Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keterkejutan Adelia
Fani memutus tatapan mereka lebih dahulu,dia menjadi salah tingkah dan gugup.Begitu juga dengan Fero membuang muka ke arah lain karena begitu malu dengan kejadian barusan.
"Mau naik kereta air?",tanya Fero menunjuk orang orang yang tampak bermain kereta air.
Fani menggeleng pelan sebagai jawaban, duduk berdekatan dengan Fero membuat jantungnya tidak sehat.Entah apa yang terjadi padanya tak biasanya ia berdebar seperti ini berdekatan dengan Fero.
"Ada apa denganku?",batin Fani.
"Masih mau disini?",tanya Fero.
"Enggak..."
"Aku tau kamu tak baik baik saja.Masa lalu tidak untuk dilupakan tapi jadikan pembelajaran untuk kedepannya",ujar Fero bijak.
"Ya...kamu benar Mas",jawab Fani tersenyum tipis.
"Ayo pulang!",ajak Fero berdiri dari duduknya.
"Ya...",Fani melangkah beriringan dengan Fero menuju mobil milik pria itu.
Setelah memasuki mobil keduanya kembali menuju pulang.Mereka tampak saling diam sibuk dengan pikiran masing masing.
"Maaf...",ujar Fero.
Fani menatap pria disampingnya ddenshm dengan kening berkerut."Untuk...?",tanya Fani.
"Andai aku tidak membawamu ke pesta tadi kamu tidak akan bertemu kembali dengannya",ujar Fero merasa bersalah.
"Sudah jalannya Mas.Itu yang dinamakan takdir Mas",jawab Fani.
Keduanya kembali diam hingga mobil yang dikendarai Fero berhenti didepan rumah sederhana milik Fani.Pria itu membukakan pintu mobil untuk Fani.
"Terimakasih Mas",ujar Fani.
"Harusnya aku yang berterima kasih karena kamu sudah bersedia menemaniku ke pesta tadi",sela Fero membuat gadis itu tersenyum kecil.
"Ya sama sama.Mau mampir?",tanya Fani.
"Maaf untuk kali ini gak bisa titip salam saja untuk ibumu",jawab Fero.
"Ya...nanti aku sampaikan",ucap Fani melambaikan tangan pada pria itu saat mobilnya mulai berlalu dari hadapannya.
Fani memasuki rumahnya dengan senyuman yang tak luntur dari bibirnya.Dia mulai nyaman dengan semua perhatian dan sikap pria itu padanya dan mulai melupakan luka yang telah ditorehkan oleh sang mantan kekasihnya.
"Siapa pria tadi Fani?",tanya sang ibu pada putrinya yang tampak begitu bahagia.
"Teman Bu... sekaligus sahabat dari suami Kayla",jawab Fani.
"Dia dan kita tak sepadan Nak.Jangan pernah bermain perasaan dengan orang yang tak sepadan dengan kita atau kamu akan kembali terluka seperti dulu",ujar sang ibu yang tak ingin anaknya kembali menelan kekecewaan hanya karena mereka orang biasa.
"Iya Bu...aku dan Mas Fero hanya teman",jawab Fani.
"Jadi namanya Fero?", tanya Bu Asni pada putrinya.
"Iya...tadi dia tak bisa mampir dan ia menitip salam untuk ibu",ujar Fani.
"Waalaikum salam.Ganti pakaianmu sana bantu ibu memasak",ujar Bu Asni.
"Baiklah Bu...",jawab Fani.
Dengan waktu bersamaan Fero dikejutkan dengan keduanya orang tuanya tengah berbicara dengan sang mantan kekasih.Entah apa yang mereka bicarakan dia juga tak tau.Tapi tampak raut kecewa dari kedua mata orang tuanya.
"Assalamualaikum Mom,Dad",ujar Fero menyalami kedua orangtuanya.Pria itu menatap tajam wanita yang kini menundukkan kepalanya dihadapan kedua orangtuanya.
"Waalaikum salam.Dari mana Nak",tanya Mommy Arini pada sang putra.
"Pesta Mom",jawab Fero dengan raut wajah dinginnya yang masih menatap tajam Adelia.
"Siapa gadis yang kau bawa ke pesta itu boy",tanya sang Daddy tiba tiba membuat Fero menatap ayahnya itu sekilas.
"Calon menantu kalian",jawab Fero cuek membuat Adelia mengangkat kepalanya menatap Fero.
Mata mereka bertemu dengan tatapan berbeda.Fero dengan tatapan tajamnya sedangkan Adelia dengan dengan tatapan terkejutnya.
...****************...
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..