leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
💞Jangan lupa berikan like dan vote yang banyak biar author rajin update 😚
Sesampainya dirumah, leyria melihat dari luar garasi itu sudah ada mobil arkan. lampu-lampu rumah juga sudah dinyalakan itu berarti suaminya memang sudah pulang.
Sebelum leyria membuka pintu mobil, Aldo menahannya dan berkata.
"Sepertinya suamimu itu sudah pulang, boleh kah aku mampir sebentar?" tanya aldo melihat garasi rumah sudah ada terparkir sebuah mobil yang ia duga milik Arkan.
"Sebaiknya kakak pulang saja... ini sudah jam setengah 10 malam. Tidak baik jika aku malah menerima tamu laki-laki yang mengantarku pulang" ucap leyria
" Suamimu juga kan adalah temanku sendiri. Jadi apa lagi yang kamu takutkan?" ucap aldo
"aku tidak enak hati saja jika ka Aldo mampir kerumah setelah mengantar ku pulang. Apa nanti kata tetangga yang melihat? Dan apa yang nanti aku jelaskan pada suamiku?" ucap leyria merasa tidak nyaman jika Aldo kerumahnya, datang bertemu dengan arkan apalagi kini leyria mengetahui perasaan Aldo yang sebenarnya.
"katakan saja kalau aku ini memang temanmu, pastilah Arkan mengerti" ucap aldo
"Lebih baik kakak pulang saja.. Nanti kakak mampirlah ketika tidak mengantarku pulang. Dan itu juga saat suamiku ada dirumah." ucap leyria bergegas membuka pintu mobil Aldo.
Aldo menghela nafas panjang karena terus saja mendapat penolakan dari leyria. Padahal dia ingin secepatnya Arkan tau bahwa wanita yang kini menjadi istri Arkan itu merupakan wanita yang dicintainya. Dia ingin melihat perlakukan Arkan itu terhadap leyria. Namun Aldo hanya bisa menuruti saja kemauan
leyria.
"Ya sudah.. aku akan pulang. Mungkin lain kali saja aku datang kemari.. " ucap aldo
Kemudian leyria keluar dari mobil. Aldo menyalakan kembali mobilnya dan pamit pada leyria melalui kaca mobil yang ia buka sedikit. Dan setelahnya berlalu pergi. Leyria berdiri menunggu mobil Aldo sampai hilang di belokan, baru lah ia membuka gerbang dan masuk kedalam rumah Arkan.
Arkan sendiri mengintip mereka dari jendela rumah setelah mendengar suara mobil yang berhenti di depan rumahnya. cukup lama ia memperhatikan mobil itu, namun si pengemudi ataupun orang yang di dalam mobil tak kunjung keluar. hingga saat pintu mobil itu terbuka. Ternyata Istrinya lah yang keluar dari dalam mobil itu. Si pengemudi itu sempat membuka sedikit kaca mobilnya sebelum berlalu pergi. Hingga membuat Arkan paham jika istrinya itu diantar pulang oleh seorang laki-laki. Arkan sendiri tidak sempat melihat muka laki-laki yang mengantarkan istrinya.
Semua itu membuat arkan geram. Jadi apa yang dilakukan leyria tadi di dalam mobil itu setelah beberapa menit mobil itu berhenti. Namun leyria tak kunjung keluar. Semua pemikiran buruknya tentang leyria kini bermunculan kembali. Apa istrinya itu juga kini telah berani menyelingkuhi nya? lalu melakukan hal gila didalam mobil tadi tepat didepan rumahnya? apa leyria ingin membalas hal yang sama seperti ia lakukan pada leyria?. semua pikiran negatif nya terus saja bermunculan.
Saat dia ingin menanyakan langsung pada istrinya dan pria itu. Namun ternyata mobil itu sudah berlalu pergi. Hanya ada leyria yang sedang membuka gerbang dan akan masuk ke dalam.
"Habis kemana saja kamu? kenapa jam segini baru pulang?" tanya arkan yang baru pertama kali ini menanyakan hal tentang leyria setelah mereka menikah.
