NovelToon NovelToon
Mekanik Rongsokan Menaklukkan Galaksi

Mekanik Rongsokan Menaklukkan Galaksi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika langit malam berkedip dan suara mekanis yang dingin bergema di benak miliaran manusia, Bumi tidak lagi sama. Kiamat tidak datang membawa api dari neraka atau wabah mematikan, melainkan sebuah layar biru transparan yang melayang di udara.
​Era damai telah dihancurkan oleh "Sistem". Manusia secara paksa ditarik ke dalam arena kelangsungan hidup semesta, di mana monster bermunculan dari bayang-bayang dan hukum rimba menjadi satu-satunya aturan. Beradaptasi, berevolusi, atau mati.
​Yudha, seorang mekanik penyendiri yang lebih nyaman berbicara dengan mesin daripada manusia, secara tidak sengaja meretas anomali sesaat sebelum kiamat dimulai. Berkat sebuah kubus hitam misterius yang ia temukan di pasar loak, Sistem salah mengidentifikasinya dan memberikannya kelas yang belum pernah tercatat dalam sejarah integrasi: Mekanik Kosmik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29: Rampasan Perang

​Gerbang baja Tatanan Besi Hitam menutup dengan dentuman berat yang mengakhiri gemuruh pertempuran di luar. Di dalam halaman pabrik, atmosfer dipenuhi oleh kedisiplinan yang kaku. Delapan puluh tawanan dari Serikat Langit Putih berbaris rapi dengan tangan terikat rantai besi tebal.

​Arya berdiri di depan mereka bersama beberapa murid luar, memegang papan pencatatan logistik. Wajahnya yang biasa tenang kini memancarkan ketegasan seorang pengawas.

​"Dengar baik-baik!" suara Arya menggema, menatap para tawanan yang dulunya adalah petarung sombong dari pusat kota. "Di Tatanan Besi Hitam, tidak ada tempat bagi mereka yang malas. Mulai hari ini, kalian dibagi menjadi tiga tim pengumpul material dan peleburan baja. Siapa pun yang mencoba memperlambat pekerjaan atau menunjukkan tanda-tanda pemberontakan, Menara Lontar di atas kepala kalian tidak akan ragu untuk mengubah kalian menjadi tumpukan daging!"

​Mendengar ancaman itu, para tawanan hanya bisa menelan ludah. Mereka menatap Menara Lontar Elektromagnetik ganda yang kini berpendar keemasan di atas gerbang utama, memancarkan tekanan energi yang membuat bulu kuduk berdiri.

​Sementara hiruk-pikuk pengaturan budak pekerja berlangsung di halaman bawah, Yudha telah kembali ke dalam kesunyian bengkel utamanya. Pintu besi bergeser menutup, mengunci seluruh suara luar.

​Yudha berjalan mendekati generator utama dan duduk di kursi logamnya. Jubah gelapnya yang terkoyak akibat bilah angin Dirgantara ia lepaskan, menyisakan Rompi Zirah Tulang Putih yang berkilau bersih tanpa cacat.

​Ia memanggil antarmuka Sistem di benaknya. Pengumuman kemenangan semalam menyisakan lima poin atribut bebas yang belum dialokasikan.

​"Sistem, masukkan semua poin ke Kecerdasan."

​[Distribusi poin dikonfirmasi.]

[Kecerdasan: 38 -> 43]

[Batas Daya Komputasi Meningkat: 300 -> 350]

​Rasa dingin yang sangat pekat dan menjernihkan pikiran seketika merambat di dalam tengkoraknya. Kapasitas otaknya berkembang pesat, memungkinkannya untuk memetakan sirkuit mekanis yang jauh lebih rumit secara instan tanpa mengalami sakit kepala akibat kelelahan mental.

​Yudha kemudian memfokuskan pandangannya pada sebuah kubus hadiah keemasan yang melayang di hadapannya—Peti Harta Karun Fraksi Runtuh. Benda ini adalah kompensasi Sistem karena ia berhasil memusnahkan salah satu fraksi terbesar di Sektor 7.

​"Buka peti," perintah Yudha mutlak.

​Kubus keemasan itu terbelah dengan suara desisan mekanis, memuntahkan pendaran cahaya yang memenuhi seisi ruangan sebelum akhirnya memadat menjadi tiga buah benda di atas meja kerja.

