NovelToon NovelToon
Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Tidak Melakukan Apapun, Aku Menjadi Kuat!

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Hari Kiamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Ren cuma pegawai kantoran biasa.

Setiap hari, ia mengurus dokumen para Awakened sambil berharap bisa pulang tepat waktu. Tapi setelah sebuah insiden, hidupnya berubah total.

Ia mengalami Awakening … dan mendapatkan kemampuan paling aneh yang pernah ada:

"Tidak Melakukan Apapun."

Kekuatan yang terdengar payah. Tidak berguna. Bahkan memalukan.

Masalahnya, kemampuan itu mungkin jauh lebih berbahaya daripada yang dibayangkan siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

Tiba-tiba, ruang di tengah mereka mendistorsi.

Udara itu sendiri robek. Sebuah retakan rapi tercipta mengambang di atas lantai, mirip kaca yang dipotong presisi tinggi. Fenomena yang identik dengan pola Rift. Cahaya biru berdenyut dari dalam celah, menyinari ruangan. Namun bayangan di wajah pria berdasi itu tetap tidak tertembus.

Suara derit logam dan daging basah mulai terdengar.

Makhluk-makhluk humanoid melangkah keluar dari dalam retakan. Tubuh mereka penuh jahitan kasar. Otot pucat disatukan dengan pelat baja. Ada yang bertubuh raksasa, ada yang sangat kurus hingga tulang rusuknya menonjol menembus kulit.

Cairan pengawet menetes dari persendian mereka. Desis pelan terdengar saat cairan itu mengenai lantai beton.

Tanpa suara, kawanan humanoid itu menyebar. Mereka mulai memunguti mayat-mayat itu satu per satu. Mengangkat tubuh-tubuh kaku seolah memindahkan tumpukan kayu.

Hingga salah satu humanoid kurus mendekati pria paruh baya yang masih hidup.

Pria itu membelalak. Mulutnya penuh darah. Ia berusaha merangkak mundur.

"T-tidak ... Tidak ... Kumohon," erang pria itu. Suaranya bergetar hebat.

Humanoid itu tidak ragu sedetik pun. Jari-jari besinya mencengkeram kerah baju pria tersebut, menyeretnya masuk menuju cahaya retakan.

Korban itu meronta. Ia memukulkan kepalan tangannya yang lemah ke lengan logam si monster.

Terdengar bunyi pneumatik singkat. Tangan humanoid yang lain berayun cepat.

Besi padat menghantam sisi kepala pria itu. Bunyi retakan tengkorak bergema nyaring. Tubuh lemas itu langsung diseret masuk tanpa perlawanan lagi.

Pria berdasi cokelat itu hanya berdiri memperhatikan tontonan tersebut. Ia menghela napas tipis.

"Hah ... Sayang sekali."

Ruangan perlahan kembali hening. Hanya ada suara langkah kaki humanoid terakhir yang membawa sisa mayat ke dalam retakan. Rift itu kemudian menyempit, lalu tertutup tanpa bekas.

Cahaya ruangan kembali mengandalkan lampu neon yang sekarat.

Pria berdasi itu memutar tubuhnya. Perhatiannya beralih pada sosok bertopeng porselen.

Ada yang aneh.

Postur sang pembunuh bayaran tidak lagi tenang. Bahunya sedikit turun. Jubah merah kusamnya bergetar tak beraturan.

"Kenapa? Ada apa denganmu?" Pria berdasi itu memiringkan kepala.

Sosok bertopeng itu mematung. Lubang hitam di wajah porselennya tampak kosong, tapi kegelisahannya memancar sangat kuat.

"Hanya ... Hanya satu yang lolos." Suaranya tidak lagi mekanis stabil.

Pria di dalam bayangan terdiam sejenak.

"Lolos? Maksudmu ..."

"Ada yang tak bisa 'kami' kalahkan."

Pria berdasi cokelat itu mencerna kata-kata tersebut. Otaknya langsung menyusun konklusi terburuk.

"Jadi maksudmu, kau meninggalkan jejak? Seperti itu?" Nada bicaranya merosot tajam. Ada kekecewaan pekat yang menggantung di udara.

Pria bertopeng itu tersentak mundur. Ia menggerutu pelan.

"I-iya, aku bisa ... Aku seharusnya lebih baik."

Suaranya mulai pecah. Profesionalitasnya hancur. Distorsi terdengar jelas, seolah beberapa pita suara berusaha berbicara bersamaan dari balik topeng porselen tersebut. Ia mulai tak terkontrol.

Pria berdasi cokelat itu menghela napas panjang.

"Hah ..."

Belum sempat ia mengatakan hal lain, raungan sirine memecah keheningan di luar fasilitas.

Bunyinya memantul dari dinding-dinding beton kosong. Kilat lampu merah dan biru mulai berkedip menyapu kaca jendela yang pecah.

Mereka sudah tiba.

Pria berdasi itu menoleh ke arah sumber cahaya. Wajahnya tetap tenang, seolah kedatangan polisi hanyalah jadwal kereta yang sedikit terlambat.

"Sepertinya mereka sudah sampai di sini," ucap pria berdasi itu datar.

Ia membalikkan badan, memunggungi rekannya.

"Kalau begitu, aku ada tugas untukmu." Suaranya membeku.

Jubah merah kusam di tubuh si pembunuh membesar. Sesuatu di baliknya mulai menggeliat liar. Benjolan-benjolan sebesar kepalan tangan bermunculan di bahu dan punggungnya.

"Mengamuklah," perintah pria berdasi itu. "Buatlah kloning sampai tubuhmu hancur. Hadang mereka."

Dari balik topeng porselen itu, suara yang menjawab bukan lagi milik satu entitas. Distorsi parah mengubah nadanya menjadi serak dan melengking.

"Ba-baik."

Retakan halus di pipi topeng porselen itu mendadak melebar tajam. Darah hitam pekat menetes perlahan dari sela-selanya.

Sirine di luar semakin memekakkan telinga. Pintu utama pabrik digedor dengan paksa dari luar. Bunyi engsel logam yang dipaksa hancur bergema keras.

Lampu neon di atas mereka berkedip dua kali, sebelum akhirnya mati total.

1
Filan
benda yang bakal memutar balikan keadaankah?
Ironside: Enggak sih, konteksnya sesuai judul cerita ini.
total 1 replies
Filan
kayaknya sekarang Ren bakal dapat kekuatan
Filan
satu Bab nya pendek juga ya.
Ironside: Legenda Penapak Langit
total 3 replies
Filan
ahli artefak dia...
Ironside: Iya, dia admin pemerintah/AFC soalnya. Jadi tahu banyak soal artifak, atau ... hal lain juga /Doge/
total 1 replies
Filan
untung ditepuknya ga kenceng ya 😅
Ironside: Kalau kencang, bisa remuk. xixixi 😆
total 1 replies
Filan
kalau langit-langit itu dalam bahasa Indonesia plafon.
Liu Bang Xie Lit (Hiastus)
sudah 28 chapter dan tidak ada insect, kecewa...
hiat: berakkkkk aja dia mah
total 6 replies
.
Tikus Besar/Proud/
Ironside: Collosal Rat /Curse/
total 1 replies
.
cepet banget abis kak/Curse/
Ironside: Memang pendek-pendek chapternya Kak /Curse/
total 1 replies
.
keren banget kak semangat!😍
Aoooo
Insectnya mana kak/Curse/
Ironside: Tidak ada insect Kak /Curse/
total 1 replies
fernan Do
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!