Di dunia tempat Surga mengendalikan takdir dan kekuatan menentukan segalanya, Gu Chenxiao adalah anomali yang tidak pernah tercatat dalam Kitab Surga.
Dengan bantuan Arsip Pengamat Abadi, ia menapaki Dao Iblis yang menentang hukum kosmos. Ia bukan pahlawan yang menyelamatkan dunia, melainkan manipulator yang mempermainkan takdir, memanfaatkan pengkhianatan, dan menjadikan musuh sebagai bidak dalam rencana jangka panjangnya.
Namun, ketika Fondasi Asal mulai mengoreksi keberadaannya, Gu Chenxiao menyadari bahwa dunia yang ia kenal hanyalah sebagian kecil dari rahasia kosmos.
**Jika Surga menentukan takdir semua makhluk, siapa yang berani menentukan takdir Surga?**
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagas Hirmawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8 — Jejak di Balik Segel
Pagi itu, Gu Chenxiao memulai harinya dengan membatalkan satu permintaan pemeriksaan.
Permintaan tersebut berkaitan dengan daftar peminjaman buku di perpustakaan keluarga. Beberapa hari sebelumnya, ia menemukan sebelas buku dengan catatan peminjaman yang tidak lengkap. Salah satunya berkaitan dengan pengelolaan aset administratif, sedangkan buku lainnya membahas peraturan gudang, pajak wilayah, dan pencatatan barang.
Awalnya, ia menganggap daftar itu mungkin dapat membantunya memahami bagaimana dokumen gudang nomor tujuh menghilang dari arsip.
Namun, setelah mempertimbangkannya kembali, ia menyadari bahwa pencarian tersebut mulai melebar terlalu jauh.
Sebelas buku. Belasan petugas. Bertahun-tahun catatan yang tidak lengkap.
Tanpa petunjuk tambahan, memeriksa semuanya hanya akan menghabiskan waktu dan menghasilkan semakin banyak nama yang dapat dicurigai.
Ia mencoret permintaan pemeriksaan itu, lalu menulis permintaan baru.
Kali ini, ia hanya meminta salinan daftar pengiriman yang menggunakan jalur pengganti selama tiga bulan terakhir, khususnya pengiriman yang disetujui tanpa pengesahan ulang dari kantor pusat.
Permintaan itu jauh lebih sempit.
Ia tidak mencari semua orang yang mungkin mengetahui rahasia lama. Ia mencari transaksi yang benar-benar menggunakan kewenangan yang tercantum dalam kontrak Shen Rui.
Jika klausul perubahan jalur hanya menjadi bagian standar kontrak dan tidak pernah digunakan, klausul itu mungkin tidak memiliki hubungan dengan masalahnya.
Sebaliknya, jika klausul tersebut digunakan berulang kali oleh pihak yang sama, ia akan memiliki dasar untuk menyelidiki lebih jauh.
Paman Fu membaca permintaan itu sebelum membawanya ke kantor administrasi.
“Apakah Anda ingin membandingkannya dengan tiga peti obat dari perbatasan?”
“Ya. Tetapi jangan menganggap ketiganya sebagai pusat penyelidikan. Kita perlu mengetahui apakah transaksi itu merupakan kejadian biasa atau bagian dari pola yang lebih luas.”
“Jika tidak ditemukan pengiriman lain yang serupa?”
“Kita akan berhenti memeriksa jalur tersebut sampai ada informasi baru.”
Paman Fu mengangguk. “Saya akan mengurusnya.”
Ketika pembantunya pergi, Gu Chenxiao mengambil secangkir teh yang sudah dingin.
Ia tidak merasa bahwa kemajuan penyelidikan harus diukur berdasarkan jumlah dokumen yang ditemukan. Kadang-kadang, kemajuan terbesar justru terjadi ketika seseorang berhasil membuang kemungkinan yang tidak lagi berguna.
Ia tidak membutuhkan seratus tersangka.
Ia membutuhkan satu hubungan yang dapat dibuktikan.
Menjelang tengah hari, laporan pertama tiba.
Selama tiga bulan terakhir, terdapat tujuh belas pengiriman yang menggunakan jalur pengganti. Sebagian besar disetujui karena kerusakan jalan atau perubahan kondisi wilayah. Empat pengiriman menggunakan perusahaan transportasi yang baru terdaftar dalam dua tahun terakhir.
Dari empat pengiriman tersebut, dua menggunakan perusahaan Shen Rui.
