NovelToon NovelToon
Tuan Arogan Suamiku

Tuan Arogan Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Perjodohan / Trauma masa lalu / Tamat
Popularitas:27.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: ANIVITA

Area Dewasa 17+

Bryan Hendrawan, Seorang CEO Arogan dari perusahaan Hendrawan.

Suatu hari, ia dijebak seseorang hingga ia merenggut kesucian seorang gadis yang sangat dibenci nya.

"kau manusia brensek Bryan!!" teriak gadis itu.

"mari kita membuktikan ucapan mu. aku akan membuat kata 'brensek' itu menjadi kenyataan" jawab Bryan dengan seringai licik nya.

gadis yang dibenci Bryan ternyata menyimpan sejuta luka dimasa lalu nya.

apa yang menyebabkan Bryan begitu membenci gadis itu?

bagaimana nasib gadis malang itu setelah di renggut kesucian nya oleh Bryan?

dan bagaimana reaksi Bryan ketika tau bahwa gadis yang dibenci nya hanya dijadikan kambing hitam oleh orang tua nya?

nantikan kisah nya di Tuan Arogan Suamiku.

Dilarang plagiat.. jika tidak suka, nggak usah baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kram Perut

Pagi hari, seperti biasa Mia muntah muntah parah di pagi hari.

Bryan yang masih tidur terlelap pun mengerjap bangun mendengar suara Mia yang sedang muntah.

Ia hanya membuka mata nya tak berniat beranjak dari ranjang.

Sudah 30 menit berlalu namun Mia belum keluar dari kamar mandi.

Bryan memutuskan untuk melihat Mia ke kamar mandi.

Ternyata Mia sudah jatuh pingsan di kamar mandi.

Bryan segera membopong istrinya ke ranjang.

"Ternyata ini yang membuat nya pingsan setiap hari" gumam Bryan.

Memang benar, Bryan selalu menemukan Mia pingsan di kamar mandi. Namun ia tak pernah menanyakan sebab maupun memanggil dokter karna Mia sudah mewanti wanti agar tidak memanggil dokter.

Tapi kali ini beda, kini Bryan sudah tau kondisi sebenar nya. Mia sedang mengandung anak nya.

Bryan pun segera menelpon dokter.

Beberapa saat kemudian dokter datang untuk memeriksa Mia.

Dokter pun memutuskan untuk memberi infus karna tubuh Mia sudah masuk dalam kategori dehidrasi sedang.

Dokter pun pamit untuk undur diri.

Setelah dokter itu pergi, Bryan memutuskan untuk membersihkan diri lalu bersiap ke kantor.

Pukul 8 pagi,

Mia mengerjapkan mata nya bangun.

Ia melihat ke sekeliling nya

Kosong

"Kenapa tidak ada orang?" Batin Mia.

Mia baru sadar kalau punggung tangan nya telah terpasang infus.

Ia mendudukan tubuh nya dan menyender di kepala ranjang.

Ia merasakan perutnya agak kram.

"Shhhh" Mia meringis kesakitan.

Ia mengusap usap perutnya

"Jangan bikin mama kesakitan dong nak, kamu sehat sehat ya" gumam nya pelan.

Ia mendesahkan napas nya pelan

"Kenapa semua orang seolah olah tak peduli denganku? Apa sebesar itu kebencian mereka terhadap ku" batin Mia.

Beberapa saat kemudian, Dinda, salah satu maid di rumah itu masuk ke kamar Mia.

Ia membawakan roti dengan selai sekaligus susu untuk sarapan Mia.

Ia tau betul bahwa nyonya nya tidak dapat memakan nasi maupun makanan lain.

" Nyonya, mana yang sakit?"

" Dinda, perutku agak kram, apakah berbahaya?" Tanya Mia.

" Sebentar nyonya"

Dinda menelpon nomor dokter pribadi Mia untuk menanyakan kondisi Mia.

" Hallo dok, perut nyonya Mia agak kram. Apakah berbahaya?" Tanya Dinda pada dokter itu.

"Kram perut saat masa kehamilan memang normal terjadi. Namun bila ada bercak darah sebaiknya dibawa kerumah sakit..... Bla bla bla" dokter menjelaskan.

Mia yang ikut mendengar kan nya pun mengangguk mengerti.

Dinda langsung mengambil handuk kecil dan air hangat untuk mengompres perut Mia sesuai anjuran dokter.

"Sudah mendingan?" Dinda bertanya sambil terus mengomores perut Mia.

Mia mengangguk

"Terimakasih Dinda" ucap Mia tulus.

Dinda mengangguk

"Sama sama nyonya"

Mia pun segera memakan sarapan yang sudah disiapkan Dinda.

"Mama kemana Din?" Tanya Mia.

"Nyonya besar sedang arisan dengan teman teman nya nyonya" jawab Dinda.

Mia seketika menunduk. Ia kecewa, kenapa sang mertua tidak ada saat ia butuh? Batin nya.

Dinda mengusap lengan Mia.

Ia tau perasaan nyonya muda nya itu.

"Tidak apa nyonya, masih ada saya disini" Dinda menenangkan.

Mia hanya bisa tersenyum lalu mengangguk.

Jam menunjukan pukul 11 siang,

Mia berencana ke kantor Bryan untuk mengantarkan makan siang.

Entah kenapa hari ini ia sangat bersemangat untuk datang ke kantor Bryan.

Nampak Mia menggunakan dress pink nya dengan sebuah tas kecil yang juga berwarna pink.

Bryan memang melarang Mia untuk bekerja lagi karna alasan kehamilan Mia.

1
Anonymous
Luar biasa
ANIVITA: terimakasih banyak kakk
total 1 replies
maharani ratih
wah ternyata mia galak jg yah
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
maharani ratih
ice cream yumie ..
maharani ratih
klo sku jd mia sdh aku tinggal tuh bryan
Ayu Manje
cerita ny bagus author 🥰
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
Ayu Manje
sedih banget,aku jg nangis bacanya
Ayu Manje
Bryan keliatan udah cinta sama mia
Anonymous
Karakter yg terlalu keras kepala
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
Nugroho Asmarabangun
Kecewa
Nugroho Asmarabangun
Buruk
Dhyta Dewi
Luar biasa
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
adning iza
gregetan jg sma mia
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
Dhyta Dewi
Luar biasa
adning iza
mia akn bles nihh😁😁😁😁
Hikari_민윤기
jari manis mereun...
adning iza
👍👍👍👍👍
adning iza
bryan ogep bget sih knp ngga diusut coba
adning iza
kpan slesaiy keslah phaman ini thhoorrr
Ita rahmawati
🥰🥰
ANIVITA: yuk baca karya author yang lainnya juga😍
total 1 replies
Ita rahmawati
nana jodohny zio kah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!