kisah pahit sang anak tak semanis kisah yang di alami kedua orang tuanyaa!!!!!
Kepedihan kepiluan yang selalu di alami sang anak yang membuat dirinya memiliki Kepribadian yang lain!!!
Akankah anak itu bahagia?Atau selamanya menderita dan selalu kejam !!!!
Baca yuk biar tau !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DUA PULUH DELAPAN
PART 28
Para panitia mulai datang dan menilai kelas kami juga asrama kami,setelah melewati ketegangan,kami mulai di kumpulkan di lapangan.
Kami berdoa dengan sepenuh hati dengan perasaan yang gugup.
Akhirnya kepala sekolah akan mengumumkan kepada murid-murid untuk pemenangnya,dan kami sudah bersiap.
"Pagi anak-anak,para panitia telah melihat hasil nya untuk perlombaan ini,dan kami akan mengumumkannya,di sini ada 3 juara antar kelas ya,dan juara ini kami ambil dari kelas 10-12 ya,tidak ada kecurangan dalam penilaian ini"kata pak kepala sekolah.
Lalu pak kepala sekolah mengambil kertas dari panitia dan membacanya,namun sebelum membaca ia membisik pada panitia,apa ini juaranya?
Panitia hanya mengangguk.
Lalu pak kepala sekolah mulai membacanya.
"Okeeeee juaraaa ke tiga dulu,juara ke tigaa adalah......kelasss........10 Level A"sorak pak kepala sekolah.
Mereka semua tepuk tangan dan gembira,namun yao tidak,ia berpikir siapa yang juara satu?
"Lalu juara ke dua dalam perlombaan ini adalah..........kelas 12 level B...."Sorak pak kepala sekolah.
Lalu yang ketiga membuat kami takut,para level A hanya pasrah,karena tidak mungkin mendapat juara 1,karena kelas lain banyak yang lebih baik.
"Ookeeeee.....Semuanya...inilah juaraaaa yang di tunggu-tunggu...juara satu tahun ini......saya berika kepadaaa........kelasss ......10 ....level C........."Sorak pak kepala sekolah.
Kami semua tak menyangka akan mendapat juara satu,sontak kami gembira dan loncat-loncat tak tentu arah.
Mereka semua tepuk tangan kecuali Yao dan teman-temannya,bahkan kelas lain tak menyangka level c dan kelas rendahan bisa juara 1.
Ketika kami gembira aku Xiao tak sengaja memeluk Huang yen,dan membuatku diam dan melepas pelukan itu.
Josen melihatku dari kejauhan,ia melihat diirku begitu bangga dan bahagia,dan entah kenapa ia senyum-senyum sendiri seolah-olah suka.wkwkwk.
Aku menghampiri yao dan berkata "Jangan pernah ganggu kelas kami lagi,kami tidak tinggl diam,dan inilah kenyataan"Kataku sambil meninggalkan Yao.
Yao sangat kelas pada Ku dan ia berniat membalasku lebih kejam lagi.
Saat istirahat jing min datang dan menghampiriku,ia membawaknku minuman dan juga roti yang ia buat.
"Xiao...sini makan dulu aku bawa cemilan"ajak jing min yang duduk di kursi depan kelas.
Jing min membukakkan minuman untukku.
"Nih minum"katanya.
"Lohh kok tumben ngasih kak"kata ku.
"Yaaa....anggap ini hadiah Karena kelas kamu juara lomba"jawab jing min.
Dan jing min membuka roti itu di dalam Wadah dan menyuapiku.
"Ini...makanlah"Kata jing min
"Ta...tapi aku bisa sendiri ko"jawabku.
"Udah gpp sini ayo makan dulu"kata jing min memaksa menyuapiku.
Namun di arah pojok di balik Tiang huang yen mempehatikanku.
"Dih...apa-apaan sih kak,pake nyuapin dia segala...cari caper aja"kata huang yen kesal.
Di saat jing min selesai huang yen bersiap-siap mendekati Xiao,Namun di hentikan lagi dengan kedatangan josen.
"Aghh sial dah,napa ke halang mulu"kesel huang yen yang ingin menggedor jidat dengan Dinding.
Lalu Josen datang membawakan coklat,dan ia berkata.
"Emmm ini aku kasih hadiah untukmu,terima yaa"kata josen sambil memberi dan mengusap rambut.
Di saat josen pergi aku langsung gembira kayak orang gila nari-nari gak jelas.
Melihat hal itu huang yen mengurungkan niatnya,ia sadar bahwa aku Xiao suka dengan josen.
lanjut Thor 👍🏻 semangat Up
salam dari KELIRU