NovelToon NovelToon
Siapakah Jodohku???

Siapakah Jodohku???

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:220k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yeni istiyanti

Gadis cantik dan hebat itu bernama Laras,hidupnya harus jungkir balik.
Dari serba ada menjadi tidak punya apa-apa,
Diumurnya yang masih sangat muda,
duduk di bangku SMA,ia terpaksa harus bisa hidup mandiri.
ia pribadi yang tangguh,cerdas dan berbakat.
Unsur action,petualangannya dalam meraih apa yang diinginkannya dan kisah percintaannya menjadi bumbu menarik dalam kisah ini.
Siapakah Jodohku???
apakah ia yang selama ini selalu bersamaku ataukah orang lain?
Banyak pria yang mencintai Laras,
siapakah yang pada akhirnya akan selalu bersamanya,menerima segala kekurangannya mengingat kini dia bukan lagi berasal dari keluarga yang kaya raya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni istiyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Sibuk Dimulai

Indahnya bunga bermekaran disetiap Sudut,

Semerbak Harum Mewangi nya menarik Kumbang-kumbang.

Fikiran yang sehat,

Hati yang bahagia,

Membuat setiap manusia yang merasakannya akan mempunyai energi Berkali-kali lipat lebih besar dari biasanya.

Butuh waktu untuk bisa menemukan cinta sejati. Begitu juga dengan patah hati, butuh waktu untuk sembuh dan ceria kembali.

Walau Disudut hati ada yang terbakar dengan kegagalannya,

tapi ada disudut hati lain yang akan sejuk dengan kebahagiaanya.

Hidup adalah sebuah pilihan kemana kaki kita akan melangkah,

apakah hidup selalu didampingi kebencian,

kelicikan

atau hidup dengan apa adanya,kedamaian yang selalu tersimpan dan terpatri dihati.

***

Pagi itu Laras bangun dari kerajaan mimpinya,

diraba-rabanya kasur kingsize yang ia tiduri bersama suaminya semalam,

Sosok yang ia cari-cari tidak ada disana.

"mmm kemana suamiku..."

Laras menggumam masih sedikit terasa mengantuk.

'Mungkin kak Raka lagi mandi.'

Laras beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.

Ternyata Kosong jua,

akhirnya Laras memutuskan segera mandi untuk shalat subuh.

Laras bersiap-siap dengan mengenakan baju sekolahnya.

Dilihatnya secarik kertas di atas Nakas,

ternyata itu berisi tulisan dari kak Raka.

Mencintaimu setiap menit, setiap detik

Mencintaimu di mana pun dan kapan pun

Selalu dan selamanya aku tahu aku tidak bisa keluar darimu karena

sayang kaulah, aku tidak tahu caranya

Mencintaimu sampai salju terakhir menghilang.

Mencintaimu sampai hari hujan menjadi jelas

Tidak pernah tahu cinta seperti ini, sekarang aku tidak bisa melepaskan

Aku jatuh cinta padamu, dan sekarang kamu tahu itu.

Sayang maaf,ada panggilan darurat dari Kombes jadi aku harus segera pergi.

Nanti sayang berangkat sekolah dijemput Justin,

semangat selalu dalam meraih anganmu.

Segera gunakan black card ini untuk membeli perlengkapan baju atau yang lain yang sayang mau,

mulai nanti malam kita akan menetap dirumah bersama Ayah Martin dan Justin.

Aku mencintaimu

dan kau tau itu ❤️❤️❤️

sampai bertemu nanti malam sayang😘.

Senyuman merekah dari si pemilik bibir mungil itu.

Laras masih tak menyangka hidupnya akan jungkir balik secepat ini,

Dari kaya menjadi miskin lalu menjadi berkecukupan lagi didongkrak oleh suaminya.

Hati yang tadinya ia coba tutup rapat untuk pria agar tidak sakit hati lagi,

kini terbuka begitu mudahnya ditangan pria bernama Raka.

Tinn...Tinn...

"Laras...!!!"

Teriak ibu dari Ruang tengah,

Segera ku hampiri sumber suara itu.

"Justin sudah datang menjemput kamu nak,

ini minum dulu susunya sebentar,

baru berangkat sekolah."

"kog ibu berpenampilan rapi sekali sama gio?

mau kemana Bu?."

