NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:24.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 29

Saat di bawah Arras baru menyadari luka yang ada di kening sang istri akibat dirinya yang melakukannya tanpa sadar.

" Ya Allah, Hazi kening kamu " ucap Arras lalu berlari ke belakang untuk mengambil kotak p3k.

Sedangkan Hazi menatap suaminya yang berlari ke arah belakang dan juga sang adik ipar yang turun dari tangga dengan susah payah dan terlihat menahan nyeri.

Atthaya kemudian duduk di sebelah Axel yang kini sekarang lemah tidak berdaya, Hazi hanya diam dan tidak berkata apapun.

Saat Arras kembali, ia sudah membawa kotak p3k dan juga segera mengobati kening Hazi yang mengeluarkan darah.

" Tahan dikit, agak sakit " ujar Arras yang mulai mengobati kening sang istri.

Setelah membersihkan luka, Arras segera menutup luka, ia menatap sang istri yang kini matanya berair karena menahan perih, saat sedang ia obati tadi.

" Udah.... maaf ya... kalau tadi sakit " gumam Arras yang kini mengengam tangan Hazi.

Hazi tersenyum ke arah sang suaminya, lalu mengangukan kepalanya, Arras kembali fokus ke arah depan, dimana sang adik dan laki- laki bej*t itu duduk.

" Ngapain kamu di situ, sini " pinta Arras dan memberikan isyarat agar Atthaya pindah ke sebelahnya.

Arras mulai menintrogasi keduanya dan meminta Axel atas apa yang di perbuat walau ia tahu, jika sang adik juga bersalah.

Dan dari introgasi tersebut Arras juga baru mengetahui jika sang adik sudah lama, menyentuh minuman tersebut yang membuat Arras semakin kecewa pada sang adik.

Setelah introgasi yang cukup panjang, Arras memutuskan untuk menginap di rumah orangtuanya untuk Axel, masih dalam pantauan dirinya.

Arras tidak mengambil keputusan apapun, karena ia masih memiliki kedua orangtuanya yang berhak memutuskan untuk kehidupan adiknya.

" Masuk ke kamar kamu sekarang, mulai sekarang kamu kemana- mana sopir atau kakak yang antar, selama Bunda dan Ayah masih pergi kamu kemana pun, harus seizin kakak ataupun Kak Hazi" ujar Arras pada sang adik yang kini tidak berkutik.

Hazi sesekali melihat ke arah belakang dimana ia merasa iba pada sang adik ipar, tapi ia juga tidak menyangka jika adik iparnya bisa berbuat Zina seperti itu.

" Mas.... boleh aku temui Atthaya, lihat dia perlu orang di sampingnya untuk memeluk dirinya, aku yakin ia sebenarnya tidak mau apa yang menimpanya terjadi, tapi ia tadi tidak sadar " ucap Hazi meminta izin pada suaminya.

Arras kemudian juga menoleh ke arah belakang dimana sang adik masih terduduk dan dengan posisi sama, Arras kemudian menganggukan kepalanya sebagai jawaban untuk sang istri.

Hazi kemudian mulai menuruni anak tangga, ia mengambil sesuatu yang berada di dalam tas nya, yaitu salep.

Entah mengapa Hazi tadi ingin membawa salep tersebut, entah ia memiliki firasat ataupun memang hanya kebetulan saja.

" ini, bisa mengurangi lecetnya" ujar Hazi dan menyodorkak salep tersebut pada adik iparnya.

Atthaya memdongakan kepalanya dan menatap ke arah kakak iparnya dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan.

Hazi masih menyodorkan tanganya, namun dengan penuh tenaga Atthaya menepis tangan kakak iparny dengan begitu kasar.

Atthaya mencoba untuk berdiri, lalu ia mendorong Hazi hingga Hazi kembali terjatuh karena ia tidak siap dengan dorongan tersebut.

" Gara- gara loe, hidup keluarga gue hancur.... hidup gue hancur, kenapa sih... loe harus datang ke keluarga gue, kenapa?" teriak Atthaya.

Lalu Atthaya mengambil vas bunga dan di jatuhnya di dekat Hazi yang membuat Hazi sedikit takut, Atthaya mengambil salah satu pecahan beling tersebut.

 Sedangkan Arras yang hendak masuk kamar dan mendengar teriakan sang adik, ia segera kembali turun dan benar saja kini Atthaya memegang pecahan beling dan ingin melukai sang istri.

" ATTHAYA BERHENTI" .

Arras segera turun dan membantu sang istri untuk berdiri, ia melihat Hazi yang kini sedang ketakutan, tubuhnya bergetar hebat.

