Sekuel dari Menikahi Ibu Susu Baby Zafa
Terjebak dalam Friendzone membuat Zafrina dan Zico nyaman satu sama lain. Keduanya sama-sama memiliki rasa lebih tapi mereka ragu untuk mengungkapkan perasaan masing-masing.
Rian, papi Zafrina dan Zafa kakaknya berniat membuat kedua sahabat itu terbuka dengan perasaan mereka masing-masing. Namun karena sebuah kejadian Zafrina dan Zico dipaksa menikah.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Simak selengkapnya di sini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29. Dominic Pov
*******
Dominic Pov
Aku tidak pernah menyangka akan berada di titik ini. Mempertaruhkan persahabatanku demi hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Tapi aku tidak punya pilihan lain.
Katakanlah aku ini pecundang. Karena dengan mudahnya aku mempertaruhkan persahabatan kami.
Aku bertemu Morgan, pria kejam yang memiliki hati seperti iblis sebulan yang lalu. Saat itu Morgan menawarkan kerjasama yang nilai kontraknya tidak main-main. Tapi bodohnya aku, aku asal percaya kepadanya tanpa melihat lebih dalam lagi apa sebenarnya tujuan pria itu. Semua itu karena untung yang aku dapatkan dari kerjasama itu cukup besar.
Awalnya aku tidak pernah menaruh curiga pada pria itu. Aku bahkan mengundangnya untuk makan malam di rumahku. Aku masih tinggal bersama kedua orang tuaku dan adik perempuan ku Virginia. Adikku sangat cantik, usianya baru 18 tahun. Dan dari sanalah masalah mulai muncul. Morgan datang memenuhi undangan makan malamku. Aku bisa melihat Morgan sering melirik ke arah adikku. Namun aku pikir itu hanya sebuah kekagumannya saja pada Virginia karena memang dia sangatlah cantik. Sampai suatu ketika, aku baru saja tiba di rumah, Virginia datang dengan wajah murung dan mata sembab. Aku tidak tahu kenapa. Aku mencoba menanyakan apa yang terjadi padanya tapi adikku memilih tetap diam.
Beberapa hari kemudian, saat aku pulang dari sebuah acara. Aku melihat wajah panik papa dan mamaku.
"Pah... ada apa?"
"Adikmu.. dia tadi melakukan percobaan bunuh diri," kata papa dengan mata berkaca-kaca. Bahkan mama terus menangis dan menutup wajahnya.
"Apa...? tapi kenapa pah?"
Papa tidak memberi jawaban apapun, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk menanyai Virginia saat ini.
Di saat aku merasa kalut, sebuah pesan dan rekaman Video masuk ke ponselku. Papa membawa mama masuk ke dalam kamar, mereka meninggalkan aku sendiri. Saat ku buka pesan itu, rasanya hatiku bagai di cabik-cabik. Ada dua rekaman yang masuk. Yang pertama, rekaman memperlihatkan adikku di perk*osa oleh seorang pria yang ku tahu dia adalah rekanku yaitu tuan Morgan.
Dan yang kedua adalah video kekasihku yang di ikat di sebuah tiang. Pikiranku seketika menjadi kacau, apa maksud tuan Morgan melakukan ini semua padaku. Hingga sebuah pesan masuk detik itu juga.
Kau harus membantuku, atau aku akan menyebar video adik kesayanganmu dan akan ku buat kekasihmu mengerang dibawah kendali ku.
Tanganku terkepal kuat. Aku benar-benar ingin membunuh pria itu. Sebenarnya siapa dia? dan apa maksud dari pesan yang ia kirimkan padaku? Sampai suatu hari tuan Morgan meminta bertemu denganku dan mengatakan jika dia menginginkan Zafrina. Aku benar-benar dilema, karena aku tahu bagaimana Zico sangat mencintai Zafrina begitu pun sebaliknya. Tapi aku bisa apa untuk menolak pria itu. Dia memiliki kekuasaan yang sama besarnya dengan Zico.
Akhirnya aku pun menuruti syarat yang dia ajukan tanpa berpikir panjang. Dan saat itu juga, kesepakatan antara aku dan Morgan terjalin.
"Maafkan aku, Zico. Aku sudah menodai persahabatan kita."