​[Anda mendapatkan: 1.000 Kilogram Baja Paduan Khusus (Tingkat Tinggi)]

[Anda mendapatkan: 5 Inti Energi Badai (Tingkat 5)]

[Anda mendapatkan: 1 Gulungan Cetak Biru Rahasia (Peringkat Menengah - Atas)]

​Mata Yudha berbinar pias melihat deretan rampasan perang tersebut. Terutama lima buah Inti Energi Badai yang memancarkan pendaran ungu kebiruan dengan kilatan listrik mikro di permukaannya. Itu adalah inti yang diekstrak dari kemampuan khusus milik Dirgantara dan para komandannya.

​Ia segera meraih gulungan perkamen rahasia itu dan membukanya.

​[Cetak Biru Terbuka: Skuadron Drone Pemburu 'Gagak Besi' (Peringkat Menengah - Atas)]

​Fungsi: Unit otonom udara berbentuk gagak logam yang bergerak dalam formasi skuadron. Dirancang untuk pengintaian jarak jauh, patroli wilayah udara, dan serangan presisi menggunakan laser plasma berdenyut kecil. Memiliki mode detonasi mandiri jika mengalami kerusakan parah.

​Material Utama: Baja Paduan Khusus, Jaringan Kabel Tembaga, Inti Energi Badai.

​Biaya Perakitan: 250 Daya Komputasi.

​"Mata di langit," gumam Yudha dengan senyum kepuasan yang dingin.

​Selama ini, pertahanan Tatanan Besi Hitam murni berbasis di darat. Menara Lontar miliknya memang mematikan, namun jangkauan pandangnya terbatas oleh struktur bangunan kota yang runtuh. Dengan adanya Gagak Besi, ia akan memiliki pengawasan udara absolut dalam radius lima kilometer dari markasnya.

​Tanpa menunda waktu, Yudha bangkit berdiri. Ia mengulurkan kedua tangannya ke arah material baja paduan khusus dan lima Inti Energi Badai yang berdenyut di atas meja.

​"Mulai perakitan skuadron," titah Yudha, memicu ledakan energi biru dari kelas Mekanik Anomali.

​Daya Komputasinya yang kini berada di angka 350 titik bekerja dengan efisiensi yang mengerikan. Lembaran baja paduan khusus itu meleleh dan terpotong secara mikroskopis, membentuk ratusan bulu logam tajam yang saling mengunci layaknya mekanisme jam dinding kuno. Kabel-kabel tembaga ditarik secara otomatis, menjalin sistem saraf buatan di dalam rongga dada mekanis tersebut.

​Sebagai sentuhan akhir, lima Inti Energi Badai Tingkat 5 dilelehkan dan dibagi rata ke dalam kepala masing-masing drone, berfungsi sebagai otak komputasi sekunder dan lensa mata inframerah.

​KACHA! KACHA! KACHA!

​Suara kepakan sayap logam yang tajam memecah keheningan bengkel. Cahaya biru memudar, menyisakan lima ekor burung gagak mekanis berukuran sebesar elang dewasa yang melayang tenang di sekeliling tubuh Yudha. Seluruh tubuh mereka dilapisi baja hitam pekat yang menyerap cahaya, namun sepasang mata mereka menyala dengan pendaran ungu badai yang menakutkan.

​[Perakitan Selesai!]

[Benda Dibuat: Skuadron Gagak Besi (Prototipe) x5 - Peringkat: Langka]

​Jangkauan Patroli Otonom: 5 Kilometer.

​Kemampuan Aktif (Semburan Plasma): Menembakkan pulsa listrik tegangan tinggi dari paruh logam yang mampu melumpuhkan sistem saraf organik atau melelehkan sirkuit elektronik musuh.

​Yudha mengangkat tangan kanannya, dan seekor Gagak Besi mendarat dengan anggun di atas lengan mekanis pekatnya. Cakar bajanya mencengkeram erat pelindung mekanis Yudha tanpa menimbulkan goresan.

​Melalui tautan mental Inti Pengendali Wilayah, Yudha memberikan perintah pertamanya.

​"Pergi. Amankan langit Tatanan Besi Hitam."

