NovelToon NovelToon
Married With A Stranger

Married With A Stranger

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Berbaikan / Tamat
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: el Putri

Niat baik berubah menjadi petaka bagi Raisa, bagaimana menolong pria asing malah membuatnya dinikahkan secara paksa oleh warga yang mengira mereka berbuat asusila. Meski berkali-kali mencoba menjelaskan namun warga yang kolot tidak mempercayai apa yang Raisa dan Bryan katakan hingga mau nggak mereka menikah dengan terpaksa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertukar

Yuke bersorak gembira dalam hati melihat Bryan yang mulai merasakan ada hal aneh dalam tubuhnya.

"Kamu kenapa Bry?" tanya Yuke.

"Entahlah, aku merasa ada yang aneh saja tiba-tiba aku ingin...." Belum sempat melanjutkan kata-katanya Yuke menyela.

"Kamu merasakan panas?" tanya Yuke lagi dengan semangat kemerdekaan 45.

Bryan memutuskan untuk pergi ke toilet, dia mencuci wajahnya dengan air kemudian kembali lagi ke tempat duduknya.

"Sebaiknya kita istirahat dulu Bry kalau kamu merasa tidak baik." Sok baik padahal Yuke ingin segera memadu kasih dengan Bryan.

Bryan menggeleng karena dia merasa kalau baik hanya saja dirinya kini lapar kembali, tiba-tiba dia ingin makan lagi.

Yuke melongo melihat Bryan, kok jadi pengen makan? bukankah seharusnya Bryan memakan dirinya? beribu tanda tanya muncul diatas kepala Yuke.

Bryan memesan makanan kembali, seporsi nasi dan juga minuman.

Yuke terus berpikir apa ada yang salah dengan obatnya? hingga dia ingat sesuatu.

"OMG, pak Dimitri." Sontak Yuke membolakan matanya.

*********

Dari kantor Yuke bergegas pergi ke rumah Dimitri, dia bertanya pada art tentang obat yang dia berikan tadi.

"Mbok, apa obatnya sudah diberikan untuk pak Dimitri?" tanya Yuke.

"Maaf Non, tadi pagi lupa sehingga baru malam ini saya berikan," jawab art.

Yuke meminta art untuk mengantarkannya ke kamar Dimitri, berharap Dimitri belum meminum minuman yang bercampur obat tersebut.

"Pak," panggil Yuke saat masuk ke dalam kamar Dimitri.

Dimitri menatap Yuke dengan tatapan ingin memangsa, tubuhnya meremang, memanas dan butuh pelepasan.

Yuke melihat gelas kosong di atas nakas yang artinya Dimitri telah meminumnya.

"OMG, aku harus segera pergi dari sini." Yuke membalikan badannya hendak pergi namun Dimitri memanggilnya.

"Yuke." Dimitri memanggil Yuke.

Yuke tidak menghiraukan panggilan Dimitri, dia tetap pergi keluar namun naas bagi Yuke dia malah tersandung dan jatuh.

"Kamu mau kemana?" tanya Dimitri saat menangkap tubuh Yuke.

Tak ingin tubuhnya memanas lebih lama, Dimitri menyeret Yuke ke kamarnya kembali, Yuke meminta Dimitri untuk melepaskannya namun tentu Dimitri enggan untuk melepaskannya.

"Pak saya mohon ijinkan saya pulang, anak saya.... "

Cup, bibir Dimitri mendarat di bibir Yuke, dia langsung mencium bibir Yuke dengan panas.

Yuke mencoba memberontak namun tubuhnya kalah besar dengan tubuh Dimitri sehingga mau nggak mau dia harus menerima apa yang Dimitri lakukan padanya.

Seperti orang kesetanan Dimitri menciumi wajah Yuke secara membabi buta, tak ada bagian yang lepas dari mulut ganas Dimitri.

Puas dengan wajah Dimitri membuka kemeja Yuke dengan sekali tarik sehingga semua kancing terlepas semua.

Melihat kulit putih Yuke membuat Dimitri semakin bergairah, tangannya menaikan Bra yang Yuke kenakan dan langsung saja dia melahap kedua bukit kembar Yuke secara bergantian.

Yuke mende-sah, merasakan setiap sentuhan lidah Dimitri di pucuk gunung miliknya.

Semalaman Yuke digagahi oleh Dimitri, ramuan mbah Marjan sungguh ampuh, satu makan tidak henti dan satunya bercinta tanpa henti.

Yuke yang kelelahan memejamkan matanya, dia tidak peduli lagi Dimitri yang terus menggagahinya, yang dia hanya tidur.

Entah berapa ronde Dimitri bermain sendiri hingga tubuhnya benar-benar lemas tak berdaya.

Dia menatap sekilas wanita yang kini ada di sebelahnya, Yuke memang sangat cantik namun selama ini Dimitri tidak pernah tertarik dengan Yuke entah mengapa malam ini dirinya merasa sangat kehausan hingga menjadikan Yuke sebagai objek pelepasan dahaganya.

Pagi datang sangat cepat padahal baru sebentar saja memejamkan mata.

Perlahan Yuke membuka matanya, tubuhnya terasa sakit semua seperti digebukin orang seNusantara.

"Lelahnya."

Yuke nampak diam karena dia merasakan sebuah tangan yang melingkar di perutnya.

Saat menengok betapa terkejutnya dia kalau Dimitri lah yang memeluknya.

"Pak Dimitri."

Ingatan Yuke perlahan datang sehingga dia ingat kembali kejadian semalam. Kedua bola mata Yuke berkaca, entah mengapa dari dulu dia tidak pernah bisa menyentuh Bryan, kesempatan sudah berpihak padanya tapi kenapa obatnya harus tertukar?

"Kenapa jadi begini?" Tangan Yuke memukul mukul tempat tidur sehingga membuat Dimitri terbangun.

"Apa yang kamu lakukan?" Dimitri menguap mengumpulkan satu persatu nyawanya yang baru kembali.

"Kenapa malah kita yang bercinta pak? kenapa senjata makan Tuan?" Yuke mengajukan pertanyaan pada Dimitri.

Ingatan Dimitri kembali ke peristiwa semalam, memang dia sangat bersemangat menggagahi Yuke, sebenarnya dia sendiri juga heran kenapa tiba-tiba tubuhnya memanas, tentu tidak mungkin art memberinya obat penambah naf-su bira-hi.

"Apa maksud kamu senjata makan Tuan Yuke?" tanya Dimitri balik.

Yuke akhrinya menceritakan semua pada Dimitri, kalau sebenarnya obat untuknya dan Bryan tertukar, seharusnya obat penambah naf-su makan untuknya sedangkan obat penambah

naf-su bira-hi untuk Bryan.

"Astaga Yuke, pantas aku memanas." Dimitri mengusap rambutnya.

Karena semua yang terjadi adalah kesalahan Yuke maka Dimitri tidak akan tanggung jawab atas apa yang terjadi dengan Yuke.

"Atas apa yang terjadi aku harap kamu nggak baper Yuke, aku melakukan ini semua juga karena kesalahan kamu," jelas Dimitri.

Penjelasan Dimitri cukup membuat Yuke paham dan sadar, lagipula dia juga tidak ada perasaan sama sekali pada Dimitri meskipun Dimitri seorang yang perfect.

Sepulangnya dari rumah Dimitri Yuke segera bersiap untuk pergi ke kantor, entah apa yang dia rasakan kini, kemarin dia begitu menggebu menggoda Bryan namun hari ini tidak sama sekali.

"Kamu pucat sekali Yuke." Raisa terlihat cemas akan keadaan Yuke.

Para papa yang melihat Yuke memucat juga tak kalah panik, mereka membawa Yuke untuk duduk bersama di dekat mereka.

Papa Raisa memberikan minuman yang seharunya untuk Raisa.

"Kamu minum ini dulu, seharusnya kalau sakit tidak usah masuk kerja," kata Papa Bryan.

