NovelToon NovelToon
Say, Love You Too

Say, Love You Too

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Ketos / Perjodohan
Popularitas:161.8k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Dijodohkan dan bertunangan sejak putih abu membuat Naka dan Shanum menyembunyikan hubungan keduanya dari orang lain termasuk teman-temannya. Terlebih, baik Naka ataupun Shanum tak pernah ada di daftar putih masing-masing.

Tapi siapa menyangka, diantara usaha keduanya, perasaan cinta justru hadir mengisi setiap ruang hati satu sama lain. Siapakah yang akan duluan menyatakan cintanya?

Say, love you too....
Katakan, aku juga cinta kamu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Kepo lovers

Bunda menyodorkan dua box berukuran 500 ml berisi dessert box, sekilas... tampak menggiurkan sekali buah potong yang ditaruh sebagai garnishnya, "satu buat Naka."

See...sesayang itu bunda pada calon menantunya! Bunda tak tau saja jika ia selalu kebingungan memikirkan cara untuk menyampaikan itu pada Naka di sekolah.

"Duh..." wajahnya mendadak mele nguh tak ikhlas sambil menggaruk kepala tak gatal.

"Jangan lupa loh, kasian ..Naka tuh sibuk banget anaknya..." begitu kata bunda yang membuat Shanum semakin tak bisa mengeluh. Padahal di balik sibuknya Naka tak mungkin juga tante Anye membiarkan anaknya kelaparan, atau Naka yang sampai tak jajan.

Shanum

Take a picture 📷

Dari bunda, ntar ketemu di deket kantin aja.

Namun tak ada jawaban dari Mainaka, sepertinya pemuda itu sedang berada di perjalanan menuju sekolah. Shanum bergegas memasukan itu ke dalam tas, ditumpuk bersama miliknya lalu bunyi klakson motor dari mang Dadang telah terdengar memanggilnya dari depan pagar rumah.

"Sha! Ini mang Dadang udah nungguin dari tadi loh!" itu ayah yang juga bersiap berangkat bersama Sheyna, kebetulan arah kantor ayah satu arah dengan adiknya.

"Bunda!! Bekel aku mana?!" rengek bocah SMP itu menyeru ke dalam setelah memakai sepatunya.

Jangan jajan usus goreng terus Shey, nanti usus kamu nambah panjang!

Ah bunda mah boong, ngga mungkin bisa begituuu!

Sementara Shanum sudah keluar dan siap berangkat meninggalkan drama pagi hari rumahnya.

/

Squad Ceriwis

(Pandu_winata) take a picture 📷 yang mau liat drama pacaran kekasih baru, buruannnn ke kelas gue! Manisnya, pantesan aja hari cerah....kedepannya OSIS bakal damai nih!

(Chika_ika) Otewe langsung kelas MIPA 1

(Aditya Jegrek) masih pake sepatu gue.

(Jemima Mima) baru sampe gerbang, bentaran...

(Frizka freeze) berasa lebih heboh dari kabarnya Jule, njirrr 😆 semua sampe turun gunung.

(Chika_ika) gara-gara si bigos Pandu nih, gue kan jadi senapsarannnn, Naka kan artis Budi Pekerti X. Buat adik-adik kelas, rekan satu angkatan, kakak senior, siap-siap patah hati berjamaah. Siap ngga Lo semua, ciwi-ciwi?

(Pandu_winata) gue baru tau gaya pacaran ketos tuh bawa-bawa map 😂 lucunyaaa, sweet banget, apa kalo ntar merit bawa bawa proposal kali ya?!

(Mala Shanum) aslinya? Udah Lo konfirmasi gitu kalo Naka sama Airani pacaran 🤔

(Jemima Mima) iyain aja kenapa sih, Num...aamiinin aja 🙃

(Aditya Jegrek) lah, kenapa emangnya Markonah? Bagus dong...jadi ada pawangnya buat kami Jo ngos jo ngos OSIS.

(Pandu_winata) jangan bilang Lo adalah salah satu dari barisan patah hati, Num? Omaygat jangan ya neng...jangan. Lo sadar ngga yang disukain Lo itu singa barong? Kalo lagi mode serius, kerja OSIS waduhhh ngga kenal status. Kan Lo sering tau ceritanya dari kita-kita. Lo juga sering ngadepin Naka yang lagi versi Rahwananya.

Shanum sudah turun dari motor mang Dadang, hati besarnya---ia ingin tak peduli dengan keributan di grupnya yang bahkan membuat semua teman-temannya menyerbu kelas MIPA 1 sepagi ini, sudah ada Chika, Frizka dan Jemima disana, tentu saja bersama Pandu.

Langkahnya hampir terayun ke dalam kelasnya, tapi hati kecilnya lebih kuat mendorong ayunan kakinya ke arah kelas MIPA 1, dimana Lutfi pun melakukan hal yang sama.

