NovelToon NovelToon
Locked Away

Locked Away

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: okolele

Alba lopez di nikahkan pada pria yang awalnya tak ia inginkan.

Awalnya ia enggan tapi tak ada gunanya untuk menentang orang tuannya, jadilan ia ikut dalam sandiwara pernikahan itu seakan-akan ia juga setuju dan menerima.

Namun setelah melihat sosok asli suaminya ia memiliki tekat untuk meluluhkan hati pria itu, pria yang tak memiliki secuil ketertatikan padannya.

Gencar ia menggoda pria itu hingga sampai pada ketika dengan mata kepalannya sendiri pria itu melakukan hal yang tak Alba duga.

Apakah Alba akan tetap pada pendiriannya untuk meluluhkan pria itu atau justru pergi setelah mengetahui rahasia yang pria itu miliki.

Bagaimana kelanjutannya, mari merapat untuk meramaikam cerita Locked Away.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon okolele, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana kabur

⚠️ FICTIONAL CONTENT⚠️

Seluruh adegan, karakter, tempat, dialog, situasi, serta peristiwa dalam cerita ini merupakan hasil imajinasi penulis. Beberapa unsur sengaja dibuat, diubah, atau dikembangkan untuk kebutuhan alur cerita.

Cerita ini tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian nyata, maupun menjadi acuan terhadap kehidupan atau perilaku di dunia nyata.

Harap membaca dengan bijak.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Alba sudah gelisah tak karuan sejak tadi, dia takut pada Lazarus, dia takut bagaiman jika pria itu mau mengeksekusi dirinya.

Apalagi atas kejadian tempo hari lalu yang di lihat mata kepalannya sendiri. Dan tak mungkin ia mengatakannnya pada orang tuannya sudah di pastikan mereka tidak akan percaya.

Alba menggigit jarinya, kenapa otaknya terasa tumpul sekali.

"Ayo dong mikir-mikir. " Ujarnya pada diri sendiri sembari mengetuk-ngetuk jari telunjuknya di kening.

"Nah iya. " Ujarnya tiba-tiba setelah mendapat penerangan.

"Gak sia-sia sering nontonin film aksi"Ujarnya kegirangan.

Alba lantas menuju meja riasnya dan mulai merias dirinya bak mayat hidup di sana pucat sekali.

Setelah memastikan semuanya pass Alba menuju kasurnya dan berbaring.

Lantas memencet tombol untuk memanggil maid masuk, tak lama maid di sana pun masuk.

"Ada apa nyonya. " Siap maid itu menunggu Alba menuturkan keinginannya.

Alba mengangkat pandangan hingga menatap maid itu. "Ya ampun nyonya kenapa. " Kaget maid itu langsung menghampiri Alba.

"Asam lambung aku kambuh. " Ujarnya sembari memegang bagian perutnya yang pura-pura sakit. Untung tadi dia sudah meneteskan obat mata, jadi buliran air matanya jatuh semakin menguatkan acting nya.

"Nyonya mau saya hubungi tuan. " Saran maid itu bersiap akan turun memberitahu yang lain.

"Ah, gak usah." Potong cepat Alba takut maid itu ngotot.

"Terus gimana nyonya, saya kudu bagaimana. " Pusing maid itu.

"Ga papa kamu temenin saya aja. " Ujarnya.

"Terus saya buat apa nyonya. " Ujar maid itu bingung.

"Ih banyak tanya deh, pijetin kaki aku aja. " Kesal Alba karena dari tadi maid itu terus bertannya hal tak berbobot padannya.

"Loh kan yang sakit perutnya nyah, kenapa jadi kakinya yang kudu di pijat. " Bingun maid itu lagi dengan wajah lugunya yang ingin Alba gampar.

"Ih, malah nannya tinggal kerjain aja apa susahnya Bi. "Alba sudah sangat frustasi dengan maid ini.

Saat maid itu sibuk memijit Alba dengan membelakanginya. Alba dengan cepat memukul tengkuk maid itu sekuat tenaganya hingga maid itu ambruk menimpa kakinya tak sadarkan diri.

Alba lantas menggulingkan maid itu ke lantai dan mulai bangkit menyeret tubuh maid itu menuju walk in closed. "Duh berat banget. "Alba berhenti sesaat memegangi pinggannya setelah itu lanjut menyeret maid dengan susah payah.

Di dalam sana Alba mengganti bajunya menjadi baju maid itu dan maid itu menggunaian bajunnya. Kembali ia seret maid itu dan menepatkannnya di kasur menutup seluruh tubuh maid itu agar tak cepat di curigai.

Setelahnnya ia menggunaian masker dan keluar dari kamar itu dengan santai agar tak nampak memcurigakan.

Ia melewati para pelayan dan penjaga tanpa ada satupun yang mencurigainya. Tapi sialnya saat akan keluar pintu gerbang di jaga ketat oleh beberapa bodyguard yang berbaris.

'Sialan, kenapa kudu di jagain sih bangsat gimana nih.' Batin Alba.

Wahnya sudah pias keringat sebesar butiran jagung menetes berlomba dengan detak jantungnya yang menggila takut ketahuan.

