NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Ruang ganti penjaga keamanan Grup Shen terasa pengap dan berbau keringat pria.

Lin Yuan berdiri di depan cermin panjang sambil mengancingkan seragam biru mudanya.

Seragam itu jelas satu ukuran lebih kecil dari tubuhnya.

Kain murah itu mencetak jelas otot dada dan lengannya yang keras seperti baja.

'Baju ini benar benar membuatku terlihat seperti tukang pukul bayaran murahan.'

Lin Yuan terkekeh pelan sambil merapikan kerah bajunya yang sedikit kusut.

Dia mengambil topi berlambang Grup Shen dan menaruhnya sembarangan di atas kepala.

Penampilannya sekarang seratus persen terlihat seperti satpam pemalas yang tidak bisa diandalkan.

Brak.

Pintu ruang ganti didorong dengan kasar dari luar.

Kepala Keamanan Wang melangkah masuk dengan wajah yang ditekuk masam.

Di belakangnya ada dua orang penjaga keamanan lain yang berbadan gempal.

Mereka menatap Lin Yuan dengan tatapan permusuhan yang sangat jelas.

Wang melipat tangannya di dada sambil menatap Lin Yuan dari atas ke bawah.

"Dengar baik baik anak baru, aku tidak peduli trik murahan apa yang kau pakai untuk merayu Nona Shen."

Wang meludah ke lantai untuk menunjukkan rasa jijiknya.

"Di departemen keamanan ini, akulah bosnya dan aturan ada di tanganku."

Lin Yuan hanya berbalik santai dan bersandar di deretan loker besi.

"Tentu saja Bos Wang, aku hanya bawahan yang siap menerima perintah darimu."

Lin Yuan menjawab dengan senyum malas yang selalu menempel di wajahnya.

Wang mendengus kesal melihat senyum yang menurutnya sangat meremehkan itu.

"Bagus kalau kau sadar diri."

Wang menunjuk ke arah pintu keluar dengan ibu jarinya.

"Tugas pertamamu adalah berpatroli di area parkir bawah tanah blok C."

Dua penjaga keamanan di belakang Wang saling melempar senyum mengejek.

Area blok C adalah tempat parkir paling ujung yang sirkulasi udaranya sangat buruk.

Tempat itu panas, pengap, dan penuh dengan debu knalpot mobil.

Tidak ada penjaga yang mau berlama lama di sana.

"Pastikan tidak ada satupun mobil direktur yang lecet, kau mengerti?"

Wang memberi perintah dengan nada mengancam.

Lin Yuan hanya mengangkat tangannya dan memberi hormat ala militer yang sangat asal asalan.

"Siap laksanakan, Bos Wang yang terhormat."

Lin Yuan berjalan melewati mereka bertiga dengan langkah diseret yang terdengar malas.

Dia sama sekali tidak peduli dengan niat buruk Wang yang ingin menyiksanya di hari pertama.

Bagi seseorang yang pernah bertahan hidup di padang pasir Afrika selama berminggu minggu, panasnya parkiran bawah tanah hanyalah lelucon.

Tap tap tap.

Langkah sepatu boot Lin Yuan bergema di area parkir bawah tanah yang sepi.

Udara di sini memang terasa panas dan bau bensin cukup menyengat hidung.

Deretan mobil mewah terparkir rapi di bawah cahaya lampu neon yang agak redup.

Lin Yuan berjalan santai sambil bersiul pelan menyusuri lorong beton tersebut.

Dia menemukan sebuah sudut yang cukup tersembunyi di dekat pilar besar.

Tanpa pikir panjang, Lin Yuan duduk bersandar di pilar itu dan meregangkan kakinya.

Dia merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebungkus rokok yang sudah lecek.

Ctak.

Suara pemantik api berbunyi memecah keheningan parkiran bawah tanah.

Lin Yuan menghembuskan asap rokoknya ke udara dengan wajah sangat puas.

'Pekerjaan ini benar benar surga dibandingkan harus menghindari peluru setiap hari.'

Dia memejamkan mata dan bersiap untuk tidur siang di hari pertamanya bekerja.

Namun ketenangannya hanya bertahan selama sepuluh menit.

Brak brak brak.

Suara pukulan pada benda logam terdengar dari arah deretan mobil di sebelah kiri.

