Seorang pendekar tanpa tanding yang juga ahli pengobatan jenius dengan menggunakan metode terlarang dalam pengobatannya. Setelah kematiannya dia mendapatkan kesempatan untuk menjalani kehidupan keduanya.
Dengan mengandalkan keahlian dalam pengobatan terlarang dia dijuluki Dark Doctor, dan mampu menyembuhkan berbagai penyakit pasien bahkan menghidupkan kembali orang yang telah mati.
Apakah setelah kehidupan kedua ini pendekar itu akan masuk ke alam Neraka atau Surgawi?
Ikuti perjalanannya dalam novel ini.
Jangan lupa untuk like setelah selesai membaca agar penulis dapat menghitung retensi secara manual untuk melihat minat baca dari teman-teman.
Selamat membaca!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHALINKA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30 | Tertangkap
Keramaian yang terjadi di bangunan sebelah rumah utama telah membuat orang-orang di keluarga Lang menjadi ricuh. Camelia Lang yang menerima kunjungan Cecilia Pang segera berdiri. Lalu dengan wajah geram dia berjalan bersama beberapa keluarga Lang pergi ke bangunan samping yang telah dilaporkan hancur berantakan oleh para pengawal keluarga Lang.
Cecilia Pang, Jessica dan Nana pun tidak berdiam diri dan segera pergi menyusul mereka ke bangunan samping keluarga Lang.
Camelia Lang yang berjalan paling depan segera mengambil teleponnya dan menelepon seseorang. “Guru, datanglah kemari! Ada seseorang telah berbuat onar di keluarga Lang.”
Camelia Lang kemudian menutup telepon setelah mendengar jawaban dari seberang telepon. Dengan wajah merah padam dia berjalan tergesa-gesa ke bangunan di samping rumah utama.
Alangkah terkejutnya Camelia Lang melihat pasukan pengawalnya yang berserakan terbaring di lantai dengan tubuh kesakitan dan beberapa diantaranya tidak sadarkan diri. Dia juga melihat anaknya Juan Lang yang terduduk kesakitan setelah menabrak kursi di sudut ruangan.
Lalu cucunya yang berumur sembilan tahun tidak sadarkan diri di pangkuan menantunya dengan wajah bersedih.
Tubuh Camelia Lang bergetar hebat menahan amarahnya. Keluarga Lang yang turut datang bersamanya pun terbelalak melihat kekacauan di ruang persembahan keluarga Lang.
Wajah mereka terlihat geram dan marah menatap tajam ke arah Jason. Hawa membunuh tersebar dari tubuh mereka seakan-akan memberikan tekanan pada Jason.
“Ka-Kamu! Siapa kamu? Apa yang telah kamu lakukan?”
Camelia berteriak keras pada Jason dengan tubuh menggigil karena marah. Darahnya mengalir deras membuat jantungnya berdetak kencang. Amarahnya seperti memuncak ke atas kepalanya. “Telepon polisi!” perintahnya pada orang disampingnya.
“Kenapa? Apakah nyonya ingin melaporkan hal ini pada polisi? Silahkan, kita akan melihat apa tanggapan polisi pada hal ini,” sahut Jason tak mau kalah.
Mendengar perkataan Jason yang tidak takut dengan datangnya polisi membuat Camelia tertegun. Dia menyadari bahwa apa yang mereka lakukan di bangunan samping itu adalah hal yang rahasia. Jika polisi datang menyelidiki, bahkan dirinya juga yang akan masuk penjara.
Camelia lalu menghentikan orang di sebelahnya untuk menelepon polisi. Camelia sebelumnya telah memanggil gurunya, dia yakin gurunya akan dapat mengatasi masalah ini. Dia hanya perlu mengulur waktu hingga gurunya datang.
“Jatuhkan dia dengan pistol kalian!” perintah Camelia pada para pengawal yang baru saja datang bersamanya.
Pengawal segera mengeluarkan pistol mereka untuk menembak ke arah Jason.
“Menyerahlah nak! Kami tidak ingin melukaimu!” kata salah satu pimpinan pengawal itu.
Melihat beberapa pengawal memegang pistol dan mengarahkan pada dirinya, Jason merasa sedikit gentar. Meskipun peluru tidak bisa membunuhnya, tapi rasa sakit saat peluru mengenai tubuhnya cukup membuatnya kesal. Apalagi kini bukan hanya satu pistol yang mengarah pada dirinya.
Karena Jason tidak menjawab, maka pemimpin pengawal itu memerintahkan untuk segera menembak Jason. “Tembak! Jatuhkan dia!” perintahnya.
Dor! Dor! Dor!
Beberapa peluru berterbangan ke arah Jason untuk menjatuhkannya. Jason pun bergerak menghindari beberapa peluru dan melompat berlindung dengan menggunakan meja persembahan sebagai perisainya.
Disaat para pengawal menembak, Cecilia Pang, Jessica dan Nana muncul di depan pintu dan terkejut mendengar suara tembakan.
Camelia yang melihat kedatangan ketiga wanita itu segera memerintahkan para pengawalnya untuk menangkap mereka. Dia tidak lagi menghormati Cecilia Pang sebagai tamunya.
