didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
teknik baru kyle
Saat bel pulang sekolah berbunyi, kyle keluar dari ruang perawatan lalu berjalan pulang
Saat sedang dikota, kyle melihat alice yang sedang beli roti dari kejauhan. "Ada gunanya juga penglihatan jarak jauhku" ujar kyle dengan perasaan puas
Kyle menghampiri alice yang sedang beli roti. "Alice, ayo pulang" seru kyle
"Ya, aku juga sudah membeli roti" balas alice
Lalu kyle dan alice berjalan pulang bersamaan. Saat sudah sampai dirumah, alice lebih dulu masuk ke rumah
Kyle pergi ke halaman rumah. "Aku ingin mencoba teknik heavens" gumam kyle
Kyle mengeluarkan energi sihirnya sedikit demi sedikit hingga beradaptasi dengan energi sihir alam. "Heavens ke satu" ucap kyle
Tubuh kyle dikelilingi energi sihirnya yang sudah tergabung dengan energi sihir alam
"Masih ada empat heavens yang belum ku kuasai, tapi heavens satu saja sudah cukup karna aku bisa mengambil energi sihir alam untuk kugunakan" ujar kyle dengan perasaan percaya diri dan puas
Kyle memperkuat energi sihirnya hingga tanah berguncang. Ibunya kyle dan yang lainnya langsung keluar rumah lalu ke halaman
"Kyle, apa yang baru saja kau lakukan?" tanya ibunya dengan perasaan cemas dan khawatir
"Aku hanya mencoba teknik heavens ke satu" jawab kyle dengan gugup
"Apa?, kau bisa menggunakan heavens? tanya alice dengan nada tak percaya
"Ya, awalnya aku hanya mencoba tapi kok berhasil" jawab kyle dengan santai
"Kyle, kau hebat sekali" seru luna
"Heavens adalah teknik yang sangat menguntungkan bagi yang bisa menggunakannya"
"Tapi teknik itu sudah lama hilang" ujar tifana
"Aku pernah membaca tentang teknik heavens di buku kuno, lalu aku mencobanya" balas kyle dengan polos
"Tapi setelah menggunakan heavens, tubuhku terasa lelah dan lemas" tambah kyle
Setelah itu, kyle masuk ke rumah lalu pergi ke kamarnya. "Aku ingin tidur saja" gumam kyle, lalu ia tertidur
Sedangkan di lantai bawah, ibunya kyle baru saja selesai masak. "Tumben sekali kyle belum turun" ujar ibunya
"Kakak ketiduran kayaknya" balas tiara
"Tiara, bangunkan kyle dan ajak makan" ujar ibunya kyle
"Ya, ibu" balas tiara
Tiara naik ke lantai atas lalu pergi ke kamarnya kyle, ia membuka pintu kamarnya kyle yang tidak terkunci
"Kakak, saatnya makan malam" ujar tiara
Tiara melihat kyle yang tertidur di atas kasur dengan wajah yang dama
"Kakak, bangun" ujar tiara sambil menggerak gerakan tubuh kyle
Kyle terbangun dari tidurnya. "Ya, aku bangun" balas kyle
"Sudah saatnya makan malam, ibu khawatir karna kakak tidak turun turun ke lantai bawah" ucap tiara
Lalu kyle dan tiara turun ke lantai bawah, mereka pergi ke meja makan
"Aku masih ngantuk loh, ibu" ujar kyle
"Kau harus makan biar tetap sehat dan tidak mudah sakit" balas ibunya dengan suara keras
"Baiklah baiklah" seru kyle
Setelah makan, kyle pergi ke sofa ruang tamu untuk bersantai dan membaca buku
"Heavens kedua agak sulit untuk ku kuasai, tapi aku harus terus mencoba. Mungkin dengan heavens, aku bisa melenyapkan asura" gumam kyle sambil membaca buku
Alice menghampiri kyle. "Kau sangat suka membaca buku sihir ya" ujar alice
"Ya, aku sangat tertarik dengan sihir" balas kyle
"Sudah malam, sebaiknya kau tidur" seru alice
"Ya, aku akan kembali ke kamarku" balas kyle
Setelah itu, kyle naik ke lantai atas lalu pergi ke kamarnya. Saat sudah di kamar, tifana keluar dari pedangnya
"Kau harus banyak istirahat, kyle"
"Tubuhmu butuh lebih banyak istirahat semenjak kebangkitan" ujar tifana dengan jelas
"Baiklah baiklah, aku akan beristirahat" balas kyle sambil tersenyum