NovelToon NovelToon
SORRY, But I Love You

SORRY, But I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Isthiizty

Edelweiss Javanica adalah seorang gadis cantik keturunan Jawa Eropa. El memiliki mata hazel sama seperti ibunya sehingga membuat banyak orang terhipnotis oleh tatapannya.

El juga seorang primadona kampus. Siapapun pasti mengenal si gadis cantik, pintar, kaya, ramah dan baik. Apalagi dia juga mempunyai kekasih yang tampan. Sungguh hidupnya terlihat begitu sempurna hingga banyak gadis yang iri padanya. Bahkan mereka memimpikan hidup seperti dirinya.

Namun ternyata hidupnya tak sesempurna yang terlihat. Kekasih tampannya sering membentak bahkan memukulnya jika ada pria lain yang menatap kagum padanya.

Akankah Edelweiss bertahan dengan kekasih posesif nya? Atau dia akan menemukan tempat bersandar yang baru dan lebih nyaman?

Baca kisah selengkapnya di SORRY, But I Love You.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isthiizty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan

El menghela nafas panjang.

"Lupakan penampilanku saat ini," ucapnya.

El melambaikan tangan memanggil pelayan. Tak butuh waktu lama seorang pelayan sudah berdiri di samping mejanya. "Kamu mau pesen apa?"

"Americano sama kentang goreng satu," ucap Kennan pada pelayan. "Lo gak pesen lagi?"tanya Kennan pada El, pasalnya dia melihat sudah ada dua gelas kosong di atas meja dan satu gelas jus jeruk yang masih tersisa setengahnya.

"Gak, aku dah kembung kebanyakan minum," sahut El ketus. Karna terlalu lama menunggu membuat El sudah menghabiskan dua gelas lebih minuman yang di pesannya.

Pelayan sudah pergi dan kini tinggal mereka berdua yang masih duduk diam dalam keheningan karna belum ada satu pun dari mereka yang memulai pembicaraan.

"Ehem.." El berdehem sebelum akhirnya memulai pembicaraannya dengan Kennan.

"Kembali lagi ke tujuan kita bertemu. Kamu tau kan kita dijodohkan dan orang tua kita ingin kita menikah besok?" Kennan hanya menganggukan kepala, dia menunggu apa lagi yang akan di katakan El padanya.

"Kenapa kamu menerima perjodohan ini? Bukannya kamu sudah punya kekasih?" tanya El.

"Bagaimana kau tahu?" Kennan yang tak menyangka El tau dia sudah punya kekasih pun balik bertanya.

"Gak penting dari mana aku tahu. Yang terpenting karna kamu sudah punya kekasih dan aku juga sudah punya kekasih jadi sebaiknya kamu menolak perjodohan ini," ucap El. Namun justru membuat Kennan tertawa terbahak. Membuat beberapa pasang mata menatap ke arah mereka. Untung saat ini cafe sudah tak seramai tadi.

"Hey... apa yang kau tertawakan?" tanya El ketus. Dia sangat kesal dengan Kennan. Bagaimana bisa pria ini malah tertawa disaat-saat seperti ini.

"Memang ada pria yang mau menjadikan gadis aneh sepertimu sebagai kekasih?" ucap Kennan di sela-sela tawanya.

"Kau...." El menatap nyalang Kennan yang terlihat sedang mengusap sudut matanya yang basah karna tertawa.

"Oke..oke... Sorry," ucap Kennan lalu mengubah ekspresinya menjadi datar seperti biasa.

El hanya mendengus saat mendengar permintaan maaf Kennan. "Sudah lah aku gak peduli kamu mau mentertawakanku. Yang terpenting kamu harus menolak perjodohan ini."

"Gue gak bisa. Lo aja yang nolak," ucap Kennan santai.

Percakapan mereka terhenti saat pelayan membawakan pesanan Kennan. Setelah mengucapkan terimakasih pelayan pun pergi meninggalkan sepasang calon pengantin itu.

"Lo aja yang nolak perjodohan ini," ucap Kennan lagi.

"Aku udah nolak tapi justru papa gak mau nganggep aku putrinya lagi," ucap El lirih, dia sudah menundukan kepalanya. Dadanya terasa nyeri saat mengingat ucapan papanya tadi.

"Begitupun gue. Bokap nyokap gue ngancem gak ngangep gue anaknya lagi. Bahkan gue di usir dari rumah," sahut Kennan. Dia melipat kedua tangannya di atas perut lalu menyenderkan tubuhnya di sandaran kursi.

"Benarkah?" tanya El. Dia sudah mengangkat kepalanya dan mentap lekat mata Kennan untuk mencari celah kebohongannya. Namun nihil sepertinya yang di ucapkan Kennan benar adanya.

El menghela nafas panjang. "Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya El begitu frustasi.

"Ya sudah turuti saja permintaan orang tua kita. Besok kita akan menikah," ucap Kennan dengan santainya.

"Hey... aku gak mau nikah sama kamu," sahut El.

"Lo pikir gue sudi nikah sama lo? Kekasih gue lebih segalanya dari pada lo," ucap Kennan.

