NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:46.1k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Wusss.

Dalam sekejap mata, dia sudah berada di tempat parkir dan masuk ke dalam sebuah mobil sport hitam milik pengawal rahasia Biro Akasa yang memang selalu disiagakan di dekat kampus.

Brummm!

Mobil itu melaju kesetanan membelah jalanan ibu kota menuju arah utara.

Sementara itu, di dalam sebuah gudang tua dan berbau karat di Pelabuhan Tanjung Priok.

Shinta diikat paksa di atas sebuah kursi kayu yang sudah lapuk di tengah ruangan kosong yang luas.

Mulutnya ditutup menggunakan lakban hitam tebal.

"Mmph! Mmmph!" Shinta meronta-ronta ketakutan dengan mata yang berkaca-kaca.

Di depannya, berdiri Reyhan dan Hermawan Kusuma dengan wajah menyeringai jahat dan menang.

Di sekeliling mereka, puluhan pria bertato naga dan membawa parang besi berdiri berjaga-jaga.

Mereka adalah anggota geng Naga Hitam yang paling ditakuti di daerah pelabuhan.

"Diamlah sayang, kau tidak akan terluka kalau gembel itu datang menyerahkan nyawanya," goda Reyhan mengelus pipi Shinta.

Shinta langsung memalingkan wajahnya dengan sangat jijik hingga air matanya menetes.

Dia menyesal tidak mendengarkan firasat Arif tadi di taman kampus.

Ternyata telepon dari dosennya itu hanyalah rekayasa yang sudah direncanakan matang oleh keluarga licik ini.

"Kau pikir gembel miskin itu berani datang sendirian ke sarang naga ini Reyhan?" ejek Hermawan menyesap cerutunya.

"Dia pasti sedang kencing di celana ketakutan mencari bantuan polisi sekarang."

Pemimpin geng Naga Hitam, seorang pria berwajah codet bernama Jali, ikut tertawa terbahak-bahak.

"Biar saja dia bawa polisi Bos Hermawan, anak buahku sudah menyuap semua patroli di area ini."

"Bahkan tikus pun tidak bisa masuk tanpa izin dariku," sombong Jali menepuk dadanya yang bidang.

Reyhan berjalan mengelilingi kursi Shinta bagaikan predator yang sedang mempermainkan mangsanya.

"Aku akan membuatnya berlutut menjilati sepatuku di depan matamu Shinta," bisik Reyhan penuh dendam.

"Setelah aku mematahkan kedua kaki dan tangannya, aku akan membuangnya ke laut sebagai makanan ikan."

"Dan kau... kau akan menjadi istri patuhku yang melayani setiap keinginanku."

Shinta menutup matanya rapat-rapat, dia berdoa dalam hati memohon keselamatan untuk Arif.

Meski pemuda itu sering membuatnya kesal, tapi Shinta sangat tidak ingin Arif mati konyol demi dirinya.

Brak!

Tiba-tiba, suara benturan keras dari arah pintu besi raksasa gudang itu membuat semua orang terlonjak kaget.

Suaranya sangat keras seperti ditabrak oleh sebuah truk tronton bermuatan penuh.

Brak! Krak!

Pintu besi setebal dua sentimeter itu melengkung ke dalam dan akhirnya jebol terlepas dari engselnya dengan suara memekakkan telinga.

Debu dan karat beterbangan menutupi pandangan di sekitar pintu masuk.

Dari balik kepulan debu itu, sosok siluet seorang pemuda berjalan masuk dengan sangat perlahan.

Langkah kakinya tidak mengeluarkan suara, tapi tekanan auranya membuat nafas semua preman di sana terasa berat seketika.

Debu perlahan menipis, menampakkan wajah Arif yang sangat tenang, terlalu tenang hingga terlihat tidak wajar.

Mata pemuda itu tidak lagi berwarna cokelat biasa, melainkan memancarkan kilat kemerahan akibat kemarahan yang meluap-luap.

"Udik!" batin Shinta menjerit lega sekaligus panik melihat kedatangan Arif sendirian.

Reyhan dan Hermawan mundur beberapa langkah berlindung di balik pasukan geng Naga Hitam.

"K-kau benar-benar datang sendirian dasar bodoh!" teriak Reyhan sok berani meski lututnya sedikit gemetar melihat pintu besi yang hancur itu.

"Bos Jali! Cepat habisi dia sekarang juga! Potong kedua kakinya!" perintah Hermawan panik.

Jali mencabut parang besarnya dan meludah ke lantai.

"Hanya anak kemarin sore berani sok jagoan di markasku!" teriak Jali maju memimpin pasukannya.

"Bantai dia anak-anak!"

Puluhan preman bertato itu langsung menerjang Arif dari depan dengan senjata tajam mengkilap di tangan mereka.