Gu Chenxiao memeriksa catatan satu per satu.
Pengiriman pertama membawa bahan obat menuju wilayah perbatasan. Jumlah barang sesuai dengan kontrak, dan perubahan jalurnya disertai laporan kerusakan jalan.
Pengiriman kedua membawa peralatan pertanian. Jalurnya diubah karena jembatan utama sedang diperbaiki. Catatan pemeriksaan menunjukkan bahwa barang tiba di tempat tujuan sesuai jadwal yang diperbarui.
Tidak ada alasan untuk menganggap kedua pengiriman itu mencurigakan.
Namun, pengiriman ketiga menarik perhatiannya.
Transaksi tersebut melibatkan perusahaan transportasi lain, bukan Shen Rui. Barang yang dikirim berupa bahan mineral untuk bengkel senjata. Jumlahnya tidak besar, dan jalurnya melewati wilayah yang sama dengan salah satu rute pengiriman obat.
Perubahan jalur disetujui oleh pejabat wilayah yang sama.
Nama pejabat tersebut adalah Ma Zhen.
Gu Chenxiao mengenali nama itu dari laporan sebelumnya. Ma Zhen merupakan pengelola jalur barat laut yang pernah meminta perubahan jadwal pengiriman setelah pemeriksaan biaya diumumkan.
Permintaan perubahan jadwal tersebut telah disetujui melalui prosedur biasa. Pada saat itu, tidak ada bukti bahwa tindakan Ma Zhen melanggar aturan.
Sekarang, namanya muncul kembali dalam catatan pengiriman yang menggunakan jalur pengganti.
Tetapi satu nama yang muncul dua kali tidak cukup untuk membuktikan pola.
Gu Chenxiao memeriksa tanggal-tanggalnya.
Pengiriman bahan mineral terjadi dua puluh enam hari sebelum pengiriman obat. Keduanya menggunakan jalur yang melewati sebuah persimpangan kecil di sebelah barat kawasan perdagangan.
Persimpangan itu tidak tercantum sebagai titik penyimpanan resmi.
Namun, dalam catatan biaya pengawalan, terdapat pembayaran tambahan untuk tempat istirahat sementara.
Gu Chenxiao berhenti membaca.
Ia mengambil dokumen pengiriman obat dan membandingkan rincian biayanya. Pada transaksi tersebut, pembayaran untuk tempat istirahat sementara tercatat dengan nama pengelola yang berbeda, tetapi alamat wilayahnya sama.
Bisa saja dua tempat berbeda berada di kawasan yang sama. Bisa pula keduanya menggunakan nama dagang yang berbeda untuk layanan yang serupa.
Belum ada bukti bahwa uang tersebut dibayarkan kepada pihak yang sama.
Namun, perbedaan itu layak diperiksa.
“Paman Fu,” panggilnya ketika pembantunya kembali ke ruangan.
Paman Fu masuk dan berdiri di depan meja.
“Apakah kita memiliki catatan mengenai tempat istirahat sementara yang menerima pembayaran dari jalur barat?”
“Ada beberapa catatan. Sebagian merupakan tempat singgah resmi, sebagian lagi dikelola oleh pihak swasta.”
“Cari tahu apakah dua pembayaran ini mengarah kepada pemilik yang sama. Jangan bertanya kepada Ma Zhen terlebih dahulu.”
“Apakah Anda mulai mencurigainya?”
“Aku mulai menemukan dua transaksi yang menggunakan jalur serupa dan memiliki biaya tambahan di kawasan yang sama. Itu alasan untuk memeriksa pembayaran, bukan alasan untuk menuduh pengelolanya.”
Paman Fu menerima dokumen tersebut.
Gu Chenxiao kembali menatap laporan pengiriman.
Untuk pertama kalinya, penyelidikannya menghasilkan hubungan yang dapat diuji di luar kemiripan tanda dan ketidaklengkapan arsip lama.
Dua pengiriman berbeda.
Dua perusahaan berbeda.
Satu pejabat wilayah yang sama.
Dan pembayaran tambahan yang mungkin mengarah kepada pihak yang sama.
Jika hubungan itu terbukti, ia akan memiliki alasan untuk memperluas pemeriksaan. Jika tidak, ia dapat menghapusnya dari daftar kemungkinan.
Kedua hasil itu sama-sama berguna.
Sore harinya, Gu Chenxiao kembali bertemu Lin Yue di Paviliun Teknik.
