🐣WARNING🐣
AREA DEWASA
JOMBLO DILARANG BACA!!!
Dapat menyebabkan baper berkepanjangan yang bisa membuat batin tersiksa.
Ini bukanlah cerita tentang Pernikahan CEO-CEO seperti di cerita lainnya, bukan pula cerita
perjodohan yang menyakitkan di awal pernikahan dan berakhir dengan manis.
Tapi ini adalah sebuah cerita
tentang hati yang salah memilih cinta, tentang
sebuah perjuangan, penantian, dan kesetiaan.
"Gue akan nantangin takdir! Kita liat siapa diantara kita yang akan menang." Kaisar
Hepi reading gengs... 🤗🤗🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jadi, Kevin itu,,,,???
Lovie melihat ada yang aneh dengan tingkah laku Rima selama dia menemaninya di mall. Tak banyak kata yang dia ucapkan saat bersama Lovie, dia pun tak terlihat antusias ketika mereka berkeliling mall. Bahkan tak ada satu barang pun yang ia beli.
"Mbak Rim sebenernya ada apa sih? Mbak Rim lagi ngumpetin apa sih dari aku?"
Tapi Rima tak menjawab, malah mengalihkan perhatian Lovie. Rima tak tahu kejadian yang dia lihat tadi boleh ia beritahukan kepada Lovie atau tidak.
Tapi akhirnya setelah beberapa kali bertanya, merengek dan mendesak Rima, Lovie mendapatkan jawaban apa yang ia inginkan.
"Vie, saya tahu pasti ada hubungan spesial diantara kamu sama Pak Kaisar. Tapi saya lebih terkejut waktu liat kejadian di ruangan Pak Kaisar tadi, saya kira Pak Kaisar udah putus dari Dokter Adele."
Lovie terdiam, ucapan Rima seperti menghakimi dirinya secara tidak langsung, Rima seperti menyalahkan hubungan yang terjalin antara dirinya dan Kaisar.
****
Malam itu Lovie dibuat tak bisa tidur karena memikirkan kejadian di ruang Kaisar yang Rima ceritakan.
Lovie kembali menyalahkan takdir, mengapa di usianya yang masih belia ini dia harus mengalami banyak hal yang membuat beban hidupnya semakin berat saja? Takdir telah memisahkan dirinya dengan kedua orang tuanya, takdir juga telah menjauhkannya dengan kekayaan yang orang tuanya tinggalkan untuknya, hingga membuatnya mendapat gelar Si Mantan Anak Sultan. Dan apakah takdir juga akan memisahkannya dari pria yang berhasil meluluhlantakkan perasaannya? Mungkin jika takdir berwujud manusia Lovie sudah meminta bantuan Qiran untuk mengadakan tahlilan untuknya.
"Kakak belum tidur?" Ucapnya saat panggilan teleponnya langsung diangkat Kaisar.
"Belum, tumben lu nelpon duluan. Kenapa? kangen gue ya?" Sang pria berusaha menggoda lawan bicaranya.
"Iya nih, tumben banget aku kangen sama Kakak malam ini." Timpal Lovie.
Kaisar langsung menyadari ada yang tidak baik-baik saja dengan perempuan yang dicintainya. Tak biasanya Lovie menelpon dirinya, tak biasanya juga Lovie menimpali godaannya dan jujur akan perasaannya.
"Mau ketemuan?"
"Udah malem, besok kan Kakak harus kerja. Aku juga harus sekolah. Bentar lagi UN. Dilarang bolos."
"Emang siapa yang nyuruh lu besok kagak masuk sekolah? Ketemu aja bentaran. Gue takut elu kagak bisa tidur doang malem ini saking kangennya sama gue." Goda Kaisar. "Tunggu ya! Gue jemput lu bentar lagi. Pake baju yang bener supaya gue susah bukanya!"
"KAKAAAAAAKK!"
Panggilan pun di tutup dengan suara teriakan Lovie yang masih terngiang di telinganya.
Waktu berlalu dengan cepat Lovie dan Kaisar kini sedang menyusuri jalanan ibu kota malam dengan dihiasi banyak lampu-lampu yang berkerlap-kerlip indah dari setiap gedung dan pepohonan yang juga dihiasi berbagai lampu hias.
Sesekali mata mereka bertemu menciptakan seutas senyum yang terbit dari keduanya. Menciptakan kehangatan yang terus menjalar di setiap aliran darah keduanya. Ingin sekali mereka menghentikan waktu agar bisa menikmati kebersamaan mereka lebih lama.
"Kita mau kemana?"
"Makan. Gue laper." Ucapnya sambil memarkirkan mobilnya di parkiran kafe yang terlihat penuh pengunjung walau sudah larut.
Lantunan lagu romantis dari para pemain band membuat para pengunjung betah berlama-lama disana. Dan pastinya karena Wifi gratis yang tersedia di kafe yang lebih dari seperempat abad berdiri itu.
Seperti dugaan Kaisar sebelumnya, Mommy, Daddy dan calon ibu mertuanya yang alay sedang berkumpul di kafe milik sahabat ibunya.
"Mom! Dad!" Seru Kaisar sambil melambaikan tangan.
Lovie yang terkejut melihat keberadaan keluarga Kaisar serta Baim dan Flower menjadikanya salah tingkah dan gugup.
