NovelToon NovelToon
OBSESI Karina

OBSESI Karina

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Cintapertama
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Pencari Cerita

Sejak kecil Karina terbiasa melihat ibunya bekerja keras ditambah lagi setelah sang Ayah memilih pergi dengan wanita lain, oleh karena itu, Karina berjanji pada dirinya sendiri dimana dia ingin bebas dari kemiskinan, Sampai suatu hari, Karina bertemu dengan Adrian Mahardika pemuda Tampan. Berpendidikan. Pewaris keluarga konglomerat yang memiliki segalanya. Bagi Karina, Adrian bukan sekadar lelaki. Ia adalah jalan keluar dari kehidupan yang selama ini ia inginkan, yaitu kemewahan. Sejak saat itu, Adrian menjadi obsesinya. Akankah Karina mampu memenangkan Obsesinya atau malah membuat Hidupnya hancur dengan Obsesinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pencari Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Herman keluar dari ruang ICU dengan tertunduk lemah, hati nya hancur melihat putrinya kini tidak mengenali dirinya, suatu perasaan yang sesak bila dirinya mengingat kesalahan nya dimasa lalu,

Herman mengepalkan kedua tangannya. Penyesalan yang selama bertahun-tahun ia pendam kembali menghantam hatinya tanpa ampun. Ia sadar, semua penderitaan Karina tidak lepas dari kesalahan yang pernah ia lakukan, dimana Karina harus berjuang sendirian, saat dirinya memilih meninggalkan mereka. Herman menutup pintu ruang ICU dengan pelan, kemudian melangkah duduk diluar ruangan, Dimas yang sejak tadi diluar menghampirinya

"Om.....kita harus membawa Karina pergi dari kota ini, mungkin tempat baru bisa membuat Karina lebih nyaman." kata Dimas

Herman terdiam sesaat, sambil berfikir ini memang yang dia inginkan, sejak awal tujuanya memang ingin menjauhkan Karina dari Adrian, dan ini adalah saat yang tepat, dengan begini Adrian tidak bisa menemui Karina, ternyata baik Herman mapun Dimas memiliki tujuan yang sama namun berbeda keinginan.

"Kau benar Dimas, kita harus bawa Karina jauh dari kota ini."

Dimas tersenyum bahagia karna keinginan nya mungkin bisa tercapai, dan Herman pu demikian, mereka memiliki kesempatan yang sama di balik hilang nya ingatan Karina. Dimas percaya pada Herman karna dia adalah Ayahnya, tapi tanpa sadar, Dimas malah baru saja membantu Herman dalam menjerumuskan dirinya sendiri dan juga Karina ke dalam rencana Herman yang sangat besar.

Senyum tipis muncul di wajah Herman. Dalam hatinya, ia merasa harapannya mulai menemukan jalan. Ia percaya Dimas, bisa membantu nya menjalankan rencana nya.

Sementara di balik pintu ICU, dalam ruangan itu Karina masih terbaring lemah, tak ada yang diingatnya, ia seperti Baru saja kembali Lahir, dengan tatapan mata yang kosong ia menatap seorang perempuan yang sangat menyayangi nya, dan tanpa disadari olehnya dua orang pria yang berada diluar sana sedang mencoba menjauhkan nya dari sesuatu yang menjadi obsesinya, bahkan sudah dalam genggamannya yang kini akan kembali terlepas dengan percuma. Kedua pria itu sedang mengatur rencana yang akan mengejutkan sang Ibu,

"Dimas aku akan membawa Karina jauh dari sini, tapi aku butuh bantuan mu."

"Apa...?"

Herman menjelaskan rencana nya dan mengatur semua seolah olah Karina lah yang menginginkan semua ini, Dimas pun setuju dan mulai menjalankan rencana mereka. Sore itu kondisi Karina yang mulai membaik akhirnya dokter memindahkan nya keruang perawatan, semua alat medis sudah dilepas, hanya ingatanya yang belum kembali, diruang perawatan tiba - tina Ayahnya masuk membawa secarik kertas yang ditujukan untuk Karina

"Karina...kita akan pulang dari sini, Ayah akan membawa mu kerumah kita." kata sang Ayah berkata lembut

"Rumah kita?" jawab Karina tatapan nya masih kosong

"Iya.., kita akan tinggal bersama ibu mu dan juga Dimas."

"Dimas?" karina seperti mengenal nama itu,

Sambil merapihkan Karina dan barang - barang nya Herman mencoba meyakinkan Karina agar dia terlihat baik dimata karina, Sementara Dimas mulai membujuk ibunya Karina untuk menemui Adrian bersama nya agar mereka berhenti mencari Karina, dengan surat keterangan yang mereka buat dan memalsukan tanda tangan Karina, awalnya sang ibu ragu, ia tahu Adrian itu pria yang disukai Karina banyak karina bicara tentang adrian, namun banyak juga kedihan yang diberikan Adrian pada putrinya, maka akhirnya sang ibu mengikuti rencana mereka.