Kali ini, Lin Yue sedang berlatih dengan pedang kayu. Gerakannya lebih pendek daripada sebelumnya, dan langkah ketiganya tidak lagi membuka ruang sebesar yang pernah Gu Chenxiao tunjukkan.
Setelah menyelesaikan satu rangkaian gerakan, Lin Yue menurunkan pedangnya.
“Kau datang untuk berlatih atau mencari orang yang bisa kau ajak bicara?” tanyanya.
“Apakah keduanya tidak bisa dilakukan sekaligus?”
“Bisa. Tetapi biasanya orang yang sedang menyelidiki sesuatu lebih tertarik pada pertanyaan daripada latihan.”
Gu Chenxiao meletakkan gulungan teknik di atas meja.
“Kau terlalu sering mengamati orang lain.”
“Dan kau terlalu sering memperhatikan apa yang kuamati.”
Gu Chenxiao tersenyum tipis. “Mungkin kita memiliki kebiasaan yang sama.”
Lin Yue menyandarkan pedangnya pada rak. “Aku mendengar ada pemeriksaan baru terhadap pengiriman jalur barat.”
“Informasi itu menyebar dengan cepat.”
“Pemeriksaan administrasi bukan rahasia. Para pengurus membicarakannya sejak pagi.”
“Lalu apa yang ingin kau ketahui?”
Lin Yue menatapnya dengan saksama. “Apakah kau sudah menemukan sesuatu?”
“Belum ada yang cukup kuat untuk disebut sebagai penemuan.”
“Kau selalu menjawab seperti itu.”
“Karena kebanyakan orang mengajukan pertanyaan sebelum memahami apa yang sebenarnya mereka tanyakan.”
Lin Yue tertawa pelan, tetapi kemudian ekspresinya berubah serius.
“Aku ingin memberitahumu sesuatu. Beberapa hari lalu, aku melihat seorang petugas membawa gulungan dokumen dari kantor pengelolaan aset menuju bangunan lama di sisi barat. Aku tidak tahu isinya, tetapi aku mengenali bangunan itu sebagai tempat penyimpanan arsip yang jarang digunakan.”
Gu Chenxiao tidak segera menanggapi.
“Apakah kau melihatnya masuk?”
“Tidak. Aku melihatnya membawa gulungan melewati koridor. Ketika aku kembali ke tempat itu sekitar setengah jam kemudian, orangnya sudah tidak ada.”
“Apakah kau tahu siapa petugas tersebut?”
“Tidak. Aku hanya melihat pakaian luar dan lencana di pinggangnya. Lencananya mirip dengan lencana petugas pengelolaan aset, tetapi aku tidak cukup dekat untuk membaca nomor identitasnya.”
Gu Chenxiao memandang Lin Yue selama beberapa saat.
Informasi itu mungkin berkaitan dengan dokumen yang hilang. Namun, bangunan lama di sisi barat digunakan untuk menyimpan berbagai macam arsip, sehingga keberadaan seorang petugas di sana bukanlah hal yang aneh.
“Apa yang membuatmu mengingat kejadian itu?” tanyanya.
“Karena petugas tersebut membawa gulungan dengan kedua tangan, seolah-olah isinya cukup berat atau tidak boleh terlipat.”
“Gulungan dokumen bisa berat.”
“Benar. Itulah sebabnya aku tidak langsung menganggapnya mencurigakan.”
Gu Chenxiao mengangguk. “Setidaknya kau memahami perbedaan antara sesuatu yang tidak biasa dan sesuatu yang salah.”
Lin Yue menyilangkan tangan. “Jadi, kau akan memeriksanya?”
“Mungkin.”
“Kau tidak tertarik mengetahui siapa petugas itu?”
“Aku tertarik jika identitasnya dapat membantuku memeriksa dokumen yang relevan. Aku tidak tertarik menghabiskan waktu mencari orang hanya karena ia membawa gulungan.”
Lin Yue tersenyum samar. “Kadang-kadang aku merasa kau memperlakukan semua orang seperti bagian dari sebuah permainan.”
“Bukankah setiap orang sedang memainkan sesuatu?”
“Tidak semua orang berniat menang dengan mengorbankan orang lain.”
Gu Chenxiao menatapnya tanpa ekspresi.
“Kalau begitu, mereka seharusnya memilih permainan yang berbeda.”
Lin Yue tidak menjawab.
Untuk beberapa saat, keduanya hanya mendengar suara pedang kayu yang beradu dari sisi lain paviliun.