​Kelima gagak mekanis itu mengepakkan sayap logam mereka, mengeluarkan suara desingan halus dari turbin mini di balik bulu-bulu mereka, lalu melesat keluar melalui celah ventilasi atap bengkel yang terbuka secara otomatis.

​Saat kelima pasang mata ungu itu mulai memindai kota dari ketinggian ratusan meter, pandangan visual Yudha seketika terbagi menjadi lima layar holografik kecil di sudut matanya. Ia kini bisa melihat seluruh pergerakan di radius lima kilometer markasnya dengan detail yang mengerikan.

​Tiba-tiba, suara ketukan keras terdengar di pintu besi bengkel, disusul oleh suara Lin Tian dari luar.

​"Ketua, ada perkembangan darurat dari Obrolan Regional. Anda harus melihatnya sekarang."

​Yudha melambaikan tangannya, membuat pintu bergeser terbuka. Lin Tian masuk dengan wajah tegap namun tatapannya memancarkan keseriusan yang mendalam. Ia memegang sebuah layar antarmuka Sistem miliknya yang terbuka pada menu forum regional.

​"Apa yang terjadi?" tanya Yudha datar.

​Lin Tian menyodorkan layarnya. "Kematian Dirgantara dan runtuhnya Serikat Langit Putih telah memicu kepanikan massal di pusat kota. Namun, hal itu juga memicu pergerakan dari faksi peringkat kedua, Lingkaran Merah."

​Yudha menyipitkan matanya menatap baris teks berwarna merah menyala yang disematkan di bagian paling atas forum obrolan. Itu adalah sebuah siaran terbuka dari penguasa Lingkaran Merah, Ratu Merah.

​[Ratu Merah]: Yudha, Ketua Tatanan Besi Hitam. Kehancuran Langit Putih membuktikan bahwa kau adalah predator terpintar di sektor ini. Namun keserakahanmu menanam Inti Epik telah memicu hitung mundur kiamat sesungguhnya. Sistem baru saja memperbarui informasi rahasia: Dalam waktu 48 jam, dinding pembatas antar Sektor akan runtuh lebih awal akibat fluktuasi energi di markasmu. Sektor 7 akan digabungkan dengan Sektor 8—wilayah yang dikuasai oleh Aliansi Binatang buas pimpinan 'Raja Darah'.

​Teks itu berlanjut dengan sebuah tawaran yang dingin.

​[Ratu Merah]: Aliansi Binatang memiliki tiga petarung Tingkat 7 dan puluhan ribu pengikut kanibal. Jika kau ingin Tatanan Besi Hitam milikmu tidak diratakan menjadi tanah, bawa Inti Epik itu ke wilayahku di Menara Kembar besok pagi. Kita bentuk aliansi baru, atau kita semua akan mati menjadi makanan mereka.

​Yudha membaca pesan tersebut tanpa ada sedikit pun kepanikan di wajahnya. Sebaliknya, senyum tipis yang mematikan kembali tersungging di wajah sang Mekanik Anomali.

​"Sektor 8? Aliansi Binatang?" gumam Yudha pelan. Ia menoleh ke arah jendela, di mana salah satu Gagak Besinya melintas di langit senja.

​"Lin Tian, sampaikan balasanku di forum tersebut sekarang juga."

​Lin Tian menegakkan tubuhnya, bersiap mencatat. "Apa isi pesan Anda, Ketua?"

​Sorot mata Yudha berkilat kelam, memancarkan aura arogansi dari seorang penguasa mutlak.

​"Katakan pada Ratu Merah... Tatanan Besi Hitam tidak pernah bersekutu dengan mangsa. Jika dinding sektor itu runtuh, maka biarkan Aliansi Binatang itu masuk. Bentengku sedang kekurangan tenaga kerja, dan tulang-tulang mereka akan menjadi fondasi yang sempurna untuk perluasan tembok luar sekte kita."

1
REY ASMODEUS
lanjut thor
Aisyah Suyuti
good
REY ASMODEUS
karya ini menarik untuk dinanti kelanjutannya. petualangan di dunia apocalipse sungguh membawa aroma baru untuk kalian yang haus ketegangan dan pertempuran epik. 10 Jempol untuk karya terbarumu othor badhot
REY ASMODEUS: othornya salh 🤣🤣🤣. othor bhodat
total 1 replies
REY ASMODEUS
i like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!