NovelToon NovelToon
My Sweet Best Friend

My Sweet Best Friend

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi
Popularitas:665
Nilai: 5
Nama Author: salbiah pulungan

tentang dua remaja yang bersahabat bersahabat - Rigecherta dan Tivane - yang bersahabat dari kecil, namun tragedi saat mereka duduk di kelas 9 SMP membuat mereka harus berpisah karena Tivane yang hilang ingatan.
Berpisah selama 3 tahun dan bertemu saat kelas 12 SMA. Namun Tivane akan di jodohkan.
Bagaiman nasib Rigecherta yang menunggu 3 tahun dan diam diam suka terhadap sahabatnya itu.
Akankah dia berhenti berharap kepada sahabatnya itu, atau mereka akan kembali bersatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salbiah pulungan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17/ pantai

Malam itu terasa indah dengan bintang yang bersinar terang di langit malam.

Suasana di dalam rumah Tivane sepi namun di kamarnya terasa seperti ada sepuluh orang yang sedang mengobrol padahal ia hanya panggilan video dengan Rigecherta, Veros, Skyler dan River.

" Kalian ada urusan nggak libur semester ini?" Tanya Skyler terdengar sedikit cempreng karena ia ada di sekitar anak-anak yang bermain bola.

" Nggak ada plan apa apa sih" jawab Tivane sambil tengkurap di kasurnya.

" Kayaknya gue free" sahut Veros juga terlihat sedang ada di ruangan gym.

" Kenapa emang?" Tanya River yang sedang menjaga ponakannya.

" Ya.. kita healing kek, atau refreshing gitu" ucap Skyler membuat Rigecherta yang sedang fokus pada sesuatu menoleh dan mengangguk setuju.

" Boleh. Gue ikut" timpal Rigecherta lalu kembali fokus pada laptop di depannya.

" Nah.. ayo lah. Gue pengen liburan udah suntuk banget ini. Lagian kalian pada masuk sepuluh besar nggak pengen apresiasi diri sendiri gitu? Yok lah main!" Ajak Skyler terlihat menegur anak yang melempar bola ke arah kakinya.

" Gue nggak masuk sepuluh besar deh perasaan" ucap River bermain dengan ponakan nya.

" Ya itu si Rige, Vane sama Veros masuk" ucap Skyler memperjelas.

" Kalo gue sih ikut-ikut aja. Yang penting izin dulu sama papa" jawab Tivane sambil memperhatikan Rigecherta yang terlihat sangat fokus di layar handphonenya.

" Gue juga bisa-bisa aja" jawab Veros sambil memindahkan barbel.

" Gue tergantung sih. Kalo emak nya ponakan gue udah balik, gue ikut. Tapi kayaknya emaknya bakal balik sih, udah penerimaan raport kok." Jawab River membuat Skyler bersemangat karena semua bersedia.

" Jadi deal nih ya kita healing?" Tanya Skyler antusias.

" Iyaa.." jawab mereka bersamaan.

" Itu si Rige ngapa dari tadi sok sibuk banget sih. Nggak nyaut segala" ucap Veros saat melihat Rigecherta hanya diam sambil terus fokus ke laptopnya.

" Lo lagi ngapain sih Ge?" Tanya Tivane karena merasa aneh juga dengan Rigecherta.

" Kalian kalo mau ngobrol lanjut aja. Gue cuma males aja minbrung." Jawab Rigecherta menoleh sebentar ke handphone nya dan kembali menghadap laptop nya.

" Sok sibuk banget aelah." Decak River membuat mereka tertawa.

" Gue udah dulu ya. Mau nonton Drakor " pamit Tivane membuat mereka semua mengangguk lalu Tivane keluar dari panggilan video.

" Rige tuh emang selalu gitu ya? Tapi dia lucu banget kalo lagi fokus gitu" pekik Tivane gemas sendiri di kamar nya lalu guling-guling di kasurnya.

* * * * *

Dua hari kemudian mereka benar-benar pergi healing ke pantai.

Sesuai kesepakatan mereka berangkat menggunakan mobil Rigecherta dan berangkat ke pantai jam delapan pagi.

Semua teman Rigecherta sudah berkumpul di rumahnya sejak malam dan mereka berangkat menjemput Tivane setelah bersiap.

Mereka tiba di rumah Tivane dan turun dari mobil.

" Kalian jadi ke pantainya?" Tanya Aliandra saat melihat ke empat pemuda itu datang.

" Jadi om. Tivane nya udah siap belum om?" Tanya Rigecherta sopan.

" Udah. Itu anaknya lagi make sepatu kayaknya" jawab Aliandra sambil menepuk bahu Rigecherta.

" Di jaga ya Tivane nya" pesan Aliandra membuat Rigecherta mengangguk.

" Ayo berangkat." Ucap Tivane datang lalu menyalim tangan ayahnya.

" Tivane berangkat dulu ya pa" ucap Tivane membuat Aliandra mengangguk.

" Hati-hati ya di sana. Jangan bandel. Denger apa kata Rige." Ucap ayahnya membuat Tivane mengangguk dan tersenyum lebar.

" Pamit ya om" Rigecherta menyalin tangan Aliandra di ikuti yang lainnya.

" Hati-hati " ucap Aliandra melambai saat mobil melaju dengan Rigecherta supir dan Tivane di sampingnya.

Sementara ketiga temannya di belakang sudah heboh memutar musik selama perjalan namun Veros hanya melongos malas dan memilih tidur di dekat jendela.

" Ini aja lagu nya!" Ucap Skyler saat River ingin mengganti lagu.

" Tapi nggak enak. Terlalu heboh. Yang agak melow dikit." Ucap River tak mau kalah.

" Yaelah. Orang mana yang perjalanan healing malah melow jir?" Tanya Skyler hendak merebut handphone nya namun di tahan oleh River membuat keduanya berdebat di belakang.

" Udah-udah sini gue pilihin. Berisik lo berdua" Tivane dengan cepat merebut handphone tersebut dari tangan River dan memutar lagi K-Pop dari fandom Enhypen yang berjudul ' moonstruck ' karena tadi mereka merebutkan antara melow atau happy jadi itulah yang di pilih Tivane agar keduanya diam dan menikmati saja.

" Dah. Diam Lo pada" ucap Tivane meletakkan handphone tersebut ke dashboard.

" Lumayan. Oke juga lagunya" keduanya kini asik memandang jalan sementara Rigecherta hanya geleng-geleng melihat tingkah kedua temannya itu.

" Kita mau ke pantai yang mana sih?" Tanya Tivane membuat Rigecherta menoleh ke arahnya dan menggenggam tangan Tivane dengan satu tangannya.

" Kan katanya tadi malam ke Ancol" jawab Rigecherta lembut membuat Tivane mengangguk.

" Oh iya. Aku agak lupa karena tadi malam udah setengah ngantuk pas musyawarah" ucap Tivane membuat Rigecherta menarik bahu Tivane agar gadis itu bersandar padanya.

" Kalo ngantuk tidur aja" ucap Rigecherta membuat Tivane tersenyum kecil lalu memejamkan mata.

Skyler dan River yang sudah lelah debat juga akhirnya tertidur.

Hanya Rigecherta dan Veros yang terjaga.

" Mau gantian nggak nyetirnya?" Tanya Veros pelan membuat Rigecherta melirik dari spion dan menggeleng.

" Nanti aja. Pas pulang lo yang nyetir" ucap Rigecherta membuat Veros mengangguk.

* * * * *

Kini mobil mulai melambat saat sudah dekat dengan pantai.

Tivane dan River sudah bangun hanya tersisa Skyler yang tidur dengan muka cemong karena di jahili oleh mereka tadi.

" Kayak kucing dia" ucap Tivane terkikik pelan.

" Lagian tidur udah kaya ilang nyawa. Di bangunin pun nggak gerak" ucap River sembil menyimpan kembali spidol di tangannya.

" Sky... Ayo turun! Udah sampe" ucap Veros sambil keluar dari mobil membuat Skyler tersentak bangun dan ikut keluar dengan mata yang langsung berbinar melihat hamparan pasir di hadapan nya.

" Yok ke sana" ia langsung berjalan memimpin membuat beberapa orang menoleh ke arahnya dengan wajah menahan tawa.

" Kenapa dah orang-orang pada ngeliatin gue. Emang gue se ganteng itu kah" ucap Skyler percaya diri membuat mereka mati-matian menahan tawa.

" PD banget anjir dia" ucap Tivane pelan sambil menutup mulut menahan tawa.

