Ozaki Rika atau dulunya Ozaki Ryu adalah manusia buatan dari era moderen dan secara tiba-tiba muncul di abad pertengahan yang menjadi wilayah iblis, ia ada di sana karena upacara pemanggilan yang dilakukan oleh Zarathos sang raja Iblis kecil di wilayah itu, Rika dinikahi karena sang Raja Iblis tidak ingin manusia itu disakiti bawahannya, ia memikirkan kegunaan gadis yang terpanggil olehnya karena ia tidak pernah menyangka akan memanggil manusia, karena dalam upacara itu harusnya yang terpanggil adalah monster kuat dari dimensi lain untuk membantunya perang melawan manusia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azai Nagamasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
Suamiku adalah Raja Iblis.
Setelah keduanya sudah memberikan ciuman, Rika dan Zarathos pun berpisah, dengan Zarathos yang masuk ruang diskusi, bersama Enja dan Suija. Sementara itu Rika dan Mary, langsung berjalan memasuki ruang pesta, tempat berkumpulnya para gadis bangsawan untuk memulai debut mereka dengan menjalin hubungan ke bangsawan lain.
"Nona Rika, anda tidak harus melakukannya jika nona merasa kurang nyaman dengan suasana yang ada di sini," ujar Mary mencoba memberitahukan Rika kalau ia tidak diwajibkan untuk bisa berkumpul dengan para bangsawan iblis.
"Tenang saja Mary, aku tidak akan mengecewakan siapapun jadi tenang dan lihat," ucap Rika dengan wajah datarnya.
Rika pun berjalan ke kumpulan para gadis bertanduk dan berpenampilan mengerikan lainnya, dengan penuh percaya diri Rika mulai menyapa mereka, "Hai!" seru Rias memulai sapaannya dengan senyum kecil, para gadis di sana pun menatap ke arah Rika.
"Ya?" sahut mereka dengan nada cukup canggung.
"Tak usah bersikap kaku begitu. Meskipun kita berbeda, kita tetap perempuan kan? Terlebih lagi kita adalah ratu di kerajaan kita masing-masing," ucap santai Rika sembari tersenyum, lebih tepatnya menyeringai dengan sedikit memberikan tekanan atau hawa membunuh pada para gadis di sana.
Beberapa Ratu Iblis di tempat pertemuan itu langsung berkeringat dingin ketika merasakan aura membunuh dari Rika.
"Bagaimana kami bisa santai kalau kau terus memancarkan aura intimidasi ke kami?" tanggap salah satu iblis wanita yang ada di sana.
"Maafkan aku, karena memang beginilah auraku dan sebenarnya aku sudah mencoba menahannya sebisa mungkin," balas Rika dengan tenang sembari duduk santai di dekat para Ratu iblis, "Sungguh aku hanya ingin punya teman ngobrol sekarang, karena suamiku sedang berbicara dengan para Raja Iblis lain," tanggap Rika sembari meminum secangkir wine yang tersedia di meja bundar tempat ia duduk bersama para iblis wanita dengan pakaian mewah ditambah mereka juga nampaknya mengenakan mahkota atau tiara emas yang menandakan kalau mereka adalah sosok ratu di kerajaan mereka masing-masing.
Dan nampak Rika begitu mencolok dengan gaun hitam yang ia kenakan, hal ini dikarenakan para ratu Iblis yang duduk di meja yang sama dengannya mengenakan pakaian yang cerah, dengan warna-warna yang menyenangkan mata, hanya Rika yang mengenakan warna hitam pekat untuk gaunnya, untuk warna rambut sendiri nampaknya hanya Rika saja yang memiliki rambut hitam dihiasi dengan jepit rambut berbentuk bunga.
"Ano," panggil salah satu ratu iblis berambut silver dengan tanduk hitam besar bermata merah dengan pupil vertikal menatap tajam Rika. Rika pun menatap gadis itu dengan tatapan datarnya dan matanya yang berwarna hitam pekat sepekat langit malam tanpa bulan dan bintang.
