Menikah dengan pria tua kaya raya bagi Bianka adalah hal yang tak pernah ada dalam hidup nya, namun karena kehadiran ia harus berbakti kepada dua orang tua angkat nya yang sudah berjasa mengurus dirinya maka ia harus melunasi hutang-hutang keluarganya dengan cara menukar hidup nya dengan menikah dengan pria tua dan beristri
banyak.
Akan kah seseorang yang berada di masa lalu nya yang hadir kembali setelah dirinya menikah akan mengambil nya dari penderitaan itu??
Ikuti Kisal Double B di cerita ini..
Happy Reading...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisha Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 30
Beberapa bulan kemudian...
Singkat cerita kini Wisman dan Bianka sudah resmi bercerai, awalnya Wisman tak mau menandatangani surat tersebut namun karena dorongan dari istri-istrinya yang lain akhirnya Wisman pasrah dan mau bercerai.
Berbulan-bulan juga Wisman mencari keberadaan Bianka, namun tak pernah menemukan titik terang.
Bianka dan keluarga nya bagai di telan bumi, tanpa kabar tanpa berita, dan perlahan Wisman mulai merelakan nya, ia tak lagi mencari dan tak mau peduli, ia fokus pada keluarganya yang lain.
Kehidupan Bianka dan Billy kini bahagia bersama keluarga nya, dan tak lama lagi Bianka dan Billy akan menikah.
"Mas, sebentar lagi kita akan menikah tapi..." ucapan Bianka terhenti membuat Billy mengernyit heran.
"Kenapa?"
"Apa sebaiknya kita minta Restu kedua orang tuamu mas?"
Billy berpikir sejenak, apa yang di katakan Bianka ada benar nya juga, ia rindu dengan ibu nya, mungkin ibunya akan marah kalau tidak di beritahu akan menikah.
"Ini adalah pernikahan pertamamu mas, apa kamu tidak ingin ibu dan keluargamu yang lain datang memberi restu dan doa nya pada kita?" lanjut Bianka.
"Kamu benar Bi, tapi aku masih ragu kalau ayah akan merestui kita."
"Kita coba saja dulu mas, siapa tahu ayahmu sudah memaafkan kita"
"Baiklah besok kita ke rumah besar"
Mereka pun menyudahi pembicaraan mereka, dan masuk ke kamar masing-masing, tapi baru saja melangkah tangan Billy sudah menarik tubuh Bianka ke pelukannya.
"Berjanjilah, apapun yang terjadi kamu gak akan pernah meninggalkanku Bi.." ucap Billy dengan suara parau nya karena saat berdekatan dengan Bianka si Otong langsung konek dan berdiri. (sinyalnya kuat banget ya hehe)
"Iya mas aku janji,"
Cup
Tanpa basa basi lagi Billy langsung mengecup bibir Bianka yang sudah sangat menjadi candu, sehari saja tak mencicipi bibir itu, dunia nya seakan mati saja.
Ciuman lembut penuh penghayatan itu lambat laun mulai memanas, suara decapan kini memenuhi halaman belakang dimana kedua nya sedang memadu asmara dengan bertukar Saliva.
Lidah mereka saling membelit, saling menyesap bahkan Billy yang sudah terbakar gairah tangan nya sudah mulai nakal dengan meremas dada Bianka, yang kenyal dan cukup besar itu.
Tangan nya masih setia bermain di sana, namun bibirnya sudah mulai turun ke jenjang leher Bianka yang mulus, menjilat dan menyesap nya pelan namun tidak di pungkiri perbuatan Billy itu membuat Bianka mengeluarkan suara-suara erotisnya.
"Aahhhh..." suara itu lolos begitu saja dari mulut Bianka, membuat Billy semakin nakal, tangan nya membuka beberapa kancing kemeja Bianka dan menyusup diantara kacamata berenda itu.
"Achhhh mas Bill..."
Desah@n Bianka mulai terdengar kembali saat tangan Billy memelintir ujung puncak gunung kembar itu, memainkan nya bergantian.
Bahkan kini pengait kaca mata itu sudah lepas dan mulut Billy yang berada di sana, menyusu bagai bayi yang tengah kelaparan, membuat Bianka merasakan gelenyar aneh yang memberi sensasi luar Biasa.
Hingga benda yang ada di balik kain segitiga di bawah sana basah dan berkedut, suasana malam yang sepi begitu mendukung aksi keduanya menyalurkan hasrat nya masing-masing.
Tangan kanan Billy mulai menyusup ke area terlarang di bawah sana, membuat Bianka kembali mengeluarkan desah@n nya.
"Aahhhh.. achhhh..."
"Sudah basah sayang" sungut Billy yang membuat Bianka bersemu merah karena malu, namun persetan dengan rasa malu nya karena rasa nikmat permainan tangan Billy lebih mendominasi nya.
Billy hanya menggesekkan jari nya saja karena ia tak mau, memerawani Bianka dengan tangan nya, karena si Otong lebih berhak dari pada telunjuk nya.
Billy tersenyum melihat ekspresi wajah Bianka yang terlihat sangat menikmati sentuhan-sentuhan kecil darinya, ingin rasa nya melahap nya di sana, namun ia sadar dimana mereka berada sekarang.
Namun karena nafsu yang sudah berada di ubun-ubun, mereka tidak peduli dengan sekitarnya, mereka terus melanjutkan apa yang mereka inginkan.
Namun tiba-tiba Billy merasakan sakit, di tubuhnya dan sedikit berteriak...
"Aaawww... sakiittt...."
"Wahh Billy kenapa ya?? ada yang tahu kah?
penasaran kan dengan kelanjutan cerita double B, so jangan lupa like and komen yang banyak ya bestie..."
G diundang sklian ke kwinan bang billy am eneng bianka?