NovelToon NovelToon
Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Status: tamat
Genre:Romantis / Berubah manjadi cantik / Selingkuh / Tamat
Popularitas:31.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Danie A

Spil krisan donk. Masih pemula, tulisan masih berantakan🙏
Novel ini mengandung adegan ehem-ehem, yang merasa takut khilaf minggir dulu.


Embun 25tahun, seorang yatim piatu yang dibesarkan di sebuah Panti asuhan. Menikah dengan Danuarta diusia nya yang masih belia. Mereka dikaruniai anak yang cantik bernama Kayla. Keluarga harmonis itu berubah sejak Danu mengkritik penampilan Embun yang dekil.
Tanpa tahu Danu suaminya telah lama berselingkuh. Demi anaknya Embun mencoba bertahan dengan sikap Danu yang semakin menjadi. Namun Embun tetap diceraikan karena dekil.
Embun yang tersulut amarah merubah diri menjadi wanita cantik dan elegan dengan bantuan seorang pria asing bernama Malvin .


Siapakah Malvin? Kenapa dia mau membantu Embun? dan bagaimana reaksi Danu melihat perubahan Embun mantan istrinya itu?

Penasaran? Lanjut baca.
Like, komen, fav, Vote dan Gift nya ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 29 : Terungkap

Diruangan Embun lantai tiga,

Embun tersenyum, dia cukup tau apa yang dipikirkan Danu saat ini. melihat mobil silver itu meninggalkan restorannya. Sebentar lagi mobil itu akan kembali tanpa Yura. Embun menggoyangkan gelas ditangannya dan menyesapnya dengan senyum tipis diwajahnya.

Dikediaman Danuarta.

Danu memarkirkan mobilnya dihalaman depan rumahnya, Dia membuka pintu mobilnya untuk Yura. Menggandeng istrinya itu masuk kedalam rumah.

"Yura, Mas baru teringat ada janji temu dengan teman bisnis Mas." ucapnya bohong saat sudah berada diruang tamu.

"Apa?" Yura terlihat kaget "Kenapa tiba-tiba mas?"

"Kan mas dah bilang, mas baru ingat."Danu sedikit meninggi.

"Mas Danu?"Yura terlihat bingung akan sikap Danu yang seperti berubah. Danu menyadari itu dan sedikit merubah nada bicaranya menjadi lebih lembut.

"Karena itu. Tunggulah dirumah. Mas hanya pergi sebentar menyelesaikan urusan mas dengannya. Heemmm?" danu berusaha menjelaskan pada Istrinya agar dia bisa segera pergi.

"Mas Danu mau meninggalkan istri mas yang sedang hamil ini sendirian dirumah?" Yura tak rela ditinggalkan begitu saja dirumah.

"Kamu nggak sendirian Yura." ucap Danu sedikit kesal."Ada Bi inah."

"Mas pergi dulu." Danu mencium pipi Yura lalu menghilang dengan mobil silvernya tanpa memperdulikan Yura yang memanggilnya.

Di restoran Sebening Embun.

Danu memarkirkan mobilnya dengan segera Danu memasuki restoran Embun. Dia disambut oleh seorang karyawan Embun.

"Dimana Dia?"Tanya Danu tak sabar, tanpa menjelaskan 'siapa Dia' yang Danu maksud.

"Maksud anda?"ucap orang itu tak paham.

"Dimana Embun? pemilik restoran ini." menatap orang itu dengan mata memerah.

"Suruh dia keluar atau aku akan membuat keributan disini?"geram Danu yang sudah terlihat kesal.

"Apa kau sedang mengancam, Mas Danu?"suara lembut Embun yang duduk tak jauh dari pintu masuk membuat Danu menoleh.

"Embuuunn."Nafas Danu mulai tak beraturan.

Embun duduk dikursi dengan kaki yang menyilang dan sebuah gelas ditangannya tersenyum tipis. Wanita itu terlihat begitu cantik dan seksi. Membuat hati Danu bergetar hebat.

Dalam sekejap wanita ini membuatku hampir gila. batin danu, Aku bahkan kesulitan mengatur nafas sekarang.

Danu mendekat.

"Dimana Kayla?" sebisa mungkin Danu mengontrol dirinya. Mungkin dia sudah mengejang jika tak bisa menguasai diri melihat wanita yang dulu dia ceraikan berubah begitu menggoda.

Embun tersenyum.

"Duduklah dulu." Embun menunjuk kursi didepannya dengan lirikan matanya, membuat hati Danu benar-benar terguncang.

Danu! Kau gila! Apa kau akan mencium kakinya jika dia minta? - pikir Danu mulai sedikit tak waras.

Danu duduk dikursi tak jauh dari Embun mengikuti instruksinya.

"Dimana Kay?" suara Danu mulai bergetar, sepertinya gejolak dalam dirinya mulai mengambil alih.

Embun menyodorkan gelasnya dengan senyuman yang membuat Danu makin tak karuan.

Embun! Aku ingin menerkammu sekarang! batin Danu lagi.

"Minumlah."

Embun tersenyum lagi,"ah, aku lupa. Ini gelas bekasku. Akan kuambilkan gelas dan minuman yang baru."

Dengan segera Danu menyaut gelas ditangan Embun, tangan Danu terlihat bergetar. lalu pria itu meminumnya hingga tandas.

"Kau minum?" Wajahnya terlihat kaget menyadari apa yang sudah dia tenggak itu.

"Aku tidak!" ucap Embun lembut disertai senyuman manis sekali.

"tapi kamu Iya." saat kesadaran Danu mulai menipis.

Embun lagi-lagi tersenyum.

Wajah cantik itu.... kenapa begitu memabukkan??.-batin Danu diambang kesadarannya, sampai segalanya menjadi gelap.

_______

Sabtu pagi Embun sudah sibuk didapur, padahal ada koki disana, Namun Embun ingin membuat satu sarapan pagi. Embun sedang mengaduk masakanya saat Malvin masuk dapur, seorang koki dan asistennya sedang berada disana hendak mengatakan sesuatu namun jari Malvin sudah menempel dibibirnya dan mengisyaratkan mereka semua untuk pergi.

Malvin mendekat, Embun bahkan tak menyadarinya, wanita itu malah asyik mengetes rasa dan menambahkan bumbu penyedap. Tangan Malvin melingkar diperutnya, membuatnya terlonjak kaget. Dia menoleh, dan langsung mendapat ciuman selamat pagi dari kekasihnya itu.

"Mengapa pagi-pagi sudah berada didapur, Heeeemm?"tegur Malvin menjeda ciumannya,

"Aku ingin membuat sarapan."balas Embun pelan, bibirnya sudah dibungkam lagi oleh Malvin.

"Sudah ada koki yang melakukannya, kamu membuat mereka makan gaji buta."Malvin menjeda lagi ciumannya, dan kembali melahab bibir Embun.

"Apa aku tak boleh membuat sesuatu yang spesial untukmu?" lirih Embun ditengah pergolatan lidah mereka berbelit.

"Ooouuugghhh Shhiiitt!!" Aku harus hentikaan ini sebelum aku kehilangan kontrol. pikir Malvin mengakhiri ciumannya.

Embun mematikan kompornya dan berbalik.

"Kamu sudah selesai?"

"Belum."

"Terus kenapa dimatikan?"

"Karena ada pengganggu.."

"Kamu menyebutku pengganggu sekarang?"

"Heemm... serangga penganggu."

"Baiklah, karena serangga ini lapar, aku akan menggigiti inangnya."Malvin menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Embun. Mencium dan menggigit ringan leher gadis itu.

Embun Tertawa kegelian akibat ulah Malvin yang memeluk sekaligus menggigit lehernya. Dia mencoba meloloskan diri.

