NovelToon NovelToon
Ibu Untuk Sahabatku

Ibu Untuk Sahabatku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:10.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: requeen

Merasakan jatuh cinta diusianya yang menginjak 17 tahun, adalah sesuatu yang wajar. Namun yang tidak wajar adalah jika lelaki yang ia cintai adalah ayah sahabatnya sendiri.
Akankah persahabatan antara Alena dan Angel hancur karena Alena mencintai ayah sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Double date

Angel yang baru pulang kuliah dikejutkan dengan keberadaan Doni di rumahnya.Semenjak kuliah, Angel tinggal dirumah mereka yang di jogja bersama seorang pembantu dan sopir.

"Papih ga bilang-bilang mau kesini? " Angel bergelayut manja di lengan Doni.

"Sengaja, kalau tau papih mau kesini pasti kamu minta dibawain ini -itu dari Jakarta " jawab Doni. Bahkan pernah Angel minta dibawakan bakso yang dekat rumah Alena saat Doni akan k jogja. Dan itu sangat merepotkan.

Angel tertawa menyadari ulahnya yang telah membuat papihnya jengkel.

"Angel mandi dulu ya pih " Gadis itu bangun kemudian melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamarnya.

Angel menghentikan langkahnya diundakan kedua ketika Doni memanggilnya.

"ini bawa " Doni menunjuk tas punggung Angel yang tergeletak diatas sofa

'hehe.. lupa " Angel mengambil tasnya kemudian melanjutkan langkahnya menaiki tangga menuju kamarnya di lantai atas.

Ketika memasuki kamarnya Ia dikejutkan dengan keberadaan seorang wanita yang sedang tertidur diranjangnya.

"ALENA" Jerit gadis itu ketika menyadari kalau yang sedang tertidur diranjangnya adalah Alena.

Angel meloncat keatas ranjang dan memeluk gadis itu. Guncangan yang diakibatkan oleh loncatan Angel sontak membangunkan Alena . Jeritan kegirangan Angel membuat Alena harus menutup telinganya.

"lepas ih ngapain peluk-peluk gue! " Alena mendorong tubuh Angel yang memeluknya kencang. Angel tak menggubris ucapan Alena, ia malah semakin mengeratkan pelukannya.

"gue kangen, lu juga pasti kangen kan sampai bela-belain ikut papih kesini! " ucap Angel pede.

"gak lah.. gue kesini karena papih lu yang maksa " jawab Alena sambil bangun dan merapikan rambutnya yang berantakan

" Gue kira lo kangen sama gue " ucap Angel sendu. Angel sedikit kecewa karena kedatangan Alena dipaksa papihnya bukan karena merindukan dirinya. Mungkin Alena masih belum bisa memaafkannya pikir Angel. Tapi tak apalah dengan mau datang saja ia sudah bersyukur, setidaknya ia mempunyai kesempatan untuk memperbaiki hubungan persahabatan mereka yang sudah lama retak.

"gue mau mandi dulu " Angel bangkit kemudian masuk ke kamar mandi.Setelah hampir sepuluh menit, Alena mendengar teriakan Angel dari kamar mandi

"Al.. ambilin handuk gue dong di jemuran di balkon, gue lupa ga bawa handuk! "

Alena mengambil handuk dibalkon, kemudian memberikannya kepada Angel sambil menggerutu "Kebiasaan!! " Angel hanya nyengir.

Setelah ganti baju Angel dan Alena turun menemui Doni yang sedang menikmati secangkir kopi di ruang keluarga.

Angel langsung menggelayut manja pada Doni, sementara Alena memilih duduk diujung sopa.memberi kesempatan kepada Doni dan Angel saling melepas rindu.

"Duduk sini Al ! " Doni menyuruh Alena duduk disebelahnya kirinya, sementara Angel disebelah kanannya, namun Alena menolak. Suasana sedikit canggung, Doni sadar masih ada jarak diantara kedua gadis itu.Suasana sedikit mencair ketika Rangga datang.

