NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Malam ini Irfan tidur di kamar Rani, karena Nadila tidak mau lagi membuka pintu kamar nya. Nadila tidak mau tidur dalam satu ranjang lagi dengan Irfan, sedangkan Rani dia sangat bahagia. Karena mulai malam ini mereka tidak akan perlu sembunyi - sembunyi lagi jika ingin bersama.

"Mas, belikan aku tas ini ya!" Rani membujuk Irfan.

Rani lalu menunjuk kan gambar tas yang dia ingin kan dari ponsel nya, tapi seperti nya Irfan tidak mau menanggapi nya.

"Mas, kamu kenapa sih cuma diam saja?" Bentak Rani dengan kesal.

"Berisik kamu Rani, ini sudah malam cepat tidur jangan banyak ulah kamu!" Bukan nya menuruti keinginan Rani, tapi Irfan malah membentak nya.

"Tega membentak aku mas, padahal ini adalah keinginan anak mu, hiks, hiks, hiks!" Rani sengaja menangis agar Irfan merasa bersalah pada nya.

Melihat Rani yang menangis, Irfan pun tidak tega pada nya. Dia meraih tubuh Rani dan membawa nya ke dalam pelukan nya.

"Maaf kan aku Rani, aku tidak bermaksud untuk membentak mu!" Irfan mengelus puncak kepala istri kedua nya itu.

"Mas, aku tidak minta banyak hal pada mu. Ini bukan keinginan aku, tapi keinginan anak kita!" Rani berkata pada Irfan.

Rani yang saat ini melihat Irfan yang sudah luluh, dia merasa menang karena usaha nya berhasil.

"Ran, untuk saat ini aku minta pada mu untuk mengerti kondisi ku. Keadaan keuangan kita sedang tidak baik - baik saja, aku harus memenuhi semua kebutuhan kita dan juga keluarga ku di kampung!" Irfan berusaha memberikan pengertian pada Rani.

"Mas, kenapa kau tidak cerai kan saja Nadila. Sekarang kan aku ada di sini, aku kan istri mu juga. Lagian untuk apa kau mempertahankan Nadila, aku sudah memberi mu keturunan!" Rani menghasut Irfan agar membuang Nadila dari hidup nya.

Irfan tidak menjawab ucapan Rani, sejujur nya Irfan tidak mau mencerai kan Nadila. Karena dia butuh uang nya Nadila, tanpa Nadila diri nya bukan apa - apa. Irfan ingin agar Nadila bisa ikut membantu mengurus anak nya dan Rani, dengan begitu anak nya bisa mewarisi semua harta nya Nadila.

"Mas, kok kamu diam saja?" Tanya Rani yang membuat Irfan kaget.

"Bukan begitu sayang, mas sengaja tidak menceraikan Nadila, karena dia akan sangat berguna untuk kita!" Ucap Irfan.

"Apa maksud mu mas?" Tanya Rani yang tidak mengerti.

"Sayang, jika Nadila tetap menjadi istri ku. Maka dia lah nanti yang akan membantu mengurus anak kita, sedangkan kau bisa fokus merawat diri mu. Tidak hanya perlu melayani ku saja, dan biarkan Nadila yang mengurus anka kita!" Irfan menjelaskan pada Rani.

"Betul juga apa yang kau katakan, kita akan menyiksa Nadila. Setiap hari dia hanya akan bisa melihat kemarahan kita saja!" Rani setuju dengan saran suami nya.

Padahal apa yang di katakan oleh Irfan, hanya untuk membuat Rani tenang dan tidak marah lagi. Irfan tahu, bahwa Nadila tidak akan sudi merawat anak nya dan Rani. Bahkan saat ini Irfan sangat takut, dia takut kalau Nadila akan menggugat cerai diri nya.

******

Pagi sudah datang, sinar matahari menembus cela - cela gorden kamar yang di tempati oleh Rani dan juga Irfan. Sinar matahari yang menyilaukan itu telah membangun kan Irfan, dia lalu mengucek mata nya yang masih terasa mengantuk.