Tanpa ragu mereka melangkahkan kaki mereka ke sebuah gedung Mahardika grup, dengan penuh keyakinan Dimas akhirnya bisa bertemu dia Adrian yang selama ini menjadi orang kedua yang mengganggu hubungan nya dengan Karina

Diruangan Adrian, Tomy masuk memberitahu dengan kedatangan mereka

"Pak Adrian, ada yang ingin bertemu."

"Siapa?"

"Ibu nya Karina."

Adrian langsung kaget, dan langsung menyuruh mereka masuk, Adrian menatap kearah wanita tua itu lalu menatap kearah pria disampingnya, ia mengenalnya dan Adrian masih menyimpan kemarahan pada pria itu, belum dipersilahkan duduk, Dimas sudah memulai pembicaraan

"Aku kesini ada yang akan disampaikan oleh ibunya Karina dan ini adalah keinginan Karina sendiri." kata Dimas dengan lantang, berbeda dengan Dimas ibunya karina berkata dengan penuh kelembutan

"Apa kau yang bernama Adrian?" kata wanita itu

"Iya, Bu aku Adrian." jawab Adrian "Apa yang terjadi dengan Karina?" tanya Adrian penasaran

"Karina akan berhenti dari dunia model, dan ini surat dari nya." kata sang ibu sambil menyodorkan sebuah amplop putih ditanganya, Adrian berjalan kedepan mengambil surat itu dari tanganya, kemudian membuka dan langsung membacanya,

"Ini tidak mungkin." Adrian emosi dan meremas remas surat tersebut kemudian melemparkan kan nya ke bawah, tanpa ragu ia menarik kerah baju Dimas yang berdiri disamping ibunya Karina

"Katakan dimana Karina?, "Biar aku bicara padanya." kata Adrian lagi

"Justru dia tak mau bertemu dengan mu, jadi jangan membuatnya semakin membenci mu." kata dimas yang berusaha tenang, Adrian kemudian melepaskan tanganya kemudian berjalan mundur selangkah sambil merasa menyesal, tanpa curiga Adrian menyangka kesalahan nya lah yang membuat Karina akhirnya memutuskan hal ini

"Maaf kan Karina, Adrian, maafkan." kata ibunya karina sambil kemudian dituntun Dimas keluar dari ruangan Adrian, Tomy langsung masuk ke ruangan itu Sementara Adrian menyandarkan sebagian tubuhnya ke meja kerjanya,

"Ada apa pak Adrian?" tanya Tomy

"Aku tidak mengerti Tomy, kenapa Karina bisa melakukan ini pada ku, semarah itu kah dia padaku?"

"Tapi apa yang sebenarnya terjadi pada Mbak Karina?"

Adrian terdiam, ia merasa ada yang Aneh,

"Tom...apa kau yakin Karina yang menginkan ini?" tanya Adrian

Tomy mengambil surat yang sudah diremas remas tadi oleh Adrian di bawah laintai, lalu menarik nafas panjang sepanjang berfikir sesuatu

"Kita harus tau dimana Karina?" kata Tomy yang juga merasa ada keanehan.

Adrian dan Tomy masih terus melakukan pencarian terhadap Karina, berbagai kemungkinan telah memenuhi kepalanya. Ia menghubungi beberapa orang yang dianggap mampu membantu menemukan keberadaan Karina, meminta rekaman CCTV dari beberapa lokasi, bahkan menelusuri tempat-tempat yang kemungkinan pernah didatangi Karina, Namun hasilnya masih sama, tidak ada jejak yang benar-benar mengarah kepada Karina, tiba tiba ponsel Tomy bergetar, seseorang pria berbicara disambungan telpon, dia adalah pria yang telah menabrak Karina, dia yang berniat membayar semua biaya perawatan Karina kemudian ditolak oleh pihak rumah sakit karna sudah ada yang melunasi semua biaya perawatanya, dia bermaksud berterima kasih karana menyangka dari perusahaan tempat kerina bekerja yang telah melunasi biayanya, seketika Tomy langsung bergerak cepat menanyakan rumah sakit tempat karina dirawat, dan tanpa menunggu lama Adrian dan Tomy bergegas menuju Rumah sakit tersebut, sememtara Adrian dan tomy sedang mengarah kerumah sakit, Herman dan Dimas sudah bersiap untuk membawa Karina keluar dari rumah sakit tersebut.

1
najmun_huda
ganba kakak....👍
Pencari Cerita: terima kasih kaka
total 1 replies
Pencari Cerita
mudah mudahan yang baca suka sama cerita aku, jangan lupa kasih masukam.ya🙏, terima kasih
Pencari Cerita
makin kesini makin asik, mampir juga yuuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!