"Hmm... enak sekali.." semakin mengeratkan pelukannya.

"Hentikan Mal"

"Tidak mau." Malvin masih menghirup aroma leher Embun, tempat favorite yang paling memabukkan untuknya.

"Mal hentikan." Embun yang masih menggeliat kegelian.

"Tubuhku tak mau." Malvin sedikit menegakkan kepalanya melihat wajah Embun justru membuatnya makin menggila saja. Kembali menenggelamkan wajahnya diceruk leher Embun.v

"Aaaauuuuu...." pekik Embun merasakan Malvin masih terus saja menggigiti lehernya.

"Kamu seperti vampir."

"Catty sudah menyebutku monster."

"Ahahahaha.... geli Mal, geli!"

"Gigit gigit gigit... Aku vampir yang menggigitmu."

Hening. perlawanan Embun terhenti.

"Kay."

Malvin menghentikan aksinya, langsung melepas tubuh mungil itu yang dengan segera pergi menghampiri anaknya. Malvin sangat tau, bagaimana reaksi Embun bila sudah menyangkut Kayla. Karena Kaylah Embun bertekat membalas Danu dan Yura.

"Ada apa sayang?"

"Aku dengar ibu didapur, ku pikir ibu mungkin butuh bantuan."ucap Kay pelan. "Tapi sepertinya tidak." Kayla melirik Malvin yang tersenyum padanya.

"Tidak sayang. Ibu selalu butuh bantuanmu."

Embun menggandeng tangan Kayla dan mendekat ke meja yang masih tertinggal beberapa bahan yang tadi sempat dikerjakan oleh koki dan asistennya.

"Ayo kita lihat apa yang bisa kita buat."Gumam Embun melihat bahan yang ada dimeja.

"Sepertinya kue Bu,"

Embun tertawa kecil.

"Benar! kamu pandai sekali." menyentil hidung Kay."Ayo kita buat kue saja."

Kay mulai sibuk menimbang.

Malvin mengambil duduk di samping Kay berdiri.

"Kamu juga pasti pandai memasak seperti ibu."ucapnya duduk memangku wajahnya.

"Heemmm kata ayah, masakanku enak." jawab Kayla yang mulai mencampur bahan.

"Benarkah? jadi kamu memasak disana?"Malvin makin menaruh perhatian pada Kay.

"Heemm.. Mama Yura bilang kalau mau tinggal disana aku harus memasak menggantikan ibu." ucap Kay polos tanpa mengalihkan pandanganya.

Embun dan Malvin saling berpandangan. Wajah Embun mulai berubah, ada penyesalan dibalik matanya yang berkaca. Ada kemungkinan lain yang Kay alami tanpa dia tau disana. Wajah Embun terlihat marah. Dan Malvin menyadari itu, dia berdiri memangkas jarak. Mengusap pipi wanita yang menatap padanya.

"Catty pasti masih tidur. Bangunkan dia. Biar aku yang bicara dengan Kay." bisik Malvin lembut.

"Aku harus tau apa saja yang mereka lakukan pada Kay."bisik Embun penuh penekanan, wanita itu tengah berusaha meredam emosinya.

"Aku yang akan mencari tau." Malvin mengecup ringan bibir Embun."Heeeem?"

"Bangunkan Catt."

"Baiklah." walau berat Embun menyetujuinya juga. Dia percaya pada Malvin.

Embun pergi tanpa pamit pada Kay dengan hati yang berantakan memikirkan kemungkinan hal buruk yang Kay dapatkan selama tinggal dengan ayah dan ibu tirinya. Embun menyesal, kenapa dia tak membawanya saja sejak awal.

Kini Didapur hanya ada Malvin dan Kay. Gadis itu masih sibuk membuat adonan kue.

"Kay.."

"Heemm..."Menoleh, melihat Embun sudah tak ada."Ibuk kemana?"