" Udah biarin aja. Palingan nanti malu sendiri" ucap River membuat Tivane tak sanggup menahan tawa dan menabok lengan River.

" Eh bentar..." Gumam Skyler saat ia melihat pantulan dirinya di handphone nya.

" Siapa yang gambar muka gue?!" Tanya Skyler langsung berhenti dan menatap mereka satu-persatu.

" Wah... Parah kalian. Gue malu banget.." Skyler langsung membuka air minumnya dan berusaha membersihkan cemong di wajahnya.

" Siapa sih yang usil bangt6?" Tanya Skyler mencak-mencak dan menatap River dengan tajam membuat tawa mereka semua meledak.

" Ahahaha.... Mana dia udah od banget lagi, ahahah" tawa River pecah danenunjuk wajah Skyler membuat cowok itu merasa geram dan mendorong River ke arah air laut. River masih tertawa walau bajunya sudah basah terkena ombak.

" Ada-ada aja sih ulah temen kamu" ucap Tivane sambil tertawa kecil dan memeluk lengan Rigecherta saat melihat ada cewe yang memandang Rigecherta.

" Apaan sih para cewe. Hobi banget heran liatin kamu" ucap Tivane menyun dan mengeratkan pelukan pada lengan Rigecherta membuat Rigecherta tertawa dan menggenggam tangan Tivane.

" Cemburu?" Tanya Rigecherta membuat Tivane membuang wajah dan duduk di atas pasir putih.

" Loh.. kok duduk di situ? Sini.." Rigecherta menghampiri Tivane dan merangkul pundak Tivane.

" Nah.. gini dong. Di bujuk pacarnya" ucap Tivane membuat Rigecherta tersenyum gemas dan mengacak rambut Tivane.

" Ayo main truth or dare." Ajak Veros membuat mereka langsung duduk melingkar si atas pasir.

" T O D " ucap mereka saat botol di putar dan berhenti tepat pada Rigecherta.

" Pilih apa?" Tanya Tivane membuat Rigecherta terkekeh pelan.

" Dare aja" jawab Rigecherta.

" Oke... Dare, Lo harus teriak kalo lo bucin banget sama Vane sekarang" ucap Skyler membuat Tivane mengangguk setuju.

" Di sini? Enggak" tolak Rigecherta cepat.

" Nggak ada penolakan. Lagian kamu nggak sayang sama aku?" Tanya Tivane merayu membuat Rigecherta akhirnya menyerah dan berdiri.

" AKU SAYANG BANGET SAMA KAMU TIVANE! I LOVE YOU SO MUCH! FOREVER!" teriak Rigecherta membuat Tivane tersenyum lebar dan iut berteriak.

" I LOVE YOU TO RIGE.. MORE MORE AND MORE" jawab Rigecherta membuat Rigecherta terkekeh senang. Sementara beberapa orang menoleh dan tersenyum menatap mereka

" Aduh.. nasib .orang jomblo" ucap Skyler dengan drama nya membuat mereka tertawa kencang.

Mereka tertawa bersama dan Rigecherta kembali duduk begitu juga dengan Tivane.

" Lagi-lagi" ucap Tivane membuat Skyler memutar kembali botolnya. Botol berhenti tepat pada Veros.

" Nah.. truth or dare?" Tanya River semangat.

" Truth" jawab Veros singkat.

" Hmm apa yaa?" River dan Skyler berbisik dan tersenyum penuh arti.

" Jujur. Lo kalo ngilang tiba-tiba suka kemana pas kita lagi ngumpul?" Tanya Skyler karena Veros selalu ngilang atau pulang lebih dulu kalo mereka lagi ngumpul.

" Kerja" jawab Veros santai membuat River dan Skyler saling lirik kaget dan memicingkan mata.

" Kerja? Kerja apa? Setau gue lo cuma pantai bidang IT." Tanya River membuat Rigecherta buka suara.

" Ya itu. Banyak orang yang minta dia buat benerin akun yang di lacak atau di hack handphone nya seseorang" jawab Rigecherta membuat Veros mengangguk membenarkan.

" Owalah.." Skyler dan River manggut-manggut.

1
jaybi
buat visual dan foto kenangannya ada di Instagram aku ya guys.. namanya: Salbiah
jaybi
jangan lupa tinggalin komentar kalian yaa😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!