"Ibu mau mendaftarkan Gio sekolah disini sayang,

Ayah juga sudah mulai bekerja diperusahaan yang nak Raka berikan jadi ibu harus cepat juga beradaptasi di lingkungan ini nantinya."

Uhukk ...Uhuk..Uhukk!!

Laras Auto tersedak saat minum susunya.

"Aduh pelan-pelan ras minumnya, kog sampe tersedak begitu sih."

Ucap ibu sambil menepuk pundak anaknya itu.

"Apa ibu bilang!!

Ayah diberikan perusahaan sama kak Raka??."

Hanya jawaban Anggukan kepala yang ibu berikan.

"Liat aja tu orang nanti malam,

bakal Laras habisin!!!

apa-apa Laras ga pernah dikasih tau duluan.

Ya udah Bu,Laras pamit berangkat.

Nanti Justin marah lagi,nunggu kelamaan di mobil.

Assalamualaikum!!!."

"Waalaikumsalam wr.wrb.

Hati-hati ya sayang,

semangat sekolahnya."

"Dadah Kakak...!!!."

Teriak Gio.

"Dadah Juga adeek...!!!."

***

Sampai di Halaman gue liat Justin sudah menunggu ku didalam mobil,

segera ku buka pintu mobil Lamborghini yang mengkilat silau terkena sinar matahari yang mulai keluar pagi itu.

"Pagi..Justin."

Laras mencoba menyapa Justin kali ini,

bukannya jawaban enak yang ia dengar.

Justin memilih tetap diam dan langsung melajukan mobilnya itu dengan kecepatan kilat.

Hmm...sabar Laras,

Lu harus punya stok sabar sekarang.

posisi hubungan lu dengan Justin sudah berbeda sekarang,

Sekarang Justin menjadi sosok yang dingin dan pendiam.

Setibanya mereka di parkiran sekolah,

mereka menjadi pusat perhatian sekarang.

Para gadis-gadis Syok!!!

sekaligus patah hati masal.

Melihat yang keluar dari dalam mobil keren itu adalah Justin dan Laras,

semua orang mengira Laras berpacaran dengan Justin.

"Yaelah,baru si justin punya Lamborghini aja udah pamer dibawa kesekolah,

gue yang punya truck aja ga gue pamerin tuh."

Celetuk Anton di belakang kerumunan gadis-gadis yang melihat Justin dan Laras.

Hhhuuuuuuuuuuu..

"Ganggu aja lu Anton."

jawab para gadis-gadis itu sambil mendorong Anton hingga ia terjerembab dilantai.

Wkwkwkwkwkwkwk...

enak ga Anton??

wkwkwkwkww.....

Teman- teman laki-lakinya bukannya menolong malah tambah mentertawakan ia.

Sesampainya dikelas,Laras duduk di tempat duduk sebelah Allex.

Dilihatnya Allex hanya terdiam,padahal ia melihat Laras berada di sampingnya.

"Minggir lu ras!!!

ngapain lu duduk di tempat duduk gue!!."

Ucap Jeslyn songak.

"Apaan si Jeslyn!!

inikan tempat duduk gue!!."

Jawab Laras tak mau kalah.

"Sekarang ini tempat duduk Jeslyn ras,

lu pindah aja duduk di tempat lain."

ujar Allex tanpa sedikitpun melihat Laras.

JEDERR!!!

Rasanya seperti tersambar petir disiang bolong!!!

disaat para guru dan siswa siswi lainnya begitu antusias terhadap dirinya karena berhasil menyumbangkan medali di ajang OSN tapi sekarang yang ia dapat adalah sikap dingin dari orang-orang yang dulu begitu menyayanginya.

"Baik !!!

gue bakal pindah tempat duduk sekarang."

"Ras!!!

kesini, lu duduk ma gue aja sekarang."

Teriak Jedar dari kursi paling pojok.

Senyum Jeslyn Merekah melihat ini,

dia merasa diatas angin sekarang.

Gue berusaha menelaah apa yang terjadi sekarang,

memang kita hidup didunia ini ga bakal bisa,

dan gak akan pernah bisa membahagiakan semua orang.

Hari itu gue berusaha acuh dengan sikap kak Allex dan Justin,

mau bagaimanapun mereka ini hidup gue,

yang bisa buat gue bahagia itu diri gue sendiri.

Dulu tanpa mereka gue bisa hidup,

kenapa sekarang gue harus sedih?

cukup gue lalui aja ini semua,fokus pada tujuan gue di awal gue sekolah.