"Ya, katakanlah apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Rika dengan nada datar dan, perkataan Rika dengan nada datar itu berhasil membuat para Ratu iblis di sana bergidik ketakutan, mereka bisa merasakan hawa dingin menusuk kedalam tulang mereka.
"S-sebelum itu namaku Grace Lucifeg, aku istri kedua Lucifer-sama, kalau boleh tahu s-siapa namamu dan kenapa pakaianmu berwarna hitam?" tanya perempuan berambut siver itu, ia nampak menggigil, terlihat jelas dari tangannya yang bergetar ketika mengangkat secangkir wine, gadis itu juga mengenakan gaun berwarna putih disertai dengan aksesoris emas di telinga dan lehernya.
"Namaku Rika Ozaki, istri pertama Raja Iblis Zarathos, soal kenapa gaun yang aku kenakan berwarna hitam, itu karena ini adalah warna yang paling aku suka, warna ini adalah warna yang sesuai dengan pekerjaanku sebelum menikah dengan Zarathos, sehingga aku merasa lebih nyaman dalam mengenakan gaun ini," jawab tenang Rika, nampak Rika juga tersenyum ke arah Grace, "Terima kasih telah bertanya Grace," tanggap Rika lagi memberikan tambahan.
Grace hanya mengangguk pelan mendengar pernyataan terima kasih dari Rika, ia kemudian diam memikirkan topik pembicaraan lagi, lalu dilanjutkan oleh gadis berambut biru dengan tanduk spiral di dahinya, "Kalau begitu namaku Alicia Cascade, istri ketiga dari Raja Iblis Leviathan, salam kenal Rika," sapa gadis berambut biru itu dengan sedikit ragu-ragu.
"Salam kenal, senang rasanya bisa mengenalmu juga Nyonya Alicia Cascade," ucap Rika sembari tersenyum manis dan sedikit memejamkan matanya, hingga aura menusuknya secara perlahan menurun, nampaknya Rika sudah bisa mengurangi hawa membunuh yang ia miliki dan itu membuat para Ratu iblis di sekitarnya mulai bisa merasa nyaman di dekat Rika.
Lalu dilanjutkan dengan gadis berambut merah panjang terikat gaya Odango atama, dengan gaun biru muda menatap ke arah Rika mencoba memperkenalkan dirinya, "Harui Gremory Istri pertama Raja Iblis Lucifer, salam kenal Rika-san, aku cukup terkesan dengan nyali dan kekuatanmu ketika menghadapi Bellzebub," ucap perempuan berambut merah itu, oh ia juga punya tanduk spiral di bagian samping kiri dan kanan kepalanya. Nampak ratu iblis itu tersenyum ke arah Rika, nampaknya ia juga berharap bisa mengenal Rika.
Rika yang mendengar nama Lucifer sebenarnya sangat tidak suka, tapi demi mendapatkan sekutu, ia pun mencoba menahan rasa bencinya terhadap raja iblis yang bertamu ke istana suaminya tanpa sopan santun itu.
"Rika Ozaki, salam kenal juga. Aku tidak menyangka kalau aku bisa berhadapan langsung dengan dua istri Tuan Lucifer," ungkap Rika sembari memasang senyuman kecil dan mulai meneguk wine yang ada di cangkirnya sebanyak 3 tegukan dan menghabiskannya.
"Kami juga tidak menyangka kalau Yang Mulia Raja Zarathos, sudah menikah, karena kami sama sekali tidak diundang dalam pernikahannya," tanggap perempuan berambut silver atau bisa dipanggil Grace.
Rika yang mendengar pernyataan Grace, hanya tersenyum saja, karena sudah jelas Rika paham alasan Zarathos tidak mengundang para iblis dari kerajaan lain, dikarenakan calon istrinya adalah manusia.
"Aku rasa, suamiku hanya tidak suka keramaian, makannya pernikahan kami hanya dihadiri oleh penghuni istana dan bukan orang luar," tanggap Rika dengan tenang, ia mengucapkan itu sembari tersenyum lembut ke arah teman-teman wanitanya yang merupakan istri-istri dari raja iblis yang menghadiri pertemuan.
