NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:43.5k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Dia menuliskan tiga nama tanaman di papan tulis dengan tulisan yang sangat rapi dan tegas.

"Cara yang benar adalah merebus daun mint salju, akar teratai kering, dan satu gram serbuk mutiara hitam," sebut Arif lantang.

"Minumkan ramuan itu, dan racunnya akan luntur melalui keringat dalam waktu kurang dari lima menit tanpa merusak organ apa pun."

Seluruh mahasiswa terdiam mencerna penjelasan yang terdengar sangat masuk akal dan meyakinkan itu.

Dokter Lukman berkeringat dingin, karena dia tahu persis bahwa resep yang ditulis Arif adalah resep legendaris yang sudah hilang dari buku medis.

"K-kau... dari mana kau tahu resep kuno itu?!" gagap Dokter Lukman menunjuk wajah Arif dengan jari bergetar.

Arif membuang spidol itu ke meja dan menatap Dokter Lukman dengan tatapan merendahkan.

"Dari mana aku tahu itu bukan urusanmu, Dokter gadungan," desis Arif sangat tajam.

"Yang jadi urusanmu sekarang adalah usus buntu di perut kananmu yang sudah mulai membusuk sejak tiga hari lalu."

Deg.

Wajah Dokter Lukman seketika berubah sepucat kertas putih mendengar diagnosis ajaib tersebut.

Tangannya secara refleks memegangi perut kanan bawahnya yang memang terasa sangat nyeri sejak beberapa hari terakhir.

"B-bagaimana kau bisa tahu?!" seru Dokter Lukman panik, tanpa sadar mengakui kebenaran ucapan Arif.

Ruang kelas langsung heboh mendengar hal yang tidak masuk akal tersebut.

"Gila! Dia bisa mendiagnosis penyakit kronis cuma dari melihat wajahnya?!" bisik seorang mahasiswa takjub.

"Hebat banget cowoknya Shinta! Pantas saja dia berani melawan Reyhan kemarin!" sahut mahasiswa yang lain memuji.

Arif menyeringai sinis melihat ketakutan di mata petinggi Asosiasi Medis Pusat itu.

"Nafasmu bau tanah basah, dan kantung matamu menghitam tidak wajar, itu ciri khas infeksi organ dalam tingkat lanjut."

"Kau menyebut dirimu petinggi medis, tapi mengobati penyakitmu sendiri saja kau harus minum obat penahan rasa sakit dosis tinggi setiap pagi."

"Kau benar-benar memalukan nama dunia pengobatan," vonis Arif tanpa ampun mematahkan mental pria tua itu.

Dokter Lukman mundur dua langkah hingga punggungnya menabrak papan tulis.

Bruk.

Rasa malu dan ketakutan bercampur menjadi satu menghancurkan sisa harga dirinya di depan puluhan mahasiswa.

"T-tutup mulutmu! Kau memfitnahku!" teriak Dokter Lukman berusaha menyangkal meski keringat deras sudah membasahi jasnya.

"Kalau aku memfitnahmu, lalu kenapa tanganmu gemetar memegangi perut kananmu sekarang?" tantang Arif menyilangkan tangan di dada.

Dokter Lukman buru-buru menarik tangannya dari perut, namun rasa nyeri yang luar biasa tiba-tiba menyerangnya karena pergerakan mendadak itu.

Akhh.

Dokter Lukman merintih kesakitan dan jatuh terduduk di lantai kelas sambil memegangi perutnya.

Pak Budi yang sedari tadi terdiam syok langsung berlari membantu rekan dosennya itu.

"Tolong! Panggilkan ambulans kampus! Dokter Lukman kolaps!" teriak Pak Budi panik meminta bantuan mahasiswa.

Kekacauan terjadi di depan kelas, namun Arif berjalan kembali ke kursinya dengan sangat santai seolah habis jalan-jalan pagi di taman.

Dia duduk kembali di sebelah Shinta yang sedang menatapnya dengan mulut sedikit terbuka.