Mengingat Jadwal Ujian Nasional dilaksanakan Senin besok,penambahan jam pelajaran ditambah lagi 2jam.

Teng...Teng...

Tepat pukul 14.00 bel akhir pelajaran berbunyi.

Semua kelas bubar secara teratur.

Sengaja gue lama beres-beresin buku,

biar semua orang pergi duluan.

Ga sengaja gue melihat Jeslyn menggenggam tangan kak Allex,

tak ada penolakan dari si pemilik tangan.

WHAT!!!

Jadi kak Allex sekarang pacaran sama Jeslyn??

ada banyak sekali perubahan padahal dia hanya tidak masuk kelas ini hanya satu Minggu.

Sekilas sepertinya agak sesak dada ini,

tapi untuk apa?

sekarang gue sudah punya suami,

persetan dia kakak gue.

Gue harus berusaha belajar ga peduli tentang dia.

Gue langkahkan kaki menuju ruang laboratorium,

isi otakku sudah berkelana ingin mencoba riset-riset baru dengan bahan baru.

Belum sampai ke ruang Laboratorium kakiku terhenti.

Ternyata di Gedung Olah Raga kami sedang ada kegiatan Donor Darah.

Tak ada salahnya gue ikut donor darah,

pikirku saat itu.

Baru saja gue mau melangkahkan kaki masuk,

tangan gue ditahan seseorang.

"Stop ras..!!

ikut gue!!!."

Tangan Laras di cengkram erat oleh Justin.

"Sakit tangan gue Justin!!

Lepas!!!

kenapa lu sekarang jadi orang yang kasar sih!!."

"Lu ikut gue pulang sekarang!!

kak Raka barusan telfon gue,

lu harus cepet pulang istirahat!!."

"Lu bukan suami gue tapi lu ngatur-ngatur gue!!."

EHEM...EHEM...!!!

"Maaf apa gue bisa ganggu kalian sebentar??."

Ucap Dokter Tiya memotong pembicaraan dua insan itu.

"Ada apa?." Tanya Laras dan Justin serempak.

"ehem...gue mau kasih undangan makan malam buat lu sama kak Raka setelah pengumuman kelulusan nanti acaranya."

ucap Tiya sambil menyodorkan kertas undangan itu pada Laras.

"Dalam rangka apa Tiya?

kenapa gue ga diundang juga?."

Tanya Justin penasaran.

"Gue juga ga tau,

yang buat acara ini Jasson sama Jeslyn,

gue cuma dititipin kartu buat Laras and kak Raka.

Mending lu ikut aja Justin,

jadi lu bisa datang bareng Laras dan gue bisa bareng kak Raka."

ucap Tiya dengan entengnya.

"Ga penting,

itu urusan nanti!!!

gue mau balik sekarang sama Laras."

Justin mulai jengah.

"Okey,

kalo gitu titip salam ku buat kak Raka ya Justin.

Salam kangen dari Tiya,

kalo gitu gue lanjut di acara donor dulu bye.."

"Huek...Huek..."

Laras langsung berlari ke arah toilet terdekat dari sana.

Seluruh makanan yang ia makan tadi siang di kantin keluar semua dari perutnya.

setengah jam mungkin Laras berada di toilet.

Baru saja dia keluar dari toilet kini tangannya di cengkeram lagi oleh Justin.

"Cepet pulang sekarang,

kita periksa keadaan lu sakit apa,

besok kita udah mau ujian!!."

"Hallo kak Raka!!

Laras sakit!!

segera pulang!!."

"segera panggil Tiya kerumah Justin untuk periksa Laras,setelah konferensi pers selesai kakak segera pulang!!."

Langsung dimatikannya telfon itu oleh Justin.

ia berfikir jika Tiya sudah bukan dokter yang bisa menjamin rahasia lagi jika tau kak raka dan Laras sudah menikah.

Lebih baik ku hubungi dokter Hartono agar ke rumah.

Justin langsung tancap gas mengantar Laras pulang ke rumah Utama.

***

"Bodoh kamu Jasson!!!

Bagaimana kamu bisa selemah itu sekarang!!!

apa kamu yakin dengan keinginanmu itu??."

Ayah Jacob geram dengan pengakuan anaknya Jasson mengatakan begitu menginginkan Laras.

