NovelToon NovelToon
Pelacur Milik Sang CEO

Pelacur Milik Sang CEO

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta Terlarang / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:45.8k
Nilai: 5
Nama Author: lestari sipayung

Ayla, pegawai biasa yang diangkat menjadi resepsionis di perusahaan terkenal, terpaksa menjadi wanita malam demi biaya pengobatan adiknya. Di malam pertamanya, ia harus melayani pria yang tak disangka—bosnya sendiri. Berbeda penampilan, sang CEO tak mengenalinya, tapi justru terobsesi. Saat hidup Ayla mulai membaik dan ia berhenti dari pekerjaan gelapnya, sang bos justru terus mencari wanita misterius yang pernah bersamanya—tanpa tahu wanita itu ada di dekatnya setiap hari. Namun, skandal tersebut juga mengakibatkan Hana hamil anak bosnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari sipayung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lara- Nama Itu Lagi

Dengan gerakan yang tenang dan terkontrol, Leo meraih surat tersebut. Ia membukanya tanpa terburu-buru, seperti tidak tergesa meskipun surat itu jelas mengandung keputusan besar. Matanya menyapu isi surat itu perlahan, membaca setiap kalimat dengan ketelitian khas seorang atasan yang terbiasa menghadapi dokumen penting.

Setelah selesai membaca, Leo mengangkat wajahnya dan melemparkan pandangan sekilas ke arah Ayla. Tidak ada perubahan mencolok di wajahnya, tetapi pandangannya menusuk. Ayla, yang sejak tadi berdiri tegak, tampak masih kuat namun wajahnya menyiratkan ketegangan yang berusaha ia tahan. Meski tidak pucat, siapa pun bisa tahu bahwa dirinya sedang diliputi rasa was-was.

Dalam hatinya, Ayla sudah sangat tidak sabar. Ia berharap Leo segera mengambil pulpen, membubuhkan tanda tangan, dan mengizinkannya pergi. Rasanya ia ingin melangkah keluar dari ruangan itu secepat mungkin, meninggalkan semuanya di belakang.

Namun ternyata, yang terjadi justru sebaliknya. Sesuatu yang tak pernah ia duga.

Tanpa peringatan, Leo tiba-tiba tertawa. Suara tawanya berat, datar, dan terdengar tidak biasa—seolah menyimpan sesuatu di baliknya. Tawa itu menggema di ruangan yang sunyi, membuat bulu kuduk Ayla berdiri. Ayla hanya bisa mematung, tak paham apa yang lucu dari surat pengunduran dirinya. Namun sebelum sempat bertanya, Leo menghentikan tawanya dan meletakkan surat itu ke atas meja—dengan kasar.

Bunyi kertas yang dibenturkan ke permukaan meja terdengar nyaring di telinga Ayla. Surat itu seperti kehilangan nilainya di hadapan Leo. Ayla menahan napasnya, merasakan kegelisahan yang makin menjadi-jadi.

Leo lalu menyandarkan tubuhnya ke kursi, melipat kedua lengannya di dada sambil menatap Ayla dari ujung kepala hingga kaki. Tatapannya tajam, menyelidik, seolah ingin membedah semua rahasia yang disembunyikan Ayla. Udara di ruangan itu terasa lebih berat, lebih sesak. Ayla makin gugup, merasa tubuhnya mulai gemetar halus.

“Pak…” gumam Ayla pelan. Suaranya nyaris tak terdengar. Ia menelan ludahnya kasar, mencoba menenangkan detak jantungnya yang kini mulai berdegup tak karuan.

Kemudian, Leo berkata satu kata yang seolah menyambar petir di tengah siang bolong. “Lara.”

Ayla membeku. Ia tidak bisa bergerak, bahkan untuk sekadar bernapas dengan normal pun terasa sulit. Nama itu. Nama yang sudah lama tak ia dengar, nama yang hanya dikenal oleh segelintir orang di dunia malam tempat ia pernah berpijak. Nama samarannya. Lara. Bagaimana mungkin Leo tahu?

Jantung Ayla berdetak semakin kencang. Pandangannya kabur oleh panik yang menyergap tiba-tiba. Leo... mengucapkan nama itu. Bibir Ayla mulai bergetar. Apakah leo mengingat siapa dirinya? Apakah dia tau siapa dia sebenarnya? Tapi bagaimana bisa? Bukankah dia menyembunyikan identitas aslinya?

Leo menghentikan tawa sinisnya dan kini hanya tersenyum tipis, namun senyum itu lebih menyeramkan daripada tatapan tajamnya tadi. "Sebelum kamu mengundurkan diri, kamu harus jawab pertanyaan saya," ujarnya pelan tapi penuh tekanan.

Ayla menunduk, tak sanggup menatap langsung ke mata pria itu. Kedua tangannya ia remas erat, seolah berusaha menyalurkan semua kecemasannya ke telapak tangan. Bibirnya ia gigit perlahan, menahan gejolak panik yang makin menggila dalam dirinya. Ia benar-benar tak tahu harus bagaimana.

“Ma… maksud Bapak apa?” tanyanya, mencoba berpura-pura tidak mengerti. Suaranya gemetar, matanya masih tertunduk, namun tubuhnya terasa seolah dikepung ketakutan. Apa yang mungkin ditanyakan oleh Leo? Ayla benar benar sangat takut sekarang.

1
tata sugandhi
boleh kok Leo.....
tata sugandhi
lanjut Thor pliissss
tata sugandhi
ceritanya menarik dan bagus Thor... pernah baca bbrp cerita, ceritanya menarik dan bagus, entah kenapa yg baca sedikit.. semangat terus y Thor....
Bunda Miarmaret437
semangat ya kak author ceritanya sangat bagus dan muda tuk di ikutin teruslah berkarya n sukses selalu 🥰🌹🌷🌹
tata sugandhi
ditunggu y Thor maacie
Elvi Mareni
manah lanjut annya
Riskia Riskia
gk bertanggung jawab
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
tata sugandhi
up date sll y thor.. semangat
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Elvi Mareni
lanjut thor
Cindy
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!