Rasanya sudah sangat lelah setelah leyria bekerja seharian penuh, dan kini pertanyaan Arkan yang seperti itu justru malah membuatnya semakin lelah saja. Seakan dirinya ini sedang diintrogasi akan hal yang salah.
"Aku seharian ini bekerja mas.. pekerjaanku lumayan banyak. hingga membuatku baru sampai rumah di jam sekarang .. " ucap leyria masuk kedalam.
"Lalu siapa laki-laki yang tadi mengantarmu? " tanya Arkan
"Bukankah mas sendiri yang bilang kita tidak usah saling mencampuri urusan masing-masing? kenapa sekarang menarik kembali ucapan mas m " ucap leyria menaruh sepatunya ditempat rak sepatu.
"Aku tanya siapa lelaki itu!!" ucap Arkan
"Apa hak mas? " ucap leyria yang saat ini sudah berani saja menanggapi omongan suaminya sendiri.
"Aku ini suamimu.. aku berhak tau!! "
"Sama seperti halnya aku.. aku juga istri mas.. aku berhak tau ketika mas tidak pulang malam itu! " ucap leyria mengalihkan ucapan Arkan dengan perasaan kecewanya mengingat saat dirinya waktu itu menghawatirkan suaminya yang tak kunjung pulang. Namun apa yang didapatnya setelah Arkan datang, ia hanya mendapat perkataan kasar dari suaminya.
"kamu mulai berani menjawab semua ucapan ku!" kata Arkan lalu menyeret leyria menaiki tangga kelantai atas.
"Aduh... sakit mas.. " ucap leyria saat pergelangan tangannya di tarik paksa oleh Arkan menunju ke lantai atas.
Arkan membawa leyria masuk ke kamarnya. membanting istrinya diatas kasur.
"Sepertinya pelajaran yang kemarin aku berikan belum cukup membuat mu sadar!!" ucap Arkan membuka baju leyria
Leyria tidak mengerti maksud dari ucapan suaminya itu. Apa lagi salahnya? Apa salah dia mengeluarkan kegondokan perasaannya selama ini? apa salahnya jika dirinya diantar pulang oleh seseorang? toh mereka juga tidak melakukan apa-apa. pernahkah suaminya sendiri peduli dengan perasaanya? selalu saja Arkan menyiksa dengan sikap nya yang seenaknya.
Arkan tanpa sadar tidak rela jika lelaki lain menyentuh istrinya. Padahal dia sendiri juga bermaksud akan mengenalkan Aldo pada leyria. Arkan melihat-lihat tubuh leyria memastikan apakah lelaki itu berbuat macam-macam atau melakukan hal lain pada istrinya. Entah perasaan apa yang membuatnya semarah itu melihat leyria bersama lelaki lain. Setelah diyakini tidak terjadi sesuatu hal yang salah pada tubuh istrinya Arkan merasa lega.
Arkan melihat tubuh polos istrinya yang hanya memakai pakaian dalam itu justru malah membuat hasratnya muncul. kemudian arkan melepas kaos dan celana yang melekat ditubuhnya.
Leyria yang paham itu bermaksud untuk kabur, dia tidak ingin selalu saja dipe**osa seenaknya oleh Arkan. namun suaminya itu malah dengan cepat mencengkram kuat pergelangan tangan leyria, kemudian langsung menindihnya. Leyria yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa pasrah akan perlakukan suaminya. Leyria merasa suaminya itu hanya melampiaskan hasrat nya saja dengannya tanpa adanya perasaan. membuatnya hanya bisa memendam semuanya.
Setelah satu setengah jam, akhirnya Arkan melepaskan tubuh leyria yang sekarang menjadi candu baginya. Arkan beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Meninggalkan leyria yang kini sedang berbaring diam diatas tempat tidurnya.
Leyria lalu bangun dan memunguti semua bajunya yang berserak diatas lantai. sembari menangis dalam diam. ia menutupi bagian tubuhnya yang polos dengan kain lalu berjalan keluar. dan masuk kedalam kamarnya.
.
.
.
.
Bersambung. . .
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan author akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya