NovelToon NovelToon
Hasrat Satu Malam With Calon Ipar

Hasrat Satu Malam With Calon Ipar

Status: tamat
Genre:Badboy / Nikahkontrak / Nikahmuda / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: DF_14

Haikal Sebastian Keano, tidak menyangka bahwa wanita yang telah melakukan cinta satu malam dengannya adalah calon istri kakaknya, Ghisell Carissa Adelardo. Karena yang mereka lakukan disaat mereka sedang sama-sama mabuk.

Padahal sang kaka, Rafael, begitu sangat mencintai Ghisell, dan Ghisell juga mencintai Rafael, apalagi sebentar lagi mereka akan menikah.

Lalu bagaimana kisah mereka nanti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Puluh

Raymond dan Bella sedang menyelesaikan masalah mereka dengan seorang pengacara, walaupun berlangsung dengan ricuh karena terus saling beradu mulut.

Sementara Haikal mengantar Ghisell ke sebuah bengkel mobil, dimana di bengkel itu tersedia juga jasa cat ulang.

Namun ternyata mereka harus menunggu dua mobil lagi yang sedang di cat ulang.

"Kita cari bengkel lain aja!" pinta Ghisell karena dia tidak ingin menunggu lama. Apalagi sekarang hari sudah mulai gelap.

"Ini cuma dua mobil lagi lho. Gimana kalau pas di bengkel lain malah lebih banyak dari ini?" Haikal menanggapinya dengan santai.

Haikal merasakan perutnya meronta-ronta ingin diisi "Bagaimana kalau kita makan di Cafe sebelah sambil menunggu?"

"Nggak, aku gak lapar." Ketus Ghisell.

"Hmm... ya udah, aku pergi makan dulu ya." Pamit Haikal, dia yakin Ghisell akan mengikutinya karena tidak akan nyaman diam di bengkel yang karyawannya cowok semua.

Sesuai prediksi, Ghisell terpaksa mengikutinya dari belakang. Haikal tersenyum tipis, dia memperlambat jalannya sehingga bisa berjalan beriringan dengan Ghisell.

"Yakin gak mau makan nih?" goda Haikal begitu mereka sudah duduk di Cafe sana.

"Nggak." jawab Ghisell, padahal sebenarnya dia lapar.

Haikal memesan banyak porsi, siapa tau Ghisell mau berubah pikiran. Ternyata wanita itu keras kepala, berpura-pura tidak lapar juga.

"Besok adalah jadwal fitting pakaian pengantin dan memilih cincin nikah, jam 11 siang saja saat aku lagi sedikit santai." Haikal mengatakannya sambil makan.

"Oh iya," Ghisell merasa kesal, steak daging sapi di atas meja seperti sedang menari-nari ingin di makan olehnya.

"Wah steak daging sapi ini rasanya pasti enak." Haikal tau apa yang diinginkan Ghisell. Dia mulai memotong steak sapi itu dengan pisau yang sudah tersedia disana.

Benar saja, Ghisell langsung merebut steak daging sapi itu, apalagi steak itu sudah di potong beberapa bagian, dia tinggal langsung melahapnya saja.

"A-aku rasa tidak ada salahnya memakan pemberian dari calon adik iparku." Ghisell mengatakannya dengan pura-pura bersikap cuek, padahal hatinya malu sekali, tapi mau bagaimana lagi, steak sapi berhasil menggoda dirinya.

Haikal tersenyum lebar memperhatikan Ghisell yang mulai memakan steak sapi itu. "Bagaimana? Enak kan?"

"Lumayan." Ghisell begitu asik menikmati steak daging sapinya.

"Mau nambah lagi?"

"Ya udah, gak enak juga aku menolak kebaikan adikku."

Haikal tertawa kecil, dia merasa geli jika mengingat wanita dihadapannya ini akan segera menjadi kakakknya.

Namun Ghisell tiba-tiba merasakan perutnya mual kembali, wajahnya begitu terlihat memerah. "Kal, aku belakang dulu ya." pamit Ghisell sambil menutup mulutnya. Tanpa menunggu persetujuan dari Haikal, dia pergi ke kamar mandi dengan setengah berlari.

Haikal hanya diam, dia jadi memikirkan yang tidak-tidak, dia tau betul dari ekspresi wajahnya Ghisell sedang menahan mual.

