Raisa cukup kaget saat mertuanya menyurunya menjadi ibu susu keponakannya sendiri anak dari adik suaminya. apakah Raisa menyetujuinya atau menolaknya?..
*******************************
"milikmu enak sekali beda jauh dengan milik istriku" pujinya kala milik mereka telah menyatu, membuat wanita yang dibawahnya tersenyum bangga " aku ingin setiap hari kita melakukan ini" ucapannya lagi sambil mulai menggoyangkan pinggulnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myabra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
" mama tolong diam sebentar. Biar kita tau masalahnya ada dimana?, kalau mama ngomong terus kita tidak akan tau permasalahan sebenarnya apa" Ujar Lukman yang mulai kesal dengan mulut istrinya. " Cepat bicara jangan bikin kesabaran papah habis." Pintanya kepada Talita. Mau tidak mau akhirnya Talita pun akhirnya menceritakan semuanya
" Mas Arga , lihat aku jalan sama laki-laki Lain pah" Ujarnya menundukkan kepalanya. Cerita yang sebenarnya dia karang untuk menutupi kebohongannya .
Membuat Lukman mengerenyitkan dahinya. " Maksud kamu apa jalan dengan pria lain?" Tanya Lukman. Hanya jalan kenapa Arga sampai ingin menceraikan putrinya.
" Mas Arga salah faham pah, dia pikir Talita selingkuh dibelakangnya" Ujarnya masih menundukkan kepalanya dengan airmata bawangnya. Talita tidak ingin papahnya mengetahui cerita yang sebenarnya. Dia tau pasti papahnya itu akan marah besar dan bisa mengusir nya dari rumah kalau tahu cerita sebenarnya.
" Tuh kan pah, apa mama bilang Talita itu gak salah, yang salah itu Arga. pasti anak itu punya Wil diluar sana. Untuk menutupi kebobrokannya dia mengambinghitamkan putri kita" ucapan Maya membuat Lukman berpikir sejenak. Semua memang bisa terjadi, apa lagi menantunya itu sering ditugaskan keluar kota. Dan dia lelaki normal dan masih muda.
" Kalau itu memang benar? Awas Kamu Arga!. Saya tidak akan tinggal diam. " Ancamnya yang sudah terprovokasi oleh ucapan sang istri.
" Antar Talita istirahat mah" ucap Lukman yang langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.
" Ayo sayang, mama antar kamu istirahat" ajak Maya yang langsung diikuti oleh Talita yang kini sudah bisa bernafas lega karena orangtuanya percaya dengan ceritanya terutama papahnya, kalau masalah mamanya pasti akan mendukung Talita walaupun putrinya salah. Setelah sampai didalam kamar, Maya mengunci pintu dan menggiring putrinya untuk duduk dikursi yang ada dikamar bernuansa silver .
" Ayo Duduk" perintah maya kepada Talita. Talita akhirnya mengikuti keinginan mamanya.
" Jujur sama mamah. Apa kamu selingkuh?" Tanya Maya. Yang tidak percaya kalau anaknya itu hanya cuma jalan. Cuma jalan masa Langsung digugat cerai suaminya, kan gak mungkin.
" Mama, ngapain sih ngebahas masalah itu lagi, bukannya Talita udah cerita tadi" ujar Talita yang sudah malas membahas tentang masalahnya.
" Arga itu berpendidikan. Gak mungkin dia menceraikan kamu, hanya karena masalah jalan dengan laki-laki. Pasti dia memergoki kamu sedang ngamar iya kan ?" Tebak Maya yang sudah tahu watak putrinya itu seperti apa. Membuat Talita memalingkan wajahnya, karena tebakan mamahnya tidak pernah meleset. Mungkin mamahnya itu keturunan cenayang .
" Jadi benar kamu kepergok lagi ngamar?" Melihat putrinya itu menghindar tidak mau menjawab pertanyaannya.
" Iya..iya.. .Talita ngaku. Mas Arga mergokin Talita lagi ngamar " jujur Talita karena mamanya tidak bisa dibohongi.
" Dasar anak bodoh " kesalnya tertahan dengan menunjuk-nunjuk dahi Talita dengan telunjuknya .
" Kalau kamu mau selingkuh main cantik dong..." kesal maya. anaknya itu sampai bisa ketahuan oleh suaminya.
" Talita gak tahu mah, kalau mas Arga merubah jalur liburan nya" Ujarnya menyesal karena perselingkuhannya sampai diketahui oleh suaminya. Bukan menyesal karena sudah menghianati Arga. Mungkin beberapa hari ini dia tidak akan menemui pria itu dulu, untuk menghindari kecurigaan orang-orang.
Hahhh Talita menghembuskan nafasnya kasar. Dia harus cari cara bagaimana caranya agar Arga mencabut tuntutan perceraian mereka karena pria itu sudah mendaftarkan perceraian mereka di pengadilan agama.
