Salsa widianto, 27tahun, seorang dokter spesialis kandungan yang usianya terbilang sangat muda, dia adalah anak salah pengusaha kaya di kota Jakarta..
Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran diusianya yang msh sangat muda, lalu melanjutan ke dokter spesialis kandungan.. Salsa anaknya begitu cerdas, sedari sekolah dasar ia selalu mendapatkan prestasi yg memuasakan, ia juga berkesmpatan duduk di bangku SMA dengan program akselirasi yg hanya 2 tahun...
Ia memiliki paras yang begitu cantik.. Badanya yang proposional, wajah yang cantik, hidung mancung, lesung pipi yang begitu manis, serta gigi ginsul di sebelah kiri, ia memiliki rambut hitam panjang nan berkilau...
Salsa... Meskipun ia anak seorang pengusaha yang kaya raya, ia memiliki sifat yang begitu mulia, tidak sombong, dan selalu terlihat ceria.. Begitu banyak lelaki yang mengaguminya bahkan sejak ia duduk di bangku sekolah dasar...
Devano Wijaya.. 30 tahun
Seorang pria yang tampan, namun begitu cuek dan bersikap suka semaunya
Ia seorang pengusaha muda, anak seorang pengusaha terkaya juga di kota Jakarta bahkan bisnisnya sudah merambah ke ASIA..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 27
Rumah salsa...
Di kamar orang tua salsa...
"pap... Pernikahan salsa semakin dekat kok aku semakin sedih yaa, seakan sulit melepas salsa" ucaap bu Diana..
"hussss ngomong apa si mih.. Salsa itu sudah dewasa, sudah sangat cukup untuk ia berumah tangga" timpal pak Latif
"iya pap, tapi pap setelah mereka nikah apa mereka akan meninggalkan kita berdua di rumah ini" ibu diana terlihat menahan tangisnya
"mih... Apapun keputusan salsa nanti setelah menikah, hargailah.. Salsakan nantinya harus menurut apa perkataan vano sebagai suaminya"
Ucap pak latif dengan tenang
"pih.. Apa nanti salsa akan mengalami hal yang sama pih sama aku, lama dan susah sekali untuk hamil"
Bu Diana mulai menitihkan air matanya...
"astagfirullah mihh, jangan berfikiran sperti itu, kalo salsa dengar pasti salsa bakalan sedih mih.. Sudahlah kita ga boleh egois begitu...momy tenang saja, sekalipun salsa tidak tinggal di sini lagi pasti salsa akan mengujungi kita mih... " pak latif mulai menenangkan istrinya...
*************
Bandara...
Vano mencoba menghubungi salsa namun tidak mendapatkan jawaban...
Rupanya salsa sedang ada tindakan operasi...
Sebagi dokter spog salsa tidak hanya menangani pasien melahirkan saja. Begitu banyak probematika yang ada seputar dunia wanitaa...
Pukul 6.30 salsa baru saja menyelesaikan tindakan oprasi kista pada seorang gadis, dan sedihnya salsa harus mengangkat satu indung telur karena si kista ini sudah menempel...
Padahal gadis ini akan menikah 2 bulan lagi.
Namun keluarga menyetujuinya demi kesehatan gadis tersebut..
Salsapun menjelaskan bahawa gadis itu tetap bisa hamil meskipun hanya memiliki satu indung telur...
Selesai tindakan salsa bergegas untuk sholat dan melanjutkan prakteknya yang tertuda tadi...
Salsa tidak sempat melihat ponselnya...
Vano pun yang berada di jet pribadinya menunggu kabar salsa... Bahkan supir vano pun menjelaskan bahwa salsa belum keluar dr Rs.. Vano sudah mengira pasti ada sebuah tindakan yang harus di tangani salsa...
Pukul 7.40 salsa menyelesaikan tugasnya.. Terasa begitu lelah..
Terlihat di ponselnya terndapat banyak sekali chat dn misscall dari vano..
Salsa segera menelfon vano
*terhubung*
"assalammualaikum"
"waalaikumsalam sayang, kamu kemana aja..."
Nada vano yang menunjukan kecemasannya
"hahhaha aku tadi ada tindakan sayang, ada pasien kista masih gadis, kasian deh.. Tadinya mau selesai praktek tapi karna pasien sudah puasa dari subuh jadi aku tindakan jam 4 tadi.. Kamu sudah sampai?"
"oh begitu.. Aku sudah sampai 30 menit yang lalu, aku lagi rebahan... Kamu sekarang dimna?
"ohh .. Syukurlah... Ni aku baru keluar ruangan"
Tak lama terdengar suara teriakan
"salsaaaaaa" panggil dokter zafran..
Vano dari sebrang sana pun mendengar...
"sayang aku bisa cemburu loh dari sini.. Aku gamau kamu matiin telpon nya" vano langsung menyambarrr
"iyaa okee" jawab salsa..
"eh iya dok..." ucap salsa ke dokter zafran...
"malem banget saa pulangnya?
Tanya zafran
"iya ni abis tindakan tadi" jawab salsa setengah acuh ...
Mereka berdiri di depan pintu lift....
"sudah lama aku ga lihat pak vano saa," tanya zafran...
Di sebrang sana vano yang mendengarkan makin memanas....
"masa si, oh iya aku si yang akhir-akhir ini ke ruangannya selesai aku praktek" jawab salsa tegas ke zafran...
"ooo gitu.. Sekarang kamu mau kemana? Ko ga ke atas" tanya zafran
(atas itu ruangan vano ya gaes)
"tidak..." jawab salsa singkat..