"aku sudah berusaha melupakannya yah!!!

tapi Laras selalu datang dalam mimpiku!!!

Aaarrghhhh!!!!."

"Coba kamu ingat kembali niat awalmu!!

kita hanya ingin membuat Laras menderita karena sudah merebut apa yang seharusnya Jeslyn dapatkan.

Sekarang Jeslyn sudah melupakan itu karena dia sudah bersama Allex.

Kenapa sekarang malah jadi kamu yang terjebak??."

Sudah 2hari ini Jasson mabok-mabokan dibar sampai tak sadarkan diri.

Dia ingin menghilangkan wajah Laras di otaknya,

tapi wajah itu selalu muncul dan muncul.

***

"Bos lapor bos!!!."

Anak buah ayah Jacob memotong pembicaraan mereka.

"Cepat laporkan!!!."Teriak Jacob.

"Kaki tangan kita yang selama ini menjadi pengedar narkoba kita yang terbaik tertangkap oleh polisi bernama Raka bos!!!

beritanya sekarang sedang live di TV bos bisa liat langsung."

Di nyalakannya Tv oleh Jacob dan benar saja ada Raka dan beberapa pimpinannya di layar televisi saat itu dengan 3 anak buahnya yang diikat dan memakai penutup wajah.

"B*NGS*T!!!!

berani-berani nya dia menangkap anak buahku!!!

Dia belum tau siapa Jacob!!!."

"Calm Down bos!!!

kita harus atur strategi dan jarak untuk membunuh dia bos!

jika kita bunuh dia sekarang akan terlalu kentara kita pelakunya bos!!."

"Heh!!!

Tumben kamu pintar ya!!."

Ucap Jacob sambil memukul kepala anak buahnya itu.

"Ok Jasson kita atur strategi lagi untuk membunuh Raka!!

Lalu dengan mudah kamu bisa mengambil Laras dari nya!!

Ayahmu ini akan mengabulkan apa yang selalu menjadi keinginan anaknya!!!."

Ekspresi Jasson masih datar,

ia masih tak berharap banyak.

Mengingat rencana kemarin saja gagal total.

"Ayah berjanji akan menyiapkan semuanya dengan baik Jasson!!

setelah Raka mati ditangan ayah.

Ayah akan siapkan tempat agar kamu bisa bersama dengan Laras selamanya!!!

tanpa satu orangpun akan tau keberadaan kalian!!!."

"Apakah Ayah benar-benar berjanji??."

Jasson ingin dirinya yakin dengan janji yang ayahnya buat itu.

"Ayah akan berjanji walaupun dengan nyawa ayah sekalipun!!!

tak ada yang lebih berharga selain dari kebahagiaanmu dan Jeslyn.

"Thanks ayah.."

***

Sesampainya dirumah Laras langsung di papah menuju kamarnya dan diberi air hangat oleh si mbok.

"Ya Allah non,

baru saja menikah dengan den Raka kog ya sudah sakit begini."

Mbok masih tak menyangka jika istri dari den Raka adalah Laras yang dulu pernah dekat dengan den Justin.

Ayah Martin dan Justin harap-harap cemas menunggu kedatangan dokter Hartono dan kak Raka.

"Maaf saya agak lama Martin,

sudah lama Justin tidak menghubungi saya,

jadi saya masih agak kaget hehehe

siapa yang sakit biar segera saya periksa."

Sapa Dokter Hartono ramah.

"Ini Har,menantu saya."

"Hah!!!

menantu???

wah lu bener-bener temen ga bener Martin.

masa lu nikahin anak lu ga ngundang gue sama sekali."

"cuma sederhana juga kemaren di Bali har,

Raka juga mendadak bilang nikahnya,

udah kebelet paling hahahaha."

"Hahahaha bisa aja lu Martin,

hmmm..mbaknya kapan terkahir datang bulannya ya?

siapa namanya mbak yang cantik."

Tanya dokter Hartono berusaha bersikap friendly.

"Mmm lupa dok,

jawab Laras lemah."

"kalo gitu kita coba pake testpack dulu yuk,

kalo dari gejalanya

pusing,mual muntah dan lemes gini saya analisanya mengarah kesana."

"Mantu gue hamil Har???."

Tanya Martin antusias.

"Belum pasti Martin!!!

gile lu ye semangat bener dah,

di test dulu.

mbok bantuin jalan ke kamar mandi ya."

