NovelToon NovelToon
Mayang Dan Bima

Mayang Dan Bima

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:99.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rumaika

[[ TAMAT ]]

IG : @rumaika_sally

Menikahi temen sebangku semasa SMA. Bagaimana rasanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumaika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lagu Favorit

Sebelum pagi, Mayang dan Bima bersiap. Mayang membantunya membawa tripod. Bima membawa ransel dan gitar di tangannya. Ia lihat Susi menyesap kopinya di dekat api yang sekarang tinggal arangnya dan bara yang masih sedikit menyala.

"Lo, udah bangun?" Bima duduk di sampingnya. Dari kejauhan, Mayang tampak membenahi tali sepatu dan sibuk menutup tendanya kembali.

"Udah. Tadi kencing terus haus. Terus bikin minum. Dingin banget. Lo mau?" Ia menawarinya secangkir baru. Bima menerima.

"Lo nggak percaya ya sama gue?" Bima langsung menembaknya dengan pertanyaan.

"Apa?"

Bima menaikkan alisnya. Tak mau menjawab. Ia tak mengejar jawaban.

"Gue lama di Jakarta. Lo tau kan. Anak seumur lo, ya pasti lo tau apa yang gue maksud."

"Mayang juga di Jakarta. Sejak kecil malah."

"Dia beda. Gue 18 Bim. Dia seumur keponakan gue yang masih SMP."

"Terus?"

"Gue punya pacar. Dulu sih."

Susi menyesap kopinya, lalu ditaruhnya ke bangku di sampingnya. Ia gosok-gosokkan tangannya untuk mengusir dingin.

"Gue cuma sayang sama temen-temen gue. Mayang apalagi. Gue anggap kayak adik gue."

"Gue nggak rusak, Sus. Lo pasti nggak percaya. Gue bandelnya beda. Ya berantemin orang kayak Bagas tadi malem. Tapi lo lihat? Sekarang gue berubah. Gue nggak ngelawan kan?"

Susi tertawa. "Kenapa lo bandel?"

"Gue nggak punya bokap," Bima menjawab singkat.

"Gue juga," Susi menjawab, pandangannya menatap jauh ke depan.

"Bokap gue masih hidup sih," Bima menimpali lagi. Kata-katanya ringan begitu saja keluar dari mulutnya.

"Bokap gue juga. Tapi ya udah gue anggap nggak ada."

"Sama."

Mereka tertawa lagi. Merasa lucu dengan kisahnya masing-masing. Padahal mereka tahu. Banyak kepedihan yang harus dilalui susah payah untuk sampai ke titik ini. Mentertawakan keadaan sebagai hal yang biasa saja.

"Hei," Mayang berseru menghampiri mereka. Ikut duduk di samping Bima.

"Emang pada mau kemana?"

"Mau ke bawah ngerekam video," Mayang mengangkat tripodnya, menunjukkannya pada Susi.

"Ooh...Jangan lama-lama ya di bawah. Nanti kita sarapan bareng terus bahas acara selanjutnya. Oke?"

"Susi nggak mau ikut?" Mayang menawarkan.

"Nggak usah. Mau santai-santai aja lagi. Lagian siapa yang bakal ngatur anak-anak?Nanti berantem lagi kayak semalem," ia menanggapinya dengan tertawa.

***

"Mas Bima pernah nangis nggak pas denger lagu?" Mayang tampak tak kesulitan menuruni jalan. Bima tetap membimbingnya. Mereka menuruni jalan. Di kanan dan kiri mereka kebun teh terbentang.

"Pernah."

"Lagu apa? Terus kenapa?"

"Lagu Bima sendiri. Ya kalau ditanya kenapa ya sedih aja."

"Mas Bima bisa bikin lagu?"

Bima mengangguk. "Lagu nggak serius. Pas sedih aja momennya."

"Emang Mas Bima pernah sedih?"

"Ya pernah dong."

"Kenapa sedih?"

Bima tak menjawab. Ini tentang Papanya. Ini tentang Om Adam yang menyakiti Mamanya. Ini bukan hanya sedih, juga ada amarah di sana.

"Ya ada lah. Sekarang Mas Bima sedih kalau Mayang sedih," ia tertawa. Mayang ikut tertawa.

"Kenapa?"

"Mmm...Ya sedih aja. Nggak bisa dijelasin."

Mereka sampai di lahan yang agak datar. Daun-daun teh nampak segar diselimuti embun.

"Mas Bima bisa main Unintended'nya Muse nggak?"

Bima mengangguk. "Mayang bisa?"

"Bisa."

