NovelToon NovelToon
Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:959.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erna Surliandari

Kaya raya sejak zygot, tak membuat Breyhan natta nugraha memiliki jalan hidup yang mulus. Apalagi perkara cinta, tak semudah itu menaklukan hatinya.
Suatu hari Mami dan Papi menjodohkan ia dengan seorang gadis, dan rupanya gadis itu adalah sahabat kecil yang sempat bermain menjadi pengantin dengannya.
Tiara Artamevia namanya. Gadis manja yang sebenarnya belum siap menikah di usia muda. Tapi karena perjodohan itu tak pernah bisa ia tolak, maka keduanya menikah meski dengan terpaksa.

Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

"Pak Breyhan?" panggil Aya ketika brey akan keluar dari ruangan rapat mereka. Breyhan langsung menoleh dan memberi senyum ramah padanya.

"Ya, Bu aya? Ada apa?"

Aya langsung menghampiri, Ia tertunduk ingin menghadap Breyhan namun rasanya tak bisa dan entah kenapa. Ia hanya bisa diam, tubuhnya terasa membeku dan amat sulit untuk dijelaskan.

"Aya?" panggil Brey lagi, tanpa embel-embel dibelakang namanya.

"Ah, iya?"

"Ada apa? Ada yang perlu ditanyakan?"

"Mengenai pernikahan itu, tadi." jawab Aya dengan gugup. Matanya tampak berkaca-kaca, tapi Breyhan tak terlalu ingin membahasnya.

"Ada apa dengan pernikahan saya?"

Aya menarik napas dengan amat dalam. Lalu mulai mempertanyakan alasan Breyhan menikahi gadis yang Ia anggap masih terlalu belia untuknya. Padahal selama ini ia tahu benar jika begitu banyak yang menaruh hati pada Breyhan. Termasuk pula dirinya.

" Kau tahu, aku bahkan menunggunya selama Lima belas tahun." ujar Breyhan dengan santainya.

"Hah?" Ayaa kaget mendengarnya. Bahkan seorang Breyhan begitu menginginkna gadis itu sejak lama. Pantas saja, Brey sama sekali tak bergeming dengan semua gadis yang mendekatinya selama ini meski ramahnya dan perhatiannya bisa langsung membuat siapa saja terpesona.

Breyhan lantas menceritakan masa kecil indah itu padanya. Aya seamakin tak menyangka dengan semua yang ada. Sesetia itukha Breyhan dengan gadis masa kecilnya.

"Atau hanya beranggapan jika, kai bertanggung jawab?"

"Atas apa?"

"Mungkin karena permainan kecil itu, kau terbayang-bayang dan terjebak padanya. Atau hanya penasaran untuk_..."

"Tidak," jawab tegas Breyhan padanya. Ia memberi senyuman, lalu pergi dari hadapan aya tanpa penjelasan lagi untuknya.

Tubuh gadis itu gemetar. Rasanya ia sudah terlanjur dalam menambatkba hatinya pada Breyhan. Ia merasa selama ini Breyan beda dengan yang lain untuk perlakuan pada dirinya.

"Padahal Papa juga sangat mengharapkan aku dengan dia," lirih Aya dalam diamnya.

Saat Brey masuk keruangan, Ia segera meraih Hpnya. Menatap layar dengan beberapa panggilan disana dan salah satunya dari yang tercinta. Ia segera menghubingi Ara kembali setelahnya.

"Hey Sayang?" panggil Brey ketika teleponnya dijawab. Ara disana langsung terdiam seketika, mengedipkan matanya kaget dengan panggilan baru yang brey sematkan padanya.

"Ara?"

"Eh, Iya Kak... Maaf, Ara bengong." jujurnya.

"Kenapa bengong? Maaf, tadi ada rapat sebentar. Jadi_..."

"Iya kak, Ara paham. Cuma mau nanya, kakak udah sarapan apa belum tadi." balas Ara. Ia juga menceritakan, jika hari ini Ila dan Sherena akan mulai ke kost untuk membantu ara membereskan semuanya.

"Dosen ngga masuk, jadi Ara bisa mempercepat beres-beres dan pindahnya."

"Apa itu tandanya, aku juga harus cepat pergi dari rumah? Ah, rasanya aku terusir."

"Eh... Bukan gitu, maksudnya_... Ehmmm,"

Breyhan tertawa mendengarnya. Ia juga gemas membayangkan mimik wajah Ara saat ini yang pasti bingung karena ulahnya.

"Tak apa kan, jika aku masih dirumah semalam lagi? Belajar hidup bersama," goda brey.

"Kakaaaaak!" Brey kembali terkekeh, pasti Ara sudah sangat salah tingkah disana.

Memang benar. Apalagi dengan Ila dan she yang sedari tadi hanya bisa heran menatapnya.

"Tolong tolong... Aku baru lihat soalnya. Dia kalau telponannsama kak Brey, emang begitu apa?" tanya She pada Ila dengan segala rasa penasaran dalam hatinya.

Ila hanya menganggukkan kepala, dan itu sudah mampu menjawab semua pertanyaan yang ada.

"Jatuh cinta emang gitu ya?"

1
Ridwani
👍👍👍👍👍
an
baagguuss
solehatin binti rail
suka ceritanya dak bertele tele dak banyak konflik 💪
herself_22
Luar biasa
Ibelmizzel
mampir ni Thor
WaTea Sp
Luar biasa
fatimatuz zuhriyah
👍
reza indrayana
Gemesin hubungan Brey dn Ara...🫰🏻🫰🏻😘😘😘
reza indrayana
Baca lagi nich...ktna kangrn dn crtanya agak lupa dh....🥰🥰🫰🏻🫰🏻💙💙💛💙💙😘😘😘
L A
Luar biasa
L A
Lumayan
Marhaban ya Nur17
udah ???
Marhaban ya Nur17
medal" saiko se david
Marhaban ya Nur17
ko bisa se di rumah sendiri kecolongan gtu ????
Marhaban ya Nur17
gw paling males klo g jujur , sok" paling hebat di simpen sendiri krn pd ahirnya bakal jd bumerang sendiri.
Marhaban ya Nur17
pleas deh aya soraya lu kan pake hijab 🧕 masa ea mau jd ulet keket
Marhaban ya Nur17
gw ketok neh la wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
la ila 😮😲
Marhaban ya Nur17
☹️😛
Marhaban ya Nur17
ila ila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!