Serenity Martinez adalah seorang gadis cantik yatim piatu yang menjalani kerasnya kehidupan sejak kecil. Berasal dari keluarga miskin, berantakan dan berakhir tragis. Sempurna sekali kan. Mendiang ayahnya meninggal tertabrak truk ketika mencoba merampok truk tersebut. Sedangkan ibunya bunuh diri karena lelah dengan kehidupannya yang miskin dan menderita.
Ada sesuatu yang unik dari Seren yaitu dia memiliki mata heterochromia. Itu artinya dia memiliki 2 warna mata yang berbeda, tetapi dia memilih menutup kelebihannya itu dengan menggunakan softlens agar tidak mencolok.
Regan Riley Robert, seorang pria tampan dengan kehidupan yang sempurna tanpa cela. Dilahirkan di keluarga kaya raya dan bahagia. Menjalankan bisnis warisan sang ayah dan merupakan putra tunggal. Dan dikelilingi oleh wanita wanita cantik yang ingin menjadi pendampingnya.
Mereka dipertemukan oleh takdir dan dipisahkan pula oleh takdir..bagaimana kisah mereka? yuk Ikuti kisah mereka ya...
Semua novel otor minim konflik seperti biasanya...jangan suruh otor untuk bikin konflik berat ya..semua tergantung otor mau dibuat apa cerita dan endingnya..skip aja kalau ga suka ya gaees...
ig author @zarin.violetta
(sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#30
Seren merasa tidak enak badan hari ini, itu membuatnya tidak makan seharian karena merasa mual. Dia hanya tidur seharian karena jika bangun, kepalanya akan terasa pusing.
Regan berada di kantor karena banyak pekerjaan yang membutuhkan tanda tangannya.
Agatha tampak mendatangi Penthouse Regan. Dia memencet tombol pin pintu masuk. Kemudian masuk kedalam tetapi tak menemukan siapaun.
"Seren...Seren sayaaaanggg", panggil Agatha.
Seren mendengar suara mommy mertuanya di lantai bawah. Tapi dia terlalu pusing untuk beranjak dari ranjangnya.
Agatha naik ke lantai 2 dan masuk kekamar Seren.
Dia melihat Seren tertidur.
"Sayang..ini sudah siang..apakah kau sakit?", tanya Agatha pelan.
"Mom...maaf aku tidak menyambutmu dibawah..kepalaku sangat pusing dan tubuhku terasa lemah", jawab Seren pelan.
"Oh God...apa kau sudah makan sayang?", Agatha memeriksa kondisi Seren.
"Belum..aku tidak enak makan sejak pagi karena merasa mual".
Agatha menatap Seren agak lama.
"Mom", panggil Seren.
"Sayang..kita harus ke dokter sekarang ya..", Agatha berpikir mungkin Seren sedang hamil. Dia ingin calon cucunya tumbuh sehat jika Seren memang benar bebar hamil.
"Mungkin aku hanya masuk angin mom..karena badanku tidak demam..jadi sepertinya tidak perlu ke dokter".
"Tidak..kau harus tetap ke dokter sayang..ayo mommy antar sekarang", Agatha kekeh.
"Baiklah mom", jawab Seren pasrah.
Dalam perjalanan ke dokter, Seren melihat sebuah toko Roti dan ingin memakan roti yang ada di situ. Lalu mereka pun turun dari mobil dan mampir kesana.
Seren memakan rotinya di sana karena memang sangat lapar dan dia tidak mual ketika makan roti itu.
Dari luar tampak seorang wanita tua mengais ngais sampah mencari sisa sisa makanan. Dia tidak sengaja melihat ke arah toko dan melihat Seren disana.
"Serenity...keberuntungan berpihak padaku..", Dorothy tersenyum dan mengeluarkan sebudah benda dari balik mantel lusuhnya.
Ketika Seren keluar dari toko itu, Dorothy tampak menghampiri Seren yang berjalan santai bersama Agatha.
Agatha yang sadar bahwa Dorothy membawa pisau langsung melindungi Seren dengan tubuhnya. Dorothy menusuk punggung Agatha berkali kali.
"Aaaaaaaaa", Seren berteriak kencang dan shock dengan apa yang terjadi pada mertuanya.
Ketika Dorothy menyadari bahwa dia salah sasaran dia kemudian menuju Seren dan akan menusukkan pisaunya tetapi Seren bisa menghindar dan beberapa orang disana menangkap Dorothy.
Seren memeluk Agatha dan menangis sejadi jadinya.
"Moooommm..nooo", Seren menangis tersedu sedu melihat Agatha tak bergerak sama sekali.
Para warga disana memanggil ambulance dan membawa Agatha serta Seren ke rumah sakit.
Seren menelepon Regan tetapi Regan tak mengangkatnya.
Seren masih shock dengan apa yang terjadi. Karena dia merasa ini semua salahnya. Dorothy mengincarnya tetapi justru Agatha yang terluka.
Dorothy dibawa ke kantor polisi oleh warga yang menangkapnya. Dorothy sama sekali tak merasa bersalah. Setidaknya dia sudah menusuk ibu Regan yang dianggapnya sudah merusak hidupnya.
Seren menelepon Robert dan juga mengirim pesan pada Regan dengan harapan Regan bisa membacanya.
Regan sedang meeting dengan staf perusahaannya. Dia melihat ada pesan masuk dari Seren.
Dan betapa shocknya dia dengan apa yang terjadi pada sang mommy.
Regan bergegas pergi ke rumah sakit dan meninggalkan meeting pentingnya.
Robert tiba disana terlebih dahulu. Dia tampak merangkul Seren karena melihat Seren masih sangat shock dengan apa yang terjadi.
sumpah ceritanya bagus banget, smua judul udah aku baca berulang2.
& ini paling penting GK ada PelakorNya.
suka karena part-nya juga GX terlalu bnyak GX bertelele 🤗👍👍👍