Lin Yuan membuka sebelah matanya dengan malas karena merasa terganggu.

Dia mematikan rokoknya dan berjalan mendekati sumber suara tersebut.

Seorang wanita muda berseragam kantor sedang menendang ban sebuah mobil sedan merah dengan kesal.

Wanita itu mengenakan kemeja putih ketat yang kancing atasnya terbuka sedikit.

Keringat membasahi keningnya, membuat beberapa helai rambut menempel di wajahnya yang cantik dan imut.

Rok kerjanya yang sebatas paha sedikit tersingkap saat dia menendang ban mobil itu lagi.

Dia memiliki proporsi dada yang luar biasa besar untuk ukuran tubuhnya yang mungil.

Kacamata berbingkai bulat bertengger di hidungnya, menambah kesan polos pada dirinya.

"Aduh, kenapa harus mogok sekarang sih."

Wanita itu menggerutu dengan suara lembut yang terdengar hampir menangis.

Dia menunduk untuk melihat bagian bawah mobilnya, membuat kemejanya semakin mengetat di bagian dada.

Pemandangan itu membuat Lin Yuan mau tidak mau menghentikan langkahnya sejenak untuk menikmati pemandangan indah.

'Grup Shen benar benar sarangnya wanita cantik dengan tubuh mematikan.'

Lin Yuan berdeham pelan untuk menyadarkan wanita itu akan kehadirannya.

"Ada yang bisa kubantu, Nona berkacamata?"

Wanita itu terkejut dan langsung berdiri tegak sambil merapikan roknya yang berantakan.

Wajahnya memerah malu karena tertangkap basah sedang mengamuk pada mobilnya sendiri.

"Ah, kamu penjaga keamanan baru itu ya?"

Dia menatap Lin Yuan dengan mata bulatnya yang berkedip cepat.

"Mobilku tiba tiba tidak mau menyala, padahal aku harus segera mengantar dokumen ini ke luar kota."

Lin Yuan berjalan mendekat dan bersandar di kap mobil merah tersebut.

"Buka kap mesinnya, biar montir tampan ini yang memeriksanya."

Wanita itu buru buru membuka tuas kap mesin dari dalam mobil.

Lin Yuan mengangkat kap mesin dan melihat ke dalam dengan tatapan menilai.

Bukan mesinnya yang dia perhatikan, tapi wangi parfum manis dari wanita yang berdiri di sebelahnya.

"Namamu siapa, Nona cantik yang sedang terburu buru?"

Lin Yuan bertanya sambil berpura pura memeriksa beberapa kabel di dekat aki mobil.

"Aku Su Mengting, sekretaris pribadi Nona Shen."

Su Mengting menjawab dengan suara gugup karena jarak mereka yang cukup dekat.

Dia bisa melihat dengan jelas otot lengan Lin Yuan yang menonjol dari seragam sempitnya.

Ada bekas luka melintang yang mengintip dari balik kerah baju Lin Yuan, membuatnya terlihat liar dan berbahaya.

"Sekretaris pribadi ya, pantas saja kau terlihat sangat sibuk dan menggemaskan."

Lin Yuan melontarkan godaan santai tanpa mengalihkan pandangannya dari mesin mobil.

Wajah Su Mengting semakin merah seperti kepiting rebus mendengar pujian tiba tiba itu.

"Ka-kamu jangan bicara sembarangan seperti itu, hmpp."

Su Mengting memalingkan wajahnya yang memanas ke arah lain.

Lin Yuan tertawa kecil melihat reaksi polos dari sekretaris mungil ini.

Dia mencabut sebuah kabel busi yang ternyata hanya longgar dan memasangnya kembali dengan kencang.

"Coba nyalakan sekarang, Mengting."

Lin Yuan memanggil nama depannya dengan nada akrab seolah mereka sudah saling kenal bertahun tahun.

Su Mengting masuk ke dalam mobil dan memutar kunci kontaknya dengan ragu ragu.

Brummm.

Mesin sedan merah itu langsung menyala dengan halus tanpa masalah.

Mata Su Mengting berbinar senang dan dia langsung keluar dari mobil.

"Wah, kamu hebat sekali, terima kasih banyak ya."

1
Reed
Wah /Hunger/, cepat up-nya Thor /Curse/
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!