Sepaket letupan emosi yang tiba-tiba naik hingga ubun-ubun sebab entah kenapa hatinya mendadak nyut-nyutan dan gemas sekali, seperti ingin menggebrak kebersamaan Naka dan Airani pagi ini, memergoki si pemilik wajah datar itu.

Padahal baru saja kemarin mereka bicara, dan inilah jawabannya yang selalu membuat Shanum ragu selain karena ia yang memungkiri perasaannya sendiri terhadap Naka, ada rasa gengsi dan rasa takutnya terhadap teman-temannya jika seandainya mereka tau ia dan Naka....

Dan pagi ini, foto Naka yang duduk bersisian dengan Airani dan khusyuk pada satu obrolan santai bersama membuatnya merasa harus membekali diri dengan kipas angin.

Squad Ceriwis

(Chika_ika) Num-num, where are you, neng?

Dan langkah Shanum yang awalnya ragu jadi semakin mantap kesana.

Hufft!

Benar, langkahnya terhenti tepat di depan gawang kelas MIPA 1, meski kemudian ia bingung sendiri setelah ini mau apa?

"Num--num!!" Chika menepuk kedua tangannya kecil tapi mantap, macam tepuk pramuka memancing semua notice dengan kedatangannya, bodoh sekali!

Shanum dibuat gelagapan, termasuk saat Naka melihatnya datang melintas ke arah meja Pandu.

Dasar Pandu...lihatlah, mana ada Naka duduk berduaan saja, sebab ada Vero, Canza juga Lutfi disana...bahkan Airani sudah beranjak dengan membawa map dari sana untuk kembali ke kelasnya di MIPA 2, jadi percuma saja ia datang kesini.

Sialan, sekarang Shanum yang bingung sendiri...lantas ia datang untuk apa?

"Hay Num..." sapa Airani. Shanum nyengir masam. Semua tak bisa lebih membuat Shanum canggung lagi saat Lutfi meneriakinya, "Num sini bentar Num, kebetulan banget lagi kesini...gue kan sering nyontek sama Lo, masa Naka bilang nomor 2 salah...pr kita bersama ini..."

"Apaan Lo, pr bersama!" Chika tertawa.

"Ya gila aja Lo, nanya pr bahasa sama anak MIPA..." cibir Pandu sekarang. Savero yang sejak tadi khusyuk sarapan nasi kuning tertawa paling kencang, "harusnya tanya Canza..."

Dan Frizka tertawa, "makin ngga nyambung. Anak IPS."

"Telat neng...drama misbarnya udah bubar..." Shanum masih berdiri di depan meja gerombolan teman-temannya, "ah, udah paling bener tadi tuh langsung masuk kelas...dengerin kalian sesat."

Jemima terkekeh, "balik kelas yuk! Emang...Pandu bigos ngga bisa dipercaya. Masa gue Dateng aja udah ada yang lainnya ngga cuma berduaan." bisik Mima dicebiki Pandu, "telat sih kalian datangnya, kalo tadi kan mereka cuma berduaan."

Frizka si paling apa-apa tertawa itu kembali tergelak, "lagian segitu keponya kita sama urusan orang...sampe bela-belain."

Acara bisik-bisik mereka dikejutkan dengan seruan Adit, "everyone!!!"

"Copoottt!" seru Chika terkejut.

"Heboh banget!" Vero memperhatikan mereka begitupun Naka.

"Adiiittt! Si alan!!"

Shanum tertawa meski kemudian lirikannya jatuh mendarat pada Naka yang membuatnya menghentikan tawa, "ah udahlah, gue ke kelas...lain kali ngga akan kehasut sama paparazi abal-abal..."

Jemima mengekor bersama Frizka begitupun Chika yang berlari mengejar Adit ke kelas mereka.

"Num," panggil Canza memaksa Shanum dan Jemima serta Frizka menghentikan langkahnya di gawang pintu.

"Ngga pengen periksa proposal sekali lagi sebelum rapat bersama, mumpung disini? Mumpung belum sampe di tangan Juna juga."

"Oh, nanti aja sama Airani..." polos Shanum yang terlupa dengan hajatnya, tapi saat melihat wajah Naka, ia baru teringat sesuatu, titipan bunda.

Seperti disengaja, Canza justru memaksa Shanum untuk duduk di tempatnya sementara ia justru mengalihkan perhatian Jemima dan Frizka sementara Lutfi justru mengajak Pandu memintanya mengantar ke ruang OSIS, "anter gue ngambil salinan rundown kemaren Ndu, Lo yang naro..."

Savero tersenyum menjadi obat nyamuk bersama sisa nasi kuningnya, mereka tidak hanya bertiga di sana melainkan ada siswa MIPA 1 lainnya, tapi oke...mereka hanya eceng gondok beserta kodok sawah saja.

Shanum tetap tak bisa seterbuka itu di depan umum terlebih masih ada Savero disana, mojok meskipun khusyuk dan memalingkan wajah tetap saja...Savero punya mata dan telinga.