"Mau kemana. " Ujar salah satu bodyguard dengan badan tegap menghadang jalan Alba.

"Mau ke supermarket di sebrang, nyonya meminta saya membeli sesuatu. " Ujar Alba dengan suara yang sebisa mungkin ia buat berbeda.

"Buka maskermu!. " Perintah bodyguard itu lagi.

'No, no ya dialan banget nih bodyguard tai.' Batin Alba kesal sendiri.

"Kebetulan saya flu sama batuk, saya tidak mau membahayakan kesehatan orang di sekitaran. " Alibi Alba sembari menunduk tak mau melihat para bodyguard di sana.

Lama bodyguard itu terdiam sembari menelisik penampilan Alba. "Baiklah jangan lama!. " Putus bodyguard itu mempersilahkan Alba keluar.

"Terimakasih." Ucap Alba dan tak menunggu waktu lama langsung pergi dari sana. Setelah merasa sudah jauh Alba menghubungi taxi.

Lama perjalanan akhirnya Alba menyuruh taxi itu turun entah di mana dan membayar. Alba berjalan kaki lumayan jauh sampai tiba di rumah Roze.

Tok.... Tok.

Alba terus mengetuk pintu rumah Roze sampai akhirnya di buka oleh sang tuan rumah.

Roze tengan menyikat giginya dengan baju oversize dan celana pendek rambutnya ia gulung dengan handuk. "Siapa ya?. " Ujarnya dengan alis mengerut.

"Ini gue. " Kata Alba melepas maskernya. Dan menerobos masuk.

Roze hanya bisa geleng-geleng kepala sembari kembali menutup pintu rumahnya. "Tumben lo siang bolong gini dateng, ada apa?. " Tanya Roze mendaratkan bokongnya pada sofa.

"Gue kabur. "Ucapnya.

" Oh. "Angguk Roze. " Eh, hah. Kabur?. "Syoknya baru mencerna ucapan Alba.

" Ngapain kabur bambang suami lu tajir tanpan gagah gitu. "Heran Roze. " Lagian lu juga bilang mau naklukin tuh lakik. "Urainnya lagi.

" Gak jadi Ze, lugak tau ceritannya kenapa sampe gue kabur gini. "Putus Alba.

" Ya udah buruan cerita, mana gue tau lu aja belum cerita. "Pungkas Roze sembari mengedikan bahunya.

" Jadi gini. "Mulai Alba semakin mendekat dengan Roze. "Lazarus itu penjual organ sama Human trafficing Ze mereka mafia. " Aku Alba penuh ketakutan.

"Lah anjir lu serius. " Syok Roze yang menyimak perkataan Alba tadi.

"Serius, waktu itu kan kita pulang sehabis gue sama dia gitu-gituan terus dia bawa gue ke tengah hutan di situ dia nyuruh gue buat jangan keluar dari mobil dia sama siapa namanya. " Ujar Alba sembari coba mengingat nama ajudan Lazarus. "Iya dia sama yang namannya Oscar itu keluar Ze ninggalin gue di dalam mobil itu sendirian. Lama mereka gak kunjung balik gue penasaran dong terus gue susulin, sumpah ze itu tuh hutan semua sampai di pertengahan gue lihat bangunan gede Ze. Gue liat di depan ada penjagannya jadi gue milih jalan belakang. Gak sengaja ngeliat ada celah kecil nah dari celah itu gue ngeliat mereka nyiksa orang Ze dan si Lazarus bilang bawa dia ke atas untuk di ambil organnya."Menggebu-gebu Alba menjelaskan pada Roze yang menyimak ceritannya.

"Sumpah gue takut Ze, takut sewaktu-waktu dia kaya gitu sama gue. Kita harus kabur dari negara ini Ze. Gue gak akan mungkin balik ke brazil karena itu pasti mami papi gue tau dan balikin gue sama cowo sikopet itu lagi gue gak mau Ze. "

"Kalau kita berdua pergi terus Paloma gimna?. " Tanya Roze.

"Hari ini juga kita ke tempat om Maxim. " Ujar Alba.

"Kita minta bantuan om Maxim Ze, pasti dia mau bantuin. " Ujar Alba lagi.

Selamat menjadi buronan Lazarus, Alba sayang 😭.

ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

Terima kasih sudah membaca novel ini sampai akhir. Terima kasih karena telah meluangkan waktu untuk mengikuti setiap cerita dan perjalanan para tokohnya. Saya tahu cerita ini masih jauh dari sempurna, tetapi semoga tetap meninggalkan kesan bagi kalian. Mohon maaf jika masih ada kekurangan selama cerita berlangsung. Semoga kita bisa bertemu lagi di cerita berikutnya. Sampai jumpa, dan sekali lagi, terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan cerita ini by.

THANK YOU FOR READING 🌸

For u, a dahlia. 🌺

— Author

1
falea sezi
🤣🤣 ya q kira Lazarus perjaka🤣 tau nya bekas🤭
Elzha: Apa yang di harapin di dunia mafia, mustahil ada yang perjaka.😭
total 1 replies
falea sezi
uda dandan cantik 🤣 pdhl
falea sezi
🤣🤣🤣🤣 liat cogan alba oleng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!