NovelToon NovelToon
Morgan Sang Casanova

Morgan Sang Casanova

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Harem / Menantu Pria/matrilokal / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: DF_14

Tentang seorang pria yang tidak diperlakukan adil oleh ayahnya. Tapi dia bisa membuktikan bahwa dia bisa sukses tanpa mengandalkan kekayaan orang tua, sayangnya dia harus kembali jatuh ketika wanita yang dia cintai pergi begitu saja tanpa adanya alasan, membuat dia menjadi casanova.
Suatu hari dia mengalami nasib sial sehingga dia harus menikah dengan seorang gadis yang tak dia cintai, dan membuat dia menjadi menantu yang sama sekali tidak diharapkan oleh mertuanya, seakan memandang rendah pada profesinya sebagai seorang aktor.
Dan Morgan akan membuktikan bahwa dia adalah seorang pria yang patut dibanggakan, terlepas dengan semua masa lalunya yang kelam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Puluh

Sebelum pulang ke rumah, Morgan ingin membawa Zhoya ke rumah orang tuanya dulu, dia ingin mengenalkan mamanya pada Zhoya. Bagaimana pun juga saat ini Zhoya sudah resmi menjadi menantunya Bu Widdy.

Zhoya nampak gugup sekali saat memasuki rumah yang besar itu, sebuah rumah tempat Morgan dilahirkan, walaupun hampir saja mau di sita karena Pak Gara tak mampu membayar hutang, beruntung Morgan berhasil melunasi hutang ayahnya ke Bank yang bersangkutan.

Zhoya masih ingat bagaimana sikap ayah mertuanya padanya, dari tatapan Pak Gara sepertinya Pak Gara sama sekali tidak menyukai Zhoya, namun dia tidak boleh takut, dia harus terlihat tenang jika bertemu dengan ayah mertuanya itu.

Morgan membawa Zhoya masuk ke dalam kamar Bu Widdy, Bu Widdy yang terbaring koma dengan tubuhnya banyak menggunakan peralatan medis karena di rumah ada dokter pribadi yang selalu standby menanganinya.

"Ini mamaku. Mama koma karena kecelakaan, sampai sekarang mama belum sadarkan diri juga." lirih Morgan.

Zhoya baru tau kalau mamanya Morgan masih ada, dan ternyata dalam keadaan koma. Sampai dia berpikir apa selama ini sikap Morgan yang selalu terlihat ceria itu palsu?

Zhoya memperkenalkan diri pada ibu mertuanya itu walaupun dia tau bu Widdy tidak mungkin mendengar suaranya, "Selamat malam mama, aku Zhoya Carissa, istrinya kak Morgan."

Morgan tersenyum begitu melihat Zhoya mempernalkan dirinya pada mamanya itu, apalagi dari cara menatap Zhoya pada mamanya itu sangat terlihat tulus.

"Mengapa kakak tidak bilang kalau mama kakak masih ada?"

"Karena kamu tidak menanyakannya, makanya aku membawa kamu kesini."

"Apa kak Laura juga pernah dibawa kesini?"

"Tidak, memangnya kenapa?"

Zhoya tersenyum lebar, setidaknya dia maju satu langkah dari Laura. "Oh hanya bertanya saja."

Zhoya memegang tangan Bu Widdy, "Mama, aku harap mama cepat sembuh ya. Banyak hal yang harus mama lakukan bersama menantumu ini."

Morgan tersenyum melihatnya.

"Mengapa tidak di rumah kak Morgan saja, aku juga bisa bantu merawatnya?"

"Maunya begitu, tapi papaku tidak mengizinkannya."

"Oh begitu, ngomong-ngomong papa kak Morgan mana?"

"Mungkin papa lagi di ruang kerja." Morgan tidak menyuruh Zhoya untuk menemui papanya karena dia tau sifat papanya itu bagaimana. Dia tidak ingin Zhoya sakit hati karena sifat papanya.

"Kita tidak bisa lama-lama disini, besok aku ada acara penting, aku akan bertemu sutradara dari Hollywood."

"Wah, aku senang mendengarnya. Aku harap impian kak Morgan cepat tercapai."

Morgan tersenyum simpul, perjalanan karirnya memang tidak langsung berjalan dengan mulus, dia hanya mengandalkan kemampuan aktingnya sampai bisa sesukses ini tanpa embel-embel uang sogokan.

