NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua sembilan

...Beberapa orang langsung mengerumuni tempat itu. Mereka langsung menangkap sang supir yang akan di jadikan saksi atas kejadian itu. ...

...Namun saat mereka berhasil menangkapnya, supir truk itu malah menembak dirinya sendiri hingga membuat mereka semakin terkejut....

..."Tuan, menjauh lah. Mobil itu akan segera meledak!"...

...Teriak salah satu dari mereka yang melihat Jeff masih berdiri di dekat pintu mobil yang kacanya sudah Jeff hancurkan....

...Jeff menatap tak percaya ke dalam mobilnya. Di sana ternyata kosong, lalu di mana Sabrina berada? Itulah yang Jeff pikirkan....

..."Jeff," suara seorang gadis dari kejauhan membuat Jeff seketika menoleh....

...Mata Jeff berkaca-kaca melihat Sabrina yang berdiri tidak jauh di sana dengan menggendong seekor anak kucing. ...

...Jeff segera melangkah dengan perasaan campur aduk saat ini. Dia benar-benar seperti baru kehilangan akalnya saat berpikir jika Sabrina ada di dalam mobilnya....

...Sabrina meletakkan anak kucing yang dia gendong ke bawah. Jeff langsung memeluk erat tubuh Sabrina yang membuat Sabrina tersentak. Sabrina terkejut, namun dia tahu apa yang Jeff pikirkan hingga pria itu menjadi seperti ini....

..."Jeff, aku tidak apa-apa." Sabrina mengusap punggung...

...Jeff naik turun untuk menenangkan pria itu....

...Jeff semakin mengeratkan pelukannya. Dia tidak tahu mengapa dia sangat ketakutan saat melihat mobilnya terpental jauh. Itu karena Jeff pikir ada Sabrina di dalamnya mengingat gadis itu menunggunya di sana. ...

...Jeff tidak bisa membayangkan jika Sabrina benar-benar ada di dalam mobil itu sekarang....

...Jeff mengurai pelukannya. Ia menangkup wajah Sabrina yang kebingungan....

..."Jeff, tanganmu terluka." Sabrina melihat tangan Jeff...

...yang sudah berlumuran darah akibat memecahkan kaca mobil tadi....

..."Syukurlah kau tidak apa-apa."...

...Sabrina tertegun saat melihat mata Jeff sedikit basah....

...Apakah pria itu menangis?...

..."Jeff, aku baik-baik saja. Tadi aku mendengar suara anak kucing, lalu aku memutuskan untuk mencarinya. Dan ternyata dia memang ada di sebrang jalan sana. Maaf sudah membuatmu khawatir." Sabrina memegang tangan Jeff, dia bergidik ngeri melihat banyaknya darah di tangan Jeff....

...Jeff tersenyum. "Melihatmu baik-baik saja sudah membuatku tenang. Maafkan aku, seharusnya aku menjagamu dan tidak membiarkanmu sendirian."...

...Mata Sabrina berkaca-kaca. Dia melihat yang begitu khawatir padanya membuat hatinya tersentuh. Ia tersenyum hangat pada Jeff....

..."Tuan, supir itu mengakhiri hidupnya sendiri." Kata seorang pria yang tadi berhasil menangkap supir itu....

...Jeff menatap mayat yang tergeletak di jalan....

...Tangannya terkepal kuat. Dengan cepat dia membawa Sabrina untuk menjauh dari sana. Jeff menghubungi orangnya untuk menjemput mereka segera....

..."Jeff, kita ke rumah sakit saja ya. Tanganmu harus di obati."...

...Jeff tersenyum dan mengusap kepala Sabrina dengan sebelah tangannya yang tidak terluka. "Aku baik-baik saja, biar Damian saja yang mengobati ku nanti."...

..."Aku ikut denganmu. Aku akan memastikan jika kamu benar-benar di obati."...

...Jeff mengulum senyumnya. Hingga mobil yang menjemput mereka akhirnya datang. ...

...Jeff menggandeng tangan Sabrina masuk ke dalam mobil itu. Kemudian mobil itu melaju dengan cepat....

...***...

...Damian baru saja tiba setelah Jeff menelponnya tadi. Saat ini, Jeff dan Sabrina sudah berada di ruang tengah dan menunggu Damian. Jeff duduk di sofa panjang dan Sabrina berada di sebelahnya. ...

...Sejak tadi Sabrina terus meniup luka Jeff karena katanya agar Jeff tidak terlalu kesakitan....

..."Ada apa? Kau terluka lagi?" Damian ikut duduk disebelah Jeff dan meletakkan tas Dokternya....