"Oke. Mayang coba sendiri. Mas Bima yang merekam. Mayang bisa kok, jangan gugup. Oke?"

UNINTENDED

You could be my unintended

Choice to live my life extended

You could be the one I'll always love

You could be the one who listens

To my deepest inquisitions

You could be the one I'll always love

Ini salah satu lagu favorit Mayang. Bima merekamnya. Pikirannya kosong, terbang berhamburan. Lagu ini membuatnya membuka mata, bahwa di depan akan banyak kesulitan. Kalau Bima bilang suka sama Mayang, apa kata Mama. Juga Papanya Mayang. Gimana dengan Mayang sendiri. Tapi hatinya telah jatuh, ia tak bisa bangun lagi. Ia ingin tinggal di tempat ternyamannya. Ada Mayang di sana. Dan hatinya, berisi namanya sepenuhnya.

Usainya lagu membawa pikirannya yang beterbangan kembali memenuhi kepala. Seperti ribuan pertanyaan yang tak bisa ia jawab, menggumpal menjadi satu, menghantamnya. Tapi semuanya hilang begitu melihat senyuman gadis itu. Gadisnya. Mayangnya.

1
Qaisaa Nazarudin
Penuh liku2 banget hubungan mereka,tapi mengambil waktu yg lama juga nuat mereka nikah sungguhan ya..
Apapun karya mu bagus thor,,Aku salut sgn perjuangannya Bima 👍🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹
Qaisaa Nazarudin
Menurutku cara mayang ini salah,Tempat istri adalah disisi suaminya apapun keadaannya,apalagi sekarang keadaan Bima yg madih terpuruk dan tergoncang,Mayang harus menjadi kekuatan utk Bima,Bukannya malah ninggalin suami,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Astaga Mayang ingat status kamu,kamu gak bisa lg seenakbya ngadih nomor kamu ke pria lain..apalagi Reza terang2 an bilang alesannya utk apa..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Makanya seharusnya bilang aja tunangan,apa susahnya sih kalo gak mau jujur udah suami istri..
Qaisaa Nazarudin
Udah sakit baru mau cari MANTAN ISTRINYA.. kalo aku jadi Asti ogah ambil tau soal mantan suami lagi,,Aku bukan orang yg sabar dan terlalu pemaaf orgnya,.Jadi sekali di selingkuhin,Seumur hidup akan ku ingat,aku langsung dikte kalo kamu itu org yh gak ku anggap lagi,,
Qaisaa Nazarudin
#Udah SAH gitu..
Qaisaa Nazarudin
Tunangan aja,jgn adek atau sepupu lah,sekurang2 nya mereka harus jgn menutupi ikatan mereka sepenuhnya,sekurang2 nya irg tau mereka ada hubungan spesial gitu,takutnya ada yg ganggu..
Qaisaa Nazarudin
#Ibu angkat
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayang masih manggil TANTE Asti?? Udah jadi Mertua juga inu angkat juga, Harusnya panggil MAMA juga dong..
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat papanya selingkuhin istrinya sendiri,ninggalin anak dan istri,Nah sekarang dia yg di tinggalin,, Mantoopp👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor🥹🥹🥹😫😫😫😫😫😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Mengambil alih pengasuhan Mayang?? Bukannya Mayang mmg udah istrinya Bima ya,, jadi Mayang udah jadi tanggungjawab nya Bima,walaupun umur mayang masih dibawah standar umur utk menikah tp tetap pernikahannya dlm agama itu SAH..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok papanya Mayang meninggal?bukannya td udah sadar ya saat Bima ngadih minum..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,ku bilang juga apa!!! Hadeeuuhh..Rumit..
Qaisaa Nazarudin
Apa papanya Mayang dan mamanya Bima mulai ada hubungan?? Dan nyata nya Bima juga suka sama Mayang..
Qaisaa Nazarudin
Papanya Mayang dan mamanya Bima tuh pekerjaan mereka apa? kok mereka harus pindah ke sini,daerah terpencil,pantesan Bima gak suka,dia itu anak kota,,
Qaisaa Nazarudin
#Dendam mu
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sama mama kamu Bim,Dendam ku sama papa kamu,terus kenapa mama kamu yg jadi mangsa nya,harusnya kamu banggain tuh mama kamu,Tunjukkan ke papa kamu,kalo kamu bisa sukaes tanpa beliau..
Nita Yulianita
ceritanya bagus.. tiap bab di like.. semangat thor
Rumaika Sally: thankyou, Kak. baca cerita aku yang lain juga yuk
total 1 replies
Nita Yulianita
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!