NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO Nakal

Terjerat Cinta CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rossy Dildara

"Kalian sudah sah menjadi sepasang suami istri."

Kalimat yang terlontar dari mulut Pak Penghulu mampu membuat Nella membeku di tempat duduknya, ia memegangi dadanya yang teramat nyeri.

Ia merasa sudah mengkhianati Ihsan, mengkhianati cinta mereka yang telah tumbuh selama satu tahun. Nella makin terenyuh disaat Rizky perlahan mendekatkan wajahnya, bibir seksi Rizky mendarat pada kening Nella. Satu kecupan itupun, mampu membuat Nella memejamkan matanya, hingga tetesan air mata barunya mengalir kembali.

Cup~

Kak Ihsan, maaf ... Maafkan aku yang telah mengkhianatimu. Aku ... aku mencintai Kakak. Sampai kapanpun, nama Kakak akan selalu ada di hatiku' batin Nella.

Rizky terbelalak, ia kaget bukan main ketika melihat wajah Nella sudah basah dan memerah. Seolah mengerti, kalau Nella menyimpan sejuta rasa sakit di hatinya.

Apa dia benar-benar tidak suka dengan pernikahan ini?' batin Rizky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Larinya cepet banget

Rizky tau kalau Guntur memang senang dengan pernikahannya, namun ia pernah mendengar kalau Guntur sempat menyerah saat Nella menolak lamaran Rizky.

Jujur saja, yang Rizky ketahui di sini hanya Sofyan dan Gita yang terus memaksa mereka bersatu. Tapi Guntur tidak terlalu, ia juga tipe pria yang tak pernah memaksakan kehendak jika seseorang tidak mau.

Rasanya Rizky takut, takut sang papah akan luluh dengan permintaan Nella. Apalagi ia juga tau kalau Guntur tidak pernah tega saat melihat perempuan menangis di depannya.

"Kok kalian bengong, duduk sini!" titah Sofyan seraya menepuk sofa di sampingnya duduk. Namun Nella lebih memilih duduk di samping Rizky di sofa kosong, hanya saja berjarak.

"Kalian ingin minum apa? Nanti Papah pesan pada OB?" tanya Guntur.

"Nggak usah, Pah. Kami hanya sebentar, kok," tolak Nella sambil tersenyum.

"Kalian sengaja ke sini mau ketemu Papah?" tanya Sofyan.

"Iya, Pah. Pak Rizky mau bicara dengan Papah," jawab Nella.

"Lho, kok masih panggil Bapak? Panggil Mas, Sayang atau apa gitu, dia 'kan suamimu," tegur Sofyan.

"Mungkin Nella masih malu-malu, biarkan saja Sofyan," sahut Guntur.

Nella menoleh pada Rizky, memperhatikan suaminya yang tengah diam saja sedari tadi. "Cepat bicara," titah Nella pelan, namun suaranya terdengar seperti geram.

Rizky menoleh juga pada Nella. Namun bukannya langsung bicara, Rizky justru merentangkan salah satu tangannya, meraih pinggang Nella hingga tubuh wanita itu bergeser dan menempel padanya. Setelah itu, Rizky merangkul pinggang Nella, mencuri-curi kesempatan di depan mertua dan papah.

"Ih! Apaan, sih! Jangan pegang-pegang!" pekik Nella seraya menepis tangan Rizky yang berada tepat di pinggangnya, ia juga menggeser posisi duduknya agak menjauh.

"Nella, apa yang kau lakukan? Kenapa kasar sekali bicaramu?" tegur Sofyan, matanya sudah mulai melolot ke arahnya.

"Habisnya dia mencuri-curi kesempatan, Pah!" berang Nella, ia kembali menoleh pada Rizky yang sedari tadi tak kunjung membuka mulut. "Ayok bicara, Pak. Kenapa Bapak diam saja?" kesal Nella.

"Kalian ada apa sebenarnya? Apa ada masalah? Coba bicara," ucap Guntur.

Tenang, Riz. Semuanya akan berpihak pada lu' batin Rizky.

Sebenarnya ia begitu gugup untuk membantu Nella, itu alasannya sedari tadi diam saja.

"Riz!" panggil Guntur.

Awas saja kau tidak bicara, aku akan menghajarmu, Rizky' gerutu Nella dalam hati.

"Eemm ... begini, Pah. Rumah tanggaku dan Nella sepertinya nggak bisa bertahan lama," ucap Rizky ragu-ragu. Ia menatap pada Sofyan dan Guntur yang tengah membulatkan netranya lantaran kaget.

"Apa yang kau katakan?" tanya Sofyan binggung.

"Aku dan Pak Rizky akan bercerai, Pah. Kita nggak cocok," balas Nella.

"Nggak cocoknya bagaimana? Kalian 'kan baru saja menikah kemarin, masih tahap perkenalan," ujar Guntur.

"Memang iya, Pah. Tapi sepertinya aku dan Nella memang nggak bisa menjalani hidup berumah tangga, kita beda pendapat dan tidak saling mencintai," jawab Rizky.

"Cinta kau bilang? Bukannya aku pernah memintamu untuk membuat Nella jatuh cinta padamu? Tapi kenapa sekarang kau bicara seperti itu, Riz?!" Sofyan terlihat sudah mulai emosi, kini beralih melototi Rizky.

Rizky jadi binggung memberikan alasan apa lagi. Sungguh, sampai sekarang Rizky tidak memikirkan ide untuk membantu Nella, sebab dirinya saja tidak mau kalau rumah tangganya berakhir.

"Papah, Papah nggak perlu memaksa Pak Rizky. Dia juga punya perasaan, biarkan saja kalau dia dan aku tidak saling mencintai, karena mungkin kita nggak berjodoh," tambah Nella.