..."Tolong obati dia, tangannya terluka karena memecahkan kaca mobil." Sabrina ikut menjelaskan....

...Damian mengangguk mengerti karena pasti ada sesuatu. Tidak mungkin dia membahasnya saat ada Sabrina di sana....

...Damian mulai membersihkan luka Jeff dari darah yang sudah hampir kering. Jeff menggenggam tangan Sabrina dengan erat. Sabrina yang merasakan genggaman Jeff semakin kuat itu menatap pria itu....

..."Apakah sakit?" tanya Sabrina begitu pelan. Lalu dengan cepat dia menarik tengkuk Jeff dan membuat pria itu bersembunyi di punggungnya. "Tidak apa-apa, ini akan sakit sebentar." Sabrina mengusap kepala Jeff....

...Jeff mengangguk kecil dan malah menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Sabrina. Sabrina awalnya terkejut, tapi dia berpikir jika Jeff sedang menahan sakit jadi dia membiarkannya....

...Damian ternganga melihatnya. Jeff malah tersenyum karena berhasil mengambil kesempatan itu....

..."Dasar pria!" Gerutu Damian di dalam hatinya. Jeff tidak mungkin kesakitan hanya karena luka kecil itu. Biasanya juga dia melakukan operasi tanpa mau di bius, dan sekarang hanya luka kecil membuatnya kesakitan? Sudah jelas jika itu hanyalah akal-akalan Jeff saja. Pria itu mengambil kesempatan dalam kesempitan....

...Setelah Damian selesai membersihkan luka Jeff dan membalut lukanya dengan perban, barulah Jeff menarik dirinya....

...Jeff menatap tangannya yang sudah di perban. Lalu menyodorkannya pada Sabrina. Sabrina menatap bingung, namun dia baru sadar dan segera meniup tangan Jeff....

..."Kata Ayah dulu, jika lukanya di tiup nanti akan segera sembuh." Sabrina tersenyum begitu manis hingga memperlihatkan deretan giginya....

...Jeff juga ikut menarik sudut bibirnya. "Terima kasih,"...

...ucapnya sembari merapikan anak rambut Sabrina....

...Damian memutar bola matanya malas. Dia yang mengobati Jeff tetapi malah Sabrina yang mendapatkan kata terima kasih....

..."Ekhm! Maaf, di sini masih ada orang." Damian memilih merapikan barang-barangnya....

..."Jika sudah tidak berkepentingan maka silahkan pulang." ujar Jeff dengan santainya....

...Damian berdecak. "Dasar tidak tahu berterima kasih. Aku akan pergi setelah menghabiskan jus mangga di dapurmu." Damian bangkit dari duduknya dan berjalan menuju dapur. Sebenarnya bukan untuk jus mangga, tetapi Damian akan tetap di sana sampai Sabrina pulang dan bertanya pada Jeff apa yang sebenarnya terjadi....

..."Jeff, kamu istirahatlah. Aku akan pulang karena sebentar lagi harus pergi bekerja."...

...Jeff menatap Sabrina di sebelahnya. "Apa kau tidakbisa izin sehari saja? Maksudku adalah, kau pasti sangat syok dengan kejadian tadi dan sebaiknya kau harus istirahat."...

...Sabrina tersenyum kecil. Tidak mungkin dia istirahat karena jika tidak bekerja maka nanti Gita akan mengamuk lagi....

... "Tidak masalah, Jeff. Aku sudah lebih tenang karena kamu baik-baik saja. Aku harus bekerja dan tidak bisa meninggalkan pekerjaanku."...

...Jeff terdiam. Sebelum akhirnya menghela napasnya....

..."Baiklah, aku akan mengantarmu."...

..."Tidak perlu. Tanganmu sedang terluka dan kamu akan kesulitan menyetir."...

...Jeff melihat tangan kanannya yang terluka. "Aku masih bisa menyetir dengan tangan kiri."...

...Sabrina menggelengkan kepalanya. "Itu akan sangat berbahaya. Aku tidak apa-apa Jeff, kamu tidak perlu mengantarkan aku, lebih baik kamu istirahat saja."...

...Sabrina menatap manik kecoklatan yang saat di perhatikan lagi, ada keindahan di sana....

...Jeff memalingkan wajahnya lebih dulu karena tidak...

...kuat saat Sabrina menatapnya. Dia salah tingkah sendiri....

...Jeff menggaruk ujung hidungnya yang tidak gatal. "Ya...

...sudah, kalau begitu biarkan supirku yang mengantarkanmu saja. Kali ini kau tidak bisa menolaknya lagi."...

...Jeff segera bangkit dari duduknya dan berjalan untuk menyuruh orang kepercayaannya mengantarkan Sabrina....

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!