Arif sama sekali tidak berkedip, dia hanya menatap Jali yang sedang berlari ke arahnya.

"Sarang naga kalian bilang?" suara Arif terdengar bergema pelan di seluruh penjuru gudang.

Wush.

Tubuh Arif tiba-tiba menghilang dari pandangan layaknya hantu di siang bolong.

Brak! Duagh! Krak!

Suara tulang patah dan jeritan kesakitan meledak dalam hitungan detik secara bertubi-tubi.

Sebelum Jali sempat mengayunkan parangnya, sebuah tinju yang kekuatannya setara dengan hantaman kereta api mendarat telak di dadanya.

Krak!

Tulang rusuk Jali hancur berkeping-keping, dan tubuh beruangnya terpental ke udara sejauh belasan meter hingga menabrak kontainer besi di belakang.

Arif bergerak seperti bayangan malaikat maut di tengah kerumunan preman tersebut.

Dia tidak menggunakan trik atau jurus rumit, hanya pukulan dan tendangan murni yang dipenuhi aura membunuh.

Setiap kali tangannya bergerak, satu preman akan terkapar tak sadarkan diri dengan tulang patah.

Hanya butuh waktu kurang dari satu menit, tiga puluh anggota geng Naga Hitam yang paling ditakuti itu sudah tergeletak mengerang kesakitan di lantai gudang.

Darah segar menggenang di beberapa sudut ruangan menciptakan pemandangan yang sangat mengerikan.

Hermawan Kusuma jatuh terduduk ke lantai, cerutunya terlepas dari mulutnya yang menganga lebar.

Sedangkan Reyhan, pemuda arogan itu sudah terkencing di celananya saking takutnya melihat pembantaian sadis di depan matanya.

Arif melangkah pelan melewati tumpukan tubuh preman yang merintih itu dan berdiri tepat di hadapan Reyhan.

"K-kau... jangan bunuh aku... kumohon..." rintih Reyhan menangis memeluk kaki ayahnya.

Arif tidak mempedulikan rengekan itu, dia langsung berjalan melewati Reyhan dan menghampiri kursi Shinta.

Dengan sangat lembut, Arif melepaskan lakban di mulut gadis itu dan membuka ikatan tali di tubuhnya.

Shinta yang sudah dibebaskan langsung menghambur memeluk tubuh tegap Arif sambil menangis tersedu-sedu.

"Hiks... kau bodoh sekali udik! Kenapa kau datang sendirian!" tangis Shinta menenggelamkan wajahnya di dada Arif.

Arif menepuk punggung gadis itu pelan untuk menenangkannya.

"Sudah kubilang kan, tidak ada cacing tanah yang bisa menyentuhmu selama ada aku," bisik Arif menenangkan.

Arif membalikkan badannya sambil memeluk pinggang Shinta dengan satu tangan protektif.

Dia menatap tajam ke arah Reyhan dan Hermawan yang sedang merangkak mundur ketakutan.

"Hari ini, Keluarga Kusuma akan kuhapus dari peta ibu kota," vonis Arif tanpa ampun.

Arif mengangkat tangan kanannya ke udara.

Wush! Wush! Wush!

Puluhan bayangan hitam tiba-tiba berjatuhan dari atap gudang melalui jendela-jendela yang pecah.

Mereka adalah pasukan pembunuh elit Bayangan Malam dari Biro Akasa yang sudah mengepung tempat itu sejak tadi.

Mereka memakai seragam tempur serba hitam dengan topeng naga menutupi wajah mereka, memegang pedang pendek yang siap menebas.

"Tuan Besar, seluruh area pelabuhan sudah kami amankan, menunggu perintah eksekusi," lapor kapten pasukan itu berlutut di hadapan Arif.

Hermawan Kusuma akhirnya menyadari siapa pemuda yang baru saja dia usik.

Tuan Besar Biro Akasa, penguasa dunia bawah tanah yang kemarahannya bisa mengguncang negara.

"A-ampuni kami Tuan Besar! Kami benar-benar tidak tahu!" jerit Hermawan bersujud mencium lantai gudang kotor itu berulang kali.

"Kami buta! Tolong sisakan nyawa kami!"

Arif menutup telinga Shinta agar gadis itu tidak mendengar jeritan ketakutan tersebut.

"Hancurkan seluruh bisnis Kusuma malam ini juga, dan seret kedua babi ini ke penjara seumur hidup atas tuduhan penculikan," perintah Arif dingin tanpa belas kasihan.

"Siap laksanakan Tuan Besar!"

Arif memutar tubuhnya dan menuntun Shinta yang masih syok berjalan keluar dari gudang mengerikan tersebut.

Malam itu, di bawah komando sang naga yang murka, kerajaan properti Keluarga Kusuma hancur lebur tanpa sisa menjadi debu sejarah.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!