Yudi dan Lili yang berniat pergi Berkemah untuk berbulan madu malah masuk kedunia lain gara gara terjadi kecelakaan. mereka berdua membangun kastil di tengah hutan dengan anugrah kekuatan yang mereka miliki tetapi karena letak kastil itu di tengah hutan maka Dikira Kastil Iblis yang akan di serang oleh kerajaan lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dani Sutisna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rubah 1.000 Tahun
Pagi menjelang orang orang sudah memenuhi kota untuk jalan jalan dan berbelanja di hari ke 2 pesta perjamuan ini.
Karena Perayaan dan pertunjukan di mulai, kembali nanti sore. Mereka pun memanfaatkan waktu dengan berbelanja dan menikmati keindahan kerajaan Golemonst yang nyaman dan besrih.
Tiba-tiba mereka di kejutkan dengan 4 ekor mahluk besar dan buas yang berjalan dari arah gedung operasional kerajaan, berjalan melalui alun alun lalu ke arah pertokoan dengan membawa sesuatu di mulutnya.
Orang orang yang melihat langsung menyingkir dan memberi jalan kepada 4 ekor hewan buas itu.
Para penonton pun saling berbisik
"Hawan apa itu sebenarnya"
"Itu adalah monster Rubah 1000 tahun"
"Apa benar itu Rubah 1000 tahun"
Semua orang bertanya-tanya.
Rubah itu berjalan dengan mengigit orang yang berbaju hitam mirip seperti ninja.
Orang itu adalah Asasin yang menyelinap kekediaman Yudi dan Lili.
Rubah yang sedang berjalan itu di ikuti oleh satu pelayan yang membawa nampan yang di atasnya ada sepotong buah berwarna merah dan 2 botol kecil entah apa di dalamnya.
Orang-orang pun saling bertanya
"Buah apa yang di bawa pelayan cantik itu"
"Saya belum pernah melihat buah merah itu"
"Kayaknya manis dan menyegarkan"
Di antara takut karena mereka melihat rubah 1000 tahun dan senang melihat pelayan yang begitu cantik, mereka juga bertanya tanya.
Buah apa yang di bawanya membuat air liur meleleh Tak tertahankan.
Kedua orang Asasin ini mereka di bawa oleh dua rubah dengan cara di gigit, mereka tidak mati hanya di lumpuhkan saja.
Rubah itu terus berjalan kearah pasar tradisional di dekat dengan gerbang utama.
Disana banyak pedagang dadakan dari negri lain dan suku Monster lain, banyak juga yang belanja.
Disana ada salah satu pedagang yang menjual perlengkapan dari kulit.
Dia adalah manusia setengah kambing atau sering di sebut dengan nama monster Fakun.
Rubah milik Yudi dan Lili melemparkan Asasin itu ke arah mereka.
Bruk.....
Asasin yang dilempar jatuh ke lapaknya monster Fakun itu.
Lalu semua rubah mengerang
ZE.....RRR
Ke 4 rubah itu tau bahwa Asasin itu berkomplot dengan mereka, karena ke 4 rubah itu bisa mencium bau yang sama
"Apa apaan Hewan buas ini, dan siapa orang yang dilemparkan ini"
Si pedagang pura pura bingung
Semua berkerumun dan melihat kejadian ini
Lalu Goblas yang mengikuti paling akhir di belakang pelayanan, menghampiri si pedagang tersebut.
Si pedagang pun mengadu kepada Goblas
"Tuan ada apa ini, saya tidak tahu apa-apa"
Lalu Goblas pun menjawab.
"Karena aturan di sini tidak boleh membunuh maka pergilah dari sini"
Goblas mengusir mereka
Pedagang itu pun menyangkal
"Apa maksud semua ini"
Goblas pun menjawab lagi
"Bawa teman mu itu, mereka masih hidup hanya kami buat pingsan saja. Atas kemurahan hati tuan kami mereka tidak kami jadikan mayat"
Pedagang dan anak buahnya itu bergegas membereskan dagangannya
Goblas mengambil 2 botol yang di bawa pelayan dan berbicara lagi
"Ini obat untuk kedua temanmu itu"
Sambil melempar kearah mereka, dan mereka pun menangkap nya.
"Beritahu pemimpin mu, bila ingin mengetahui lebih tentang kerajaan Golemonst ini datang sendiri, dan apabila membuat keributan di sini kami tidak akan memaafkannya"
Goblas mengancam mereka
"Dan ini adalah hadiah dari tuan ku pemilik kastil ini, sepotong buah Dewa yang bisa mengobati segala macam penyakit, itu hadiah atas keberanian kalian menyusup dan menjadi mata mata di kerajaan ini"
Dengan tegas Goblas berkata
"Pergi..."
