ELIF WIDIASTUTI
Yang sedang berada di sebuah Taman
ia sedang duduk melamun , pandang ya yang kosong sambil mengingat kejadian yg sudah menimpa nya ,
PACAR NYA MENGHIANATI NYA
DI PECAT DARI KERJAAN NYA
LENGKAP SUDAH PENDERITAAN NYA ,
Saat elif sedang duduk pandangn nya teralih kan kerna melihat anak kecil menangis
anak kecil itu ke bingungan seperti sedang mencari seseorang sambil menangis
APA YANG TERJADI PADA ELIF SETELAH ITU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka manga toon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DPH_PART 29
Kini mereka sudah tiba di depan
rumah Aldo , Elif dan aldo pun berjalan menuju ke dalam rumahnya .
sejak dari kantor hingga parkiran Aldo terus merangkul pinggang Elif dan saat mereka hendak masuk ke rumah pun Aldo tetap merangkul pinggang Elif seolah tidak mau lepas , Elif sudah tidak melarang Aldo untuk hal tersebut Elif membiarkan perlakuan Aldo terhadapnya selagi masih batas wajar Elif tidak mempermasalahkan nya pikir Elif . ketika mereka masuk mereka pun di sambut oleh Bibi.
" sore Tuan " ucap Bibi sopan , di balas anggukkan dan senyum oleh Aldo dan Elif
" Ifan di mana Bi ? " tanya Aldo
" masih tertidur Tuan "
" Apa dia makan Bi tadi...? " tanya Elif pada Bibi
" sudah Non , tadi den Ifan makan setelah mendapat telepon dari non Elif sebelum mendapat telepon , den ifan tadi tidak mau makan " ucap Bibi memberitahukannya pada Elif
" Oh sukur lah , terimakasih ya bi " ucap Elif ramah di balas anggukan dan senyuman oleh Bibi dan ia pun berlalu pergi
" Apa kamu mau melihat Ifan ? " Tanya Aldo
" iya aku mau "
mereka pun menaiki anak tangga ke atas menuju kamar Ifan setelah sampai Elif pun masuk ke kamar Ifan dan Aldo pamit Untuk mandi di kamarnya.
saat ini Elif berada dikamar Ifan ia terus memandangi wajah ifan dengan seksama lalu duduk di tepi ranjang sambil mengelus sayang rambut ifan.
Elif terus tersenyum menatap wajah anak kecil itu , anak kecil yang yang selalu merengek pada nya anak kecil yang manja bila di dekat nya anak kecil ini yang membuat Elif seperti merasa menjadi sosok ibu , walau ifan bukan anak kandung nya ia tulus menyayangi Ifan seperti anak nya sendiri .
" Sayang walau tante bukan mamah kandung kamu , tante akan menjaga kamu seperti anak kandung Tante sendiri " ucap Elif pada Ifan yang masih tertidur pulas di ranjangnya
" Tante ga akan biarkan siapa pun melukai kamu " ucap nya penuh sayang lalu mengecup kening Ifan
tanpa di sadari oleh Elif ada sepasang mata menatap ke arah Elif dan mendengar ucapan Elif tersebut .
............
Aldo saat itu sudah selesai mandi ia pun hendak menghampiri Elif di kamar ifan
saat ingin masuk kedalam Aldo melihat di balik pintu yang terbuka sedikit , Elif sedang tersenyum melihat ke arah Ifan dan berbicara , Aldo mencoba mendengar kan apa yang Elif Ucapkan saat itu , ( ya seperti menguping gitu lah ) Saat mendengar ucapan Elif Aldo pun tersenyum bahagia .
" aku sangat sangat beruntung memiliki kamu Elif , tuhan terimakasih karena kau telah mengirimkan Elif untuk aku dan anak ku , untuk menggantikan istri ku yang telah kau ambil " ucap aldo dalam hati , kini mata Aldo pun mulai berkaca _kaca
" Aku janji akan menjaga Elif dan Ifan walau nyawa ku taruhan nya , aku tidak akan membuat Elif menangis dan menderita " sambung Aldo
Setelah bergeming dengan hati nya Aldo pun mencoba menormalkan suasana dalam dirinya sebelum masuk ke kamar ifan agar Elif tidak merasa curiga
............
Dan saat ini Elif masih terus mengelus rambut Ifan seperti ibu yang sedang menidurkan anak nya , Ifan yang merasa sejak tadi rambutnya di sentuh pun akir nya terbangun namun ia masih mengumpulkan seluruh nyawanya hingga akirnya matanya pun terbuka lebar , Saat ifan membuka mata nya ia lihat Elif yang sedang tersenyum ke arah nya saat itu hingga Ifan pun langsung semangat terbangun dari tempat tidur nya.
" Tante cantik " teriak nya kegirangan
" iya sayang , Tante gangguan tidur ifan ya " ucap Ifan sambil tersenyum
" enggak Tante " ucap Ifan sambil menggelengkan kepala nya
" oke kalo gitu sekarang ifan mandi ya "
suruh Elif
" ifan gak mau mandi tante " tolak nya
"eh kenapa begitu , kalo gak mau mandi nanti tante kelitikin nih " ucap Elif sambil mendekatkan jari nya ke pinggang Ifan
seraya tersenyum menggoda
mereka berdua pun bercanda di kamar tersebut sesekali Elif mengelitiki ifan hingga ifan tertawa karena kegelian , Aldo yang berada di luar pun tiba-tiba masuk ke dalam
" hay-hay apa yang sedang kalian lakukan ? " tanya Aldo sambil tersenyum
" Papah " teriak Ifan berlari kearah Aldo sambil tertawa mencari perlindungan
Aldo langsung memeluk dan menggendong ifan dengan tertawa kecil , mereka pun bercanda seperti keluarga bahagia
Aldo dan Elif seperti seorang suami istri yang sedang mengajak anak nya bercanda
saat itu di kamar ifan sangat ramai dengan tawa canda mereka bertiga.
Hingga tawa mereka terdengar samapai ke bawah dan Bibi yang mendengar majikan nya tertawa girang pun ikut tersenyum bahagia , karena Bibi telah lama ikut dengan Aldo sejak mendiang istri Aldo masih ada dulu ia sering mendengar tawa majikan nya di rumah ini tapi setelah istrinya meninggal rumah ini terasa sepi dan kosong , semenjak kehadiran Elif rumah itu terasa hidup kembali pikir nya 😊😊😊
.
.
.
.
tes... tes... tes.. 😊😊
bersambung
dukung aku terus ya
terimakasih
Ig ; putriwryt02