Saat ini aku sudah bersama Stacy. Morgan memenuhi janjinya untuk menghapus rekaman video Virginia dan mengembalikan Stacy padaku. Aku dan Stacy segera berkemas, pintu apartemenku di gedor dari luar. Aku dan Stacy sampai menahan nafas. Apa secepat ini mereka mengetahuinya? padahal aku sudah mengacaukan sistem CCTV perusahaan.
Sesaat, gedoran pintu tak lagi berbunyi. Aku dan Stacy bisa bernafas lega. Tapi sejurus kemudian mataku membelalak saat aku mendengar suara tembakan dari luar pintu. Aku menarik Stacy untuk bersembunyi. Apapun yang terjadi aku tidak mau melibatkan Stacy.
"Tetaplah di sini dan jangan kemana pun. Apapun yang terjadi jangan keluar sampai semua aman." Stacy mengangguk dengan air mata berlinang. Aku mencium bibirnya sesaat lalu aku menutup pintu lemariku. Aku siap menghadapi siapapun itu.
"Keluar kau, Dom. Atau ku hancurkan apartemenmu."
"Suara ini....?"
Aku akhirnya memilih keluar untuk menghadapinya dan benar saja, adik Zafrina berdiri dengan menodongkan sebuah senjata api barreto M82.
"Dimana kau bawa kakakku?"
"A-aku tidak tahu... "
DORR!!
Sumpah demi apapun, tatapan mata adik Zafrina seakan mampu membelah tubuhku menjadi potongan kecil.
Peluru yang terlepas dari pistolnya menyerempet telingaku. Aku tahu ini hanya gertakan saja. Dia bisa saja melubangi kepalaku saat ini juga. Karena Raiden adalah ahli dalam menembak.
"Katakan dengan siapa kau bekerja sama. Atau akan aku buat kau menyesal telah berurusan dengan keluargaku. Aku bisa menghancurkan keluarga kecilmu. Bahkan aku bisa menghabisi kekasihmu saat ini juga," Desis Raiden.
Tubuhku rasanya gemetaran melihat tatapan mata Raiden. Senyumnya bagai seorang psiko*pat yang menemukan mangsanya.
"A-aku... "
"Satu... "
"Dua... " Raiden mulai menghitung dengan tidak sabaran. Demi keluargaku dan Stacy apapun akan aku lakukan.
"Mo-morgan Jerico.... " Aku terduduk lemas, kakiku sudah tidak sanggup berdiri. Ini benar-benar menakutkan berurusan dengan keluarga Zafrina.
"Kalian... " Teriak Raiden, tak berapa lama 4 orang dengan memakai pakaian serba hitam masuk. Mereka langsung menangkapku. Aku hanya bisa pasrah. Asal mereka tidak melukai keluargaku dan Stacy.
Pemuda yang bahkan usianya jauh lebih muda dariku itu bisa berbuat hal yang sangat mengerikan, Zafrina pernah menceritakan kelakuan aneh adiknya tapi dia tidak pernah menjelaskan detail mengenai sosok adiknya itu. Bahkan selama bersahabat dengan Zafrina. Aku tidak tahu apapun mengenai keluarganya. Kami hanya sebatas tahu dan kenal. tapi untuk mengenal lebih jauh itu hal yang sangat mustahil, karena Zico sangat menjaga rahasia keluarga Zafrina. Dan sepertinya aku telah melakukan kesalahan besar telah berurusan dengan keluarga dari sahabatku itu.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Hai guys... bagi vote kalian donk.
Sambil menunggu, bolehlah mampir ke karya teman author, seperti biasa author mau promosi karya teman author Mommynya Judy judul karyanya ⬇️⬇️ Umpan Meriam Yang Dicintai.
*saat suami tidak percaya istri, maka novel itu akan bawa2 asas kepercayaan dalam hubungan dan suami yang salah karena tidak percaya istrinya
*saat istri tidak percaya suami tetap saja suami yang salah, asas kepercayaan dalam hubungan langsung kalian buang, suami salah karena tidak bisa menjaga perasaan istri
coba author dan kalian cari di novel mana pun, jika konflik suami tidak percaya istri maka suami yang salah, dan ketika istri tidak percaya suami tetap saja suami yang salah
jadi author itu bukan hanya pantai buat cerita tapi harus netral buang sisi wanita dalam berkarya, jadi novelis netral, jadi berlaku adil pada sang suami dan sang istri, jika suami salah maka suami yang salah, jika istri salah maka istri yang salah, jangan suka memutar balikan fakta