"Pasangan favorit Mommy ikut gabung." Seru Zee yang terlihat senang melihat kedua makhluk yang terlihat serasi tersebut. " Kok kalian bisa kesini bareng?" Lah si Mommy entelemi amat yak?
"Nemu dijalan, aku bawa kesini aja." Jawab Kaisar sambil meraih tangan gadis yang hanya mematung diantara mereka. "Duduk ngapa Lop! Kayak lagi ketemu sama calon mertua aja muka lu."
Baim dan Flower langsung memelototi Kaisar.
"Om kira dia pacar baru kamu." Ucap sang pemilik kafe, Egy.
"Emang kita seserasi itu ya?"
Lovie hanya menunduk, dia tak tahu harus berkata apa. Entah apa misi Kaisar mengajaknya bergabung bersama keluarganya? Lovie benar-benar tak tahu.
"Semua pegawai juga setuju kalo kalian itu serasi setelah liat foto kalian dan akhirnya kita pilih buat jadiin iklan." Sambung Fery sang kepala bagian pemasaran.
"Kalo aja kamu belum punya Adele, Mommy kawinin deh kalian berdua."
Qiran memilih untuk tak menimpali obrolan para manula di hadapannya. Dia dan Rani ikut gugup melihat tingkah Kaisar yang sepertinya ingin memberitahu semua bahwa ada hubungan spesial antara dirinya dan Lovie.
"Ide bagus tuh Mom!"
"Enak aja, Lovie masih kecil. Dapet ijazah SMA juga belum dia, masa udah kawin?" Flower yang jawab sambil memicingkan matanya ke arah Kaisar. Dibalas senyuman nakal sang ponakan genteng.
Lagi-lagi Kaisar seperti sedang memberitahu semua orang terutama kedua orang tuanya jika dirinya mencintai Si Mantan Anak Sultan. Kaisar terlihat memperhatikan apa yang Lovie makan, dia terus menawarkan makanan yang ada di meja.
"Kakak kapan mau makan kalo semua makanan itu Kakak kasih ke aku?" Protes Lovie.
"Hehehe… liat elu makan aja udah kenyang gue."
Ingin sekali Kaisar meraup wajah bermata bulat yang terlihat protes itu, tapi hanya usapan lembut di punggung Lovie yang bisa dia berikan saat itu.
"Jangan diambil hati Lop, itu jebakan playboy supaya kamu naksir dia." Ujar Zee.
Semua orang tertawa, Lovie pun ikut menyumbangkan tawanya bersama yang lainnya.
"Kai, Mommy ngerasa kesaingin sama Om Egy." Kaisar tahu Zee akan memulai pembicaraan mengenai pernikahannya lagi. "Om Egy udah punya dua orang cucu, padahal kan dulu dia Mommy yang ngajarin proses bikin si Prita, tapi malah Prita duluan yang lebih dulu produksi."
Egy hanya menggelengkan kepalanya. "Elu gladi resik dulu mending sama anak-anak si Prita jadi Nenek yang baik supaya ntar cucu lu kagak Syok liat Neneknya yang kelakuannya kayak bocah."
"Diem lu, makin males aja ntar perjaka gue kawin!" Zee bersungut. "Kai Si Kevin bisa tegak berdiri dengan baik kan? Gak ada masalah sama Kevin kan?" Omongan wanita paruh baya itu mulai tak terkontrol.
"Mommy ngomong apa sih?" Kaisar morak-marik dengan wajah yang memerah. "Dia sempurna Mom, tegak lurus, berdiri kokoh." Ujar Kaisar yang tidak Terima Mommynya meragukan alat tempurnya.
Semua orang tertawa kecuali Lovie yang belum tahu siapa itu Kevin. Dan mengapa sosok Kevin terlihat begitu penting untuk Kaisar.
"Kevin itu siapa sih Tante? Aku sering denger namanya disebut tapi aku belum tahu siapa dia." Si Pemeran utama wanita bertanya dengan polosnya membuat riuh suasana kafe oleh gelak tawa mereka.
"Bahaya kamu kalo sampe ketemu. Kevin itu kan alat penerus keturunan Tante." Mulut Zee masih tak berfilter.
Lovie tersedak air jeruk yang diminumnya saat tahu maksud dari jawaban Zee. Dia batuk tiada henti.
"Kai tiup ubun-ubunnya!"
Benar-benar ide yang tak berfaedah. Tapi dengan polosnya Kaisar mematuhi perintah Mommynya seperti biasa. Dia meniup-niup puncak kepala Lovie.
"Kalian kira Si Lovie masih orok apa!" Guntur tak habis pikir dengan kelakuan istri dan anaknya.
"Berarti sarung Kevin yang aku pegang itu,,,,, Aaaaaaaaa!!!"
Omegaaaaaaatttt,,,,
Otor soleha ini ikut terkejut loh.. 😱😱😱
tapi kembali lagi jika cinta di paksakan tidak baik. memaksakan cinta juga tidak baik.
ibu nya mencoba membantu tapi sayang caranya salah.
akhirnya mereka akan saling menyakiti.
lovie gadis lugu yang terjebak cinta pria dewasa.
lovie hanya mengikuti alur hidup nya si mantan putri sultan yang jadi upik abu walaupun bukan babu ya 🤩🤩.
untuk mama adele entahlah??.
tapi si kai kai luluh sama si cantik abg labil loviena 😅😅😅😅.
kak othor pindah platform kah..di sini lom ada karya baru 😁