Kemudian Lin Yue mengambil pedangnya kembali.
“Aku tidak tahu apakah informasi tadi berguna. Kau boleh mengabaikannya jika tidak sesuai dengan penyelidikanmu.”
“Aku akan memeriksanya.”
“Tanpa menuduh siapa pun?”
“Tanpa menuduh siapa pun.”
Lin Yue mengangguk, tampaknya puas dengan jawaban itu.
Gu Chenxiao mengambil gulungan tekniknya dan meninggalkan paviliun.
Ia belum memutuskan apakah Lin Yue merupakan seseorang yang dapat dipercaya. Namun, sejauh ini, pemuda itu memberikan informasi yang disertai batasan yang jelas. Ia tidak mengklaim mengetahui identitas petugas, tidak menyatakan bahwa dokumen tersebut pasti berkaitan dengan gudang nomor tujuh, dan tidak memaksanya mengambil tindakan tertentu.
Itu membuat informasinya lebih mudah diuji.
Tetapi belum membuatnya lebih benar.
Menjelang malam, Paman Fu datang membawa hasil pemeriksaan mengenai pembayaran tempat istirahat sementara.
Kedua pembayaran ternyata tidak mengarah kepada pemilik yang sama.
Tempat pertama merupakan penginapan resmi yang terdaftar atas nama sebuah keluarga pedagang. Tempat kedua dikelola oleh perusahaan logistik kecil yang menyewakan ruang penyimpanan dan tempat beristirahat bagi pengawal.
Tidak ditemukan hubungan kepemilikan langsung di antara keduanya.
Gu Chenxiao membaca laporan itu, lalu mengangguk.
“Berarti hubungan yang kita duga tidak terbukti.”
Paman Fu tampak sedikit kecewa. “Namun, kedua pengiriman tetap menggunakan jalur yang disetujui Ma Zhen.”
“Itu masih merupakan fakta, tetapi tidak cukup untuk menyimpulkan adanya penyimpangan. Ma Zhen bertanggung jawab atas jalur tersebut. Wajar jika namanya muncul dalam dokumen pengesahan.”
“Apakah kita harus menghentikan pemeriksaan?”
“Untuk pembayaran tempat istirahat ini, ya. Simpan catatannya, tetapi jangan menghabiskan waktu untuk mencari hubungan yang tidak ditemukan.”
Paman Fu membungkuk.
Gu Chenxiao mengambil dokumen berikutnya.
“Sekarang, periksa apakah perubahan jalur pada pengiriman bahan mineral memiliki alasan yang sesuai dengan kondisi wilayah saat itu. Kita perlu memastikan apakah keputusan Ma Zhen memiliki dasar administratif yang sah.”
Paman Fu mencatat instruksi itu.
Gu Chenxiao tidak kecewa karena satu kemungkinan telah gugur. Justru sebaliknya, ia lebih menyukai hasil yang jelas daripada kecurigaan yang terus dipelihara tanpa dasar.
Jika ia ingin mengungkap apa yang terjadi di balik transaksi perdagangan, ia harus bersedia meninggalkan dugaan yang tidak lagi didukung bukti.
Kalau tidak, ia hanya akan menjadi orang yang mengumpulkan cerita, bukan orang yang menemukan kebenaran.
Malam itu, seorang petugas perpustakaan mengirim kabar mengenai buku penyesuaian aset administratif yang sebelumnya ditemukan di rak yang salah.
Buku tersebut masih berada di tempatnya.
Namun, ketika petugas melakukan pemeriksaan inventaris rutin, ia menemukan bahwa nomor registrasi buku itu tidak sesuai dengan nomor yang tercantum dalam daftar peminjaman lama.
Perbedaannya hanya satu angka.
Buku yang ditemukan memiliki nomor registrasi berbeda dari buku yang tercatat pernah dipinjam oleh seorang tetua sekitar tujuh bulan sebelumnya.
Petugas tidak dapat memastikan apakah terjadi kesalahan penyalinan atau pertukaran buku. Kedua jilid memiliki judul yang sama dan sampul yang hampir identik.
Gu Chenxiao membaca laporan itu dengan perlahan.
Selama ini, ia menganggap buku tersebut mungkin telah dipindahkan, disembunyikan, atau sengaja ditempatkan di rak yang salah. Namun, perbedaan nomor registrasi membuka kemungkinan lain: mungkin buku yang dicari selama ini bukan buku yang sama dengan buku yang baru ditemukan.
