NovelToon NovelToon
Lelah Berharap

Lelah Berharap

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: vita no

tiga tahun sudah pernikahan kita...Dipaksa menikah di usia muda ketika kita masih duduk di bangku SMA..
Tak ada kontak fisik. Di rumah seperti orang asing. Aku tahu Aksa memiliki ke kasih tapi apa salah ku. Hingga batas kesabaran ku hilang juga.

"Kak Aksa aku ingin gomong".
"Kalau ngomong ya ngomong aja Bintang".
"Kak mari kita berpisah".

Apa Aksa mengabulkan permintaan Bintang. Atau mempertahankan pernikahannya ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vita no, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memilih Cuek

Semua siswi heboh membicarakan murid baru yang ada di kelas kak aksa. Ada yang bilang dia cantik, biasa aja dan ada juga yang bilang dia kekasihnya Aksa. Karena dimana ada Aksa dia selalu ada. Tapi Aksa nggak mengklarifikasi semua gosip itu. Dia membiarkan gosip itu beredar di lingkungan sekolah ini.

"Bin, kamu tahu nggak, kalau Tiara si murid baru itu kekasihnya kak Aksa. Pantasan aja dia putus dengan Selli, ternyata kekasihnya mau masuk sekolah disini. Beruntung ya tu cewek bisa jadi kekasih kak Aksa. Aku jadi iri."

"Buat apa iri Mil. Jangan pikirkan pacar pacaran. Kamu tu harus fokus belajar. Nanti jika kita sukses pun banyak kok cowok yang lebih dari kak Aksa. Cowok bukan dia juga kali yang tampan dan cool."

Aku hanya tersenyum dengar komentar Silvi. Dimana komentarnya itu membuat Mila cemberut.

"Sudah jangan cemberut melulu. Nanti pasiennya lari calon dokter."kata ku pada Mila. Agar dia tersenyum lagi.

"Ah Bintang memang buat mood ku baik lagi."

"Yuk kita beli roti dan air aja, trus kita duduk di perpustakaan. Kebetulan habis istirahat ini jam kosong."

"Ide bagus Bin. Yuk lah Sil."

Setelah dari kantin, kami menuju perpustakaan. Ditengah perjalanan ke perpustakaan, kami berpapasan dengan ketua osis dan para gangs nya. Kami hanya menyapa ala kadarnya aja dan berlalu di depannya. Sampai terdengar suara orang bertanya kepada ku."Eh Bin Bin mau kemana ni. Boleh babang Alex ikut nggak"

Aku hanya tersenyum melihat kekocakan kak Alex. Diantara mereka, hanya kak Alex yang memecahkan suasana. Selebihnya kayak kulkas berjalan aja.

"Wuih, senyum mu buat hatiku mencair Bin Bin."

Kami akhirnya berlalu dari mereka. Dan sedikit pun aku nggak melihat ke kak Aksa dan Tiara juga teman-temannya kecuali kak Alex. Aku memilh cuek dengan kak Aksa dan juga situasi yang terjadi saat ini. Aku berharap, aku bisa bertahan satu tahun lagi. Hanya saja aku harus memiliki kesabaran yang lebih.

"Kok kamu cuek aja kemereka sih Bin."

"Trus aku harus bagaimana Mil. Jika mereka tanya aku jawab. Jika mereka diam, aku mau bagaimana coba. Haruskah aku caper gitu. Ih nggak banget deh Mil."

"Iya iya deh miss cuek. Aku penasaran deh Bin. Kamu pernah nggak tertarik pada salah satu mereka?"

"Nggak lah Mil. Lagian mama selalu wanti wanti aku, agar nggak dulu pacaran. Aku harus menggapai cita-cita ku dulu. Itu sih nasehat mama aku."

"Bagus tu Bin. Aku setuju dengan mama kamu."

"Apaan sih Sil. Main nyelonong aja."

"Kita udah sampai di perpustakaan ini. Kalian jangan ada yang cerita atau gosip lagi. Fokus dengan buku yang kita cari."

"Ok siap." Kata Mila dan Silvi serentak. Dan aku hanya geleng-geleng kepala lihat tingkah mereka.

Bel pulang akhirnya berbunyi. Dan kami semua siap siap buat pulang kerumah masing-masing. Aku seperti biasa menunggu jemputan mang Ujang. Tapi hari ini mang Ujang agak telat jemput. Terpaksa aku duduk di cafe seberang sekolah. Dan aku juga sudah kirim pesan sama mommy dan pak Ujang. Sementara sebelum aku menyeberang, aku dengar suara Tiara. Yang ngomong sama kak Aksa.

"Kak Aksa, Tia nebeng ya. Antar Tia ke rumah ya...ya..." ucap Tiara sambil bergelayut manja di tangan kak Aksa. Dan tanpa sengaja aku melihat kebelakang, melihat sikap Tiara ke kak Aksa. Dan kak Aksa kayaknya juga nggak risih sama sekali.

Untuk menghindari mereka. Aku cepat-cepat menyeberang. Dan akhirnya aku sampai juga di cafe ini. Biar nggak bosan menunggu, aku pesan minuman dan cemilan.