"Toilet. Biarkan saja"Jawab Malvin asal.

"Apa saja yang kamu masak disana?" malvin mengambil pisau dan memotong coklat batang.

"Dimana?"

"Rumah Ayahmu."

"Macam macam, kadang sayur kadang sup kadang menggoreng ikan."

"Kamu pernah menggoreng ikan? kamu tidak takut?" Masih memotong coklat disamping kay.

"Heemm.. Tidak."

"Ayahmu pasti senang kamu memasak setiap hari."

"Ayah tidak tau. Karena mama Yura melarang."

"Benarkah?"

"Dia akan menambah pekerjaan ku jika mengadu."

"Menambah?"

"Heemm.. dulu aku hanya memasak tapi karena merusak baju mama yura aku harus menggantinya dengan membersihkan seluruh rumah."

Malvin terlihat jengkel dan marah.

______

1
Ellya Muchdiana
si Embun kenapa diam aja ditampar, tampar lagi laki2 jahat mantan suaminya itu
Ratna Ningsih
peran embun di sini lembek ..oon banget di hina sama yura ko diam ajah jdi kesal bacanya
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Zur Rosma Said
lanjut bro
Seven8
biang kerok dong
Seven8
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Akbar Razaq
Pak damar dan isyri apa tdk tahu klo Yira adalah pelakor.mungkin itu karmanya
Akbar Razaq
Sudah melihat.pertunjukqn Danu ,Yura dan mamahnya masih saja ingin ketemu Danu.keterlqluqn banget si Kay Tidakah.ia kasihan dan jaga perasaan mamanya
Akbar Razaq
Klo begini ceritanya ya ga papa ya dik ya 😆 soalnya di buang seorang centeng malah dapat rich man.
Akbar Razaq
dasar setan kenapa cuma talak 2 gak 3 sekalian nanggung toh siapa juga yg mau balikan sama yg senentar lagi jadi gembel
Akbar Razaq
aku yah baca yg beginian pasti tenggorokan rasanya kering dada sesak padahal sdh tahu bohongan.Apalagi klo pas sesi ketahuan pake lakinya gampar lagi rasanya aku pingin tiba tiba ada di samping lakinya trus nyekik dia.entahlah rasanya pingin jd super women nya istri teraniayah 🤭🤭
Sunarmi Narmi
Ambil Kay Embun jgan takut tidak bisa membiayai..pasti ada jln..jangan lemah krn Kay anak Mandiri..kasihan Kay klo kmu lemah hati.srmangattt 💪💪💪💪
Sunarmi Narmi
Semoga anak Yura cacat biar kapok..dah tau hamil kok jahat
Sunarmi Narmi
Thor jgan terlalu banyak ciumannya..ngobrol dulu selesaika mslah..jgan nyosorrr trusss
Sunarmi Narmi
Klo kusam gunakan krim mlm krim siang Mbun...pelembab biar kulit kenyal...ini authornya lgi kepingin scinkare ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Cuci muka yg bersih Mbun..ngak usah pake scincare..mshal..suamimu lgi gila
Sunarmi Narmi
Klo ada modelan Yura di lingkunganku..lngsung aku masukin karung tak iket buang ke laut...perempuan macam apa anak rindu ayahnya dihalangin...minta digibeng...../Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Angry//Angry/
Rinda
ibuk bodoh, dmn2 klo bercerai ibuk mempertahankan anknya
Seven8
emang
Seven8
Danu... Danu... dr dulu embun cantik, cuma sibuk ngurusin pekerjaan rumah, ngurus anak, gak punya duit buat diri sendiri & perawatan+ makan hati punya suami kaya kamu.. kecantikannya tertutup oleh kerasnya kehidupan yg kamu kasih.
kalo ngarep bisa bersinar yah modalnya jg gede...

modal gak mau tp ngarep dpt istri yg glowing maximal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!