Artinya, keberadaan sebuah buku dengan judul yang sesuai tidak membuktikan bahwa dokumen yang dibutuhkan masih berada di dalamnya.
“Apakah buku yang tercatat dalam daftar peminjaman lama masih ditemukan?” tanyanya kepada petugas yang mengantar laporan.
“Belum, Tuan Muda.”
“Apakah nomor registrasinya tercatat dalam daftar inventaris lain?”
“Belum ditemukan. Kami sedang memeriksa salinan lama.”
Gu Chenxiao mengangguk.
Ia tidak meminta petugas menggeledah seluruh perpustakaan. Ia juga tidak menyuruh mereka menghubungi tetua yang pernah meminjam buku tersebut.
“Periksa riwayat perpindahan nomor registrasi. Jika nomor itu pernah digunakan untuk buku lain, kita perlu mengetahui kapan perubahan terjadi. Jika tidak, cari catatan inventaris terakhir yang memastikan keberadaan buku tersebut.”
Petugas membungkuk lalu pergi.
Gu Chenxiao duduk sendirian setelah laporan itu selesai dibaca.
Kini ada dua kemungkinan yang berbeda.
Buku tersebut mungkin telah hilang atau dipindahkan.
Atau catatan peminjaman itu mungkin sejak awal merujuk kepada buku yang berbeda.
Kedua kemungkinan tersebut dapat menjelaskan ketidaksesuaian nomor registrasi. Namun, belum ada bukti bahwa salah satunya merupakan hasil tindakan yang disengaja.
Ia tidak akan menganggap perbedaan satu angka sebagai bukti adanya konspirasi.
Tetapi ia juga tidak akan mengabaikannya.
Karena jika buku yang hilang itu memang pernah memuat catatan tentang gudang nomor tujuh, maka hilangnya buku tersebut mungkin lebih penting daripada isi buku yang sekarang ditemukan.
Dan jika catatan peminjaman lama sengaja diarahkan kepada buku yang salah, seseorang mungkin telah menciptakan jejak yang tampak lengkap hanya untuk memastikan bahwa orang yang memeriksanya akan berhenti mencari.
Gu Chenxiao mengambil pena dan menulis satu kalimat di halaman baru.
Sebuah catatan dapat benar, sementara benda yang dirujuknya sudah tidak ada.
Ia berhenti menulis.
Untuk pertama kalinya, ia mulai mempertimbangkan bahwa masalah dalam arsip keluarga mungkin bukan sekadar dokumen yang hilang.
Mungkin persoalannya terletak pada hubungan antara catatan dan benda yang seharusnya diwakilinya.
Sebuah kontrak bisa asli, tetapi tidak membuktikan bahwa semua tindakan yang dilakukan berdasarkan kontrak itu sah.
Sebuah kunci bisa tercatat masih aktif, tetapi tidak membuktikan bahwa kunci tersebut masih berada di tempat penyimpanannya.
Sebuah buku bisa ditemukan, tetapi belum tentu merupakan buku yang dicari.
Dan sebuah cap bisa dinyatakan telah dimusnahkan, sementara bentuknya masih muncul pada benda yang dikirim melalui jalur resmi.
Masing-masing fakta tampak sederhana jika diperiksa secara terpisah.
Namun, jika beberapa di antaranya memiliki pola yang sama, ia mungkin sedang melihat masalah yang lebih besar daripada penyimpangan perdagangan biasa.
Gu Chenxiao menutup buku catatannya.
Ia belum mengetahui apakah seseorang sengaja mengubah catatan keluarga, atau apakah ketidaklengkapan itu muncul dari kebiasaan administrasi yang buruk selama bertahun-tahun.
Ia juga belum mengetahui apakah gudang nomor tujuh menyimpan sesuatu yang penting.
Tetapi satu hal kini jelas.
Ia tidak akan lagi memperlakukan catatan sebagai pengganti mutlak dari kenyataan.
Mulai sekarang, setiap dokumen yang penting harus dibandingkan dengan sesuatu yang berada di luar dokumen itu sendiri.
Sebab jika seseorang mampu mengendalikan catatan, ia mungkin mampu membuat sebuah kebohongan terlihat sah.
Namun, ia tidak akan mudah mengendalikan semua akibat dari kebohongan tersebut.
Dan di antara akibat-akibat itulah, Gu Chenxiao akan mencari celah pertama yang benar-benar dapat ia gunakan.