"Sudah kubilang kan, pertanyaannya sekelas anak TK," bisik Arif menopang dagunya lagi menghadap gadis itu.

Shinta langsung menutup mulutnya dan tersenyum sangat lebar dengan mata berbinar-binar.

Rasa bangga meledak di dalam dadanya melihat pria di sebelahnya ini begitu hebat dan selalu punya cara elegan untuk menang.

"Kau ini memang udik yang paling sombong, tapi kali ini aku akui kau sangat keren," puji Shinta jujur tanpa gengsi.

Gadis itu bahkan secara proaktif menggenggam tangan kiri Arif di bawah meja agar tidak dilihat oleh orang lain.

Arif sedikit terkejut dengan tindakan berani dan lembut dari gadis tsundere itu.

"Wah, Nona cerewet sudah mulai agresif ya berani pegang-pegang tanganku di kelas," goda Arif tersenyum nakal.

"Diam kau! Ini cuma supaya racun anehmu itu tidak kumat, jangan salah paham!" bantah Shinta cepat dengan pipi memerah kepiting rebus.

Arif hanya tertawa pelan dan mengeratkan genggamannya di telapak tangan lembut Shinta.

Kejadian hari ini pasti akan sampai ke telinga Asosiasi Medis Pusat dalam waktu singkat dan membuat mereka semakin waspada.

Dan Arif sangat menunggu kedatangan orang-orang tua sombong itu untuk berlutut di hadapannya suatu saat nanti.

Di tempat lain, jauh di kawasan Jakarta Selatan.

Sebuah klub malam mewah yang tertutup untuk umum menjadi markas rahasia Sindikat Macan Putih.

Di ruang VVIP yang gelap dan dipenuhi asap cerutu, seorang pria berwajah beringas sedang mendengarkan laporan dari anak buahnya.

Pria itu adalah Bos Macan Putih, penguasa dunia hitam di wilayah selatan yang sangat kejam.

"Jadi maksudmu, geng Naga Hitam rata dengan tanah hanya dalam semalam oleh satu orang pemuda?" tanya Bos Macan membuang abu cerutunya.

"Benar Bos, sisa anggota Jali yang lari ke wilayah kita bilang kalau pemuda itu bernama Arif Wicaksono."

"Dia juga bilang kalau pemuda itu adalah Tuan Besar dari sebuah organisasi bernama Biro Akasa," lapor anak buah itu sambil menunduk takut.

Bos Macan terdiam sejenak, keningnya berkerut memikirkan nama organisasi tersebut.

"Biro Akasa? Belum pernah dengar, pasti cuma perkumpulan anak-anak orang kaya yang sok jadi jagoan," remeh Bos Macan tertawa keras meremehkan.

"Hahaha! Benar Bos! Tidak mungkin ada organisasi yang lebih kuat dari Sindikat kita di Jakarta ini!" sahut anak buahnya menjilat bos mereka.

Bos Macan berdiri dari sofa kulit mahalnya dan menatap tajam ke luar jendela kaca yang menampilkan gemerlap kota.

"Kirim sepuluh pembunuh bayaran terbaik kita ke Universitas Mahkota besok siang."

"Culik gadis Keluarga Liem itu dan bawa pemuda bernama Arif itu hidup-hidup ke hadapanku."

"Aku ingin tahu sehebat apa Tuan Besar gadungan itu sampai berani menghancurkan keseimbangan dunia bawah tanah Jakarta," seringai Bos Macan mematikan.

Rencana busuk mulai dirajut oleh orang-orang yang tidak tahu betapa mengerikannya naga yang sedang mereka pancing ini.

Namun Arif yang sedang tersenyum menatap Shinta di dalam kelas sama sekali tidak terganggu dengan badai yang akan datang.

Karena baginya, badai sebesar apa pun hanyalah angin sepoi-sepoi yang akan dia redam dengan satu jentikan jari demi melindungi wanitanya.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!