Mendapat perhatian dari papa Raisa dan Papa Bryan membuat Yuke terharu, dia teringat akan papanya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu.

"Kamu kenapa menangis Yuke?" tanya Raisa yang semakin panik.

"Aku teringat akan papa aku yang telah meninggal," jawab Yuke.

Raisa membawa Yuke dalam pelukannya, dia sungguh tidak tega melihat Yuke.

"Aku sungguh iba dengan nasib kamu Yuke padahal dulu di kampus kamu adalah seorang primadona," batin Raisa dengan mengelus rambut Yuke.

Tangis Yuke semakin pecah, Raisa sangat baik padanya apakah tega dirinya menyakiti orang yang sangat baik padanya?

Waktu terus berlalu Yuke semakin bimbang antara mengikuti kemauan Dimitri atau tidak karena dia sendiri tidak ingin menyakiti Raisa.

"Kenapa sampai sekarang kamu masih belum bisa membuat Bryan masuk dalam pelukan kamu Yuke!" maki Dimitri.

"Maafkan saya pak." Yuke sangat takut melihat Dimitri yang marah.

Dimitri yang lelah dan butuh pelepasan, untuk kedua kalinya melakukan pemaksaan pada Yuke. Di dalam ruangannya dia meminta Yuke untuk melayaninya.

1
Novi Anjar
Luar biasa
Ulan Bokietz
mana kelajutan si gilang nya thor,
el Putriᵉˡ̳༆: Gilang siapa kak?
total 1 replies
Ir Ma
😂😂😂
Diana Susanti
lanjut kak
IndraAsya
👣👣👣 Jejak 💪💪💪😘😘😘
Reni Novitasary
menghibur
Jumi-Nem
ke barat...kirain mau cari kitab suci..
othor nya kocak nih 🤣🤣
Jumi-Nem: kak L (aku panggil kak L aja ya..)
kocak bgt sih kak...ketahuan tontonannya satu server...seneng bgt,jadi nyambung ma banyolannya nih...🤗🤗😘

give me ten 🙌
total 2 replies
Erna Pidot Pidot
assalamu'alaikum!mau tanya thor,sebenarnya dlm cerita ini agama mereka apa sih ?kok hampir tidak ada ya pengucapan kata" islami semisal nya Alhamdulillah,sedangkan mereka menikah secara islam
RosMa🌹🌹🌹
Bryan bagus kamu menyegarkan mata para dokter dan perawat wanita 😂😂😂
RosMa🌹🌹🌹
omg obatnya pasti tertukar😂😂😂😂
RosMa🌹🌹🌹
si anu disebut sebut😂😂😂
Fenty Izzi
cuss otw🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Fenty Izzi
waaaahhhh udah end nih??? 🥺
selamat buat rafi dn amanda🌹🥰
buat Gilang... jodohmu masih d pending sama kak el... sabar y🤭😂😂
sukses dn semangat buat kak el... sehat2... semoga karyamu selalu menjadi favorit para readers👍💪🥰😘😘😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹🌹
d tunggu cerita berikutnya😉❤
Fenty Izzi
doble up🤭😂😂😂
Fenty Izzi
sabar Gilang... raisa telah mencarikan jodoh untukmu... semoga cocok y😁
Fenty Izzi
buruan sat SWT Gilang... jangan kalah sama rafi... biar g d buli lagi😁
Fenty Izzi
aduh rafi... untung gagal DP nya... halalin dulu donk bang😆
auto pusing atas bawah tu rafi🤭😂😂😂
Fenty Izzi
udah mewek... lihat kelakuan rafi akhirnya g jadi deh🤭😆😆
rafi somplak
Fenty Izzi
😭😭😭jangan sampai kau menyesal demitri...jangan menyalahkan yuke... benar kata yuke... seharusnya kalian saling menguatkan🥺
astaga rafi... jadi pingin nampol tu mulut😔
Fenty Izzi
🥺😭😭semoga kejadian ini tidak akan mendatangkan masalah antara yuke dn demitri🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!