kau tau aku kesal sekali melihat calon istrinya pak Alfian" ucap salah satu diantar mereka

 teman nya menatap heran

"memang nya kau ada Maslah apa dengan Bu aluna" tanyanya

"tidak, seharusnya aku yang menjadi calon istri pak Alfian , bukan dia"jawabnya

"sudahlah jangan terlalu berharap,dan jangan coba2 melakukan sesuatu yang merugikan mu" peringat teman nya

"seharusnya kau membantuku , bukan malah ceramah" ucap nya sinis , lalu pergi meninggalkan teman nya.

'" justru karna aku teman mu lus, " ucapnya lirih

Lalu dia juga melangkah keluar dan kembali ke divisi nya.

......................

aluna merasa sangat mengantuk

Dia berniat membuat kopi

Tapi sebelum ke pantry dia masuk keruangan Alfian terlebih dahulu

Pintu terbuka pelan aluna melongokan kepalanya

Alfian menoleh saat ada yang membuka pintu

dia kira karyawan lain ternyata calon istrinya

"hei sayang, ada apa? Tanyanya

Aluna melangkah masuk

"apa mas mau kopi? ,sekalian aku juga mau bikin" tawarnya

Alfian tersenyum tipis " boleh sayang" jawabnya

Lalu Aluna keluar dan melangkah menuju pantry

Dia membuat 2 cup coffee

Setelah selesai dia hendak berbalik

Tapi tubuhnya sengaja di tabrak seseorang yang baru datang

Kopi itu tumpah mengenai tangan nya

Luna hanya meringis kecil

Untung saja kopinya tidak jatuh dan yang tumpah juga hanya seperempatnya.

"oh Bu Aluna maaf saya tidak sengaja " ucapnya berpura-pura khawatir

Aluna tersenyum miring, jelas dia tau,

Bahwa wanita itu sengaja menyenggolnya

" lain kali hati2" jawab Aluna datar

lalu melangkah keluar dari area pantry .

Wanita itu tersenyum licik,

'ini baru permulaan aluna' batin nya

......................

Aluna masuk kedalam ruangan Alfian

"ini mas kopinya" ucapnya sambil meletakan kopi di meja

"iya sayang, " Alfian melangkah mendekati Aluna dan ikut duduk di sampingnya

Alfian memperhatikan raut wajahnya

"kenapa sayang, seperti nya kamu tampak kesal?" tanyanya

Aluna menghela nafas berat

"tidak, hanya insiden kecil saja" jawabnya

Alfian tidak puas mendengar jawaban kekasihnya

Dia memperhatikan Aluna , Lalu tatapannya turun ketangan Aluna yang memerah dan sedikit melepuh

Dia lalu memegang tangan Aluna

"ini kenapa " tanyanya

"kena air kopi , tidak apa-apa nanti juga sembuh" jawabnya

Alfian terdiam jelas ada yang di sembunyikan Aluna..

Pasti sudah terjadi sesuatu

Dia lalu melangkah menuju meja kerjanya membuka laptop dan melihat cctv pantry

Tangan nya mengepal menahan emosi

lalu tatapan nya tertuju ke arah Aluna

Dia mengambil salep di laci kerjanya

Mengoles lembut di luka itu

" lain kali harus hati-hati sayang " ucap nya lembut

" iya mas, maaf sudah membuat mas khawatir" jawabnya

Alfian tidak menjawab , dia fokus melihat luka di tangan Aluna.

"ya sudah aku kembali ke ruangan dulu, masih ada 1 berkas lagi yang belum di cek" ucapnya

Alfian mengangguk lalu tersenyum tipis

Aluna melangkah keluar

Dan mesuk keruangan nya.

......................

di ruangan nya Alfian menelpon kepala HRD

Untuk segera ke ruangan nya

tidak lama ketukan di pintu terdengar

" masuk"

kepala HRD masuk , menunduk hormat

"ada yang bisa saya bantu pak" ucapnya

"turunkan jabatan Lusi menjadi staf biasa" ucapnya tegas

kepala HRD itu terkejut

Lalu mengangguk

"keluar" ucap Alfian

Dia melangkah keluar

Dan kembali keruangan nya

Di sepanjang jalan dia bertanya2

kesalahan apa yang sudah Lusi perbuat

sehingga pak Alfian begitu marah

Jelas terlihat oleh nya tadi

wajah Alfian yang memerah rahang mengeras dengan otot2 yang menonjol di bagian pelipis.

Lalu kepala HRD itu berpapasan dengan Vika teman Lusi

"Vika tolong kamu panggil Lusi, suruh dia keruangan saya sekarang" ucapnya

Lalu masuk kedalam ruangan nya.

1
ana Ackerman
thor ,,.awas aja kalau nggak up.... 😤
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤
ana Ackerman: iya kak 😍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!