" Kamu mau apakan istri kakak? kenapa kamu jadi seperti ini ?" tanya Arras dengan nada yang begitu tinggi.

" Kalian semua sama saja, ayah bunda sibuk kerja, sekarang semenjak ada wanita itu kakak juga lebih sibuk dengan wanita itu dan juga kerjaan kakak, enggak ada yang pernah ngertiin aku " teriak Atthaya yang seakan emosinya memuncak.

" Semuanya enggak ada yang ngertiin aku, kakak tau gak, aku kesepian , aku sakit tapi enggak ada yang tau kak, aku juga butuh di perhatiin kak , tapi apa perhatian ayah dan bunda hanya ke kerjaan dan perhatian kakak walau kecil, tapi itu berarti buat aku kak, tapi semuanya di ambil wanita itu yang keluarganya sudah memperlakukan keluarga kita" teriak Atthaya yang mengeluarkan semua segala uneg- unegnya yang ia pedam sendiri selama ini.

Hazi mendorong suaminya ke arah sang adik ipar yang kini menangis meraung di hadapan mereka, Hazi meminta Suaminya untuk memeluk adik iparnya.

" peluk dia mas " pinta Hazi.

Arras perlahan mendekat ke arah sang adik, ia sempat melihat ke arah sang istri yang kini tampak membaik, Arras kemudian berjongkok dan memeluk sang adik kecil.

" Maafin kakak, kakak enggak maksud untuk mengabaikan kamu, tapi yang perlu kamu tahu, kak Hazi adalah orang yang baik" bisik Arras.

...****************...

Di pesantren Hanzzah baru saja pulang dari kelas bersama dengan paklek kholid, Hanzzah menceritakan kerinduannya pada kedua orang tuanya kepada pak leknya.

"Wess... ndak usah sedih, kak ada paklek sama bulek di sini, yang gantiin umi sama abi kamu, kan paklek dan bulek juga orang tua kamu lohhh lee,kamu boleh juga panggil pak lek, abi kyak kamu manggil bulek Aisyah umma" Nasihat paklek kholid pada sang keponakannya.

" makasi a- bi" ujar Hanzzah tersenyum ke arah paklek kholid.

Saat di depan ndalem, Hanzzah melihat ada banyak sandal dan juga di dalem terlihat ramai orang, serta dua mobil asing terparkir di depan ndalem.

" ada tamu?" tanya Hanzzah pada abi kholid.

" entah abi juga sedang tidak ada janji dengan siapapun, dari pada penasaran mending ayoh masuk lihat ada siapa" jawab Abi kholid.

Hanzzah mengangukan kepalanya, mereka berdua kemudian masuk ke dalam ndalem dan mengucapkan salam. " Assalamualaikum " Ucap Hanzzah dan juga Abi kholid bersamaan.

" Waalaikumsalam " jawab semua orang yang berada di ruang tamu termasuk umi Aisyah.

Seorang Wanita berdiri dengan air mata yang mengucur menghampiri Hanzzah, Hanzzah cukup terkejut dengan kedatangan seseorang tersebut.

" Dek... apa kabar?" tanya Wanita tersebut.

" ngapain mbak mila datang lagi kesini, setelah mbak mila hancurin keluarga ini, hancurin masa depan mbak Hazi?" sahut Hanzzah yang masih cukup kecewa dengan kakak pertamanya dan wanita tersebut memanglah Mila .

" Dek.... mbak agak ada maksud untuk itu semua dek" sahut Mila.

" Gara- Gara mbak abi dan umi meninggal, abi kena serangan jantung karena perbuatan mbak mila, mbak hazi yang selama ini ngalah sama mbak mila, harus mengorbankan mimpinya demi gantikan mbak mila, mbak mila jahat " teriak Hanzzah yang kini campur amarah dan rasa kecewa.

" Aku benci mbak Mila "

1
Umi Kolifah
jangan bikin hazi kenapa Napa ya thor kemungkinan hazi hamil itu, dan semoga dengan kejadian ini si Athaya d buka mata hatinya agar bisa menerima hazi
muthia
cantik ama Hazika
Umi Kolifah
siapa ya yg d lihat dokter aras , apa dia kepikiran mau menghamili si hazy agar gak pergi ninggalin aras
Umi Kolifah
tak pikir Attaya itu laki2 ternyata cewek
muthia: ia sama nama cucuku Atayah tp cowok 🙏
total 1 replies
falea sezi
lanjut
falea sezi
g tau diri ini mila 😒klo g mau mending g uda taaruf bloon😒
falea sezi
Athaya ini minta di tampar ya😒
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!