"Nggak berjodoh, nggak berjodoh. Tau apa kau tentang jodoh? Kau baru menikah kemarin sudah mengatakan hal itu. Oh ...." Sofyan mengangguk-ngangguk dan memiringkan bibirnya. "Ini pasti idemu, kan? Apa jangan-jangan kau yang memaksa Rizky untuk bercerai!" hardik Sofyan.

Nella menggeleng cepat. "Nggak, Pah. Ngapain aku memaksa Pak Rizky. Itu murni karena kita memang tidak cocok," kilahnya.

"Memang kau pikir Papah ini bodoh, ya? Kau tadi pagi habis teleponan sama si Miskin itu, kan?" tebak Sofyan.

Miskin? Apa maksud Papah Kak Ihsan? Tapi kok Papah bisa tau?' batin Nella.

"Si Miskin? Siapa si Miskin Sofyan?" tanya Guntur.

Sofyan menoleh pada Guntur. "Mantan pacar Nella, dia terus saja menganggu putriku!"

"Jangan pernah menghina pacarku! Dia punya nama!" seru Nella tak terima.

"Cih!" Sofyan mendeis kesal. "Papah tidak sudi menyebutkan namanya.

"Aku hanya minta Papah setuju dengan keputusan aku dan Pak Rizky, dan kalaupun Papah tidak setuju ... aku nggak peduli! Aku tetap akan bercerai dengannya!" ungkap Nella seraya menoleh pada Rizky dengan sinis.

"Nggak! Papah nggak setuju!" tegas Sofyan.

Tanpa jawaban dan perkataan apapun, Nella berdiri. Lantas berlari keluar dari ruangan Sofyan.

Ceklek~

"Kejar Nella, Riz!" perintah Sofyan setengah berteriak

Rizky langsung mengangguk, ia berlari keluar dari ruangan Sofyan dan sampai ke halaman kantor, namun tidak mendapati Nella berada.

Kemana Nella? Kok larinya cepet banget?' batin Rizky sambil menengok ke kanan dan ke kiri.

Segera ia menghampiri satpam yang tengah berdiri menjaga depan pintu keluar masuk kantor Sofyan, mungkin saja mereka tau saat Nella keluar.

"Selamat siang Pak Rizky." Rizky baru saja hendak menganga, namun kedua satpam berseragam hitam itu lebih dulu menyapanya.

"Siang, apa kalian lihat Nella keluar dari kantor?"

"Nona Nella? Oh ... dia baru saja pergi naik taksi yang baru saja lewat, Pak," jawab salah satu dari mereka.

Rizky terbelalak. "Taksi? Arahnya kemana, Pak?"

"Sana, Pak." Salah satu satpam itu menunjuk pada arah barat.

Rizky bergegas menghampiri mobilnya, ia langsung menancapkan gasnya menuju arah barat yang dimaksud satpam tadi.

Tapi setelah dipikir-pikir ... Rizky sendiri tidak tau plat nomor dan mobil taksi mana yang Nella tunggangi, sebab saat ini saja ... mobil Rizky dikelilingi oleh beberapa mobil dan termasuk mobil taksi.

Rizky mengambil ponselnya pada saku jas, sudah mengetik layar ponsel untuk menelepon Nella. Namun tiba-tiba ia tidak jadi, sebab nomornya saja tidak punya.

"Bagaimana ini? Kemana si Nella pergi?" monolog Rizky bertanya pada diri sendiri. "Eemm ... gue coba telepon Papah, deh." Niat Rizky kini berubah untuk menghubungi Sofyan.

"Halo, Pah," ucap Rizky saat sambungan telepon itu diangkat dari seberang.

"Iya, Riz. Bagaimana Nella? Jangan sampai kau membawanya ke pengadilan!" tegas Sofyan.

"Masalahnya di sini aku nggak menemukan Nella, Pah."

"Apa?" Sofyan memekik. "Bagaimana bisa kau tidak menemukan Nella? Bukannya dia baru saja keluar?" tanya Sofyan tak percaya.

"Aku juga binggung, aku sudah berlari mengejarnya ... tapi aku nggak tau di mana dia sekarang. Kata satpam di luar, Nella sudah naik taksi. Masalahnya ... Aku sendiri nggak tau taksinya yang mana, Pah."

"Coba kau ke Restoran Tantenya, dia pasti ke sana, Riz."

"Iya, Pah terima kasih."

"Sama-sama, nanti hubungi Papah lagi."

"Iya." Rizky segera menutup teleponnya dan melaju menuju Restoran.

Jangan lupa like 💕

1
NikenIka Ika
ih kata siapa cerita ngawur..

orsng novel bagus kaya gini kok dibilang ngawur.. alurnya aja gak ketebak sama sekali.. lucu bikin ngakak parah dan pengen trs baca. Semangat dan sukses dalam berkarya kak ros💪 abaikan komen yg jelek😁
NikenIka Ika
lanjut kak thor
NikenIka Ika
lanjut kak
Niar Yus
Luar biasa
Niar Yus
bukan cinta lagi nama nya tapi obsesi
Mariana Frutty
✔️❎
princess😜
gilaaaa perut sampai sakit🤣🤣🤣🤣
Nova Angel
tante ga tau diri
Nova Angel
usir aj tanteny ngapain dirmh lo
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣sumpah aku ngakak🤭🤣🤣🤣
Nova Angel
trima maya biar bisa nrubah nasip km🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
ga suka sikap nella aku thor
Nova Angel
nela ga blh kyk gitu itu adikny lo ga ada bekas adik klu istri ada bekasny egois
Nova Angel
bagus
Nova Angel
waduh
Nova Angel
jgn iksan nanti lo dijebak
Nova Angel
aki"cemburu
Nova Angel
tu kan ngeyel sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!