Irfan melihat jam yang tergantung di dinding kamar, hampir jam 7 pagi. Irfan terkejut dan reflek bangun dari tempat tidur.

"Hampir jam 7, aku bisa terlambat! Rani kenapa kau tidak membangun kan aku?" Tanya Irfan dengan kesal.

Rani yang mendengar suara berisik Irfan di samping nya, langsung terbangun dan dia mengucek mata nya yang masih terasa mengantuk.

"Apaan sih mas? Pagi - pagi gangguin orang tidur saja!" Omel Rani dengan kesal.

"Aku bisa terlambat ke kantor kalau seperti ini!" Ujar Irfan lagi.

Irfan bergegas berlari ke kamar nya dan Nadila, dia tidak menemukan Nadila di dalam kamar itu. Irfan tidak sempat mencari Nadila, dia langsung membersihkan diri nya. Irfan tidak mau jika dia sampai terlambat ke kantor, karena atasan nya tiak suka dengan karyawan yang datang terlambat, apapun alasan nya.

Masalah baru muncul lagi di hadapan Irfan, dia tidak menemukan pakaian kerja nya di atas tempat tidur. Biasanya setiap selesai mandi, Nadila selalu menyiapkan pakaian kerja nya di atas tempat tidur.

"Di mana pakaian kerja ku?" Irfan bertanya pada diri nya sendiri dengan gusar.

Irfan langsung membuka lemari pakaian nya, tapi dia tidak menemukan celana bahan dan juga baju kemeja yang dia cari. Dia mengeluarkan semua pakaian dari dalam lemari, hingga berserakan do lantai tapi tetap saja tidak menemukan apa yang dia cari.

"Nadila, di mana pakaian kerja ku?" Teriak Irfan dari dalam kamar.

Tapi tidak ada jawaban dari Nadila sama sekali, Irfan bergegas keluar untuk mencari Nadila. Dan orang yang dia cari sedang menikmati sarapan nya di meja makan bersama Mama Nilam.

"Dil, di mana pakaian kerja ku?" Tanya Irfan.

"Cari saja di keranjang pakaian kotor!" Jawab Nadila dengan santai.

"Apa maksud mu Nadila?" Tanya Irfan yang mulai kesal.

"Istri mu bukan cuma aku saja, jadi minta dia untuk mencuci semua pakaian mu jika kau ingin memakai pakaian yang bersih!" Nadila berkata dengan tegas.

Irfan yang tidak punya waktu untuk berdebat, langsung berlari ke ruangan cuci. Di sana ada satu keranjang besar pakaian kotor, semua itu adalah pakaian nya dan Rani. Irfan mengeluarkan semua nya isi keranjang itu, dan benar saja dia menemukan beberapa celana bahan dan baju kemeja nya ada di sana. Bau pakaian itu begitu menyengat, seperti nya sudah beberapa hari di biarkan menumpuk di sana.

"Apa yang harus aku pakai untuk ke kantor, jika semua nya ada di sini!" Irfan menjambak rambut nya sendiri.

Dengan langkah lunglai, Irfan pergi dari sana. Dia kembali ke kamar nya, dan dia terpaksa memakai pakaian kusut yang belum di setrika. Hari ini penampilan nya begitu jauh dari kata sempurna, dan sangat jauh berbeda dari selama ini.

Irfan bergegas kembali ke meja makan, di sana Nadila dan Mama Nilam sudah selesai sarapan. Mereka bersiap pergi saat Irfan muncul di meja makan, dan dia melongo melihat meja makan yang kosong tidak ada apapun di sana.

"Sarapan untuk ku mana Nadila?" Tanya Irfan dengaan heran.

"Minta pada Rani, bukan kah dia juga istri mu. Dia punya kewajiban untuk melayani semua kebutuhan mu, bukan cuma aku saja!" Jawab Nadila sambil tersenyum.

Senyuman yang di berikan oleh Nadila adalah senyuman yang penuh dengan ejekan, dia sangat puas bisa melihat Irfan kesusahan saat ini.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Price Nada: lanjut Thor, secangkir kopi buatmu biar tambah semangat 💪
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!