“Aku telah menangkap teman-temanmu. Menyerahlah!” Teriak Camelia kemudian.
Jason yang bersembunyi di balik meja persembahan menghela nafasnya mendengar kata-kata Camelia. Dia tidak menyangka teman-temannya begitu bodoh untuk datang ke tempat itu.
“Mengapa mereka tidak pergi saja meninggalkan kediaman ini,” batin Jason tak berdaya.
Dengan tertangkapnya mereka membuat Jason terpaksa harus menyerahkan dirinya. Dia tidak mungkin membiarkan pihak keluarga Lang melukai teman-temannya.
“Keluarlah! Atau aku akan menembak teman-temanmu!” Camelia kembali mengancam Jason.
“Hentikan! Aku akan keluar,” Teriak Jason.
Jason lalu mengangkat kedua tangannya sebagai tanda menyerahkan dirinya pada keluarga Lang. “Lepaskan teman-temanku! Mereka tidak ada hubungannya dengan apa yang aku lakukan ini,” kata Jason.
“Mereka bukanlah orang biasa. Kamu pasti tahu apa yang akan terjadi jika kamu berani melukai mereka,” lanjut Jason.
Para pengawal yang sebelumnya menodongkan pistol mereka pada ketiga wanita teman Jason kini menurunkan pistol mereka, tapi mereka tetap memegang tangan ketiga wanita itu.
Orang-orang dari keluarga Lang lalu menangkap Jason yang telah menyerahkan dirinya. Lalu mengikat erat tubuh Jason pada sebuah kursi di tengah ruangan tersebut.
Plak!
Juan Lang yang sebelumnya ditampar oleh Jason kini membalaskan tamparan itu setelah melihat Jason dalam keadaan terikat.
Jason tersenyum menyeringai melihat wajah Juan Lang. “Tamparanmu seperti tamparan anak-anak,” ejek Jason.
Wajah Juan Lang menjadi gelap mendengar ejekan Jason, dia kemudian kembali menampar wajah Jason dengan lebih keras.
PLAK!
Krak!
Suara tamparan itu terdengar lebih keras di wajah Jason, namun tangan Juan Lang sendiri yang merasa sakit setelah menampar wajah Jason. Dia merasa salah satu jari tangannya patah akibat menampar wajah Jason. Wajahnya meringis kesakitan karena jari tangannya yang patah itu.
“Kalian sudah mendapatkan aku. Lepaskan teman-temanku jika kalian tidak ingin mendapatkan masalah dengan keluarga mereka!” kata Jason.
Cecilia, Jessica dan Nana melihat ke arah Jason dengan wajah cemas. Jason tersenyum pada mereka untuk mengatakan bahwa dia akan baik-baik saja.
Camelia merenung memikirkan kata-kata Jason, dia kemudian menoleh pada pengawalnya yang menangkap ketiga wanita itu. “Lepaskan dua wanita itu dan bawa mereka pergi dari kediaman keluarga Lang. Tinggalkan Nana disini,” perintah Camelia.
Mendengar perintah itu para pengawal keluarga Lang langsung melepaskan Cecilia dan Jessica.
“Kalian berdua pergilah dari sini sebelum aku berubah pikiran. Jangan mengatakan kejadian ini pada siapapun atau aku akan membunuh laki-laki itu,” ancam Camelia.
“Antarkan tamu kita pergi! Tinggalkan telepon mereka disini!” perintah Camelia kembali.
Para pengawal keluarga Lang segera melakukan perintah dari kepala keluarga Lang dan mengantarkan Cecilia dan Jessica keluar dari kediaman keluarga Lang.
Di luar kediaman keluarga Lang, Jessica menghentikan mobilnya dengan wajah cemas. “Nona Pang, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan Jason?” Jessica menoleh ke arah Cecilia dengan wajah cemas.
“Nona Jessica, sepertinya kamu tidak mengenal dekat Jason. Dia bukanlah laki-laki yang lemah. Aku menjadikannya pengawal pribadiku karena kemampuannya untuk melindungiku. Aku yakin dia bisa dengan mudah melepaskan diri dari keluarga Lang. Kita hanya membebaninya jika berada di sana,” sahut Cecilia dengan tenang.
Meskipun Cecilia juga merasa cemas dalam hatinya, tapi dia yakin dengan kemampuan Jason. “Sebaiknya kita pergi ke rumah sakit rakyat untuk memeriksa keadaan ibunya Nana,” ajak Cecilia.
“Tapi, apa yang akan kita katakan jika mereka bertanya tentang Nana?” sahut Jessica.
Mata Cecilia berkedut melupakan Nana yang masih ditahan oleh keluarga Lang. Dia pun berpikir bagaimana untuk membantu Jason dan menyelamatkan Nana.
Ketika mereka tengah kebingungan untuk melakukan apa, sebuah mobil mewah meluncur dengan cepat menuju gerbang kediaman keluarga Lang. Setelah melihat kedatangan mobil itu, penjaga gerbang keluarga Lang langsung membukakan pintu gerbang untuk mereka.
yang jadi villain ( ngurung cecil ) juga joan
dan yang di kurung juga joan
cerita macam apa ini/Sob//Sob/