Mata Shanum menyipit ketus, ia mengeluarkan sesuatu dari tas, "nih dari bunda." dorongnya cepat-cepat.

Sekotak dessert dengan cheese cream sudah mendarat di meja Naka, lantas Shanum berbalik badan kembali hendak keluar tapi Naka bergegas meraih tangannya, "tunggu bentar. Kamu kesini bukan mau ngasih ini doang kan?" Naka menaikan alisnya dan menyeringai.

Shanum mendelik menatap Naka, memasang tampang yang---heyy! Jangan nuduh macam-macam! Shanum tak menjawab ia justru menepis tangan Naka lalu bergegas berlari keluar.

Shanum melambatkan langkahnya setelah berhasil menjauh dari kelas MIPA 1 untuk kemudian berpikir diantara ayunan langkahnya, ihhh kan! Kayanya Naka tau banget gue kepoin begitu! Aishhh...malu banget gue!

Lagipula Pandu dan teman-temannya itu memang seterang-terangan itu sedang memantau Naka dan Airani.

Dentingan ponselnya yang begitu berisik justru mengganggu langkahnya sekarang dan tak bisa ia indahkan lagi.

Squad Ceriwis

(Chika_ika) take a picture 📷

Liat dong, ada yang stalking igehhh Naka ngga? Dia posting foto baru saja.

(Jemima Mima) benerin sepeda siapa tuh? Naka kerja sampingan jadi montir?

(Pandu_winata) montir panggilan gitu? Itu kan kaya rumah...tapi kok kaya ngga asing ya...

Shanum dibuat melotot melihat itu, terlebih...kenapa Naka bisa memiliki foto yang kemarin ia potret.

(Frizka freeze) itu adeknya? Coba liat slide kedua...

(Aditya Jegrek)emang Naka punya adek? Bukannya anak Tunggal? 🤔 coba tanya Pandu...

(Pandu_winata) Naka anak tunggal, itu ceweknya kali...masih bocil lah? Terus Airani?

(Chika_ika ) Atau itu adeknya Airani?

(Pandu_winata) Airani adiknya cowok...

Kalo sampe diposting begini. Berarti peristiwa ini penting, soalnya Naka jarang posting sesuatu, sekalinya posting paling posting percetakan.

Tapi apa pentingnya coba cuma benerin sepeda, pengen pamer bisa jadi montir juga sekarang? 🤔 mmmhh masih misteri.

.

.

.

.

1
Kᵝ⃟ᴸ _ᵉᵖʰᶦ
filling gua dah kayaknya si Arjuna tahu kalau Naka sama Shanum ada apa-apanya...secara sering mampir kerumah num-num bisa jadi ortu/adiknya Shanum keceplosan soal perjodohan duo manusia itu
Attaya Zahro
Naka : Emang gue peduli ma Elo..suka² gue lah,mau gue sosor juga gpp 😂😂😂
hiro_yoshi74
keren bngt kk 👍
devinisi buah jatuh sepohon" nya
karakter naka plek ketiplek kayak pap ganes cuma agak kaleman dikit ngk gedebak gedebuk modelan anomali 30 an 🤭 semangat kk💪
mama_im
aq kok gak suka ya sama juna, gak tau kenapa kayak bad yg berkedok good, ngeri kalo ampe jadi obsesi kayak kenzi.
hiro_yoshi74: juna titisan om ibas x kk
total 1 replies
PuputMega Shelviana SuJanii
lg dong kak🤭
🎃
lha sukak² sinakal mau liatin shanum apa engga org tunangannya kok bebas dong kok situ sewot... jgnkan cuma diliat elunya uda panas. gmn tau kalo udah disosor.hemm auto.megap² dek looo
Tysa Nuarista
awas num jgn Deket" Juna Klo GK mau tambah ngamuk ntar titisan papa ganesh ini.... lama" pasti Naka GK tahan buat publish hubungan mereka.
bunga citra
darah muda😍😍
Septi
wkwkwkwkwk nggak ada yang percaya 🤣
Septi
wooowww 😅
Septi
bisa aja 🤣🤣🤣🤣
Bulan-⁶
berdua dengan posisi begitu ya bahaya lah ka
El aisya
apa shanum semacam banteng? bisa nyruduk ternyata 😅😆
El aisya
ampun dah num, semvak gak tuhhh🤣
El aisya
ealah bocil mau pangkuan juga
mommyanis
pokok e seru....best lah teh Shin 👍👍👍👍👍🤭
Elmaz
🤣🤣🤣🤣
mommyanis
apakah penampakkannya Naka sama dg penampakkan yg sekarang Num 🤔🤔🤔🤭🤭🤭
El aisya
wes pokoknya shanum kalo beli coklat fix ingatnya langsung sosoran Naka🤣🤣
mommyanis
nah kannnnn setannya ternyata ngumpet di dalam kolornya Naka 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!