Doni dan Rangga terlibat obrolan serius mengenai perusahaan, Alena baru tau kalau Rangga bekerja di anak perusahaan Doni yang ada di jogja sambil menyelesaikan kuliahnya.Pantas saja Angel dan Rangga bisa saling dekat dan akhirnya pacaran.

Angel dan Rangga terlihat tegang ketika Doni mengatakan ada hal serius yang akan disampaikan.

"Maksud papih bawa Alena kesini, papih mau minta ijin kamu kalau papih akan melamar Alena secepatnya " ucap Doni serius

Rangga dan Angel saling pandang, keduanya terlihat kaget dengan ucapan Doni

"Jadi kamu terima lamaran aku kemarin Al? " tanya Rangga seolah tak percaya

"gue ga terima lamaran lo, yang gue terima lamaran om Doni " jawab Alena.

"apa maksud kamu melamar Alena? " tanya Doni menatap Rangga tajam

"Angel yang nyuruh aku untuk lamar Alena buat om! " jawab Rangga tak ingin calon mertuanya salah paham padanya.

Sementara Angel sang tersangka utama hanya nyengir "beraninya kamu mendahului papih " Doni menoyor kepala putrinya.

"Pih.. makan diluar yuk, sambil double date " ajak Angel.Doni melirik Alena meminta persetujuan gadis itu. Alena mengangguk tanda setuju.Doni pun akhirnya setuju dengan ajakan putrinya.

"kamu yang bawa! " Doni memberikan kunci mobil kepada Rangga

"Siap om "

Rangga membawa mereka menuju sebuah tempat makan romantis di jantung kota Yogyakarta. Rooftop dinner menjadi pilihan Rangga kali ini. Sebuah tempat makan romantis yang memadukan impian jamuan makan kekinian dengan dekorasi yang mewah.

Disana mereka menikmati malam minggu sambil menyantap Mie Lethek menu andalan disana.

"Pih, jangan pulang cepet-cepet ya, Angel masih ingin mengunjungi tempat yang bagus disini " ucap Angel

"Tanya Alena, mau tidak lebih lama disini " Doni malah menyuruh Angel bertanya pada Alena.

Angel mengarahkan pandangannya pada Alena yang duduk disamping papihnya.

"Mau ya Al " bujuk Angel

"Ga bisa, gue ada kerjaan " jawab Alena.

"Ga asik luh " ujar Angel kecewa.

"Gue dapat ijin bunda cuma dua hari " Alena menjelaskan. Ia yakin bundanya tidak akan mengijinkan jika terlalu lama.

"mintain ijin sama bundanya dong pih, biar tambah sehari atau dua hari lagi disini " Angel merengek pada papihnya. Doni hanya tersenyum melihat tingkah Angel yang selalu merengek jika ada maunya.

"iya om, besok Rangga ajak ke Borobudur, dan prambanan " Rangga mendukung ide kekasihnya.

"Papih sih gimana Alena " ucap Doni sambil melirik gadis cantik disebelahnya. Sebetulnya ia juga berharap Alena mau tinggal lebih lama lagi, tapi ia tidak mau memaksa jika Alena keberatan.Semua tampak kecewa karena Alena tetap menolak.

Setelah puas menikmati malam minggu disana, mereka pun pulang. Sepanjang jalan Rangga berusaha menghibur Angel yang tampak cemberut karena keinginannya agar Doni dan Alena tinggal lebih lama ditolak Alena.

Sesampainya dirumah, Angel langsung masuk ke kamarnya dan tidak keluar lagi. Bahkan Rangga pulang pun Angel tidak menampakan batang hidungnya.

Doni yang sudah hapal dengan sipat putrinya memilih mengabaikannya. Doni memilih nonton TV dengan Alena.

"Angel marah ya om ? " tanya Alena.

"Biarin, dia kalau marah sebentar juga lupa.. ga kayak kamu " Doni menjawil hidung Alena

"apaan sih " Alena tidak terima dengan ucapan Doni.

"Al.. bisa ga kamu jangan panggil om lagi, panggil apa kek asal jangan panggil om" pinta Doni.