"Kenapa kamu gak kenalin aja kekasihmu dan nikahin dia?" tanya El sinis.

"Gue udah kenalin Megan ke bokap nyokap. Bahkan awalnya nyokap seneng banget. Tapi gara-gara penyusup seperti lo ini ngebuat nyokap berubah pikiran dan lo benar-benar berhasil ngancurin hidup gue," ucap Kennan ketus.

"Itu berarti aku lebih baik dari kekasihmu," ucap El dengan senyum sinis di bibirnya.

"Kau...."

"Apa?" Sahut El dengan mata yang menatap tajam Kennan.

"Udah lah gak usah ribut lagi." Kennan terdiam sesaat lalu menghela nafas panjang. "Lebih baik kita tetap menikah besok, tapi pernikahan ini hanya sandiwara aja," ucap Kennan.

"Maksud kamu?" tanya El tak mengerti. "Bisa gak sih kalau ngomong langsung ke intinya aja gak usah muter-muter biar aku langsung ngerti."

"Sorry gue lupa kalau otak lo yang segede biji kacang itu gak bisa nampung omongan gue yang panjang lebar,"

"Kau ini mau mengajakku ribut atau apa sih? Dari tadi ngehina mulu. Emang kamu pikir kamu udah sempurna?"

"Aku bukan lagi sempurna tapi sangat sempurna," ucap Kennan dengan membusungkan dadanya.

"Cih..... laki kok halu."

Kennan tak mengubris ucapaan El.

"Kita tetap menikah tapi hanya di atas kertas, nanti setelah 6 bulan kita akan bercerai. Nanti kita akan buat surat perjanjian yang di tanda tangani di atas materai. Ya semacam nikah kontrak gitu," ucap Kennan menjelaskan.

"Apakah orang tua kita akan setuju jika kita bercerai?" tanya El.

"Tentu saja mereka harus setuju. Karna aku sudah memiliki alasan yang tepat agar kita bisa bercerai setelah 6 bulan pernikahan?"

"Memang apa alasannya?"

"Kita bercerai karna kau tak bisa hamil dan memberikan keturunan," ucap Kennan dengan senyum di wajahnya.

"Kenapa harus aku?"

"Tentu saja kamu. Kamu pikir gue bisa hamil?" ucap Kennan dengan suara sedikit meninggi.

"Biasa aja gak usah ngegas. Maksud gue kenapa gak kamu aja yang pura-pura ma**ul," ucap El.

"Bokap nyokap gue bakalan gak percaya. Bisa-bisa mereka nglakuin tes macem-macem buat ngebuktiin. Kalau lo yang gak bisa hamilkan mereka akan langsung percaya. Lagian ini kan cuma alasan biar kita gampang cerainya," ucap Kennan.

"Tapi saat nikah kita gak bakalan gitu-gituan kan?" tanya El. Jari telunjuk tangan kanannya sudah di tempelkan ke jari telunjuk tangan kiri seperti memberi tanda.

"Gue gak bakalan tertarik sama lo," ucap Kennan dengan senyum sinis lalu tangan kanannya meraih cangkir yang berada di atas meja. Dia menyesap kopi miliknya yang hampir dingin.

Sedangkan El langsung menghela nafas lega setelah tau jika mereka tidak akan melakukan itu saat sudah menikah.

"Satu lagi. Gue udah membicarakan ini dengan bokap nyokap gue, kalau pernikahan kita tidak akan di publikasikan dan mereka setuju," ucap Kennan setelah meletakan kembali cangkir di atas meja.

Mereka meninggalkan cafe saat jam sudah menunjukan pukul lima pagi. El masuk ke ruang rawat papanya, dia melangkah mendekati ranjang papanya. Dia melihat papanya masih tertidur lelap. Setelah membenarkan selimut papanya, dia berjalan menuju sofa dan langsung merebahkan tubuhnya di sofa panjang.

Aku hanya tinggal menunggu papa bangun. Dan aku akan mengatakan jika hari ini aku mau menikah dengan Kennan. Dan semoga ini menjadi keputusan yang terbaik.

1
Harita Ajun
Luar biasa
Erlinda
sumpah kok aq ga suka dgn karakter Shasa yg sok baik rela berlutut hanya demi utk membujuk mantan nya yg suka main tangan ..menjijik kan
Erlinda
duuuh jd cewek kok goblok banget mau ditampar berkali kali
Erlinda
wow baru jd pacar aja udah main gampar gimana klo udah jd istri..?..inilah yg aq benci klo tokoh cewek nya bodoh dan bucin akut.rela disakiti demi cinta..hadeeeeh..awal nya aja udah bikin tensian
Rietha Hadziq
luar biasa
Durrotun Nasihah
good
Wirda Wati
thanks thort
Wirda Wati
lanjuut...
gimn Megan thort
Wirda Wati
so sweeet
Wirda Wati
kejutan
Wirda Wati
visualnya thort
Wirda Wati
gimn dg Megan thort
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
ternyata ortu Leo matre
Wirda Wati
akhirnya
Wirda Wati
mantap
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
semangat leo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!