Ghisell merasa sedikit plong setelah memuntahkan semuanya. Dia membasuh mukanya yang berkeringat. Tiba-tiba rasa pusing itu muncul lagi. "Arggghhh... ada apa denganku?" lirihnya.

Setelah sedikit merasa baikan, Ghisell keluar dari kamar mandi itu. Dia terkejut saat melihat Haikal yang ternyata sedang menunggu di luar kamar mandi khusus wanita, tidak mungkin Haikal berani masuk kesana, jadi dia menunggu Ghisell di luar.

"Haikal?"

"Apa kamu merasa mual? Sejak kapan?" tanya Haikal seakan mengintrogasi.

"Hanya hari ini saja, memangnya kenapa?"

Haikal menarik tangan Ghisell, "Ayo kita periksa ke dokter."

Ghisell berontak, dia menarik tangannya dari genggaman Haikal, "Gak, gak usah. Paling juga masuk angin."

"Tetap saja kalau masuk angin, kamu harus tetap di periksa."

"Aku bilang gak perlu."

Akhirnya setelah sekian lama mereka berdebat, Haikal tetap bersikukuh untuk memeriksa kondisi Ghisell ke dokter. Kebetulan mobil milik Ghisell telah selesai di cat ulang.

Setelah melalui proses pemeriksaan di rumah sakit, Haikal di suruh dokter yang memeriksa Ghisell untuk masuk ke ruangannya.

"Bagaimana kondisi Ghisell, Dokter?" tanya Haikal.

Sang Dokter mengulurkan tangannya pada Haikal sambil tersenyum, Haikal menerima uluran tangan darinya dengan hati yang bertanya-tanya, tatapaan penuh keheranan.

"Selamat ya pak. Tadi istri anda sudah saya periksa kondisinya secara keseluruhan. Rupanya istri anda sedang hamil."

"Ha-hamil?" Haikal reflek menarik tangannya saat berjabatan dengan dokter. Tangannya mendadak bergetar dengan wajahnya memerah. Betapa terkejut hatinya, walaupun dia sudah menduga dari awal kalau salah satu benihnya akan berhasil hidup di rahim Ghisell.

"Iya, kemungkinan usia kandungannya sekitar satu minggu lebih. Biasanya belum menimbulkan gejala mual, tapi istri anda sudah merasakan gejala tersebut, mungkin calon bayi anda ingin segera ayahnya mengetahui kalau dia akan hadir di dunia ini." Dokter itu mengatakannya dengan nada bercanda tapi memang ucapannya benar.

Aku akan menjadi seorang ayah? Lirih batin Haikal. Hatinya bergetar hebat. Dia tidak tau harus harus bagaimana saat ini, harus kah dia memperjuangkan Ghisell? Lalu bagaimana dengan kakaknya?

...****************...

...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...

...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...

...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalian....

...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya...

1
Rztreezta
kalau si Rafael mana mungkin punya inisiatif seperti itu
Lis mania
ngakak bacanya Thor 🤣🤣🤣
Lis mania
O, Bella anaknya Reno & Arumi ya Thor 🤭
Anisa92
g asyik banget, pdhal nungguin keseruan jdianna Ebel sama lemon
Anisa92
kisah Lemon dan Ebel lebih seru ya🤣😅
Bunda Dzi'3
kuyang cemburu🤣🤣🤣
Bunda Dzi'3
jdi inget aku nikah sma suamiku.... aku trima lamaran suamiku blm ada rasa... stelah anak ke 2 lahir aku bru punya perasaan Xtra ke suamiku hingga saat ini suamiku slalu mnghargai aku😍😍😍
Bunda Dzi'3
omah diem aja dlu sampai sebulan biar giesel gak bisa pisah kamar sma haikal
Bunda Dzi'3
sukaaa karakter haikal... yg berani jujurrrr 😍
Bunda Dzi'3
haikal kyaknya penyabar, penyayang &romantis bngt klu udh jatoh cinta😍
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
Tetty Permata Mawiney
hahaha lucu bgt sih luna
Randa Ku Depresi
bnyk iklan nx ampun deh
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
HAIKAL GEISEL😍🔥🔥
Nicko Putra Jelita
cerita nya memang asik
Muna Junaidi
💪🏻💪🏻💪🏻🔥🔥🔥
MamDeyh
Sok jual mahal bgtu Giselle
Tetti Herman
jodohin aja Ebel sama lemond Thor!!!!
Tetti Herman
nah kan Hamidun
Yulia
keren 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!