"sudah makan sa?"
"sudah" jawab salsa singkat.
Pintu lift terbuka merekapun masuk, ada beberapa orang di dalam lift
"oh sudah yaa.. Baru aku mau ajak kamu makan saaa"
Jawab dr. Zafran...
"makasih dok"
Merekapun saling diam..
Tiba di lobby mereka sama-sama turun...
Tak jauh dari pintu utama RS Sudah menunggu supir dn mobil vano...
"saaa kamu di jemput pak vano?"
Tanya zafran...
"iya dokter,, maaf saya duluan ya dok..."
Salsa menuju mobilnya ke arah kanan pintu, sementara dr.zafran ke arah sebaliknya di mana mobilnya terparkir...
Salsapun kembali menaikan ponselnua ke arah kuping
"sayangg, masih disitu kah kamu?" tanya salsa ke vano
"hemmmm" jawab vano...
"ah jutek males deh..."
Jawab salsa
"ya gimana aku ga jutek calon istri aku di ajak makan sama orang lain" jawab vano
"kan aku gak mau sayang, lagi pula kan aku hanya partner kerja ga perlu lah kamu begitu..."
Tangkas salsa
"iya iyaa.. Eh kamu benran sudah makan malam?"
"belum sayang, aku cm pura-pura, nanti makan dirumah aja"
"oke deh.. Kamu hati-hati yaa. Aku mau mandi dulu" kata vano
"oke aku jg sudah di jalan.."
"iya. Assalammualaikum"
"waalaikumsalam..."
Salsa menuju rumah, karna kelelahan salsa tidak makan malam namun dia langsung tertidur..
Bahkan salsa tidak membersihkan tubuhnya....
Pukul 5 saat adzan subuh salsa terbangun, salsa tersadar dirinya tertidur begitu lelap..
Salsa bergegas mandi dan mwlakukan ibadah solat..
Selesai sholat salsa mendapat telfon dari RS, rupanya akan ada pasien yang urgent.. Benar saja...
Salsapun bergegas pergi, tak lupa salsa berpamitan dengan orang tuanya... Karena supir vano tidak standby di rumah salsa, salsa memilih menyetir kendaraanya sendiri...
Pukul 6.30 salsa sudah tiba di RS, selama perjalanan salsa sudah menganjal perutnya untuk energi dengan roti dan susu kemasan...
Setibanya di Rs salsa bergeas mempersiapkan diri ... Ternyata kali ini salsa di dampingi oleh dokter hanum selaku dokter anak, salsa merasa legaaaa..... Pukul 8.30 oprasi selesai...
Salsa berniat untuk kembali kerumah..
Namun langkahnya terhenti melihat pak Banu yg sedang berjalan ke arah lift...
Salsapun menghampiri, terlihat bapak Banu bersama beberapa rekannya..
Sebenarnya RS ini di dedikasikan untuk kakaknya vano, Thania.. Hanya saja thania sedang menemani suaminya di luar negri untuk membuka bisnis baru...
Thania juga merupakan seorang dokter..
"om banu, assalammualaikum:" ucap salsa sambil menyaalami pak Banu..
"waalaikumsalam... Loh saa kamu praktek pagi"
Tanya pak banu
"oh engga. Aku abs tindakan tadi om, pasien urgent" jawab salsa
"oh iya iyaa... Saa kenalin ini teman om , beliau dari perusahaan alat medis, kita akan berkerja sama dengan dia"
Ucap ak Banu
"pagi om.. Saya salsa..."
"pagi, saya bonar... "
Salsa mengangguk
"jadii pak bonar, salsa ini dokter kandungan disini, dia juga calon mantu saya"
Pak banu menjelaskan sambil memasang senyum sumringah...
"waah pintar kali anak mu, mencari istri seperti nak salsa"
Ucap pak bonar...
Salsa hanya tersipu malu...
"saa sepertinya kamu bisa ikut kita meeting" ajak pak Latif..
" duh om.. Salsa gak faham.. Nanti salsa malah ganggu..."
"tidak, sudah ikut saja" paksa pak Banu
"Baik om"
Ucap salsa
Salsapun gemetar... Bingung harus apa.. Salsapun mengikuti pak banu sampai ke ruangan vano...
Salsapun merubah panggilannya ke pak Banu menjadi Pak, bukan Om..
Pak banu mendengarnya sungguh sanggat bangga terhadap salsa.. Bisa menempatkan diri sebagaimana mestinya...
Mereka melakukan meeting berempat
Salsa, pak latif, pak bonar dan aspri kak Thania dn vano itu...
Mereka berbincang..
Salsapun mengungkapkan berabagai usulannya saat dirinya di minta untuk berbicara...
Pak Banu begitu bangga akan kecerdasaan salsa... Bahkan ia juga menguasai manajemen RS sepeti Thania..
Tak terasa waktu menunjukan jam makam siang...
Pak Banu mengajak mereka semua makan siang bersama...
Sedari tadi salsa lupa mengabari vano..
Vano mencoba menghubungi salsa.. Karna vano mendapat kabar dari aupir pribadinya bahwa salsa tidak ada dirumah sudah pergi mengendarai mobil sendiri...
hal tersebut membuat vano tidak tenang, emosional..
yaa begitulah sifat asli vano jika keluar...
***********
**hai teman-teman sekali lagi aku minta maaf jika banyak typo...
semoga kalian dapat memakluminya...
selamat membacaaa...
❤❤❤❤❤❤❤❤**