***

Raka yang baru saja menyelesaikan acara konferensi pers langsung pamit bergegas pulang,

ajakan untuk makan-makan bersama untuk yang terakhir kalinya di kantor ditolaknya dengan halus karena mendapat kabar istrinya sakit.

Dengan kecepatan mobil diatas rata-rata Raka dengan cepat sampai di rumah.

Dicarinya Laras disetiap Sudut rumah tak ia temukan,

lalu ia berlari menuju kamarnya.

Dilihatnya Ayah Martin,dokter Hartono dan Justin disana.

"Mana Laras ayah?

dia sakit apa?."

Tanya Raka begitu khawatir.

Belum sempat di jawab,mbok dan Laras keluar dari kamar mandi.

Dilihatnya hasil test pack oleh dokter Hartono.

"Wwwwauw selamat ya Raka,

kamu akan segera jadi ayah!!!

Selamat ya Martin!!

lu bakal punya cucu sekarang!!."

"Haaaaa... terima kasih Laras!! kamu bakal buat ayah punya cucu sebagai teman kecil ayah."

Dipeluknya menantu kesayangannya itu.

Raka refleks langsung melakukan sujud syukur,

Tapi Justin yang mendengar itu langsung pergi ke kamarnya,toh juga sudah ada kak Raka sekarang yang menjaga Laras.

Raka langsung menghampiri Laras dan memeluknya sambil mengucapkan banyak kata terima kasih.

Tapi tak ada respon dari wanita yang ia peluk itu,ternyata Laras pingsan!!

Raka terkejut bukan main.

"Ayo segera kita bawa Laras ke rumah sakit saja Raka,untuk pengobatan lebih lanjut.

Sepertinya kehamilan istrimu ini agak lemah,

harus segara kita tangani di rumah sakit dengan alat yang lebih lengkap."

Ucap dokter Hartono serius.

Raka langsung berlari menuju mobil sambil membopong istrinya itu kerumah sakit.

...----------------...

...****************...

**Wooow...Raka Top Cer banget ya Thor..!!

Sekali bikin langsung Jadi...😁😁😁

'iya Mak sengaja tak buat Top Cer soalnya ,

Dari pada dibuat bikin terus tapi ga jadi-jadi Mak,

capek Lo ahahahhahaa😂😂😂

Ah Ga asyik Lu Thor...

Biarin☺️😁😁

Buat teman-teman yang sudah mampir ke karya ini,

jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak biar q juga bisa mampir ke karya kalian,

selalu

Like,

Vote,

Favorite,

And Comment di setiap episodenya yah..

and boleh follow juga

IG aku

Nama IG: yistiyanti

1
Mei Mei
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Pacaran tapi panggilannya Lo-gue 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Dasar kompor..KalobRaka sama Tiyas,itu juga masa lalunya, Keliatan banget kamu kayak mau balas dendam karna Tiyas nolak kamu dan milih Raka...
Qaisaa Nazarudin
Bukannya kakak kandung kan?
Qaisaa Nazarudin
Panggilan nya loe-gue?? Atau Aku-kamu sih? kok gak konsisten banget..🤔🤔
Yukity
mampir Thor...

Salken ya..
Mampir yuk di novelku
GADIS TIGA KARAKTER
Makasih🙏😍
Genik_A.A
jejak dulu deh hehe
😁
Puan Harahap
hadir thor 10 like
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir kk thor
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir thor
Chierly Nakßanjar
hai aku udah mampir ya
Nurul Hidayati
mantep😘😘
nungguin si Ramadhan SM Khansa Up
coba baca yg lain,mksihhh
Dian Anggraeni
lima jempol tooor lanjuut 👏👏👏👏
Machan
5 like yg tertinggal kak yen
OP_PRO
pasti lucu itu tiga bayi kembar tapi sayang yang cowok udah ga bisa diselamatkan, semangat terus yah 😊 ditunggu next episode dan feedback-nya bila berkenan yah
evlyn
terimakasih kak 🙏🙏🙏 terus berkarya ...😘😘😘😘
evlyn
sedih 😭😭😭😭
evlyn
berhati mulia ny seorang laras .... 😘😘😘
evlyn
setidak ny masih ada orang baik disini 🙏🙏🙏
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
Nyicil sampe sini dlu thor. Nnti lanjut lagi, Papaayy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!