"Ya kalau diingat-ingat Tuan Zarathos memang selalu menghindari para gadis bangsawan dimanapun dia berada ahahahha!!!" seru Alicia dan akhirnya ia tertawa bersama Harui dan Grace, sementara Rika hanya tersenyum tipis mendengarnya dan memakan sepotong kue yang tersedia di meja bundar mereka berempat.
"Marry," panggil Rika pada pelayannya.
"Ada apa, nyonya?" tanya Marry pada Rika.
"Bisakah kau ambilkan kotak hitam yang ada di kereta kerajaan kita, aku ingin memberikan para gadis ini hadiah, karena mau bicara denganku," tanggap Rika dengan penuh wibawa seorang ratu atau bangsawan yang ia pelajari dari manga dan anime di dunianya sebelumnya.
"Baik, akan segera saya ambil kemari," ucap Mary yang langsung pergi meninggalkan Rika.
"Saya rasa anda tidak perlu memberikan hadiah pada acara pertemuan seperti ini," tanggap Grace dan diberi anggukan setuju oleh Harui dan Alicia.
"Itu benar, kalaupun kita sudah jadi teman, bukan berarti kita harus saling memberikan hadiah saat ini," tambah Alicia.
"Tak apa, hadiah yang aku berikan hanya berupa hadiah kecil saja, tak perlu merasa berhutang, lagi pula ini tradisi keluargaku yang akan memberikan hadiah untuk hubungan awal yang dibuat dengan orang lain, tanda kalau aku serius ingin beraliansi," ungkap Rika dengan tenang.
"Aliansi?" gumam tanya Grace dan dua wanita lainnya.
"Ya, Aliansi, aku membutuhkan dukungan dari kerajaan lain. Saat ini aku bisa merasakan kalau suatu saat kerajaan yang suamiku bangun akan menghadapi masalah yang besar, maka dari itu, memiliki aliansi dari kerajaan lain bukanlah hal buruk," ungkap Rika dengan wajah datar ia kemudian mengangkat cangkirnya dan pelayan yang bekerja di ruangan itu langsung menuangkan wine ke cangkir kosong yang ada di tangan Rika. Rika dengan tenang meminum wine yang disediakan.
"Ya kau benar, tapi apa untungnya bagi kami untuk beraliansi dengan kerajaan Zarathos? Karena sejujurnya suami kami sangat tidak menyukai suamimu," tanggap Alicia Cascade, "Ditambah lagi aku hanya istri ketiga, jadi aku yakin pendapatku tidak akan terlalu dianggap oleh suamiku Leviathan," ungkap pelan Alicia.
Rika pun memejamkan matanya ketika melihat Grace dan Harui menyetujui pendapat Alicia, mengenai Aliansi yang sangat mustahil untuk dibentuk jika suami mereka saling benci.
"Kalian benar, rasanya sangat mustahil kerajaan kita bisa membentuk aliansi tanpa penawaran yang sepadan. Biar aku beritahu, para manusia sudah mulai menginvasi wilayah iblis, suamiku telah berjuang menahan mereka beberapa bulan lalu, aku tidak tahu kenapa mereka menghentikan penyerangan setelah sekian lama. Tapi aku yakin mereka tengah merencanakan sesuatu. Jika sampai kerajaan kami kalah, maka tidak akan ada lagi yang melindungi batas gerbang dunia iblis, dan yang harus kalian ketahui di kerajaan kami terdapat banyak buku sihir yang kuat dan juga peralatan atau artefak super yang kekuatannya bisa menyaingi kekuatan 4 raja iblis utama, jika sampai kerajaan kami kalah, mereka bisa mendapatkan semua artefak kuno dan buku sihir kuno yang akan dipelajari untuk memusnahkan kerajaan iblis lain satu persatu," tanggap Rika lagi.
Ketiga ratu iblis itu kaget bukan main mendengar pendapat Rika, "Ku-kurasa aku akan mencoba membicarakan hal ini pada suamiku terlebih dahulu," tanggap Harui dan Alicia sembari meminum anggur biru di cangkir mereka.
Bersambung.