NovelToon NovelToon
KEMBALI KE MASA SEKOLAH KU

KEMBALI KE MASA SEKOLAH KU

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Teen / Time Travel / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurul Senggrong

Clarissa tidak menyangka jika dirinya diberi kesempatan untuk kembali ke waktu.

Dis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang bareng papa.

Clarissa tidur dengan lelap. Dia sampai tidak sadar saat Calvin memindahkannya ke sebuah kamar yang ada di ruangannya.

Saat bangun dia sempat bingung dengan tempat yang ia tempati saat ini. Sebuah ruangan yang tidak terlalu besar namun cukup nyaman buat istirahat.

Ada satu pintu yang tersedia di ruangan itu. Jadi dia membuka pintu tersebut. Akhirnya dia tahu tempat apa yang ia pakai untuk tidur tadi. Namun siapa yang sudah memindahkannya kesana?

Sudah pasti Calvin lah. Calvin merasa kasihan melihat sang adik yang nampak tidak nyaman. Jadi dia menggendong Clarissa ke ruang istirahat.

Ceklek!

" Oh... Jadi ini ruangan istirahat kakak," gumam Clarissa.

" Sudah bangun?" tanya Calvin saat melihat Clarissa mendekatinya.

" Belum," jawab Clarissa yang terus berjalan ke kursi yang ada di depan kakaknya. Wajahnya nampak masih kuyu.

" Terus yang lagi jalan siapa dong?" goda Calvin sambil tersenyum.

" Nggak usah ngeledek deh kak. Mereka memangnya pekerjaan kakak belum selesai?"

" Belum, masih banyak. Apakah kamu lapar?"

Clarissa menggelengkan kepalanya. Dia memang tidak lapar. Namun badannya terasa sangat lengket. Jadi dia ingin mandi.

" Aku boleh keluar tidak kak? "

" Kemana? " bukannya menjawab, Calvin malah menanyakan hal lainnya.

" Mau beli baju. Kurang nyaman rasanya pakai seragam seperti ini, " jawabnya dengan jujur. Calvin mengerti, jadi dia mengijinkannya.

" Baiklah... Tapi jangan lama. Kamu bisa kan keluar sendiri?"

" Kak calvin tenaga saja. Oh iya, kakak lihat tas aku tidak?"

" Ada dalam kamar. Memangnya kenapa? "

" Mau ambil dompet sama ponsel."

" Pakai kartu ini saja. Sandinya tanggal ulang tahunku."

Calvin mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya. Tanpa ragu memberikannya pada Clarissa. Namun Clarissa menolaknya.

" Tidak usah kak. Aku masih punya uang kok."

" Memangnya papa sudah mencairkan?"

" Nggak lah. "

" Terus bagaimana kamu bisa dapat uang?"

" Sebentar!"

Clarissa berlari kedalam kamar. Ternyata tasnya di simpan di pojok ruang. Dia mengambil ponsel serta dompetnya dan membawanya ke tempat Calvin.

" Lihat kak! "

Clarissa menunjukkan ponsel miliknya. Ponsel yang didapat dari ia menjual ponsel mewahnya.

Calvin kaget melihat ponsel milik Clarissa. Sebab di tahu betul ponsel apa yang sebenarnya dimiliki olehnya.

" Dimana ponsel kamu sebelumnya?"

" He he he he he aku jual. Terus uangnya aku belikan ponsel ini dan yang lain," jawab ya dengan jujur.

" Kenapa kamu melakukanya?" Calvin tidak mengerti dengan jalan pikiran adiknya itu. Padahal untuk mendapatkan ponsel itu, Clarissa harus berdebat dengan papanya.

" Karena Cla tidak punya uang. "

Deg!

Ceklek!

Pintu ruangan itu terbuka dari luar. Keduanya menoleh. Ternyata Daniel lah yang masuk kedalam ruangan itu.

Clarissa langsung kaget. Ada rasa takut juga apabila seandainya papanya marah.

" Kenapa kalian menatap papa seperti itu? " tanya Daniel heran.

" Kenapa papa masuk tanpa mengetuk pintu dulu ?" tanya Calvin membuat Daniel mendengus.

" Memangnya papa tidak boleh masuk kedalam ruangan ini?" tanya daniel dengan sinis.

" Bukan begitu maksud Calvin. Nggak biasanya kan papa langsung masuk begitu saja."

" Terserah papa dong. "

" Ya nggak boleh gitu dong pa. Kalau seandainya ada klien tadi bagaimana. Bisa rusak nanti nama baik papa. "

" Sudahlah papa tidak mau berdebat. Papa cuma mau lihat siapa cewek kamu. Katanya tadi kamu membawa cewek keruangan, " ucap Daniel dengan jujur.

Memang itulah tujuan sebenarnya dia masuk kedalam ruangan sang putra. Takut jika sang putra melakukan hal yang tidak seharusnya dengan perempuan itu.

Tidak tahunya sang putri lah yang sudah bawa. Kaget? Tentu saja. Apalagi sang putri tidak berniat untuk menemuinya. Apakah Clarissa masih marah dengannya.

Daniel terdiam di tempat. Tiba-tiba wajahnya menjadi murung. Clarissa dan Calvin sampai berfikir, apakah sang papa kecewa karena bukan kekasih Calvin yang dibawa namun Clarissa?

Clarissa ikut murung. Namun itu tidak lama.

Clarissa menghampiri Daniel yang masih terdiam di dekat pintu. Lalu tanpa banyak kata, dia memeluk sang papa dengan erat

Deg!

Daniel tidak menyangka jika sang putri memeluknya dengan erat. Dia pun membalas pelukan Clarissa tak kalah erat.

" Cla kangen papa..." ucap Clarissa dengan lirih.

" Kalau kangen kenapa nggak mau pulang kerumah? Malah enak-enakan tinggal di apartemen?" sindir Daniel dengan jutek. Namun ia tidak melepaskan pelukannya.

" Kan biar kangennya menumpuk," jawab Clarissa dengan asal. Membuat Daniel menyentil kening sang putri.

" Aduh! Sakit tahu pa. "

Clarissa melepaskan pelukannya. Kemudian mengusap keningnya dengan lembut.

" Tahu sakit?"

" Ish... Papa ma nggak asyik," cebik Clarissa sambil berjalan ke arah sang kakak. Daniel terkekeh melihatnya. Bukan hanya Daniel , namun Calvin pun ikut terkekeh.

" Maafin papa... Kamu sih, bicaranya asal. Memangnya ada rindu yang ditumpuk? "

" Ada lah... Buktinya sekarang rindunya Cla sudah menumpuk."

" Ha ha ha ha"

Daniel tidak bisa menghentikan tawa mereka. Membuat Clarissa merasa hangat. Dia memang sangat ingin hubungannya dengan sang papa membaik.

" Apa kalian berdua sudah makan?"

" Sudah tadi siang."

" Oh... Kenapa kamu masih pakai seragam?"

" Tadi pulang sekolah tidak pulang. Jadi ya begini deh."

" Memangnya tidak risih?"

" Ya risih lah. Pengen banget mandi terus ganti baju."

" Mau pulang bereng papa? "

" Kemana? "

" Ya kerumah dong. Memangnya kamu mau tinggal di apartemen selamanya? "

" Ide bagus tuh, " jawab Clarissa sambil manggut-manggut.

" Kamu nggak kangen sama mama. "

" Kangen lah! "

" Terus kenapa nggak mau pulang? "

" Kalu dirumah, nanti Cla banyak marah-marah. Terus papa ikutan marah. Lalu marah-marahan deh. "

Daniel terdiam mendengarnya. Dia mengakui hal itu. Hampir setiap hari daniel memarahi sang putri.

" Maafin papa," ucap Daniel dengan penuh sesal.

" Bukan papa yang salah. Clarissa lah yang belum bisa mengontrol emosi. Itu sebabnya Clarissa masih mau tinggal bersama kak Calvin di apartemen."

" Memangnya kamu tidak mau damai dengan Bella ? Kalian masih saudara loh."

" Biarin.... Dia yang suka cari gara-gara. "

Clarissa langsung cemberut. Entah kenapa setiap mendengar nama Bella moodnya langsung turun.

Seolah mengerti dengan yang dirasakan oleh sang putri, Daniel pun mengalah.

" Baiklah maafkan papa. Sekarang mau papa antar ke apartemen?" tanya Daniel.

" Pulanglah Cla... Kakak belum bisa mengantar kamu pulang. "

" Memangnya pekerjaan kakak masih banyak banget? "

" Lihat saja meja kakak. Ini semua pekerjaan kakak yang belum selesai. "

Dengan pasrah Clarissa menerima tawaran dari sang papa. Tubuhnya sudah lengket. Saat ini yang ia butuhkan cuma mandi. Jadi mau tidak mau dia menerima tawaran dari sang papa.

" Baiklah... Ayo pulang! "

" Kerumah? "

" Nggak lah. Cla mau pulang ke apartemen."

" Baiklah, ayo!"

" Oke... Lets go!"

1
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
Nana Niez
pake aku ajalah jgn saya kesannya kaku banget
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣konsepnya g gituuuuu abang
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣masa hbs subuh ada neng kunti,,,, hbs mangkal kyknya neng kuntinya pulang hbs subuhan
Kanjeng Ribet
sukurin... melepas berlian demi batu kali... 🤣🤣🤣
Kanjeng Ribet
gk usah dijelaskan berulang mak otor... kn diawal udah dijelasin... klo mau naik k apartemen naik lift atw tangga darurat....
Nurul Senggrong: iya Kak... Terima kasih koreksinya. Masih belum sempat revisi🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Kanjeng Ribet
baca pas tenggah malem ini... haduuuuhhh.. moga ja gk nongol disamping gw... /Whimper/
Kanjeng Ribet
cantik👍
Kanjeng Ribet
jd pengen balik jaman SD... memperbaiki keadaan biar gk jd seperti sekarang... 🤭
Miskul Haerat
gila si Rendi ganteng banget
mimief
aku suka bgt sama cerita
dan ending nya juga sangat memuaskan, bahagia untuk diri sendiri tanpa bergantung dengan kebahagiaan orang lain
mimief
nice ending
beautiful story

Tapi menurut aku ini ending terbaik si
ga ada salahnya membuat kebahagiaan versi sendiri

ga ada salahnya Lo,dan ga harus juga kita menemukan pasangan baru dibilang bahagia yg sempurna
bahagiain diri sendiri itu yg terpenting
😍😍

salam sehat dan bahagia buat othor dan para reader
jangan takut dibilang egois untuk membahagiakan diri sendiri,dengan versi kita sendiri 😜😍.

Dan kata othor koh juga...
terkadang kita mau mengambil semua supaya dibilang baik,berguna dan bahagia
tapi kita lupa caranya melindungi diri sendiri.
itu juga termasuk sebuah kesombongan 🥹
Nurul Senggrong: terimakasih kak🙏🙏🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
mimief
wkwkwk
mau kasian tapi...
ya mampoos lah kau
mimief
lagian...punya hubungan sama orang yg belum selesai sama masa lalunya cape lah
mending begini, selesai di awal
mimief
dih..akting
maless
mimief
beda ya .kalau Ama si playboy itu kalau dipanggil sayang🫣🤣🤣
mimief
ketawan boong nya🤣🤣😜
mimief
mau takut tapi lucu🤣🤣
☛𝑮𝒂𝒊𝒋𝒊𝒏☚
Ku kira dengan kembali ke masa lalu akan lebih kuat. Ternyata masih lemah juga
Mey-mey89
nyimak dulu lh😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!