Ponsel Talita berdering " siapa sih? Ganggu aja" Ujarnya yang tengah membayangkan sedang berada dalam Kungkungan Arga. Talita meraih ponselnya yang sedang di charger dan melihat siapa orang yang sedang menggangu kesenangannya dalam berfantasi. Senyumnya mengembang kala melihat siapa nama si pemanggil.
" Panji" ujarnya senang dan langsung mengangkat panggilan video dari pria yang kemarin kena bogem mentah Arga.
" Hai sayang, gimana kabarmu?" Sapa panji dengan wajah yang masih lebam tapi tak mengurangi ketampanannya Dimata Talita.
" Gak baik. sekarang aku lagi dirumah orangtuaku" ujar Talita cemberut sambil memangku dagunya dengan telapak tangannya.
" Bagus dong sayang," Ujarnya senang karena dia bisa bebas ketemu kapan saja dengan wanita itu.
" Bagus apanya?." Mulai ngambek.
" Iya bagus, karena kita nanti bisa sering ketemu, nih lihat si jagur udah kangen sama induknya" Ujarnya sambil mengeluarkan miliknya dari dalam boxer. Yang sudah mengacung tegak.
Membuat Talita meremas payudaranya.
" Kamu sayang" Talita menggigit bibir bawahnya. Mulai terangsang oleh ulah panji, dia langsung menyibak selimutnya dan memperlihatkan miliknya yang sudah tidak mengenakan apa-apa, karena tadi dia sedang melakukan masturbasi sambil menghayalkan milik Arga masuk kedalam miliknya.
Akhirnya mereka melakukan phone se*.
****************************************
Sedangkan Arga yang pergi dari rumah, tidak tahu mau pergi kemana. Walaupun dia banyak teman dan kenalan tapi tidak mungkin bertamu tengah malam, Dan Rata-rata temannya sudah berkeluarga.
Mau nongkrong pun, dia tidak biasa. Akhirnya dia terus melajukan kendaraannya menuju rumah sakit. Mungkin dia akan tidur disana.
Tapi setelah dipikir lagi dia mengurungkan niatnya, sekarang dia sudah berada didepan rumah sahabatnya orang yang dimintai tolong, untuk membuntuti Talita dan mencari bukti perselingkuhannya.
" Kata ABG mah galau" Ujar Rachel melihat sahabatnya itu melamun.
" Bisa aja kamu" balas Arga sambil melempar bantal kearah Rachel yang langsung ditangkap oleh dokter muda itu.
" Pasti Talita menyangkal kan ?" Tebak Rachel. Sudah tertangkap basah saja masih bisa mengelak apa lagi kalau tidak dibarengi bukti.
" Semua yang kamu katakan benar, Talita tidak mengakuinya dan sulit bicara dengan keluarganya" ujar Arga yang tidak tahu harus berbuat apa.
Apa lagi Mamahnya tidak setuju dengan keputusannya untuk menceraikan Talita. Arga merasa kecewa dengan sikap ibu kandungnya karena lebih percaya kepada Talita.
" Kamu tenang saja, semua ada disini," Ujarnya sambil menunjukkan benda pipih kecil berwarna hitam. Arga cukup terkejut dengan apa yang dia lihat, ternyata sahabatnya itu mengumpulkan banyak bukti tentang perselingkuhan Talita saat video diputar terlihat Talita yang sedang Berada dalam pelukan pria lain... Ada beberapa video dewasa yang tidak semua Arga tonton. Arga merasa dibohongi selama ini oleh wanita yang dianggapnya berhati malaikat. Ternyata itu semua hanya untuk menutupi kebusukan nya.
" Mau diputar lagi nggak?" Tanya Rachel, melihat video dewasa yang sedang berlangsung. Namun sahabatnya itu malah memejamkan matanya. Rachel tau sakitnya seperti apa dikhianati, apa lagi oleh orang terdekat.
"Sudah lah bro, jangan dipikirin bisa tua kamu nanti" candanya.
" Ngomong-ngomong, cewek cantik yang kemarin itu siapa?, udah punya pacar belum, kalau belum kenalin sama aku, siapa tau kita cocok" tanyanya membuat Arga langsung membuka matanya yang tadi terpejam.
" Jangan ganggu dia" Ujarnya hentak setiap kata. sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Rachel , membuat Rachel memundurkan wajahnya kalau tidak mereka pasti sudah berciuman. lalu arga kembali ke posisi semula sambil memejamkan mata.
" Ckk..Kayaknya gw Ketinggalan berita, gara-gara membuntuti Talita " Ujarnya menyesal. Membuat Arga ikut berdecak
" Bro, saran gw sih mendingan loh jauhin dulu itu cewek. Jangan sampai dia keseret dalam masalah yang tengah Lo hadapi. Selesaikan dulu masalah Lo dengan Talita, jangan sampai senjata makan tuan" nasehat Rachel dia tau, Arga dan wanita itu pasti punya hubungan khusus . dan lagi masalah yang sedang dihadapi oleh sahabatnya itu serius. Rachel takut nanti Arga yang dituduh selingkuh.
gak ngomong langsung👍👍👍