NovelToon NovelToon
Ekspektasi Dalam Cinta

Ekspektasi Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Nikahmuda
Popularitas:149
Nilai: 5
Nama Author: Mega Harsa

Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.

Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.

Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

Setelah pulang dari klinik, Bayu membawa Kevin ke rumahnya karena Kevin sendiri, kedua orang tuanya sedang berada di luar kota. Kevin terbangun dari tidurnya, ia melihat Bayu sedang duduk bersandar di sofa.

"Bayu," Panggil Kevin.

Bayu menoleh.

"Hm, kenapa?" tanya Bayu.

"Dari tadi belum tidur?"

"Belum."

"Mikirin apaan sih? cerita dong."

"Tidur aja, Lo kan lagi sakit." jawab Bayu dengan ketus, lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Ya elah, lebay banget. Aman kok, kan cuma demam."

"Tapi janji ya, ini rahasia di antara kita."

"Okeee!"

Kevin mengubah posisi tidurnya menjadi bersandar, ia menumpuk bantal itu lebih tinggi.

Bayu menoleh ke arah pintu, ia khawatir ada yang mendengar percakapannya dengan Kevin.

"Kenapa, khawatir Tante Indri tahu?" tanya Kevin dengan menyembunyikan senyumnya.

Bayu memberikan tatapan tajam, hal itu membuat Kevin sontak langsung mengubah ekspresinya menjadi lebih lesu.

"Menurut Lo, gimana Bu Bos kita?"

Kevin terdiam dengan raut wajah yang cukup syok.

"Maksudnya?"

"Ya, Alina. Bagaimana sikap dia, terus kira - kira seperti apa ya kriteria calon suami idamannya?

"Alina, itu mah simple kok. Lo sendiri juga pasti tahu, Alina itu kan berhijab, yang pastinya cowok yang sholeh dong."

Bayu terdiam.

"Terus, apalagi?" Tanya Bayu.

"Yang pasti, Lo harus tahu yang Alina suka dan tidak dia suka. Lo harus buat dia senyaman mungkin. kalau nggak nyaman, gimana mau bisa suka."

"Hmm, kira - kira apa yang tidak disukai Alina?"

"Ya elah, Lo harus jaga sikap dong. Cewek berhijab kayak Alina, pasti enggan untuk di gandeng tangannya. Jadi, Lo harus jaga jarak sama dia. Selebihnya, Lo harus tanya Acha atau Fara lebih jelasnya. Lebih baik sih, tanya Fara aja, Lo kan lebih dekat dengan Fara daripada Acha."

"Halah, bilang aja kalau Lo itu nggak suka kan gue dekat - dekat Acha?"

"Dih, di kasih solusi malah iseng terus!"

Bayu teringat dengan kejadian saat dia sedang bersama Alina di kamar tamu. Waktu itu, Alina menginap di rumahnya.

"Hahaha, kayak cewek. Dikit - Dikit ngambek, dikit - dikit marah, haruskah gue merayu Lo juga, Vin?"

Kevin tidak memperdulikan Bayu, ia mengalihkan pandangannya ke arah handphone. Diam - diam Bayu mendekat, ia beranjak dari sofa dan berpura - pura sedang menuangkan air minum untuk Kevin minum obat.

Deg.

Bayu tersenyum sumringah ketika ia melihat bahwa Naila masih suka berkomunikasi dengan Kevin. Ya, Naila yang suka komunikasi, bukan Kevin. Karena Naila sering chat duluan daripada Kevin. Entah itu karena Kevin sudah memiliki calon istri yang lain atau mungkin Kevin merasa canggung. Bahkan, ada kemungkinan juga bahwa Kevin sudah mulai Move on atau sedang berjuang untuk move on.

"Ya ampun, kepo deh dengan status mereka sekarang," ucap Bayu dalam batinnya seraya melamun.

Kevin yang baru saja menyadari bahwa ada Bayu di sampingnya, ia tidak marah justru tertawa.

"Hahaha.... kenapa, Bay?" tanya Kevin yang belum di respon oleh Bayu.

Kevin mengernyitkan dahinya dan ia berkata, "pengen juga di chat sama Bu Bos, ya?"

Kevin tersenyum jahil.

Bayu hanya melirik dengan tetap tenang, ia sama sekali tidak merespon apa yang di ucapkan oleh Kevin.

Tiba - tiba, Bayu meraih handphone Kevin yang sedang di pegangnya dengan secepat kilat.

Bayu mengirimkan pesan suara.

"Jangan ganggu dulu ya, Naila sayang. Kevin lagi sakit, belum makan juga. Tolong bujuk dia untuk segera makan, ya."

Bersambung....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!