Mereka pun pergi tergesa-gesa meninggalkan tempat itu dengan membawa barang dagangannya dan membopong teman temannya.
Semua saling berbisik membicarakan kejadian yang baru dilihatnya,
"Siapa pedagang itu..."
"Masa kamu tidak tahu lihat penampilannya mereka adalah setengah binatang"
"Iya ya mereka pasti dari Humanimalia kingdom"
Mereka saling berbisik satu samalain dan menebak dari mana mereka berasal.
Setelah pedagang itu di usir semua membubarkan diri, termasuk Goblas.
Kemudian terdengar siulan
Sui.....t....
Lalu ke 4 rubah itu berlari meninggalkan tempat itu menuju sumber suara siulan itu.
Semua orang pun sudah terbiasa melihat hal-hal yang menakjubkan di kerajaan Golemonst ini.
Tinggal Pelayang yang berjalan meninggalkan tempat itu dengan berjalan kaki, tubuh yang tinggi dan langsing berjalan dengan anggun melewati jalan utama.
Pelayan itu menjadi pusat perhatian para Monster lelaki hidung belang.
"Hai nona boleh tau namanya siapa"
"Hai nona lihat kesini dong"
"Hai nona I Love you"
Banyak sekali laki laki yang berteriak memanggil Pelayan itu, tetapi tidak satu pun di respon oleh pelayan itu dan terus berjalan.
Ada salah seorang dari mereka mengejar dan menghalangi.
Pelayan itu berhenti berjalan
Lalu orang itu berbicara
"Hai nona kenapa kamu, jadi pelayan saja sombongnya setengah mati"
Lalu lelaki itu memegang bahu si pelayan itu, bermaksud ingin melecehkan si pelayan itu.
Kemudian tanpa jeda lama nampan yang di bawa si pelayan mendarat di pipi lelaki itu
Ba .k...
Seketika lelaki yang ingin melecehkan itu terpental jauh terkena hantaman nampan yang mendarat di wajah laleki itu.
Si pelayan kemudian berjalan kembali tanpa memperdulikan sekitarnya.
Para prajurit penjaga hanya tertawa tanpa memperdulikan mereka
"Hahaha....."
"Bodoh sekali orang itu"
"Iya benar, berani sekali menggangu pelayannya Ratu Golem"
"Hahaha ... Rasakan akibatnya"
Semua orang heran melihat para prajurit yang malah menertawakan mereka.
Para prajurit pun melanjutkan tugasnya.
Waktu pun menunjukan sore hari, acara hari ke 2 akan segera di laksanakan kembali.
Rapat pun akan segera di gelar di ruang pertemuan, di gedung operasional kerajaan.
Semua kepala suku di undang untuk hadir dalam pertemuan tersebut.
Para kepala suku di ikuti oleh 2 orang pendamping, sedangkan anak buah mereka ikut berpesta di alun-alun.
Pesta dan pertunjukan dari kemarin sangat meriah seperti meriahnya acara hari kemerdekaan Indonesia yaitu perayaan 17 Agustusan.
Karena hari ini pertunjukannya adalah menonton film Anime tentang monster yang hidup berdampingan dengan manusia dan film Perang kemerdekaan.
Di tengah alun-alun telah terpasang kain putih yang sangat besar dan operator telah siap dengan proyektor sihir yang akan di sorotkan ke kain besar tersebut.
Film yang akan di putar ini adalah Hasil download an Yudi ketika masih berada di dunia asalnya dia membuat proyektor sihir dan menstransfer Film film tersebut dari smartphone yang dia bawa dari dunia asalnya.
Mereka sangat antusias karena baru bertama kalinya melihat hal yang aneh dan menakjubkan seperti sekarang ini.
Di ruang rapat pertemuan.
Satu persatu mereka masuk ruangan pertemuan diantaranya adalah suku monster seperti Ogre, Orc, Babon, Harpy, silpit, dan monster lainnya.
*Maaf ya kak kalau bahasanya Rancu maklum Saya Berasal dari USA (Urang Sunda Asli) dan sehari hari menggunakan bahasa daerah, jadi kadang saya susah memilih atau menerjemahkan kata-kata dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia contoh seperti Clom Giriwil dan Gejebur itu saya sulit harus menerjemahkannya, Harap di maklum tak Kaka.
*Jangan lupa Like dan Jempolnya ya