"panggil apa dong? kakek bagaimana? " ledek Alena. Doni menjapit hidung Alena gemas

"sakit om " Alena meringis.

"kalau sayang bagaimana? " pinta Doni.

"aku panggil papih saja ya?! " usul Alena "biar enak manggilnya kayak Angel.. ya pih ? "

"ya sudah gimana enaknya kamu " jawab Doni pasrah.

Doni meletakan kepalanya dipangkuan Alena.Alena mengelus rambut Doni yang berada dipangkuannya, Laki-laki itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut jemari lentik Alena yang bermain dikepalanya.

"Al, bagaimana kalau kita tinggal dua hari lagi disini, papih juga masih rindu sama anak itu " Doni berusaha membujuk Alena "mau ya.. ya "

Alena tau sebetulnya Doni masih ingin tinggal lebih lama, namun ia menghargai Alena.

"ya sudah, tapi papih mintain ijin bunda lagi " Alena akhirnya tidak tega.

"makasih yang " Doni mendusel-dusel kepalanya ke perut Alena.

"Geli pih " Alena menahan kepala Doni agar menjauh dari perutnya.

"Ambilin hape, papih mau bel bunda kamu sekarang " titah Doni, ia enggan untuk mengangkat kepalanya dari pangkuan Alena.

Alena merundukan badannya menjangkau ponsel Doni yang tergeletak dimeja.Pada saat merunduk tidak sengaja kedua benda kenyal Alena tepat menyentuh wajah Doni. Doni tak menyia-nyiakan kesempatan, dikecupnya kedua benda yang menggantung tepat di atas kepalanya itu.

"iih.. papiiiihh " Alena merajuk ketika bibir Doni menyentuh dadanya.Cepat-cepat ia menegakan tubuhnya. Doni tertawa melihat wajah cantik Alena yang merona.

Doni menghubungi bunda Alena untuk meminta ijin menginap lebih lama dengan alasan Angel masih kangen pada Alena.Alena mengusap bulu halus didagu Doni ketika lelaki itu sedang berbicara dengan bundanya. Senyum Doni langsung mengembang ketika bunda Alena mengijinkan.

"bunda kamu sudah kasih ijin " ucap Doni lega.

Doni memberikan ponselnya kepada Alena berharap kejadian barusan terulang lagi.

"ogah.. papih simpen saja sendiri " Alena dapat membaca isi kepala Doni.

1
Evi Lusiana
hrsny doni jlsin k angel alesan dia ngasih motor k alen,jd angel gk mkir alen sugar baby ny doni
Evi Lusiana
gk jls pak duda beresin dlu hub ny sm tnte wid br perjls k alen
Evi Lusiana
jgn php dong pk duda,stu kn puny tante wid
Evi Lusiana
posesif pdhl diany udh puny cewek,dasar pk duda aneh
Evi Lusiana
klo lo peka ngapain lo sm widya pak duda?
Evi Lusiana
demi motor,tp lo kehilangan cinta lo alen
Abi Saputra
ngeriiii pih.....
Abi Saputra
baca yg ke 5 kali tetep asyik
Hr sasuwe
👍👍
Zyfia
Seru bgt loh klurga om Doni, istri, anak, dan menantu temen skolah semua 🤣🤣🤣
Selvy Anton
cerita yang sudah saya baca bagus semuanya....aluran nya menceritakan kehidupan sehari²....keren semangat Thor...💪💪
Annastasia Widjaja
hehe... inih bapake kalah pinter garcep sm anaknya Angel gmn inih.... 😅
Annastasia Widjaja
wkwkwkwk.... lha ga usah Dewi, aku aja bs traveling otak folos kuh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Annastasia Widjaja
Alena udah tau yang 'ena2' soalnya Njek, nti kamu udah tau sama Rangga, adu balap dah 🙈🤣🤣🤣🤣
Annastasia Widjaja
hooh keq na emak kandungnya Angel si Miranda ya
SUSANTI SUTISNA
syukaaaa cerita ny TDK bertele2. konflik ny jg ringan.
wardah
bagus ceritanya
fiyol jelek
bagus
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose/
endang nastusil
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!