Aku punya seorang anak perempuan, mereka mengira aku seorang janda.
Tapi......
jangan membuat soalah anda tau segalanya tentang saya - Bellvania jasmeen
Karena Cinta membuatku gila sehingga ingin mencari tau segalanya tentang anda - Andra Hanan Bratajaya
" aku janda" ucap belva
" aku ga peduli mau kamu janda atau enggak pun aku tetap mencintaimu " ucap andra
terimakasih sudah mampir
happy reading semua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uchy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 29
Belva sedang duduk di kamarnya dia terus melihat handphonenya tidak ada satupun pesan atau telepon dari Andra.
Belva sebenernya sudah mengirim pesan dan menelpon Andra tapi tidak ada jawaban sama sekali
" kemana kamu si Andraa " ucap Belva
Belva merasa kecewa dengan Kak Daniel tentang keputusannya yang mendadak dan Andra yang hilang entah kemana
\=\=\=
" Bos saya sudah memblok Pesan dan telepon dari Andra ke Belva maupun sebaliknya, mereka tidak bisa berkomunikasi" ucap Salah seorang pria terhadap Wisnu
" Bagus laporkan semua pesan yang dikirim nya ke saya , kamu terus awasin Belva sama si brengsek Andra jangan pernah pertemukan mereka " ucap Wisnu tersenyum sinis
" Baik bos "
" kamu boleh pergi" ucap Wisnu, setelah orang suruhannya pergi Wisnu melihat Pesan masuk dari Andra kepada Belva
" kamu yang mengacaukan ini semua sekarang terimalah akibatnya karena telah merebut milik ku !" ucap Wisnu
saat Wisnu sedang gembira karena rencananya sedikit - sedikit mulai di sukses ada seorang wanita masuk ke ruangan Andra.
" sepertinya tujuan kita sama" ucap Si wanita
" siapa kamu berani-beraninya masuk tanoa izin" ucap Wisnu terkejut
" santay babyy aku ke sini mau ajak kerjasama kamu" ucap si wanita langsung duduk di pangkuan Wisnu
" kerjasama apa ?"
" Aku ingin bergabung denganmu untuk menghancurkan Andra dan Belva"
" aku hanya akan menghancurkan Andra" ucap Wisnu
" Stt Baby kamu hancurkan Andra Aku hancurkann Belva " ucap si wanita sembari menggoda Wisnu
" ada imbalan apa jika aku setuju mengajak mu ?"
" kamu bisa tidur sepuanya dengaku " bisik si wanita
" hanya itu saja" ucap Wisnu meremehkan
" asal kamu tau aku belum pernah tidur dengan siapapun " ucap si wanita
" alah itu mungkin alasan kamu aja"
" kalo kamu ga percaya silahkan cek sendiri" si wanita langsung berbaring di meja kerja Wisnu . Wisnu pun memastika sendiri dan ternyata benar dia belum pernah tidur dengan siapapun
" oke baikalah kita kerjasama tapi syaratnya kamu harus menjadi wanitaku selamanya "ucap Wisnu
" Aku setujuu sayang" ucap si wanita menarik Wisnu dan menciumnya.
" oke tunggu kamu harus menandatangani dokumen perjanjian karena aku ga mau kamu pergi setelah semuanya berkahir" ucap Wisnu. si wanita mengangguk setuju.
" kamu tunggu di kamar sana , jangan keluar " ucap Wisnu menunjuk kamar di ruang kerjanya dan langsung menuju sekretaris pribadinya untuk membuat dokumen perjanjian .
setelah selesai membuat dokumen itu Wisnu menghampiri si wanita yang sedang duduk di sisi ranjang .
" ini tanda tangani dulu, dan tulis nama kamu di sana!" ucao Wisnu menyerahka dokumen . setelah menandatangi dokumen itu si wanita menyerahkan nya kembali ke Wisnu.
" oh jadi nama kamu Linda , aku Wisnu " ucapnya sambil berjabat tangan.
setelah berjabat tangan Linda menarik Wisnu sampai terjatuh di dadanya.
Wisnu yang merasa Linda menggodanya hanya diam dan tersenyum nakal
" aku pengen kamu yang ngelayani aku"ucap Wisnu. Linda langsung menurutinya
mereka melakukan hubungan panasnya.
\=\=\=
Ben merasa aneh karena di sekitar tempat tinggal Belva seperti ada mata-mata yang menjaganya, Ben yang saat itu di perintahkan Andra untuk tinggal di rumah yang di beli Andra yang dekat dengan rumah Belva. Ben melihat seperti orang-orang mondar mandir di depan rumah Belva.
" kalo itu orang suruhan Daniel tapi kenapa ada tanda aneh di lenganya, ciri khas geng Daniel biasanya memakai cincin di tangan kirinya, tapi sepertinya ini bukan orang suruhan Daniel, wah ada ga beres nih " ucap Ben.
"Ben menghubungi anak buahnya untuk mencari tahu, sebelum dia melaporkannya pada Andra