"kamu tunggu di mobil saja, aku mau ke kamarku yang lama dulu, aku mau bawa arloji pemberian dari mama."

"Iya ka."

...****************...

Morgan masuk ke dalam kamarnya yang lama, dia memperhatikan kamar yang sudah lama tidak ditempatinya itu. Dulu saat sekolah dia pernah terjerumus kenalan remaja sampai bergabung dengan para gangster, dia masih ingat bagaimana ayahnya menyiksa dirinya saat itu, namun dia senang untuk pertama kalinya ayahnya memperhatikan dirinya walaupun dengan cara menyiksa dirinya.

Dari kecil Morgan memang selalu disuruh untuk mengalah pada kakaknya itu, padahal usia kakaknya tiga tahun lebih tua darinya. Tapi Morgan dipaksa harus bersikap dewasa dari kecil.

Morgan mengambil arloji pemberian dari sang mama, walaupun arloji itu kuno, tapi sangat special.

Sementara itu, di lantai bawah, Zhoya tidak sengaja berpapasan dengan ayah mertuanya. Zhoya tersenyum menyapa Pak Gara, "Selamat malam, Pah."

"Mau apa kamu datang kesini?" Pak Gara mengatakannya dengan nada dingin.

Zhoya menjadi gugup begitu melihat sikap papa mertuanya itu. "Aku ingin bertemu dengan mamanya kak Morgan, Pah."

"Siapa yang menyuruh kamu memanggil aku papa heuh? Gara-gara kamu hubungan saya dengan Pak Dean kurang baik, kamu pasti menjebak anakku kan agar bisa menikahi kamu?"

Untuk pertama kalinya Zhoya diperlakukan seperti itu oleh orang lain, bahkan mommy dan daddynya tidak pernah bersikap begitu. "Nggak pah, aku gak pernah menjebak kak Morgan. Memang aku yang salah, tapi aku gak tau akan ada kejadian seperti ini."

"Caramu menjebak anakku itu terlalu murahan, padahal anakku bisa mendapatkan wanita yang lebih berkelas dan dewasa seperti Laura, tapi kamu mengacaukan semuanya."

Perkataan Pak Gara sungguh membuat Zhoya sakit hati, sampai matanya berkaca-kaca, jika waktu bisa diulang, malam itu saat dia mabuk seharusnya dia tidak bertemu dengan Morgan, dan tidak perlu mencium Morgan, dia sama sekali tidak tau ada wartawan yang mengawasi mereka. Zhoya sangat menyesali kecerobohannya.

1
Anonymous
x cc wa up aja
Kasih Sukasih
Luar biasa
quile
Disha sih ini Biangnya di awal jd melebar kmna"... 😔 tipe cwek pickme.. merasa paling sedih sedunia
Fajar Mulia Fitri Maharani
makasi Thor,. /Rose//Rose//Heart/
Rhaka Kelana
Luar biasa
Nur Andi Baharuddin
/Drool//Rose//Rose/
Nur Andi Baharuddin
baru baca, keren..
jadi ingat nama restonya mirip dgn nama tmpat makan depan kampusku dulu/Sweat/
Nurhayati Ningsih
mantap
Dicky Sugandi
Luar biasa
Hafifah Hafifah
gaya helikopter 🤣🤣🤣🤣🤣
Hafifah Hafifah
yah gagal deh unboxingnya 🤣🤣
Hafifah Hafifah
akhirnya pak Ansel memberikan restu
Hafifah Hafifah
bagus juga nih si mama langsung bilang ke Darwin lw disha lagi dirumahnya
Hafifah Hafifah
si Darwin dapet pesan dari siapa tuh
Hafifah Hafifah
ancem aja terus si Ansel tuh. kan dia yg butuh harusnya dia bisa nerima syarat itu kan bukannya malah keberatan
Hafifah Hafifah
bikin perjanjian Morgan agar disha dan Shiva g diganggu ama nih aki"
Hafifah Hafifah
kejem banget deh
Hafifah Hafifah
ngancem nih ceritanya
Hafifah Hafifah
g kayak papamu ya win yg egois
Hafifah Hafifah
parah nih si Darwin lw sampai g dateng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!