"Kenapa makin kesini, Bintang seolah menghindari aku. Apa dia salah paham dengan Tiara, atau dia sakit hati dengan sikap ku. Aku juga nggak ingin menyakiti hatinya. Aku tahu dia nggak salah. Tapi aku nggak suka jika teman hidup ku, mommy juga yang carikan.uh... Sebaiknya aku harus ngomong berdua dengan Bintang."gumam ku dalam hati.

Aku lihat kak Aksa bonceng Tiara pulang dari jendela kaca di cafe ini. Aku melengah aja agar tak ada kontak mata dengan kak Aksa. Jujur hati ku sakit. Bukan karena aku jatuh cinta. Cuma aku bertanya tanya apa salah ku. Apa salahnya dia nawarin aku, kan kita satu rumah. Lagian aku ini istrinya masih tanggung jawab kak Aksa. Tapi ya sudahlah. Aku tak ingin berharap lagi dengan pernikahan ini.

Akhirnya mang Ujang sampai juga menjemput ku. Dengan tak enak hati mang Ujang meminta maaf pada ku karena telat menjemput ku.

"Maaf ya non Bintang. Mang Ujang telat menjemput. Ban mobil pakai acara bocor lagi."

"Nggak apa apa mang. Ini juga bukan kesalahan mang Ujang."

Dan kami akhirnya sampai di rumah. Rumah begitu kosong, nggak ada penghuninya. Mungkin mommy masih di butik dan deddy masih di kantor. Aku memilih menuju ke kamar ku. Karena aku sudah makan di cafe tadi aku memilih rebahan aja di kamar sambil baca baca pelajaran. Dan aku dengar ada yang mengetok pintu kamar ku.

Tok tok tok." Siapa sih, bentar." Ucap ku.

Ku buka pintu kamar ku, dan aku lihat kak Aksa berdiri di depan kamar ku." Ada apa ya kak Aksa. Apa perlu sesuatu?" Tanya ku penasaran. Kenapa sampai kak Aksa berdiri di depan kamar ku.

"Aku ingin bicara dengan kamu. Bisa kita bicara ?"

"Bicara apa kak?"

"Ada yang mau aku omongin."

"Ya udah, kita ngomongnya dimana ya kak. Kalau bisa jangan di kamar ku atau kamar kak Aksa. Nggak enak nanti terjadi kesalah pahaman lagi." Kata ku. Mungkin aku trauma dengan kejadian yang lalu.

"Kita ngomong di cafe aja. Kamu siap siap aja dulu."

"Baik kak." Kututup pintu kamar ku, dan aku siap siap untuk pergi dengan kak Aksa. "Mungkin nggak ya akhirnya status ku sekarang akan jadi janda muda. Soalnya kak Aksa sudah bertemu dengan cintanya." Gumam ku dalam hati.

"Uh sudah lah. Aku jalani aja hidup ini. Toh walaupun jadi janda tetap janda bersegel. Aku nggak rugi apa apa. Hanya rugi status aja." Monolog ku.

"Maaf kak agak lambat."

"Ya udah, kita naik mobil aja, masuk."

Kududuk disamping pengemudi. Sepanjang perjalanan, aku dan kak Aksa hanya diam. Tak ada yang memulai percakapan, hanya terdengar musik di dalam mobil.

Akhirnya sampai juga di cafe hit. Ya cafe hit yang jadi tujuan kak Aksa." Yuk masuk, aku sudah pesan ruang privat room."

"Iya kak." Aku mengekor di belakang kak Aksa. Dan masuk ke tempat yang dituju kak Aksa.

"Semoga aja masalah ku ini cepat selesai. Aku sudah lelah fikiran dan hati. Aku hanya ingin hidup normal lagi tanpa ada masalah yang rumit ini. Andai aku nggak pindah ke sini, mungkin langkah ku akan mulus aja sampai tujuan ku tercapai. Tapi apa boleh buat, mau tak mau harus aku jalani." Gumam ku dalam hati.

1
partini
ortu egois,,tuh si Aska yg ga serius masa kaya gitu ga ngehh kalian par ortu busettt dah bego bngt
partini
para ortu happy tapi anknya nyesek ortu buta ga bisa lihat apa pura" lihat
partini
ngmng ke ke mertua diem"Bae aihhh nanti ada yg deketin jalan barang setatus kamu masih istri Aska ya kamu selingkuh
partini
ajukan perceraian aja kan bisa dari pihak wanita,iya kalau dia pulang masih sendiri kalau udah berdua kamunya macam mana be smart don't be stupid Bin ,ngmng ke mertua toh mertua kamu tau apa yg terjadi di jangn buta karena cinta
partini
seandainya bintang ada temen cowok yg care Banggt bisa buat pelipur lara nantinya pas Aska di sana udah ada cem ceman
partini
enak bener si Aska ini ya udah bin kan dia ngmng kaya gitu moga aja pas dia diluar negri ada cowok ganteng paripurna cinta kamu ga salah dong kan itu yg Aska mau kalian juga ortu Bege
partini
kapan bintang minta pisah Thor ,secara Aska udah mau ke luar negeri
Dewi Puspitasari
k yg banyak up episode 🤭
Bunda Ning
cerita menarik tidak bertele tele
Dewi Puspitasari
k cepetan abdet episode yg banyak
May Maya
mampir Thor semoga karya nya bgus n GK berhenti d tengah jln 🤭 harus sampai tamat ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!