Kinza Anaira Pratama adalah seorang gadis yang masih sekolah, akan tetapi di di nikah kan oleh kedua orang tua nya
Raffa putra Airlangga adalah pemuda yang menikahi Anaira
Raffa seorang pemuda tampan yang terlihat kaku dan dingin
bagaimana kah kelanjutan dari kisah mereka berdua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rindu ku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
"Aku juga mencintai mu Fa" jawab Anaira dengan malu nya, merasa wajah nya memerah, dengan cepat Anaira langsung memeluk tubuh suami nya.
Raffa tersenyum mendengar jawaban dari Anaira, Dia sangat senang karena akhir nya Anaira mencintainya.
" Terima kasih banyak sayang" Raffa mencium lembut kepala Anaira, dia tidak bisa menggambarkan bagaimana rasa senang Nya.
" Tidur yuk, udah telat" Anaira mengajak Raffa untuk segera tidur, karena dia masih malu sama Raffa.
Raffa yang menyadari kalau Anaira sedang malu pun menggodanya.
" Cieee, ada yang merah merona ni, cieee"
" jangan menggodaku Fa" Anaira sangat malu di goda oleh Raffa
" Ah ada yang malu ternyata" rasanya senang sekali menggoda istrinya ini.
" Fa" cemberut Anaira karena Raffa sangat suka menggodanya
" Iya sayang" jawab Raffa
Cup,
Raffa mencuri ciuman Anaira , kemudian menggenggam tangan Anaira, dan berlalu ke lantai dua ke kamar mereka.
" Masak apa yang?"
Raffa yang baru bangun tidur, dan langsung saja ke dapur, karena tidak mendapati Anaira di dalam kamar mereka.
" Masak nasi goreng spesial" jawab Anaira sambil tersenyum manis pada Raffa.
" Mandi dulu sana" perintah Anaira saat melihat kalau Raffa belum mandi, masih dengan muka bantalnya.
" Cium dulu" Raffa memonyongkan bibirnya agar Anaira menciumnya.
" Gak mau, bau jigong, mandi dulu sana" jawab Anaira sambil menghindari Raffa.
Bukan nya mandi, tapi Raffa malah menarik tubuh Anaira dan mencium bibir Anaira.
Setelah melepas kan ciuman nya, Raffa pun langsung berlari menaiki tangga agar tidak terkena amukan Anaira.
RAFFA
Anaira berteriak memanggil Raffa, tapi Raffa lari menuju tangga, dia sangat malu sama perbuatan nya Raffa.
Sedangkan Raffa hanya tersenyum melihat tingkah lakunya Anaira, yang terlihat sangat imut di mata nya.
"Cukup segini Fa?" Tanya Anaira yang sedang mengambil nasi untuk sarapan suami nya, semenjak menikah, Anaira selalu mengambil nasi untuk suami nya.
" Makan sepiring berdua aja yang, rasanya lebih enak" ucap Raffa tanpa menatap wajah cantik Anaira, dia hanya memandang piring yang sedang di isi makanan oleh Anaira, sambil membayangkan makan satu piring berdua sama Anaira.
Tanpa banyak bicara, Anaira pun menambah nasi goreng di piring yang ada di tangan nya, kemudian duduk di samping Raffa.
Raffa pun langsung mengambil piring yang berisi nasi goreng buatan istrinya, dan mengambil satu sendok, lalu menyendokkan nasi goreng untuk istri nya
Aah
Anaira pun membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Raffa
" Kenapa suapan yang pertama?" tanya Anaira, karena biasanya, setiap orang makan, suapan pertama pasti untuk dirinya sendiri, sedangkan Raffa, suapan pertama dia berikan kepada Anaira.
" Karena kamu yang paling utama di semuanya" jawab Raffa sambil tersenyum kepada Anaira.
Kemudian Raffa menyuapi diri sendiri, dan juga Anaira,
kedua Nya sarapan dengan romantis,ini adalah kali pertamanya mereka makan sepiring berdua,
Raffa terus menguap diri nya dan juga Anaira secara bergantian, hingga nasi goreng tersebut habis.
" Aku benar benar tidak menyangka, kalau ternyata makan satu piring berdua sama istri rasanya enak banget Yang" ucap Raffa setelah kedua nya menghabiskan semua nasi goreng yang di masak oleh Anaira.
"ke depannya, aku mau kita selalu Makan sepiring berdua Yang" lanjut Raffa,
dan di balas anggukan kepala oleh Anaira.
Dia juga merasakan kalau makan sepiring berdua dengan Raffa lebih nikmat rasanya.
" kita berangkat sekarang biar gak telat" ucap Raffa sambil membantu Anaira membersihkan piring kotor.
"Iya"
kedua Nya pun langsung berangkat ke sekolah agar tidak terlambat,
Anaira tidak ingin kalau pagi ini dia harus terlambat, bisa jadi bahan ejekan para sahabatnya kalau dirinya terlambat, karena semalam dia telah memperingati para anggota geng nya agar tidak terlambat ke sekolah.
Kedua Nya pun langsung berangkat ke sekolah dengan motor sport milik Anaira, tapi di kendarai oleh Raffa.
Setiba mereka berdua di sana, para sahabat mereka semua nya sudah menunggu kedatangan mereka berdua, termasuk Alvian dan para sahabatnya.
" Besok pagi kalian semua tidak boleh ada satu pun yang terlambat ke sekolah" Alexa mengulangi ucapan Anaira semalam, yang menyuruh agar mereka semua tidak terlambat ke sekolah hari ini, untuk menyindir sahabat nya sendiri.
Anaira yang mendengar sindiran Alexa pun merasa bersalah, dirinya terlambat karena tadi keduanya terlalu menikmati sarapan pagi mereka, sehingga mereka lupa kalau harus pergi ke sekolah secepatnya.
" Hehe" Anaira hanya bisa tertawa garing, tidak mungkin dia mengatakan kalau dirinya terlambat ke sekolah karena sedang sibuk menikmati enaknya makan sepiring berdua.
" Kelas" Alvian mengajar mereka semua untuk masuk ke dalam kelas, karena dia tidak ingin adiknya merasa tidak nyaman.
" Fa, Lidya udah balek, dan mungkin dia akan masuk ke Sekolah ini" ucap Arkana memberi tahu kepada Raffa, bahwa Lidya telah balik lagi ke Jakarta.